I Want You In My Life (Part 4)

Author : Selly

~Shin Family’s House~

Hyejin’s POV

 

“Shin Hyejin, cepatlah keluar. Semuanya sudah menunggumu”  suara oema membuyarkan semua lamunanku. Ah mala mini adalah pesta pertunanganku dengan Sungmin oppa. benar-benar diluar dugaan, aku bahkan tidak pernah menyangka hubunganku dan Sungmin oppa mencapai tahap ini. Tiga bulan berpacaran, kurasa belum terlalu lama. Semoga keputusan yang kuambil tidak salah.

“Araso, aku segera keluar” aku mentap bayanganku di cermin. Memperhatikan penampilanku dari ujung kaki sampai kepala. Memastikan penampilanku kali ini benar-benar baik, tentu saja aku harus tampil sempurna didepan banyak orang. Walaupun pertunangan kami tidak diketahui media, tapi cukup banyak yang datang. Keluarga besarku, keluarga besar Sungmin oppa, dan juga Beberapa artis dan staf SM Entertainment. Untungnya hubungan kami berdua mendapat dukungan dari orang-orang terdekat. Dan itu sudah cukup membuatku merasa tenang. Setidaknya ada banyak yang melindungiku jika tiba-tiba ELF mengamuk ketika mengetahui statusku sebagai tunangan Bias kesayangan mereka Super Junior Lee Sungmin.

“Cepat turun jika sudah selesai” teriak oema dibalik pintu kamarku. Ah aku benar-benar gugup sekarang. Pertunangan adalah suatu hubungan yang serius, bukan sekedar komitmen seperti berpacaran. Aku bahkan masih mahasiswi semester 4 sekarang. Masih sangat muda dan aku harus sudah melakukan hal ini. semuanya tentu saja dipengaruhi juga oleh kedua orang tuaku dan orang tua Sungmin oppa. mereka terlalu ter obsesi untuk menyatukan dua keluarga. Menyatukan persahabatan mereka menjadi sebuah keluarga baru, Aku dan Sungmin oppa.

“Oema, masuk saja. Coba lihat penampilanku sekarang” teriaku dari dalam kamar. Oema sangat sibuk di bawah menyapa para tamu yang hadir, sedangkan aku di dalam kamar dibantu oleh 2 orang yang menata rambut dan menyiapkan gaunku. Setelah mereka berdua keluar dari kamarku, kini hanya aku sendirian memandangi bayanganku sendiri di cermin.

“Sudah selesai?” Oema membuka pintu kamarku dan segera masuk menghampiriku.

“Em… bagaimana?” aku memiringkan kepalaku mencoba mendengar respon dari oema. Mendengar pendapatnya mengenai penampilanku kali ini.

“Aiogooo, yeppoda… putri oema benar-beanr terlihat sangat cantik” jawab oema sambil menghampiriku dan menangkupkan kedua tangannya di pipiku.

“Jongmalyo?” aku hanya tersenyum mendengar ucapan oema, yang membuatku menjadi salah tingkah.

“Beruntung sekali Sungmin mendapatkan gadis secantikmu. Putri cantik oema, akan segera bertunangan dengan seorang Super Junior Lee Sungmin” oema menatap kedua mataku dengan lembut. Dapat kurasakan tatapan mata yang beda dari sebelumnya. Ia terlihat sangat bahagia dengan pertunanganku. bagaimana tidak,  Oema bahkan sangat akrab dengan ibu Sungmin oppa. mereka bahkan sering sekali bertemu dan pergi bersama. Aku juga senang jika oema bisa berhubungan baik dengan orang tua Sungmin oppa.

“Em…, tapi aku takut oema” ujarku sambil beranjak dan duduk di samping tempat tidurku. Aku benar-benar bahagia saat ini. tapi jika mengingat pertunangan kami yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, aku menjadi takut jika nanti hubunganku dan Sungmin oppa akan diketahui orang lain.

“Santai saja, semua pasti berjalan baik. Aku rasa mereka akan menerimamu dengan baik, jika suatu saat nanti hubungan kalian benar-benar diketahui publik” oema melangkahkan kakinya mengahampiriku dan duduk disampingku. Ia menyentuh kepalaku dengan lembut, sehingga aku menyandarkan kepalaku di dadanya.

“Bagaimana jika ELF tidak bisa menerima hubungan kami?” ujarku dengan suara pelan.

“Gwencana, kau ini gadis yang baik, cantik, pintar. Pasti mereka juga menyukaimu. Seorang fans pasti akan bahagia jika melihat idola mereka juga bahagia. Percayalah Sungmin pasti akan melindungimu” ujar oema. Ia menenangkanku sambil terus mengelus kepalaku dengan lembut.

“Em, semoga semuanya baik-baik saja” balasku. Aku segera beranjak dari posisiku, berdiri di hadapan oema dan mencoba tersenyum. “Ayo kita turun” lanjutku sambil menarik tangan oema agar dia segera bangkit.

“Em, tersenyumlah. Karna kau terlihat sangat cantik jika tersenyum” ujar oema sambil menycubit kedua pipiku.

“oema…..” aku mengusap pipiku dan kembali tersenyum lebar.

“Khaja” ujar oema sambil membuka pintu kamarku. Kami berdua segera turun ke bawah.

Sungmin’s POV

 

Aku merasa sangat gugup hari ini. Yah, ini adalah hari pertunanganku dengan kekasihku Shin Hyejin. Ah rasanya sudah tidak sabar ingin segera melihat wajahnya. Aku bahkan sudah 2 hari ini tidak bertemu dengannya.

“Sungmin-ah… kau gugup?” Leeteuk hyung menghampiriku yang masih mondar mandir di bawah tangga. Walaupun disini cukup ramai tetap saja semuanya tidak bisa mengalihkan perhatianku yang sejak tadi masih tetap memikirkan Hyejin.

“Em.. sedikit” aku mengedikan kepalaku dan tersenyum menatapnya.

“Ambilah..!” Leeteuk Hyung menyodorkanku segelas wine.

“Gumawo” balasku sambil mengambil wine itu dari tangannya. Aku menatap kesekeliling dan kulihat yang lainnya sedang berbincang sambil sesekali tertawa. Ini moment yang sangat tepat karena 5 hari lagi kami akan melakukan Asia Tour Super Show 3, kurasa para member memang sangat menikmati waktu bersantai ini. Hampir sebulan ini kami semua berlatih keras mempersiapkan penampilan untuk Super Show 3.

“Sungmin-ah, kau ini adalah dongsaeng yang kurang ngajar” Ujar Leeteuk hyung yang tiba-tiba membuatku tersentak saat sedang meminum wine di tanganku.

“Mwoya? Hyung mengapa kau bilang seperti itu?” tanyaku dengan sangat serius. Aku tau semua member memang tidak pernah segan padanya, termasuk aku. Walaupun Leeteuk hyung adalah leader Super Junior dan member yang paling tua. Tapi kami semua sellau menganggapnya seperti teman, jika sudah berkumpul bersama, rasanya tidak ada jarak usia yang membedakan kami.

“Iya, kau kurang ngajar karena mendahuluiku bertunangan. Aku bahkan sekarang belum punya pacar” jawabannya membuatku terkekeh, Kasihan sekali Hyungku yang satu ini. Terlihat sangat menyedihkan, di umurnya yang sudah cukup dewasa dia bahkan belum mempunyai kekasih.

“Sabarlah hyung, semuanya pasti akan datang jika tiba saatnya” ujarku mencoba menenangkannya. Aku menepuk pahunya pelan sambil terkekeh geli, sehingga membuatnya mengalihkan pandangan menatapku dengan sinis.

“Lee Sungmin, jangan meledeku…” ujarnya sambil mengangkat sudut bibirnya dengan ekspresi yang sangat aneh. Sehingga membuatku menjadi tertawa melihatnya.

“Oppa…, mana Hyejin? Mengapa lama sekali? Aku sudah tidak sabar ingin melihatnya” Ujar Yoona. Yonna dan Sunny menghampiriku dan Leeteuk hyung. Yah, kali ini cukup banyak orang yang datang. Walaupun tidak diketahui media, tapi keluarga besarku, keluarga Hyejin, dan juga beberapa Artis dan staf SM Entertainment menyempatkan dirinya untuk mengahadiri pesta pertunganku dengan Hyejin.

“Aku juga sudah tidak sabar ingin melihatnya. Tunggu sebentar lagi” balasku sambil tersenyum kepada kedua dongsaengku ini.

“Kami berdua datang mewakili member yang lain. Sebenarnya kami sedang sangat sibuk mempersiapkan album baru, tapi aku benar-benar ingin melihat pertunangan kalian. Oh iya, mereka menyampaikan salamnya untuk oppa dan juga Hyejin” ujar Sunny.

“Em, Gamsahamnida kalian menyempatkan waktu datang ke sini. Sampaikan terimakasih untuk yang lain juga” jawabku. Tiba-tiba kurasakan suasana menjadi hening,

“Sungmin-ah, lihat dia. Noumu yeppo” suara Leeteuk hyung mengalihkan perhatianku. Aku segera membalikan badanku dan melihat ke arah tatapan mereka.

“Shin…. Hyejin….” Aku melihatnya turun dari tangga diikuti oemonim di belakangnya. Shin Hyejin kekasihku, em… aniyeo… calon istriku. Akhirnya dia turun dari kamarnya, setelah beberapa saat aku menunggunya dengan gugup disini. Dia menggunakan dress panjang berwarna merah muda warna kesukaanku yang terlihat sangat manis dan cocok sekali dikenakannya.  Dia benar-benar terlihat sangat cantik. Aigoo.., bahkan aku menjadi sangat berdebar sekarang.

“Oppa, dia benar-benar cantik. Beruntung sekali kau” Suara Yoona menyadarkanku yang masih menatap Hyejin tanpa berkedip.

“Keure,, benar-beanr cantik” balasku tanpa mengalihkan pandanganku dari Hyejin.

Author’s POV

Eunhyuk dan Yesung segera beranjak dan melangkahkan kakinya ke depan hadirin. Malam ini mereka yang akan menjadi MC untuk acara pertunangan Sungmin dan Hyejin.

“Baiklah sebelum acara pertunangan dimulai. Kita persilahkan Tuan Shin sebagai tuan rumah untuk memberikan sedikit sambutan di acara malam ini” Ujar Yesung memulai pembicaraan.

“Silahkan Tuan Shin” timpal eunhyum sambil mengayunkan tangannya dan segera bergerak ke samping diikuti Yesung dibelakangnya.

Ayah Hyejin menyampaikan terimakasihnya kepada semua hadirin yang bersedia meluangkan waktunya untuk datang ke acara pertunangan putri tunggalnya. Ia juga menyampaikan rasa banggnya bisa menjadikan Lee Sungmin sebagai calon menantunya. Kedua orang tua Sungmin terlihat sangat antusias mendengar pidato singkat yang disampaikan oleh ayah Hyejin.

“Baiklah, kita akan segera melangsungkan acara inti mala mini. Sungmin-ssi, Hyejin-ssi silahkan naik” ujar Eunhyuk sambil mengalihkan pandangannya kea rah Sungmin dan Hyejin dan mempersilahkan keduanya untuk segera naik ke stage. Lantunan piano yang dibawakan oleh Siwon, membuat suasana menjadi terasa semakin romantis. Semua hadirin memperhatikan pasangan ini ketika mereka berdua berjalan perlahan menuju tempat yang telah disediakan.

“Donghae-ssi. Tolong cincinnya” Ujar Yesung meminta Donghae yang sudah siap berdiri di samping stage dengan kotak berwarna hitam di tangannya. Donghae segera melangkahkan kakinya menghampiri Sungmin dan Hyejin yang sudah berdiri dan saling berhadapan. Mereka berdua tidak bisa berhenti tersenyum dan saling bertatapan satu sama lain, sehingga membuat semua tamu yang melihatnya juga ikut tersenyum.

“Silahkan Sungmin-ssi” Yesung mempersilahkan Sungmin untuk mengambil cincin itu. Sungmin segera mengambilnya dan memakaikannya di jari manis gadis di depannya itu. Kembali menatap wajah Hyejin sambil tersenyum sehingga membuat Hyejin tertunduk malu.

“Hyejin-ssi…” Kini Hyejin yang mengambil cincin itu dan memakaikannya di jari Sungmin. Cincin itu terlihat sangat pas di jari mereka.

Kali ini keduanya resmi bertunangan. Semua tamu yang hadir bertepuk tangan dengan sangat antusias melihat pasangan di hadapan mereka yang terlihat malu-malu.

5 Days Later

~Seoul Olympic Stadium~

 

 

Sungmin’s POV

Hari ini adalah hari pertama Super Junior 3rd Asia Tour Super Show 3. Hari ini 14 Agustus 2010 di Seoul Olympic Stadium. Selanjutnya di Qingdao, China, 28 Agustus mendatang.  Setelah itu di Tokyo, Jepang; Kuala Lumpur, Malaysia; Beijing dan Shanghai, China; Taipei, Taiwan; Singapura; Bangkok, Thailand; Manila, dan Vietnam. Ah.., ini baru mulai. Semoga semuanya akan berjalan dengan baik. Ayolah Lee Sungmin, bersemangatlah.

“Hyung, Sudah siapa kan?” Tiba-tiba Ryeowok menepuk pundaku. Aku sudah berada di back stage, mencoba melihat keadaan stage saat ini. Lautan sapphire terlihat sangat indah. ELF yang selalu setia menunggu untuk menyaksikan penampilan kamu. Aku harus berusaha menampilkan yang terbaik.

“Tentu saja. Ayo kita lakukan yang terbaik” balasku sambil mengangkat tanganku dengan semangat.

“Em…, semangat” ujar Ryeowok dengan mengepalkan tangannya dan tersenyum. Kulihat semua member sudah siap dan menghampiri kami. Penampilan pertama adalah Sorry sorry. Kami menggunakan seragam serba putih, celana, keme dan juga jas semuanya berwarna putih. Dapat kulihat para kru sudah mulai sibuk mondar mandir menyiapkan semuanya, karena di lagu pembuka. Donghae akan diangkat dengan tali dan kemudian turun ketika tepat di tengah stage, setelah itu para member akan muncul ketika role screen diangkat. Sisanya akan muncul dari bawah stage. Tata panggung disiapkan benar-benar sempurna, mereka semuanya memastikan keamanan para member. Karena bisa saja terjadi kesalahan yang dapat membahayakan kami semua.

Semua member berkumpul membentuk suatu lingkaran, menundukan kepala untuk berdoa sejenak. Agar Penampilan kali ini bisa berjalan dengan baik.

“Hana, dul, set…  Super junior”  Leeteuk Hyung berteriak sangat bersemangat saat kami menyatukan tangan kami dengan kompak.  Seetelah itu kami segera berpencar menuju sudut tempat untuk naik ke stage. Karena kami akan muncul dari tempat yang berbeda.

Hyejin’s POV

Kali ini aku sudah bersiap duduk di barisan paling depan untuk menyaksikan Super Show 3. VCR sudah ditayangkan di layar yang super besar sehingga seisi stadium ini bisa melihatnya dengan sangat jelas. Dentuman musik ditambah teriakan seluruh ELF menambah suasana menjadi semakin meriah.

“HYEJIN-AH, LAGU  APA YANG AKAN DINYANYIKAN UNTUK PEMBUKA?” Yoora berteriak dengan sekencang-kencangnya, tapi aku hanya dapat suaranya samar-samar karena suasana stadium yang sangat berisik.

“APAH? LAGU PERTAMA? AKU TIDAK TAU!” aku balas berteriak pada Yoora yang tepat berada di samping kananku, lama-lama seperti ini, suaraku bisa habis.

Tiba-tiba stadium menjadi gelap tanpa adanya sinar lampu dari tata panggung, hanya terlihat hamparan sapphire blue yang berasal dari light stick yang dipegang oleh ELF. Selang beberapa detik kemudian tata lampu stage kembali menyala dengan pola yang sangat bagus. Aku sampai menganga lebar melihatnya. Benar-benar keren. Kali ini suasana menjadi sunyi, tak sabar menyaksikan apa yang akan menjadi kejutan selanjutnya.

Super junior membuka konser dengan sorry sorry remix. Benar sangat keren. Walaupun aku tahu betul bagaimana kelakuan semua member, tapi jika sedang tampil seperti itu mereka semua terlihat benar-benar memukau.

“SHIN HYEJIN, CALON SUAMIMU BENAR-BENAR BERSINAR DI SANA” teriak Yoobin tepat di telingaku. Sehingga cukup jelas aku mendengarnya.

“GEURE…, CALON SUAMIKU BENAR-BENAR HEBAT” balasku di telinganya. Kami berdua sangat antusias menyaksikan penampilan mereka dari awal. Hingga tiba saatnya penampilan solo dan duet. Tidak semua member tampil secara keroyokan, kali ini harus tampil sendiri atau duet dengan member lain. Aku ingat Sungmin oppa pernah bilang untuk penampilannya kali ini ia akan ditemani oleh 4 dancer dan akan menarikan dance yang lumayan sensual. Aku jadi penasaran seperti apa tarian sensual yang dia maksud.

Sungmin’s POV

 

Sebentar lagi aku akan naik ke stage dan melakukan penampilan solo ku. Ah rasanya benar-benar gugup. Aku tau hari ini Hyejin datang dan duduk di VIP. Tapi aku tidak tau di sebelah mana letak kursinya. Tapi ibu bagus, setidaknya aku tidak melihat wajahnya ketika ia menatapku sedang menari dengan 4 dancer yang cukup panas. Ah, aku sudah memberitahukan padanya sebelumnya. Jadi dia pasti tidak akan marah seperti ketika aku melakukan adegan kissing untuk drama musical Akilla. Lagipula kali ini tidak ada kissin, hanya dance dan em…, eng… yah tapi kurasa dance ini juga cukup menghawatirkan.

“Hyung…, 2 menit lagi” Ujar Kyuhyun sambil berlari dan melewatiku

“Hya.., Cho Kyuhyun, kau mau kemana?” tanyaku dengan berteriak karena dia sudah mulai menjauh

“AKU INGIN KE TOILET” balasnya dengan berteriak. Aish bocah itu, suruh siapa sebelum perform minum 4 liter air. Itulah akibatnya, kau jadi mundar-mandir ke toilet. Untung saja tidak mengompol di atas panggung. Pasti sangat menggelikan. Haha.

“Sungmin-ah, kau sebentar lagi” ujar Sindong sambil melemparkan sebotol air mineral padaku. Dan dengan sigap aku menangkapnya.

“Gumawo” balasku sambil tersenyum, membuka botol itu dan segera meneguk airnya.

“Sungmin-ssi, sekarang…” salah satu kru meneriakiku yang sudah siap di posisiku.

Aku segera menampakan diriku di atas stage dan melakukan perform dengan 4 dancer. Sebelumnya aku sudah berlatih dengan sangat keras. Sehingga aku bisa menampilkannya dengan baik.

***

Ada yang masih minat baca ini?

Ini ngebut banget bikinnya.., jadi maaf ya kalo berantakan. Keritik dan saran-nya ya yoreubeun!

Gamsahamnida *bow*

Advertisements

10 comments on “I Want You In My Life (Part 4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s