Gallery

Kyuhyun-YooHee After Story (When we’re see some comfortable)

author : Serlin

Kyuhyun and Yoo Hee’s New days to make all of the things will be better..

Kyuhyun’s POV

“Pejamkan matamu dan kau akan melihat duniamu ada disini, tarik nafasmu dalam-dalam kemudian rasakan hembusannya.. aku menyemangatimu Hwaiting Cho Kyuhyun-ssi” kata kata yoo hee terus terngiang di telingaku. Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya tapi dia berpenampilan cantik sekali hari ini, dengan rambut ikalnya yang disisir rapi dan sedikit pollesan make up.

“Aku kan istri seorang idola jadi apa salahnya jika aku berpenampilan seperti ini?”

“Hem baiklah jika kau tak mau dikomentari” aku sangat bahagia melihat perubahan yang terjadi pada istriku ini, sepertinya dia sudah memiliki pakar kecantikan.

Sesampainya di lokasi syuting..

“Annyeonghaseyo..” sapa kami pada kamdeongnim, dia tercengang mengamati perubahan yang terjadi pada Yoo Hee.

“Apa yeoja ini adalah istrimu kemarin?” matanya begitu terpaku pada yoo hee.

“Ne.. hanya ada 1 istriku di dunia ini..” akuu tersenyum bangga menggenggam tangan Yoo Hee erat.

“Ehem..Apa aku mengganggu waktu kalian?” seseorang datang dari belakang, rupanya bocah itu lagi. Bocah yang aku pikir sangat mencurigakan, ya siapa lagi kalau bukan hyun jae.

“Oh tentu saja tidak, baiklah kalau begitu kamdeongnim aku dan ISTRIKU akan pergi ke ruang ganti..” Ku tunjukan sikap sengajaku pada namja itu dengan sedikit memasang senyum 3 jari yang sangat dipaksakan. Matanya mengikuti langkah kami, tapi wanita ini tidak sadar kalau dia sedang diawasi.

“Aigoo.. aku pegal sekali kyu, ternyata jadi wanita cantik itu sulit sekali..” keluhnya sambil membuka high heels yang aku sama sekali tak menyangka kalau dia akan mengenakan benda macam itu.

“Siapa yang berspekulasi kalau wanita agar memperoleh kecantikannya harus memakai benda seperti itu?” aku mengenakan stelan jas elegan kecoklatan ketika aku bercrmin tak kusangka aku memang sangat tampan..hahaha

“Soeun dia yang mengatakan itu padaku, dan kurasa tidak sulit.. hanya perlu menyesuaikannya saja lama kelamaan juga akan terbiasa” Ungkap yoo hee tak mau dianggap payah olehku. Hem padahal aku lebih suka dia menjadi dirinya yang biasa, tapi tak apalah ini juga demi kebaikanku juga.

“Egois sekali kau kyu..” pikirku. Aku mendekat ke arahnya dan berjongkok dihadapan Yoo Hee.

“Hya apa yang kau lakukan hah?” yoo Hee mulai salah tingkah.

Yoo hee’s Pov

Ada apa dengan bocah ini? Apa dia mau berlutut dihadapanku? Aishh.. membuatku panik saja.

“Lihat tumitmu merah sekali, apa kau masih mau mengelak kalau ini tidak sakit hah?” dia memegang kakiku dan mengamatinya, aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

“chakkam..” dia lantas berdiri dan mulai mencari sesuatu di pojok sana, sebuah benda kotak yang berisi obat-obatan.

“Kakimu itu lecet, sini biar ku obati..”

Aku tak bisa berkutik, kyuhyun mengobati kakiku dengan hati hati. tak lama setelah itu seseorang masuk ke dalam ruang ganti.

“Aissh.. mianhae, mianhae..” ucapnya berkali-kali sambil terus membungkuk, aku langsung berdiri, begitupun kyu.

“Ah obseo, tak ada apa-apa kau pasti akan berganti pakaian kan? Baiklah kalau begitu aku akan segera keluar” aku merapikan bajuku dan menukar sandalku dengan sandal yang ada di ruang ganti, kyuhyun terlihat mencegahku tapi aku tak peduli, aku harus merelakan suamiku agar bisa lebih dekat dengan So eun sehingga dia bisa berakting dengan baik.

Aku menontonnya dari kejauhan, aku senang sekali kyuhyun sudah bisa mengatasi dirinya. Hari ini dia berakting sangat bagus dan sekarang waktu istirahat.

“Oppa mau makan siang bersamaku?” So eun menawari kyuhyun untuk makan bersamanya, kyuhyun menggeleng menolak tawaran so eun dengan sopan.

“ah andwae so eunna, aku akan makan bersama istriku saja”

So eun hanya mengangguk, dan melirikku kemudian tersenyum manis.

“hem padahal ini adalah kesempatan baik kyuhyun ssi kenapa kau menolak tawarannya?” bisikku di samping kyu, kyuhyun yang hendak meminum softdrink hampir saja menyemburkannya.

“Hya bagaimana bisa kau bicara seperti tadi? Dimana mana seorang istri itu akan mencegah suaminya untuk jalan dengan wanita lain tapi kau? Aissh.. kau harusnya bersyukur memiliki suami sebaik aku” kyuhyun berbicara kesal, sepertinya perbincangan kami di dengar so eun dan juga hyun jae.

“Kau itu harus memiliki chemistry dengannya agar drama kalian bisa jadi seperti sungguhan..” balasku lagi, kyuhyun terperanjat kaget dia meletakan minuman kalengnya di meja.

“Chemistry.. ara ara, baiklah aku ingin tau seperti apa chemistry yang kau maksud itu..” dia melangkah maju dan menerima tawaran So eun tadi.

“So eun-ah sepertinya aku mulai memikirkan tawaranmu , khaja.. kita pergi makan siang berdua” tegasnya melirik sinis kearahku. Aku menatapnya tajam, meskipun sedikit tidak rela tapi ini demi kebaikan kau kyu. Istri mana yang mengijinkan suaminya pergi dengan wanita lain..

“Fyuhh..” aku menunduk lemas, mencoba menyembunyikan perasaanku saat ini.

“Gwaenchana..” tanya seorang namja mendekatiku, aku mendongak dan menampakan senyum simpul.

“Heh? Nan gwaenchana.. waeyo?”

Dia tersenyum padaku, senyuman manis yang membuat hati siapa saja terasa sejuk bila melihatnya.

“Kau belum makan siang kan?”

“Ah.. aku tidak biasa makan siang, aku hanya makan pagi, sore dan malam..” jawbku segera, dia kembali tersenyum. Namun saat itu juga terdengar suara lambungku yang tidak tahu harus mencerna apa karena isinya yang kosong.

“brkbrkbbkk..brkbbkkbkrk..”

“Haha.. benarkah kau tak biasa makan siang?” tanyanya lagi, aku hanya tersipu tak bisa berkutik. Kemudian dia menarik lenganku dan berpamitan dengan kamdeongnim untuk pergi ke tempat makan.

Kyuhyun And Yoo Hee’s House at 7pm

Author’s POV

Kyuhyun hanya mengantarkan Yoo hee pulang kerumahnya, rumah mereka tepatny. Sementara kyu harus segera kembali ke gedung Sment untuk pergi berlatih karena dia besok akan tampil di acara muzit, tidak hanya kyuhyun yang diundang melainkan Mc dari acara tersebut yaitu Yesung dan member SUJU KRY lainnya Ryeowook. Kyuhyun mulai disibukkan dengan setumpuk kegiatan yang membuatnya harus tetap menjaga stamina agar tetap bisa mengerjakan tugasnya itu, apalagi sekarang dia juga harus ikut berpartisipasi dalam sebuah drama. Yoo hee masih termenung menatap sebuah foto besar yang tergantung dikamarnya, agak sedikit miring lalu ia maju untuk membenarkannya hingga terlihat sempurna. Yoo hee tersenyum ke arah foto itu.

“Aiissh Kyuhyun-ah kenapa kau itu tampan sekali, aku masih merasa kalau semua ini adalah mimpi..hemm” Yoo hee memicingkan mata kemudian berbalik untuk melangkah meninggalkan kamarnya dan “Buk..” Yoo hee merasakan dia menendang sesuatu yang berada di bawah tempat tidurnya, ia berjongkok untuk mencari tahu apa yang ia tendang barusan. Terlihat sebuah figura berukuran jumbo yang menghias sebuah foto, gambarnya sedikit berdebu kemudian Yoo hee meniup debu yang menghalangi gambarnya untuk segera menyingkir.

“Hyaaaa.. KYUHYUN-SSI kenapa kau meletakannya disini????” Yoo hee begitu terkejut saat melihat gambar tersebut, sebuah foto pernikahan dirinya dengan Cho kyuhyun yang sudah kusam karena tidak di rawat. Dan jika kalian melihat fotonya maka kalian tak akan bisa menahan gelak tawa menyaksikan jarak keduanya yang begitu berjauhan. Meskipun itu foto pernikahan mereka tetapi semua member suju ikut andil di dalamnya. Posisinya dapat digambarkan seperti ini “dari ujung samping kiri adalah Cho kyuhyun kemudian di sebelahnya ada Leeteuk yang sedang merangkul Ryeowook dan donghae, Yoo hee berdiri di tengah dengan baju pernikahan sepanjang lutut dan sepatu cats, wajahnya sangat-sangat menyeramkan dan di samping kanan dan kiri yoo hee adalah Yesung dan Siwon, dan diujung paling kanan adalah Heechul, shindong, eunhyuk dan sungmin”

Yoo hee kemudian berdiri untuk segera menuju ke ruang tengah, dia menimbang foto itu untuk melihat seberapa indah dimatanya. Dan kali ini Yoo hee tak dapat mengingat kenapa foto itu bisa ada di kolong tempat tidur bukan di ruang tengah yang menjadi pusat perhatian ketika tamu berkunjung.

Kriiing..kriiing..

Telepon rumah berdering keras, Yoo hee yang sedang duduk di sofa segera pergi untuk mengangkatnya.

“Yoboseyo.. Yoo hee imnida, mwoeyo?”

“Mana Cho kyuhyun?”

Suara itu tiba-tiba menggentarkan Yoo hee, suara yang dikenalnya ketika pernikahan Yoo hee dengan Kyuhyun waktu itu. Suara abeonim yang sangat khas seperti ahjussi yang bicara melalui speakerphone.

“Ah..a..Abeonim, A..annyeong” Yoo hee sedikit gugup, meskipun hanya lewat telepon tapi suara abeonim itu membuatnya sedikit susah untuk menelan ludah.

“Apa kau bisa menyampaikan ini pada Cho kyuhyun?” suara abeonim begitu jelas terdengar, Yoo hee mengangguk kaku.

“Ne..”

“Besok Kalian datang ke rumah kami pukul 9 pagi, kau bilang pada kyuhyun bahwa dia harus mencancel semua kegiatannya besok pada jam tersebut”

“Keundae..” kalimat Yoo hee terpotong karena abeonim telah memutuskan panggilannya, syukurlah karena yoo hee bisa bernafas lega sekarang.

“Aissh.. bagaimana aku bicara pada kyu? Sedangkan besok adalah jadwalnya syuting dan apa mungkin itu bisa di cancel? Hemm kenapa semua orang selalu melibatkan aku.. huwa” Yoo hee menghempaskan tubuhnya ke sofa.

SM Building, record at 10PM

Kyuhyun’s POV

Tak ada jadwal tambahan yang diberikan oleh manajemenku, baguslah setidaknya aku bisa pulang sekarang dan mengistirahatkan ototku yang terus beraktifitas hari ini.

Yesung hyung dan ryeowook melambaikan tangan mereka saat kami akan berpisah. Aku membawa mobil pribadi. Saat aku mulai memasuki mobilku, aku melihat ada seorang wanita yang sedang duduk tertunduk di  dekat gedung tempat dimana aku berlatih tadi. Aku yang akan segera melaju dengan mobilku kembali untuk melihat keadaan gadis tersebut. Aku mendekat kearahnya, dia sedang sesegukan dalam tangisnya.

“Gwaenchanayo?” tanyaku cemas, dia mendongakan kepalanya dan alangkah terkejutnya aku saat kuketahui dia adalah gadis yang ku kenal 5 tahun lalu, gadis yang begitu menyebalkan menurutku karena dia telah menolak pernyataan cintaku. Ya masa itu kembali terlintas di pikiranku.

“Kyuhyun-ah..” ucapnya lirih dengan air mata yang terus membasahi pipinya.

“Apa yang kau lakukan disini Yoo Hye in, apa masih belum cukup  kau mencercaku 5 tahun lalu?” kataku ketus, aku benar-benar tidak ingin lagi berurusan dengannya saat ini terlebih dengan statusku yang sudah memiliki seorang istri sekarang, ya meskipun orang-orang berpendapat kami adalah pasangan ter-aneh abad ini aku tak peduli dan kurasa aku memang sudah sangat mencintainya.

“Mianhae..aku benar-benar meminta maaf padamu kyu, aku tahu ini memang tak masuk akal tapi setelah kusadari aku juga memiliki perasaan yang sama sepertimu waktu itu kyu.. aku yang pergi ke australia untuk urusan bisnis appaku sengaja melakukannya kyu karena aku tak ingin membuatmu berharap lebih padaku, aku ingin kau mengerti kyu..”

Dia bersimpuh di hadapanku, membuatku tak tahu harus melakukan hal apa sekarang. Keadaannya sangat menyedihkan, terkadang aku berpikir apa benar aku sudah melupakan wanita ini sepenuhnya? Aigoo.. kenapa sekarang aku jadi bimbang seperti ini.

“Hya.. kau jangan melakukan hal bodoh semacam ini, Jigeum kau berdiri dan hapus airmatamu itu aku tak suka melihat wanita cengeng” Aku terus melontarkan kata-kata pedas agar dia berpikir bahwa aku tidak peduli dengan apa yang telah ia lakukan dan aku sudah melupakan semuanya. Dia muali berdiri dan menghapus air mata dengan syal yang melingkar dilehernya, syal berwarna merah keunguan.

“Kau masih seperti yang dulu kyu, meskipun kau itu bersikap dingin pada wanita tapi dalam hatimu kau sangat mengkhawatirkannya..”

Aku terdiam sesaat mendengar perkataan wanita ini, dia mulai mendekat dan meraih tanganku. Entah kenapa aku tak dapat menolaknya.

“Aku mohon kau mau memaafkanku, aku tidak peduli meskipun kau sudah memiliki orang lain dihatimu tapi hanya satu yang aku pinta padamu kyu.. kau rela kan jika aku terus meletakanmu di hatiku..” dia tersenyum manis kepadaku, senyum yang sudah lama menghilang kini muncul kembali. Bagaimana ini, aku tak mengerti apa yang sedang aku pikirkan sekarang.

“Naega Haengbokhae kyu, ini adalah bagian terindah dalam hidupku karena bisa bertemu denganmu..” tambahnya. Aku menghela nafas berat, keadaan ini membuatku tak bisa berdiri dengan tegak.

Yoo He’s Pov

“Hya.. kenapa kenapa kau harus menetes?” gusarku selagi menyaksikan pemandangan yang benar-benar menyesakkan dada. Kyuhyun menggenggam tangan seorang wanita, apa benar yang ku lihat saat ini? Semoga saja hanya fatamorgana. Aku yang berniat untuk menjemputnya untuk mengajak kyu membeli beberapa kebutuhan rumah tangga karena sudah limit, malah menyaksikan adegan yang mengharukan, terlebih menyakitkan.

“Yoo hee-ya kau kenapa? Suamimu itu kan seorang entertain jadi kau harus siap jika melihat adegan seperti ini..” ucapku dalam hati, berusaha menenangkan diriku sendiri. Aku merelakan uangku terbuang untuk ongkos taksi, dan kyuhyun.. kau benar-benar jahat. Aku putuskan untuk kembali dan pergi sendiri.

“Awas kau Cho kyuhyun..” ancamku sambil terus melangkah.

….

Kyuhyun Yoo hee’s House

Author’s Pov

Kyuhyun terus berpencar mencari sosok istrinya, tapi tidak ada.. yoo hee tak ada dimanapun. Dia baru saja pulang dari aktivitasnya. Kyuhyun melihat foto pernikahannya yang tergeletak begitu saja di ruang tengah.

“Jangan-jangan..” pikiran negatif hinggap di benak kyu, dia segera melangkah keluar dan saat kyu membuka pintu..

“Kau, Hya darimana saja kau?” kyuhyun tersentak melihat Yoo hee dengan setumpuk belanjaannya.

“Minggir..” pinta Yoo hee ketus, kyuhyun segera mnyingkir dari jalan masuknya.

“Cih..” kyu menyunggingkan bibirnya. Kyuhyun berjalan dibelakang Yoo hee menuju dapur.

“Kenapa kau tidak memintaku untuk mengantarmu hah? Apa saat keadaan merepotkan seperti sekarang kau masih memikirkan harga dirimu?”

Yoo hee menoleh dan menatap tajam ke arah kyu, tatapan ingin membunuh tepatnya.

“Waeyo?” kyuhyun mulai merasakan ada aura tidak mengenakan.

“Kau jangan pernah bersikap manis padaku Kyuhyun-ssi!!” Yoo hee menunjuk kyu dengan jari telunjuknya dengan mata yang membulat. Kyuhyun tak mau terlalu jauh terlibat dalam masalah ini, lebih baik dia meninggalkan Yoo hee yang sibuk merapikan belanjaannya.

“Ada apa lagi dengan wanita itu?” kyuhyun heran, dan tatapannya kembali tertuju pada foto pernikahannya yang masih tergeletak. Mungkin itu tidak terlihat seperti foto pernikahan tapi lebih tepatnya seperti foto perayaan halloween karena kedua mempelai yang memasang wajah sangat menyeramkan.

Hari sudah cukup larut dan kyuhyun merasa jikalau Yoo hee masih belum kembali ke kamarnya. Kenapa perasaan kyu bisa segelisah ini, Yoo hee memang sudah biasa berada di samping kyu dan kini kyu juga mulai terbiasa dengan keadaan tersebut. Kyuhyun menyingkap selimutnya dan berjalan keluar kamar  yang langsung menuju ruang tengah. Dilihatnya yoo hee tengah tertidur pulas dengan menenggelamkan kepalanya di bawah bantal, dia tertidur di sofa.

Keesokan harinya..

Yoo hee’s Pov

Aku terbangun dari tidurku saat kyu dengan sengaja mengibaskan rambutny yang basah ke wajahku.

“Hyaa.. apa-apaan kau?” Pekikku kesal, dia hanya terkekeh pelan.

“Hehe.. cepat bangun, tadi appa memintaku dan kau untuk pergi menemuinya jadi dengan terpaksa aku cancel semua jadwal hari ini” dia mengeringkan rambut dengan handuknya, saat kyu mulai mengganti baju mandi dengan baju gantinya aku membelalak lebar dan secepat kilat melayangkan sebuah bantal ke arah kyu.

“HYAAA!!” jeritku histeris. Kyuhyun sangan teramat kesal mendapati sambutan bantal yang entah baunya seperti apa.

“Kau itu kenapa?”

“Cho Kyuhyun-ssi bukan berarti jika aku tetap berada disini aku itu ingin melihat tubuhmu, kau pikir aku wanita macam apa hah?”

“Hya wanita aneh kenapa kau bisa beranggapan begitu? Haissh.. apa itu pertanda bahwa kau menginginkannya” kyuhyun tersenyum 3 jari, senyum yang sangat mematikan. Aku yakin wajahku pasti sangat merah sekarang.

“Ah.. animida, aku mau mandi jangan berpikiran macam-macam” aku berusaha mengelak dengan sedikit gugup. Aku sedikit bingung bukannya semalam aku tidur di sofa? Apa mungkin Cho Kyuhyun yang memindahkanku? Haha dilihat dari bentuk tubuhnya sepertinya tidak bisa meyakinkanku.

 Cho’s family House..

Abeonim, Eomonim dan juga Ahra eonni. Aku sekarang sedang berhadapan dengan mereka, sepertinya ada yang ingin serius dibicarakan oleh abeonim pada kami.

“Aku tidak tahu bagaimana pribadimu Yoo hee, tapi aku ingin semua di keluarga kami mempunyai pendidikan standar yang bisa menunjang derajat kau sebagai bagian dari keluarga Cho” Abeonim membuka suaranya, aku tak berani menatap wajah abeonim lebih baik menunduk. Ahra eonni dan eomonim memang tersenyum manis kepadaku, bisa dibilang mereka memang keluarga yang hangat tapi lain halnya dengan abeonim pribadinya yang tegas membuatku selalu merasa canggung jika berada di dekatnya.

“Apa maksudmu?” tanya kyuhyun curiga.

“Aku ingin memberi kesempatan kepada Yoo hee untuk kembali melanjutkan sekolahnya di universitas, aku akan memberikan pilihan dia akan melanjutkan ke universitas mana tapi itu semua tergantung keputusan Yoo hee” Abeonim melirik kearahku, aku yang sedari tadi hanya tertunduk mulai berani mangangkat kepalaku menatapnya. Tidak kusangka abeonim memang benar-benar perhatian padaku.haha

“Ottaeyo? Apa kau setuju?” tanya Abeonim kemudian. Aku mengangguk sambil tersenyum sementara kyuhyun, dia hanya mengernyitkan dahinya.

“Baiklah besok kau akan ditemani dengan ahra untuk mensurveri kampusnya, pilih yang sesuai dengan kehendakmu..” Abeonim mengakhiri perbincangan pagi ini, dia kemudian bengkit dari singgasananya untuk pergi menuju tempat bekerja.

“Ghamsahamnida Abeonim..” aku membungkukan badanku memberi hormat.

Author’s Pov

“Noona kenapa tidak aku saja yang menemaninya mencari universitas?” ujar kyu berkata pada Noona-nya.

“Ah aniyo, tapi appa mempercayakannya padaku..” Ahra tersenyum pada Yoo hee.

“Jadi bagaimana kehidupan kalian? Apa sudah ada perkembangan dari semenjak awal menikah? Kau tau ketika aku mengetahuimu akan menikah aku benar-benar iri, bahkan appa belum mengijinkanku berpacaran”

“Ne.. kyuhyun memang jarang sekali pulang kerumah, terlebih sekarang aktifitasnya mulai padat.. sebenarnya eomma menginginkan kalian tinggal disini karena Ahra masih harus mengenyam pendidikan di luar negri” Eomonim berbicara pada Yoo hee. Dia benar-benar wanita yang baik, entah kenapa Yoo hee jadi merindukan sosok Eommanya yang sudah lama tidak ia temui.

“Ah aniyo Eomma, aku memang menyukai tempat ini tapi bagaimanapun juga aku dan kyuhyun sudah membentuk sebuah keluarga dan kami juga harus lebih mandiri tanpa bergantung pada siapapun, aku juga tak ingin masalah pribadi diketahui oleh eomonim maupun abeonim, aku tak ingin merepotkan kalian..” Ungkap Yoo hee dengan santai.

“Wah baru kali ini aku mendengarmu sebijak itu, Yoo hee-ya” Ledek kyuhyun dan tanpa sepengetahuan Eomonim dan ahra, Yoo hee menginjak ujung kaki kyu dan membuatnya sedikit meringis.

“Hya..” pekik kyuhyun kesal.

Nanjoong University

Yoo hee’s Pov

Hari ini adalah hari dimana aku akan berjuang untuk meraih masa depanku, hem memang tidak enak karena perjuanganku untuk merajut masa depan ini diperlukan adanya sedikit pengorbanan. Abeonim tak mengijinkanku untuk sekamar dengan kyuhyun selama aku berkuliah. Tak hanya itu abeonim juga belum mengijinkan aku untuk mengandung, ah tak apalah ini juga demi kebaikanku. Tentu saja keputusan abeonim ini didasari atas apa yang ia dengar ketika aku beritahu padanya bahwa kami adalah sepasang suami isteri yang abnormal (itu yang dikatakan oleh sungmin oppa) karena sudah hampir 5 bulan aku menikah dengan kyu namun tak pernah sekalipun kami melakukan hal-hal yang bagaimana seharusnya dilakukan oleh suami istri pada umumnya.

“Aigoo.. sepertinya otakku akan berasap sekarang juga” aku menggelengkan kepalaku. Setelah kulihat ratusan soal berupa angka rasanya aku ingin muntah saat ini juga. aku tak mengerti kenapa kyuhyun sangat menyukai hal macam ini, dan yang tak habis pikir lagi kenapa aku memilih jurusan yang bahkan aku tak tahu darimana asal-usulnya. Hoaah bagaimana bisa aku mengambil jurusan matematika, padahal aku tahu kapasitas otakku benar-benar tak memadai untuk menghapal ribuan rumus. Aku memegang kepalaku erat, tak akan kubiarkan kepalaku meledak hanya karena semua soal yang tak masuk diakal.

Drrt drrt..

“From : My Love

Ottaeyo? Apa otakmu masih berfungsi setelah mengerjakan soal ujianmu? :P”

Aku memicingkan mataku, mwo? Siapa itu My Love? Sejak kapan aku menyimpan nomrnya, aissh kenapa aku tidak ingat? Aigoo aigoo.. tunggu dulu, semalam kyuhyun memainkan handphoneku dan ini sama persis seperti gaya bahasanya. Apa mungkin?

“To : My Love

HYA!!! Kau mengganti nama kontak list-ku yah? Kau Cho Kyuhyun.. aissh!!”

Ponselku kembali bergetar.

“Ye.. awas kalau kau menggantinya lagi!!”

Entah kenapa aku tak bisa mengelak permintaan kyuhyun lewat pesan tadi, terkadang aku sangat membencinya tapi selalu apa yang ia inginkan aku turuti. Apa mungkin perubahan dari kelainanku berpengaruh pada sifatku?

and finally when Yoo hee got her new license..

Nanjoong University

Author’s POV

Hari ini tepatnya tanggal 3 mei Yoo hee berulang tahun, hemh sudah berkali-kali ia membuka flip Ponselnya tapi tak ada satupun pesan dari Cho kyuhyun yang mengucapkan selamat ulang tahun pada Yoo hee. Tak hanya itu Yoo hee yang sedari tadi hanya duduk diam menantikan pesan dari kyuhyun untuk menanyakan bagimana hasil ujiannya hari ini, namun harapan hanyalah sebuah harapan. Padahal sudah ada kabar gembira yang ingin Yoo hee sampaikan bahwa dia sangat tak menyangka dapat di terima di Nanjoong university dengan jurusan matematika. Sesekali Yoo hee menggembungkan pipinya kesal, dia sedang duduk di lapangan basket.

“Buukkk..” seseorang mengenai Yoo hee dengan lemparan bolanya dan membuat Ponsel yang sedang ia pegang terlempar.

“Hya!! APA KAU BUTA HAH??” pekik Yoo hee kesal, hari pertamanya berada di universitas harus dilalui Yoo hee dengan beberapa permasalahan. Dimulai dari dia yang tertidur di kelas karena pelajaran berbasis geometri, ilmu kalkulus dan apalah itu segala macam rumus yang hinggap di kelasnya. Yoo hee mengambil jurusan ilmu matematika, dia juga tak mengerti mengapa bisa mengambil jurusan di bidang yang paling ia benci. Hanya karena ucapan kyu “Sesuatu yang kau benci itu adalah sebuah tantangan dan jika kau bisa melewatinya maka kau akan menjadi orang yang berhasil” tapi masalahnya sekarang apakah Yoo hee bisa melewati semua ini?

Seorang namja tadi yang tidak sengaja melempar bola basket ke arah Yoo hee kemudian menghampirinya.

“Ah jeosonghamnida, apa tidak ada yang terluka?” tanyanya cemas, Yoo hee hanya memandangnya kesal dan menunjuk ke arah ponselnya yang sudah berserakan.

“Ah MWO?? Apa itu karena lemparanku barusan?”

Yoo hee mengangguk, namja tadi kemudian membungkukan badannya berulangkali meminta maaf. Yoo hee tak memerdulikannya, dia memungut kepingan ponselnya yang berserakan.

“Kau memang menyedihkan Park Yoo hee” gumamnya lirih. Dengan malas Yoo hee bangun dan berdiri sebelum namja tadi mengucapkan kata maaf yang keberapa puluh kalinya Yoo dengan cepat memberi sanggahan.

“Sudahlah, yang sudah terjadi tak bisa diulang lagi..” Yoo hee kemudian berlalu meninggalkan Orang di hadapannya, namun langkah kaki Yoo hee terhenti saat melihat Cho kyuhyun berdiri di depannya.

“Kyuhyun-ssi?” Yoo hee tersenyum paksa, Kyuhyun menariknya keluar. Tentu saja akibat ulah kyuhyun sekarang Yoo hee menjadi pusat perhatian.

“Kenapa kau tak menjawab telponku? Padahal aku sudah bersusah payah mencari waktu luang hanya untuk mengucapkan ‘happy birthday’ padamu..” saat mereka tiba di depan mobil kyuhyun, Yoo hee menunjukan Handphonenya yang sudah tak berbentuk.

“Hya.. apa kau pikir harga ponsel ini murah hah? Bagaimana bisa kau merusaknya?”

“Ne aku tahu memang harganya tidak murah, tapi asal kau tahu bukan aku yang merusak ponselnya melainkan namja tadi yang berdiri di lapangan basket, dia yang tidak sengaja melemparkan bolanya sehingga membuat ponsel yang sedang ku pegang terbanting..” jelas Yoo hee.

“Lalu apa yang sedang kau lakukan di lapangan basket? Apa kau sedang menontonnya bermain?” tuduh kyuhyun asal. Yoo hee memicingkan matanya menahan emosi.

“Hya.. aku itu terkena lemparan bola kenapa kau malah menuduh macam-macam bukan menanyai keadaanku?” Yoo hee membuka pintu mobil, dia benci jika harus terus menerus beradu pendapat dengan kyu. Mereka sudah berada di dalam mobil sekarang dan kyuhyun hanya tersenyum simpul.

“Lagipula untuk apa kau datang kesini? hanya mnimbulkan masalah” Yoo hee mengedikan kepalanya kepada para gadis yang sedang berkumpul memandangi mobil kyuhyun.

“Hya..” kyuhyun menjitak Yoo hee pelan.

“Seharusnya kau berterimakasih padaku karena dengan kedatanganku kesini maka akan menaikan derajatmu dimata mereka” ucapnya bangga, Yoo hee hanya merengut kesal memandangi Ponselnya yang sudah tidak berbentuk. Kyuhyun mulai menginjak gas mobilnya dan melaju dengan kecepatan rata-rata.

“Bagaimana ini.. aku bahkan tidak punya uang untuk membeli yang baru” Lirih Yoo hee.

“Bilang saja kalau kau meninginkanku untuk membelikannya, geuraeyo?”

“Ah aku tahu apa konsekuensinya jika aku memintamu untuk membelikan yang baru, aku tak akan berani macam –macam kyu..” Ucapnya pasrah, kyuhyun mengacak rambut Yoo hee dan kemudian memutar kemudi memarkir mobil di sebuah tempat, gerai handphone.

“hem? Kenapa kita berhenti disini..” Yoo hee memandang sekeliling.

“Sudah kau turun saja apa mau menungguku berubah pikiran?” ancam kyuhyun sambil berlalu keluar. Senyum mengembang di wajah Yoo hee, dia benar-benar tidak menyangka suami yang dia pikir sangat peit dan perhitungan ternyata bisa berubah di hari ulang tahunnya ini.

“Kau pilih saja asalkan harganya masih standar ya?” bisik kyuhyun kecil, Yoo hee menoleh ke arahnya dan mencibirkan bibirnya.

“Arayo..”

Yoo hee terus memilih dengan penuh pertimbangan, saat dia menyukai satu benda tersebut kyuhyun langsung menolaknya mentah mentah.

“Yang ini..” pinta Yoo hee pada penjaga gerai.

“Ah ini jangan, hanya ada satu kamera lagipula memorinya sangat minim kau itu perlu memori yang banyak untuk menyimpan semua dataku..”

“Hya.. kau itu berniat membelikanku ponsel baru atau tidak? Aku yang akan memakainya kenapa kau yang sangat ribut?”

“Ne.. baiklah kalau begitu kau pilih yang mana?” tanya kyuhyun kembali, Yoo hee menunjukan pilihannya. Dia memilih ponsel yang mirip dengan ponsel lamanya dilengkapi dengan flip yang bisa membuka dan menutup.

“Omoo.. itu kami, aigoo aku ternyata tampan sekali ya..” ucap kyu bangga saat matanya tertuju pada sebuah papan CF yang di sponsori oleh anggota Super Junior.

“Apa kau tidak bangga memiliki suami sepertiku hah?” Kyuhyun terus bergumam.

“Aku lebih bangga memiliki suami yang tak pernah memuji dirinya sendiri” Yoo hee menyahut datar matanya terus terpaku pada layar ponsel yang sedang ia format ulang.

“Apa tak ada ucapan terimakasih padaku yang sudah memberimu hadiah itu?”

Yoo hee menoleh kemudian mengalihkan pandangannya kembali ke layar ponsel.

“Ne Gomawoyo..”

“hanya itu? Cish..” kyuhyun tidak terima, namun tak lama berselang Yoo hee secepat mungkin mendaratkan sebuah kecupan di pipi kanan kyu.

“Gomawoyo..” ujar Yoo hee dengan memasang tampang aegyo yang berlebihan. Kyuhyun yang melihatnya bergidik ngeri.

“wanita tidak waras..” batin kyu.

Kyuhyun and Yoo Hee’s Place

Setumpuk hadiah dari Member suju memenuhi area kamar kyuhyun dan yoo hee. Yoo hee benar-benar terlihat sangat bahagia.

“Aigoo.. aku sangat menyukai semuanya” yoo hee membuat lingkaran dengan lengannya, dia begitu antusias membuka satu persatu hadiah pemberian dari oppanya.

“Leeteuk oppa..Sungmin oppa.. eunhyuk oppa” Kyuhyun penasaran dia melongok ke arah Yoo hee yang sedang tersenyum senyum sendiri.

“Apa yang mereka berikan?” kyuhyun penasaran, Yoo hee menunjukan seppasang sweater dengan motif yang sama untuk lelaki dan perempuan. Sweater kekasih.

“Apa itu dari hyung-ku?”

Yoo hee mengangguk cepat dan dia kembali menunjukan sebuah hadiah lainnya.

“Perlengakapan BAYI??” kyuhyun terkejut melihatnya.

“Aigoo.. apa maksudmu hyung?” pikir kyu dan tiba saatnya Yoo hee membuka hadiah dari Siwon.

“HOAHHHH!!!” Yoo hee berdecak kagum melihat sebuah gaun yang sangat teramat indah bahkan dia sendiri tidak berani menyentuhnya.

“Yeoppuda..” Gumam yoo hee hendak menitikkan air mata.

“Apa kau akan menangis hanya gara-gara sebuah gaun macam itu?” Kyuhyun sedikit iri.

“Tentu saja, aku yakin kau tidak mampu untuk membeli ini”

“Aku tidak pernah membelikannya karena aku tahu bagaimana dirimu..”

“cish.. terus saja kau mengelak, hem ada catatan rupanya..” Yoo hee mengeluakan sebuah catatan dari dalam tempat gaun yang sedang ia pegang.

“Yoo Hee aku ingin kau memakai baju ini di acara jamuan makan malam di rumahku akhir pekan, buatlah kyuhyun bahagia hingga bisa membantu dia untuk mengungkapkan perasaannya.. kau berdandan yang cantik ya.. siwon-youroppa-“

Kyhyun merebut catatannya, Yoo hee memandang kyuhyun penuh arti.

“Mana kadomu untukku?” kata Yoo hee tiba-tiba.

“Ah Ponsel itu kan pemberianku, apa masih belum cukup?” sanggah kyuhyun seraya menilik hadiah demi hadiah.

“Tapi aku lihat tadi kau membawa kotak kecil yang dihias pita..apa itu bukanlah hadiah yang akan kau berikan padaku?”

Kyuhyun mulai merogoh saku jasnya dan berusaha untuk memberikan hadiah yang sudah ia siapkan untuk Yoo hee.

“Ini hadiah yang kau maksud..” kyuhyun menyerahkannya pada yoo hee, sebuah kotak yang dihiasi oleh pita warna merah. Mungkinkah sebuah kalung? atau perhiasan lainnya? Tapi Yoo hee bukanlah tipe wanita yang menyukai kemewahan.

“MWO?” ujar Yoo hee tidak percaya. Dia mengamati beberapa benda yang ada di dalam kotak yang baru saja ia buka.

“Ige Mwoya?”

“Ottaeyo? Unik kan? Aku yakin pasti kau akan menyukainya..” ujar kyuhyun percaya diri. Yoo hee hanya menggeleng dan menyunggingkan bibirnya.

“Ne sangat unik..ta bisa aku percaya!!” Yoo hee mulai mengeluarkan beberapa benda itu, benda yang dihadiahkan oleh kyu sebagai kado di hari ulang tahunnya. Dan hadiah itu adalah kartu penduduk yang bertuliskan nama “CHO YOO HEE” beserta kartu pengemudi dan paspor dengan nama yang sama. Kyuhyun sudah mengganti identitas Yoo hee 2 hari yang lalu. Dan sekarang Yoo hee berstatus sebagai ny. Cho.

“Berapa lama kau mengurusi semuanya? Walau ini terlihat aneh sebagai sebuah hadiah, tapi aku sangat menyukainya kyu.. dengan begini aku tahu kalau kau sudah bisa menerimaku sebagai istrimu..” Yoo hee tersenyum simpul.

“Hya.. memang kemarin aku menganggapmu sebagai apa? Kau itu istriku dan sampai kapanpun akan tetap menjadi istriku..” Kyuhyun menimpali. Yoo hee menatap kyu dengan matanya yang berkaca-kaca, dia tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan kebahagiaannya saat ini.

….

A/N: Mianhae kepanjangan, reader sambil baca sambil manggut manggut ketiduran..hehe

*baca yang bener awas kalo sampe ga dibaca* author ngancem sambil ngacungin buku 900lembar..

hahaha

bagaimana bagaimana?

apa ada yang mau lanjut lagi?

sumpah ini adalah karangan bebas yang tiba-tiba muncu di khayalan author yang gamasuk diakal, yaudah deh tolong dikomen aja dah..kekeke

oiya untuk 2 minggu mendatang author gabisa ngepost soalnya mau UTS, sebenernya author juga agak sedih sih harus nunda beberapa ff..hikhik

doain aja yah semoga author bisa lancar, sumpah pelajarannya memusingkan.. *readers : curhat lu thor?*

kemaren ada yang minta NC banyak bgt deh *yadong yadong* kapan-kapan mungkin bisa dikabulin, haha tapi gabakal parah kok tenang bagi adekadekku yang ikutan baca juga, jujur aja author masih polos *reader siap-siap mau lemparin sungmin ke author, sini aku tangkep*

“author stress”

Gomawoyo.. sampai jumpa lagii..

Advertisements

28 comments on “Kyuhyun-YooHee After Story (When we’re see some comfortable)

  1. Excellence…!!
    Sngat bgus thor !!
    Mski agk dkit kcewa krna gk da bgian NC na,,
    gue udh bolak blik buka blog nie,dr kmaren” hnya nungguin ff nie di post,,tp koq lum” jg, eh akhr na di post jg hr nie,,,
    ya ampuun kyu,loe bkin hti gue meleleh…,
    #koq gue skrg malah suka si evil ya ? wah gawat nih..#
    Chingu ayo lanjt lg ff nie.. Klw bs ampe part 100,, sbnr na sh gue brhrp gk akan ending” ff na, coz kisah mreka menarik bnget,,
    thor,, sekian dlu ya koment gue,, gue dh ngantuk nh,, td plng kul ampe sore, mana tngan di tusuk” smua lg pas praktek pasang infus di kmpus … Cenat cenut rasa na nie tangan… *gkdaygnanya*
    ayo thor ngelanjtin lg bkin part slnjt na,, Hwaiting !!

  2. menurut saenq ndaa kepanjanqan koq onnie..
    Ditunqqu kelanjutan.a..
    🙂

    Tp onnie harus fokus dulu am UTS.a
    HWAITING…!!
    😀

  3. kurang panjang eon …. #dilempar ke pucuk merapi sama eon serlin
    lanjutannya abis UTS ya ….
    masih lama dong eon … #nangis bareng kyuppa
    gapapa dehh yg penting lanjjjuuttt .
    Hwaiting eon …. moga2 dapet nilai memuaskan 😀

  4. aku kira kado dr kyu batu-batu unik atau apalah sejenisnya , yang jelas bukan benda mahal tp unik !
    ternyata ????
    KTP , Pasport & SIM ????
    Oh HoGyu~
    Demi Tuhan ini FF ga bisa di tebak ! ckck
    Lanjut author , aku ngikutin FF ini terus b^^d
    Tapi , aku reader baru di blog author ini , aku biasa baca KyuJin Couple di blog tetangga.hehehe
    Salam kenal ^^

  5. anyeong ^ ^
    baru mampir lagi ksini. biasa,,, kls3 ngurusin buat ntar ke sma,,, *ga da yg na’a*
    ouh ya,,, ff’a keren,,, tapi jga rada bingung apa ada yg sblm’a? karna kelama’an hiatus jadi kya gini,,, banyak ketinggalan.

  6. Annyeong, Rosa imnida…
    Aku reader baru disini… (gak ada yg tanya)
    Cerita seru onnie, lanjutannya jngn lama2 ya hehe…
    Oh ya, met UTS, onnie HWAITING!

  7. hmm ada dimana bag yoohee nya kshn ><
    tp ttep bgs n seru ceritanya hehehe ^^~
    tmbhnn adegan so sweetnya kekeke 😉 * ketip "

  8. bgs2…
    aneh bgt si kyu oppa ngasih hadiah kaya begitu…
    wkwkwkwk

    tp kyu oppa bsa romantis jg y…
    hahahaha

    udh sama2 cinta tp pada gengsi tinggi nich?!
    huhuhuhu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s