(Share FF) Love At The First Sight (Part 4 – End)

Author : Hannn…

(Klik nama author untuk melihat profil lengkapnya)

Soon hae pov

Aku dan oppa   sarapan pagi bersama, hari ini mereka akan kembali ke seol. Karena oppa masih punya jadwal latihan nanti sore, wajah donghae terlihat pucat . sesekali kepalanya merasa pusing dan pandanganya kabur. Jalanya pun sempoyongan, beberapa kali ia hampir menabrak benda yang ada di dekatnya.

“ Gwaechanh-a?” aku khawatir meliahat kadaanya sekarang ini. “ya aku tidak apa-apa” balasnya sembari tersenyum kepadaku, mencoba agar aku tidak khawatir dengan keadaanya sekarang. “Tidak mungkin wajahmu pucat sekali, bahkan seperti mayat hidup seperti itu, khaja.. biar aku periksa” aku pun menghampirinya yang sedang duduk dihadapan ku.

Ku raih tanganya denyut nadinya lemah, kemudian ku pengang dahinya untuk memastikan suhu tubuhnya saat ini.akhirnya aku memegang dahi yang selama ini mengganggu fikiran ku. Entah seajak kapan aku mulai menyukai salah satu bagian tubuh manusia yang tidak lazin orang mengaguminya. Menurutku donghae oppa adalah dahi yang paling indah, setiap aku melihatnya seperti mengeluarkan aura yang bisa membuatku tersihir. 

“Sudah ku bilang aku tidak apa-apa” aku tersadar dari lamunanku oleh suaranya yang terdengar lemah.” bagaimana kau bisa bilang tidak apa-apa nadi mu lemah, tubuhmu  lemas dan badan mu juga panas , biar aku  saja yang menyetir mobilmu” aku menatapnya dengan penuh keyakinan.

“ Memang kau bisa menyetir?” dia menatap ku dengan mata sayunya yang semakin sayu, meski pun dalam wajah yang seperti itu pun dia terlihat sangat tampan.”oppa aku ini wanita seba bisa, sudah lah turuti saja kata-kata ku

Aku  mulai memundurkan mobil , oppa hanya diam dan wajahnya menunjukkan bahwa dia tidak yakin apa dia tepat menyuruh ku menyetir mobilnya. “Kau yakin kau bisa?” Lagi-lagi dia mengulangi pertanyaan yang sama, entah ini pertanyaanya yang keberapa.

“Hya.. oppa aku sudah mempunyai sim kenapa kau tidak percaya padaku” aku yang tidak terima langsung menunjukan surat ijin mengemudiku kepada namja disampingku. Ayolah oppa percaya padaku, kau hanya perlu duduk diam disampingku apakah itu sulit buatmu.

 

Donghae pov

Tubuhku sangat lemas hari ini, mungkin karena  jadwal ku padat sekali akhir-akhir ini. Mulai menjadi bintang tamu di acara music, shooting, datang ke acara reality show dan banyak lagi. suasana di dalam mobil sangat hening, soon hae yang biasanya banyak bicara sekarang sedang konsentrasi menyetir. Sungguh aku mulai bosan sekarang, aku pun mengatur posisi yang nyaman agar bisa  untuk bisa melihatnya.

“Apa kau ini benar-benar akan menjadi seorang dokter?” Aku mulai menggoda soon hae, entah kenapa aku senang mendengar omelanya itu. “ Mengapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?” Dia fokus mengemudikan mobil.

” tidak aku hanya bingung , bagaimana orang ceroboh sepertimu bisa menjadi dokter” aku pun terus menatap wajahnya yang sedang serius itu, sungguh tampak mengemaskan. Melihatnya seperti itu aku jadi ingin memeluknya saat ini juga.

“Ini cita-citaku sejak kecil dan tidak ada seorang pun yang mengahalangi ku untuk mewujudkanya. Waktu aku kecil, aku sering melihat ayahku mengobati orang yang sedang sakit, rasanya menyenangkan bila melihat pasien kita yang sakit bisa sembuh” jawabnya dengan penuh semanagat.

Mata ku hanya terfokus melihat yeoja di disebelahku ini, dibalik penampilanya yang tomboy dan sedikit berantakan kecantikkanya tetap terpancar .“tetapi penampilan mu saja tidak mencermikan sebagai seorang dokter, bagaimana bisa orang mengetaui kalau kau seong dokter?”  kulihat dia mulai tidak tahan dengan godaan ku dan akhirnya dia  pun mulai mengomel.

” Hya  oppa bisa kah kau tidak ikut campur uruskanku dan jangan menggodaku, aku ini sedang butuh konsentrasi tingkat tinggi , kalau tidak kita akan celaka nanti atau kau mau kalau kita mati bersama saat ini” Ancamnya dan aku pun hanya tertawa mendengar kata-katanya barusan, sungguh menggemaskan.

 

Soon hae pov

Aku sedang focus dengan jalanan yang ada didepanku, aku merasa namja disebelahku ini sejak tadi hanya diam dan menatapku. Sungguh aku mulai merasa risih, tapi aku mencoba bersikap biasa. Sebenarnya sekarang hati ku sedang berdebar kencang, entah kenapa rasanya seperti mau mati saya. Apa semua orang juga merasakan seperti yang aku rasakan saat ini.

“Apa kau ini benar-benar akan menjadi seorang dokter?” oppa mengeluarkan suaranya juga, aku merasa lega dia memecah keheningan yang sejak tadi terjadi diantara kami.

“ Mengapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?” jawabku dengan  mata  fokus kedepan sesekali menatapnya.

” tidak aku hanya bingung , bagaimana orang ceroboh sepertimu bisa menjadi dokter” pertanyaanya sontak membuat ku terkejut, untung aku masih bisa mengontrol diriku kalau tidak tadi aku bisa rem mendadak.

“Ini cita-citaku sejak kecil dan tidak ada seorang pun yang mengahalangi ku untuk mewujudkanya. Waktu aku kecil, aku sering melihat ayahku mengobati orang yang sedang sakit, rasanya menyenangkan bila melihat pasien kita yang sakit bisa sembuh” jawabku  dengan penuh semanagat.

“Bahkan penampilan mu saja tidak mencermirkan sebagai seorang dokter”, aku mulai tidak tahan dengan godaan nya dan akhirnya aku  pun mulai mengomel.

” Hya  oppa bisa kah kau tidak ikut campur uruskanku dan jangan menggodaku, aku ini sedang butuh konsentrasi tinggi , kalau tidak kita akan celaka nanti”. Ancamku  dan dia pun hanya tertawa mendengar kata-kata ku tadi.

Sekarang dia sering sekali menggodaku, mungkin dia senang melihat ku marah. Di memang aneh, tapi aku suka ketika dia menggodaku dan aku pun mulai terbiasa dekat denganya. Tidak ada lagi perasaan canggung diantara kami. Sepertinya aku mulai terbiasa dengan apa yang dia lakukan terhadapku.

“Apa kau senang menjadi seorang selebritis?”  kataku aku tidak mau kalah .

“Hei.. kau balas dendam ya??,  Meskipun terkadang aku merasa sangat lelah, tapi rasa lelahku hilang ketika para fans kami menyukai karya-karya kami” dia memundurkan kursi mencari posisi yang tepat untuk meluruskan badanya yang lemas.

” Apa semua selebritis bisa dengan mudahnya menyatakan cinta kepada gadis yang ia suka padahal baru pertama kali bertemu?” Perkataan ku membuatnya terdiam, sebenarnya aku tidak mau mengeluarkan kata-kata itu. Tapi entah kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulut ku dengan mudahnya.

“Tidak semua selebritis seperti itu, mungkin orang melihat kami dengan kehidupan yang glamour, pergaulan bebas, hidup enak dan sebagainya, Itu semua tergantung  kepada orangnya masing-masing. Tapi kenapa kau menayakan hal itu, kau masih kesal dengan perlakuan ku terhadapmu waktu itu??? Aku kan sudah minta maaf padamu. Aku memang merasa jatuh hati kepadamu saat bertemu dengan mu waktu itu, dan aku tidak bisa menahan hasrat yang ada di dalam diriku saat itu” Aku mencerna  pernyataan yang ia keluarkan kepadaku , kemudian situasi kembali hening, kami sibuk dengan fikiran kami masing-masing.

” KYA!!!! Oppa bisa kah kau tidak menatapku terus, aku merasa tidak nyaman ditatap seperti itu oleh mu . Aku merasa seperti makanan yang akan kau santap” dia pun langsung tertawa sejadi-jadinya. “Baikalah kalau begitu lebih baik aku tidur sekarang” jawabnya kemudian dia mulai memejamkan matanya.

 

At dorm

Kami sudah sampai di dorm superjunior sekarang, tapi aku tidak tega membangunkan dongahae oppa yang sedang tertidur pulas  sekarang. Aku  menatap wajah donghae yang sedang tertidur, wajahnya tampak polos, terlihat kelelahan diwajahnya. Jantungku berdetak tak karuan, ahhh bibir merahnya, dahi indahnya kenapa begitu menggoda, ingin rasanya aku mengecupnya walau sebentar.. ani ani….. hya han soon hae apa yang kau pikirkan, baung pikiran itu jauh-jauh. Aku merogoh iphone hitamku dari saku celanaku,  dengan gerakan perlahan dan hati-hati aku memotret wajah polosnya yang sedang tidur. Tiba-tiba dia mulai menggeliat, secara perlahan dia membuka matanya dan mendapati ku yang tertangkap basah yang sedang memotretnya yang sedang tertidur.

“ apa yang sedang kau lakukan?” katanya  sambil menguap.

“ani…  aku hanya ingin…”  aku memutar otakku mencari alasan yang tepat untuk menjelaskan kejadian ini. Dia menatapku curiga “aku hanya ingin…membangunkanmu”. Aku menunjukkan senyum terbaikku,sambil membuka seat beltku.

“Baiklah aku turun dulu, sepertinya aku sudah terlambat sekang” oppa siap-siap keluar dari mobil.

“Kau sudah merasa lebih baik?” aku khawatir karena wajahnya masih terlihat pucat

” Ya.. aku merasa baikan sekarang” dia meraih kunci mobilnya kemudian meninggalkanku yang masih melihat kepergianya dari depan mobilnya .

 

Dongahe pov

Jadwal kami sangat padat, bahkan kami sangat sulit untuk jalan-jalan walaupun sebentar. Waktu istirahat kami hanya sebentar, biasanya kami habiskan untuk tidur atau main game. Baru hari ini kami libur, mungkin aku akan menghabiskan waktu untuk tidur,  karena aku kurang tidur, badanku juga masih lemas, sesekali perutku juga merasa sakit . Member yang lain menyuruhku untuk kerumah sakit, tapi aku merasa baik-baik saja.

Aku duduk diruang tv sambil memakan makanan ringan… senang sekali rasanya bisa bermalas-malasan seperti ini. Aku mulai lapar, kulihat ryeowook sedang asik didapur.. entah dia sedang memasak apa.  ryeowook jika masakanya sudah makan beri tahu aku, dia hanya mengangguk sembari mengaduk-aduk masakanya. Tiba-tiba ponsel ku berbunyi, wajahku langsung semeringah ketika aku meliat nama yang muncul dilayar ponsel ku.

“yeobseo??”  aku tidak bisa berhenti tersenyum, setelah tau yang menelpon ku sekarang adalah orang yang suaranya ingin amat sangat ku dengar suaranya.

“oppa, bagaimana keadaan mu?”

“ aku baik-baik saja “

“oppa apa kau punya waktu luang malam ini?”

“ kebetulan aku hari ini sedang libur, memangnya kenapa?”

“ aku hanya ingin mengajakmu makan malam, sebagai ucapan terimakasih. Apa kau mau pergi makan malam bersamaku malam ini???”

“ emmm baiklah, kebetulan aku juga mulai bosan”

Gadis itu menutup saluran telponnya, aku masih tidak percaya.  ya tuhan apakah aku sedang bermimpi sekarang. Tak henti-hentinya senyum terus mengembang di bibirku..

“ hyung… ini makananya sudah matang”, ryeowook meletakkan  mangkuk yang ia bawa ke meja makan.

“ aku tidak jadi makan” kataku berlalu menjauhi ryeowook.

Soon hae menelponku , dia mengajak ku makan malam bersama sebagai rasa terimakasihnya kepadaku soal kejadian waktu itu. Tiga hari kami tidak bertemu, sesungguhnya aku masih tidak enak badan, tapi jika aku menolak tawaranya aku tidak bisa bertemu denganya.  Kami janjian di restaurant,karena dia mengajak di restautauran yang agak formal jadi aku memutuskan memakai kemeja biru muda dengan kerah baju yang berwarna putih dipadu dengan jas abu-abu, beberapa kali aku memperhatikan penampilanku agar tampak sempurna malam ini.

“kau mau kemana?” dengan mulut yang penuh dengan makan leetheuk hyung merasa heran melihatku yang keluar dari kamar dengan pakaian rapih.

“aku akan pergi sebentar” jawabku melenggang meninggalkan mereka, kulihat mereka melihatku dengan tatapan heran dan penuh tanya.

At restaurant

Aku sampai di restoran tempat kita bertemu ke betulan tempatnya tidak jauh dari dorm kami. Sepertinya gadis yang mengajakku makan  malam belum datang, seorang pelayan mengahampiriku dan membawaku ke meja yang soon hae pesan. Kulihat beberapa orang disekelilingku memperhatikan ku, aku hanya bisa membalas tatapan mereka dengan senyuman. Gadis yang aku tunggu belum datang juga, aku merasa tidak sabar melihatnya.  Dan setelah tiga puluh menit aku menunggu akhirnya wanita yang ku tunggu-tunggu akhirnya datang juga.

Mata ku terbelalak melihat betapa cantiknya malam ini. Aigooo… Han Soon Hae kenapa tiba-tiba kau berubah menjadi bidadari cantik. Aku yakin tuhan telah menciptakan dia sebagai bidadariku. Mulut ku terbuka karena terpesona melihat betapa cantiknya malam ini. sebenarnya dengan penampilan tomboynya dia sudah terlihat cantik bagi ku, tapi malam ini dia super duper cantik.

Dia menghampiriku yang masih terpesona melihat parasnya yang cantik.  Dia memakai dress warna peach selutut dan rambut panjangnya yang biasa diikat malam ini tergerai dan dia merias wajahnya malam ini membuatnya terlihat amat sangat cantik.  Beda dengan penampilanya yang biasanya memakai kaos atau kemeja celana jeans dan sepatu kets, hari ini dia tampak feminim  dan anggun. Aku makin merasa yakin bahwa aku tidak salah jatuh cinta kepadanya.

“Anyeong”,  dia menyapaku yang masih terpesona melihatnya. Berkali-kali dia menyapaku, tapi aku masih sibuk dalam duniaku sendiri. “Han Soon Hae.. apa kau Han Soon Hae yang aku kenal?”

“ oppa kau berlebihan” kulihat dia tidak henti-hentinya tersenyum. Aigooo…. Sungguh manis, tuhan kalau boleh aku menghentikan waktu, biarkan aku menikmati betapa cantiknya wajah wanita yang aku cintai walau hanya sebentar saja.

“Kau benar-benar cantik malam ini” tanpa sadar kata-kata itu keluar dari mulutku dan berhasil membuat wajahnya memerah. aku rasa otakku mulai tidak bisa berkerja dengan baik. Aku menarik bangku dan mempersilahkanya duduk.

” Kau ini kenapa baru datang ,bagaimana bisa orang yang di traktir malah datang duluan”  kataku mencoba mencairkan suasana.

“Biar saja, bukanya jika wanita dan pria bertemu biasanya pria harus menunggu wanitanya” balasnya tidak mau kalah.

“Kau mau pesan apa?” Tanyanyanya kepadaku. “Terserah kau saja apa yang kau pesan pasti aku akan memakanya” mataku masih terpakku melihatnya. “aku ingin mengambil sesuatu dimobil, kau tidak keberatan kan jika ku tinggal sebentar?” dia hanya mengangguk.

 

Author pov

Suasana restaurant sangat romantis, pemandanganya pun tidak kalah indahnya. Banyak pasangan yang datang ke restaurant ini. Soon hae dan donghae asik mengobrol, dari kejauhan ada sepasang mata yang mengamati mereka, yah siapa lagi kalau bukan jung tae woo. Dia datang dengan kekasihnya, tapi matanya terus menatap soon hae yang sedang tersenyum melihat donghae.

Soon hae pun memutuskan kekamar mandi sebentar. disana dia bertemu seniornya yang merebut tae woo darinya.” Sudah lama sekali  kita tidak bertemu?” Soon hae pun kaget melihat orang yang menyapanya barusan.

“Sunbae”.. soon hae mengenali orang tadi.

” sedang apa kau di sini, tampaknya sekarang kau lebih feminim ya”, katanya dengan nada yang agak mengejek. Soon hae hanya diam berharap ada orang yang membawanya saat ini juga, taewoo pun menghampiri mereka .

Soon hae pov

Oppa masih belum kembali, aku memutuskan pergi kekamar mandi sebentar. “Han Soon Hae.. apa ini kau?” aku hanya tersenyum paksa melihat orang yang menyapaku.

“ sudah lama tidak bertemu?  sedang apa kau disini, tampaknya kau lebih feminim ya” kata yeoja itu dengan nada menyindir. Yeoja itu adalah shin yoori, dia itu senior ku di SMA. Dia adalah wanita yang membuat taewoo menduakan aku. Kulihat taewoo menghampiri kami, aishh kenapa dua orang yang paling tidak aku temuai sekarang ada dihadapan ku.

“ soon hae-ah, aku mencarimu dari tadi” ahhh aku merasa lega karena donghae oppa datang disaat yang tepat.” Ini untuk mu” oppa  memberikan mawar putih kesukaan ku, aku pun meraihnya sembari menunjukan senyum termanisku. Oppa membalas senyumanku, dia terlihat sangat tampan, lebih tamapan dari biasanya. Kenapa tuhan menciptakan mahlik seperti dia,  orang ini selalu terlihat tampan.  Dua orang yang ada dihadapan kami hanya terdiam melihat kami, sepertinya donghae oppa tidak menyadari kedua orang ini.

“Siapa mereka?” oppa menoleh kea rah dua oang yang sejak tadi memperhatikan dan kami. “ mereka seniorku sewaktu aku SMA.” Lee dong hae imnida..” oppa member salam sambil tersenyum ramah kepada meraka.

“Kau lee donghae member super junior itu” sontak yoori merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Donghae oppa hanya tersenyum dan mengajak mereka bergabung, tapi mereka menolaknya. Terlihat tatapan taewoo yang kurang suka melihat dongahe oppa. Kami pun memutuskan kembali ke meja , makanan yang kami pesan pun sudah datang. Kami menikmati semua yang kami pesan, suasana restauranya juga  menyenangkan. Beberapa pasang mata melihat kami.

“Oppa kau benar tidak apa-apa?, apa kau sudah ke dokter?” kulihat wajahnya masih terlihat pucat.

“aku belum pergi ke dokter, sepertinya hanya kecapean, aku hanya butuh istirahat” Jawabnya enteng, sesekali kuliat dia meringis memegangi perutnya. Dan itu membuatku semakin khawatir, dia selalu bialng kalau dia baik-baik saja. Kami pun memutuskan pulang, oppa memang sangat terkenal.

“bukan kah kau lee donghae superjunior?” sepasang suami menghampiri kami yang ingin keluar dari restaurant.

“ahh ne..” jawabnya dengan ramah

“ternyata aslinya lebih tampan dari pada yang di tv, apakah dia kekasih mu?.. omo dia cantik sekali, kalian pasangn serasi” sontak aku tersenyum malu, aku rasa wajahku mulai memerah sekarang.

“ Gamsahamida, ahjuma mau kah kau mendoakan ku untuk mendapatkan hati gadis cantik disebelahku ini, karena susah sekali meluluhkan hati gadis ini” lee donghae.. kenapa kau mengatakan hal seperti itu kepada orang yang tak kau kenal, kau hanya membuatku makin salah tingkah.

“ah wanita memang seperti itu, kau hanya perlu menunjukan betapa seriusnya kau mencintainya” ahjusi ikut mengelurkan suaranya.” aku akan mendoakan kalian, kalau kalian menikah jangan lupa undang aku ke pesta pernikahan kalian ya” pasangan suami istri itu makin membuatku salah tingkah, kulihat oppa tak henti-hentinya tersenyum. Aku merasa malu sekali tapi kenapa aku merasa sangat senang.  Malam ini sungguh malam yang menyenangkan, aku merasa sangat bahagia sekali, sepertinya oppa juga merasakan hal yang sama.

At Han Familly’s House

 

Oppa mengantarku sampai rumah, kemudian dia bertemu dengan orang tuaku dan berbincang-bincang dengan mereka. Mereka terlihat sangat akrab, wajah oppa masih terlihat pucat. Sesekali kulihat dia memegang kepalanya dan perutnya. Tapi dia berusaha menutup-nutupi semua itu.

Dia pun akhirnya pamit, aku mengantarnya kedepan rumah.  Tapi tiba-tiba dia pingsan dan jatuh tepat di bahuku, aku pun  segera memanggil appa untuk membantu ku memindahkanya ke dalam. Badanya panas, bajunya basah karena banyak sekali keringat dingin yang keluar dari tubuhnya.  appa menggantikan baju oppa yang ku ambil dari dalam mobilnya. Lalu appaku yang juga seorang dokter  memeriksanya, dan dilihat dari gejalanya selain dia kecapean oppa juga terinfeksi saluran pencernaan.

Aku  yang merasa khawatir melihat keadaanya sekarang hanya bisa duduk di sebelah ranjang dimana dia berbaring. Aku terjaga melihat keadaanya, sesekali aku membasahi handuk untuk  mengompres badanya agar panasnya cepat turun. Aku selalu menemaninya, setiap jam aku mengecek suhu tubuhnya..

Aku sudah membeir tahu siwon oppa bahwa, donghae oppa pingsan dan malam ini menginap dirumahku malam ini. Sebenarnya mereka khawatir  setelah mendengar kejadian ini, tapi karena larut malam jadi aku sarankan sebaiknya mereka baru besok pagi menjemput oppa ke sini.

Donghae pov

Aku bangun menatap sekeliling kepalaku sakit, aku tidak bisa mengingat apa yang terjadi dengan semalam. Yang ku ingat aku pamit pulang, setelah itu aku tidak ingat lagi. soon hae tertidur pulas dengan posisi duduk disebelah tempat tidur. kulihat wajahya sungat lelah, sepertinya dia menemaniku semalaman. Aku bangun dan memindahkanya kekamarnya.

kasian sekali dia bisa tertidur dalam posisi seperti itu, Soon hae menjaga ku semalaman. pada hal aku tau dia tidak bisa tidur kurang dari 8 jam dalam sehari. Perlahan-lahan aku mengangkat tubuh mungilnya, dengan sangat hati-hati. Ketika ku buka pintu kamar ternyata ahjusi melihat ku sedang menggendong putri tunggalnya yang sedang tertidur pulas. Aku pun langsung meletakkan soon hae di tempat tidurnya, dia langsung menggeliat dan memeluk guling yang ada disebelahnya,  sungguh lucu dan menggemaskan.

” kau sudah baikan?” ahjusi menanyakan keadaanku.

” Ya aku sudah baikan”

. “Mari biar aku periksa” aku mengikutinya kedalam kamar tamu, dia langsung menempelkan stetoskop didadaku dan langsung mentensi darah ku, dia menyarankanku agar beristirahat beberapa hari.  Ahjusi sangat baik padaku, bahkan dia menyuruhku menganggapnya seperti ayahku sendiri. Setiap bersamanya aku seperti merasakan sedang bersama ayahku yang sudah meninggal.

Member yang lain menjemputku dan aku disarankan appa soon hae agar aku pergi ke rumah sakit dimana tempat dia berkerja. Dan aku pun akhirnya dirawat beberapa hari dirumah sakit. Hari-hari ku dirumah sakit sangat menyenangkan soonhae dan orang tuanya hampir setiap hari menemaniku di rumah sakit .Setiap hari soon hae menjengukku jadi aku tidak mereasa kesepian. eomaku juga datang menemaniku, kadang eoma mengobrol dengan ahjuma. Member yang lain juga begitu, jika ada waktu mereka menjengukku.

Hubungan ku dengan soon hae semakin dekat, untuk menghilangkan rasa bosan dia sering mengajakku bermain psp bersama, karena keasyikan  sampai-sampai  suster menegur  karena mengganggu pasien yang lain.  Perasaan ku terhadapnya semakin dalam, aku tidak tau apakah dia merasakan hal yang sama dengan ku. Kalau seperti ini terus aku rela terus menerus dirawat dirumah sakit.

 

Soon hae pov

Oppa akan pulang dari rumah sakit hari ini, tapi aku sepertinya tidak bisa menjemputnya. Seperti biasa tugas ku menumpuk, aku bingung yang mana duluan yang harus ku kerjakan. Tak terasa hari sudah malam, aku pun pulang kerumah. Kulihat oppa ada dirumah ku, kenapa dia tidak memberitahuku kalau dimau datang kerumahku.

“Terimakasih ahjusi atas perhatianmu kepadaku”, donghae oppa mengucapkan terimakasih kepada appa. Kulihat oppa begitu akrab dengan orang tua ku, mereka asik mengobrol sampai-sampai mereka tidak menyadari kedatanganku. “Kau sudah pulang, sini duduk bersama kami” ajak eoma. Aku hanya duduk diam mendengar perbincangan mereka. Aku sebal karena tidak ada yang memperdulikanku.

“Soon hae itu seperti eomanya, malu-malu tapi mau kau harus kerja ekstra utuk mendapatkan hatinya”… appa mengatakan hal yang membuat ku kaget, kulihat oppa pun ikut kaget. “Wanita itu inginya di perhatikan lebih tambah eoma” oppa hanya tersenyum kaku, eoma dan appa senang sekali meledek kami.  Oppa pun pamit pulang, kami mengantarnya sampai mobil.

 

Donghae pov

Hari ini aku diperbolehkan keluar dari rumah sakit, dan aku pun datang kerumah soon hae untuk mengucapkan terimakasih pada ahjusi. Besok aku akan memulai kesibukan ku yang padat. Mungkin untuk beberapa minggu ini aku tidak bisa bertemu soon hae. Mungkin aku akan sangat merindukanya.

“Sepertinya kau sudah mendapat restu dari orangtuanya soon hae?” teuki hyung  datang sambil memberiku segelas air, aku hanya tersenyum mendengar kata-katanya itu. “Kau sudah menyatakan perasaanmu padanya lagi?” Kulihat dia suka padamu sungmin hyung ikut menghampiri ku.”Belum,aku hanya ingin cari waktu yang tepat saja dan aku ingin tau bagaimana perasaanya padaku”, ku meraih air yang diberikan oleh teuki hyung.” Jujur saja, sebenarnya aku sangat rindu padanya, tetapi aku hanya ingin tau apa dengan aku tidak menghubunginya sampai sekarang dia merasa kehilangan aku atau tidak.

 

Author pov

sudah satu bulan setengah donghae dan soon hae tidak bertemu. Sebenarnya soon hae sering menelpon donghae tapi dia tidak pernah mengangkatnya. Soon hae berfikiran mungkin donghae sedang sibuk, sampai-sampai mengangkat telpon saja tidak bisa. Soon hae semakin yakin dengan perasaanya dengan donghae.

Hari ini soon hae diajak oleh young mi melihat supershow di seol,  mereka duduk dibangku VIP. Mereka pun tercengang melihat megahnya panggung supershow.. tata cahaya lampu sound system, tata panggung di tata sedemikian apik dan menakjubkan .

Banyak balon dan atribut yang berhubungan dengan super junior, tanpa disadari mereka yang tidak terlalu menyukai superjunior tersihir dengan para elf yang histeris menunggu para idolanya tampil. Yong mi  dan soon hae ikut-kutan berteriak, sebenarnya soon hae bukan lah orang yang suka melakukan hal-hal seperti itu.

Dari balik panggung donghae mencari keberadaan soon hae, matanya pun langsung mengetahui keberadaan soon hae, dimatanya soon hae adalah yang paling bersinar diantara orang-orang yang ada disana.

 

Soon hae pov

Ini sungguh keren, aku pun tersihir dengan suasana yang terjadi disini, konserpun dimulai lagu yang mereka nyanyikan adalah sorry sorry, para elf pun langsung menyanyikan lagu sorry sorry, aku dan young mi pun tidak mau ketinggalan. Mereka memang tampak berbeda ketika dipanggung, mereka seperti bintang yang bersinar terang. Aku baru tau betapa tenarnya mereka, selama ini aku tidak pernah perduli soal yang berhubungan selebritis.

Sesekali donghae oppa menghampiriku, dia bernyanyi didepanku . aku pun makin tersihir olehnya. tubuhku membeku, aku ingin pingsan melihat pesonanya tersebut. Aku pun menggodanya, dengan sengaja aku menahan tanganya dan aku meneriakinya” oppa saranghae” ku kedipkan sebelah mataku… sejenak dia kaget dan untuk beberapa saat dia berhenti bernyanyi, untung sungmin oppa dengan sigap menyayikan bagian donghae oppa. Hahaha lucu sekali, dahi indahnya makin membuatku menggila, bahkan melihat lehernya saja sudah membuat jantungku tak karuan.

 

Donghae pov

Aku kaget ketika dia mengatakan padaku oppa saranghae… aku seperti sedang bermimpi, aku tidak tau maksudnya apakah dia sedang bercanda atau dia memang serius. Memang para penggemarku juga mengatakan kata-kata itu, tapi suaranya sangat terdengar jelas olehku. Padahal keadaan tempat ini sangat berisik. Walaupun dia sedang menggodaku tapi aku senang kata-kata itu keluar dari mulutnya.

Setelah konser soon hae dan young mi menghampiri kami di belakang panggung, aku sungguh senang karena bisa bertemu denganya lagi.” kau memang keren oppa” karena amat senangnya dia memelukku, mata ku membelalak dan  member lain ikut terkejut melihat tingkah soon hae seperti ini.. soon hae-ssi jadi menurutmu kami ini tidak keren, yesung hyung tidak terima kata-kata soon hae yang bilang kalau aku ini keren.

“Ah ani ani maksudku bukan begitu kalian semua keren, aku banggal dengan kalian” soon hae mengibas-ngibaskan tanganya.

“tapi kenapa donghae saja yang dipeluk, kami semua kan juga ingin” eunyhuk merasa iri pada ku, aku menatap eunhyuk dengan tatapan membunuh tetapi dia hanya membalasnya dengan cengiran. Soon hae yang sedang berada ditengah-tengah , dipeluk oleh member superjunior kecuali aku. Karena ketika  aku ingin ikut, kyu mendorong tubuh ku. Aku pun keluar dari ruang ganti.

Soon hae pov

Aku rasa banyak wanita diluar sana yang sangat iri padaku, bagaimana tidak sekarang aku sedang berada ditengah pria-pria tampan. Aku merasa sudah menjadi keluarga mereka, berada diantara mereka itu sangat menyenangkan. “ bisa kah kalian melepaskan ku, aku mulai tidak bisa bernafas sekarang” mereka langsung memberku ruang untuk bernafas.

Aku mencari sosok donghae oppa, sepertinya tidak seorang pun yang menyadari ketidak beradaanya sekarang ini.

“shindong oppa, apa kau tau donghae oppa dimana?” mataku masih mencari-cari donghae oppa.

“ Aku tidak melihatnya” shindong oppa menggelengkan kepalanya.

“ soon hae-ah, apa kau mencintai dongahe kami?” pertanyaan  sungmin oppa membuat ku salah tinggkah, member yang lainya juga menatapku penasaran. Mereka menunggu jawaban yang akan keluar dari mulutku.

“ donghae kami itu pria yang baik dan romantis, dia adalah pria idaman para wanita” yesung oppa ikut mengemukakan pendapatnya. Aku hanya bisa tersenyum dan tertunduk malu, ekspresi wajah mereka langsung berubah melihat ekspresiku saat ini .

“ Aku ingin mencari donghae oppa” aku pun masih meninggalkan mereka yang menatapku dengan senyuman aneh.

 

Author pov

Soon hae mencari keadaan donghae, entah dia ada dimana saat ini. Dia menyusuri lorong mencari sosok donghae. Terdengar seseorang sedang bersin , soon hae mengenali suara yang berasal dari ruangan konser tadi.  Ternyata donghae sedang duduk di pinggir panggung, soon hae pun menghampirinya.  Disini sangat sepi, hanya satu lampu yang menyinari ruangan ini.

“Oppa kenapa kau disini sendirian,” suara soon hae menggema di ruangan ini.

“Habis aku tidak suka kau di peluk orang lain, Jadi aku kesini saja” donghae menggoyang-goyangkan kakinya.

”kau sedang apa di sini?” tanya donghae yang mendengar nafas soon hae yang tidak beraturan karena dia habis berlari. “Aku mencarimu jawab soon hae”.

“Buat apa kau mencariku”   donghae bangkit dari duduknya lalu berdiri di tengah panggung menjauhi soon hae, “oppa saranghae…..” teriak soon hae. Donghae masih mengacuhkan kata-kata soonhae barusan. “Oppa saranghae,” donghae masih diam tanpa kata.” Oppa apakau tuli, aku bilang oppa saranghae”.

 

Donghae pov

Aku merasa cemburu ketika meliahat soon hae di peluk oleh mereka, mereka memang teman-temanku bahkan seperti keluargaku sendiri tapi aku tidak suka melihatnya. Aku pun keluar dari ruang ganti, menenangkan hati ku. Sebenarnya aku senang dipeluk olehnya tadi, tapi sepertinya itu bukan pelukan istimewa, dia memelukku sebagai ucapan selamat  atas konser kami.

Aku merenung sambil duduk diatas panggung, aku mulai putus asa dan ingin  menyerah sepertinya aku tidak punya harapan lagi. Mungkin sekarang waktunya untuk ku menyerah, dia sepertinya menganggap ku sebagai seorang teman tidak lebih dari itu. Soon hae masuk keruangan tempatku berada sekarang.

“Oppa kenapa kau disini sendirian,” suara soon hae menggema di ruangan ini.

” Habis aku tidak suka kau di peluk orang lain, Jadi aku kesini saja,” kataku sambil  menggoyang-goyangkan kaki ku.”kau sedang apa di sini ?”

” Aku mencarimu jawab soon hae” ku dengar nafas soon hae  tidak beraturan karena  sepertinya dia habis berlari.

“Buat apa kau mencariku ?”, aku  bangkit dari tempat ku duduk lalu berdiri di tengah panggung, aku berpikir  mungkin saat ini aku menyerah untuk mendapatkan hatinya. Tiba-tiba dia berkata “oppa saranghae”….. teriak soon hae. aku masih mengacuhkan kata-kata soonhae barusan. “Oppa saranghae,” donghae masih diam tanpa kata

. “Oppa apakau tuli,” aku bilang oppa saranghae.

“ aku tau kau hanya menggodaku kan”  balasku putus asa.

“Aku serius oppa, apa wajahku seperti orang yang sedang bercanda?” oppa saranghae… dia berteriak sangat keras.

“MWO????” Aku berbalik menatapnya, dia berteriak dan mengulangi perkataanya.

” oppa saranghae… I love you oppa…. Ich liebe dich…watashi wa anata o aishite… ti amo…. Ik hou van je….. aku cinta padamu oppa” suaranya terdengar jelas… dia lari menghampiriku yang masih membeku…” apa kata-kataku kurang jelas?” Dia mendekatkan wajahnya dengan wajahku…. “Hya  kau tidak mengerti juga? kau memang pabo Lee donghae… bahkan aku mengucapkanya dengan tujuh bahasa yang berbeda” protesnya karena aku masih membeku, merasa tidak percaya atas pernyataanya tadi. “Ah oppa kenapa kau diam seperti ini, kau tidak menyukaiku lagi? kenapa kau diam saja HUMMMMPHHHH….”

Aku memberhentikan omelanya itu dengan bibirku… ini merupakan ciuman pertamaku, kupeluk pinggangnya posisi kami sekarang amat sangat dekat.  kurasakan gairah yang berbeda dalam tubuhku darah ku mengalir lebih kencang karena amat sangat dekatnya aku bisa merasakan detak jantungnya. Ku rasakan bibir lembutnya, ku tatap matanya yang indah.. melumat bibirnya, aku merasakan rasa coklat ketika mencium bibirnya. Emmm…. coklat, permen coklat yang sedang dia makan membuat sensasi lain dalam frist kiss ku .

Sepertinya dia menikmati ciuman ini, wajahku begitu dekat denganya saat ini. Dia menatap ku dengan lembut, dia hanya pasrah dengan apa yang kulakukan kepadanya. PROK…PROKK…PROKKK  aku pun menyudahinya, kulihat wajahnya memerah.. terdengar suara tepuk tangan, aku pun mencari sumber suara tersebut.

” LEE DONGHAE KAU MEMANG HEBAT”  LEE HYUK JAE kau memang perusak suasana….

Kulihat semua member dan yeong mi sedang berada disudut panggung dimana kami berada.wajah soon hae memerah, dia tertunduk malu dan sepertinya wajah ku juga mulai terasa panas.  aku menjilat bibirku yang basah, wajah kami berdua seperti kepiting rebus sekarang.

 

Author  pov

Young mi dan member super junior yang lain berpencar mencari donghae dan soonhae yang menghilang entah kemana. Ketika mereka melewati ruang konser terdengar suara soon hae, akhirnya mereka pun masuk keruangan tersebut.. diam-diam mereka duduk kemudian mereka menonton apa yang sedang terjadi, mereka ikut tegang melihat adegan tersebut.

PROK….PROK…PROK…” adegan yang mengharukan, bahkan lebih seru dari pada menonton drama romantis” eunyhuk akhirnya melihat adegan yang dia tunggu-tunggunya selama ini, bahkan karena bahagianya dia hampir mengeluarkan air mata.” Haha aku ikut tengang melihatnya, jatungku juga berdetak tidak karuan ketika melihat kalian”, ethuk hyung ikut mengomentari .  hechul hyung pun mencari mangsa untuk memperaktekan ciuman soon hae dan donghae tadi..

“HYYYYAAAAAAA sedang apa kalian disini, kalian sedang mengintip kami”, donghae mengomel karena malu first kissnya dilihat orang banyak..

“WAAAAAAA  aku tidak mau first kiss ku ditonton orang sebaiknya kalian keluar dari sini” usir donghae yang kesal atas kelakuan teman-temanya itu.

“Hahaha baiklah kami akan pergi” mereka pun meninggalkan ruangan itu.

“ jadi ini first kissmu juga oppa?” soon hae menatap donghae dengan wajah innocent. “ ya begitu lah first kiss  rasa coklat” donghae yang gemas melihat wajah polos soon hae jadi merasa ingin melanjutkan ciumanya itu. Donghae melanjutkan ciumanya dengan soon hae namun tiba-tiba dengan polosnya kyu masuk di ikuti dengan member yang lain dan mengelilingi soon hae dan donghae. namun mereka meneruskan ciumanya tersebut dan tidak memperdulikan kehadiran member yang lain. Bahkan eunhyuk mengambil foto mereka yang sedang berciuman, menurutnya ini adalah hal yang perlu di dokumentasikan.

 

Soon hae pov

Oppa menghentikan omelanku dengan bibirnya, aku pun tidak menghindar, kurasakan ciumanya yang hangat. Tapi seperti biasa member yang lain mengganggu kami, tadinya aku malu dan oppa pun marah, tapi ketika dia melakukanya lagi dan yang lain melihatnya kami tidak perduli, karena kami merasa dunia ini milik kami berdua.

Sudah enam bulan kami menjadi sepasang kekasih, memang susah berpacaran dengan seorang artis. Kami tidak leluasa jalan bersama, terlebih jika aku melihatnya dikerumuni para fans wanita, ingin aku membawanya pergi dari para fansnya itu. Hubungan kami hanya diketahui oleh orangtuaku , orangtua oppa dan member lainya. Terkadang aku cemburu melihatnya dekat dengan beberapa wanita, tapi aku harus memakluminya karena aku tahu ini semua hanya tuntutan profesi semata. Dan dia mengatakan padaku bahwa dihatinya hanya ada aku. Begitupun aku, dihatiku hanya ada donghae oppa seorang.

Ketika aku bertemu denganya aku menganggapnya sebagai playboy, karena baru pertama kali bertemu denganku dia sudah menyatakan cinta padaku. Tidakkah itu adalah hal yang tidak wajar, lagi pula aku bukan orang yang menyukai pria romantis seperti dia. Tapi hanya dia yang bisa membuatku seperti ini, entah sejak kapan dunia ku sangat terpengaruh dengan kehadiranya. Aku menyukai semua apa yang ada pada dirinya. Mata sayunya, senyumnya, bibirnya yang tipis, dan yang paling aku suka adalah dahinya. aku merasa wanita yang paling bahagia di dunia ini, karena aku memiliki mu LEE DONGHAE.

 

Donghae pov

Sekarang kami sedang berada disebuah taman, kebetulan aku punya waktu senggang hari ini. Jadi aku memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan wanita yang sudah enam bulan ini menjadi kekasihku. Kami menikmati hari ini seperti pasangan pada umumnya, tapi sepertinya itu merupakan hal yang sulit kami lakukan. Setiap kali menghabiskan waktu bersamanya, aku tidak bisa berhenti untuk tertawa. Karena dia sangat lucu dan menggemaska.  apalagi kalau sifat jailnya itu muncul, tak jarang kami menjahili orang yang ada disekitar kami.

“Oppa aku ingin iceream coklat, apa kau mau  belikan aku ice cream coklat untukku?”  pintanya dengan suara agak manja. Ternyata gadis tomboy ini bisa manja juga, “ boleh, tapi setelah itu kita berciuman lagi. mau tidak?” dia langsung menatap ku dengan pandangan membunuh. “ aku ingin merasakan ciuman rasa coklat seperti waktu itu lagi, rasanya sangat menyenangkan” aku menahan tawaku, wajahnya yang sedang marah makin membuatku ingin menyambar bibirnya saat ini juga. Kulihat sebentar lagi dia pasti akan mengomeli ku, dia mulai menghampiriku dan bersiap untuk mencubit tubuh ku.

Jaraknya hanya berbeda dua  langkah didepanku, tiba-tiba dia tersandung dan bibirnya sukses mendarat dibibirku. Posisinya sekarang ada diatas tubuhku sekarang, tak ku sangka ini akan terjadi lagi. untunglah keadaan taman tidak terlalu taramai sekarang, saat aku mau mendalami ciuman ku tiba-tiba dia berteriak. “EOMAAAAA…. HUAAAAA “ sontak dia berlari menjauhi ku dan beberapa orang yang kaget melihat kejadian yang terjadi diantara kami sekarang. Karena tali sepatunya lepas lagi-lagi dia terjatuh dan aku pun langsung menangkap tubuhnya.

“dasar gadis ceroboh, tali sepatu mu itu lepas” aku berlutut dan kemudian  mengikatkan tali sepatunya dia hanya diam. “kau,sebaiknya…” ketika aku mendongakkan kepalaku untuk melihat wajahnya, dia langsung menyambar bibirku dan sekarang malah dia yang memperdalam ciumanya. Dasar gadis polos, tadi kau menolaknya tapi kenapa sekarang malah dia yang melakukan ini padaku, aku hanya bisa pasrah dan mengikuti apa yang dia lakukan terhadapku. ITULAH  HAN SOON HAE GADIS TOMBOY, CEROBOH DAN POLOS, SATU-SATUNYA GADIS YANG MEMBUATKU MERASAKAN LOVE AT THE FIRST SIGHT.

*THE END*

Advertisements

14 comments on “(Share FF) Love At The First Sight (Part 4 – End)

  1. Akhirnya dilanjutin juga nicerita,
    mpe lumutan dan berakar nungguin cerita ini dilanjutin.

    Aku mau baca dulu, komennya nanti ajah^^v

  2. Ahkirnya duohae(dongHAE soonHAE) jadian juga.

    bukan cuma SoonHae aja yg tertarik sam dahi, bibir, dan leher Haeppa.
    aku jga tergoda sama bag tubuh Hae itu>, kakau masakannya sudah “makan” beritahu aku.
    Pas bag Hae cople keluar restoran=> sepasang “suami” menghapiri kami

  3. Tdi kepotong komennya, ini lanjutannya

    Eunhyuk oppa pengin dipeluk juga sini biar aku peluk,kekeke

    berasa lgi nonton teater aja pas SoonHae menyatakan cintanya sma Hae, trus ciuman deh, pake bersambung lgi ciumannya gara gara si komo lewat*plakk
    gara gara ada setan lewat. Tpi gak papa ciumannya akhirnya disambung lagi. Itu latarnya dipanggung kan?

    Kayaknya ada typo, tpi cuma dikit.
    Pas bag Ryeowook masak => kakau masakannya sudah “makan” beritahu aku.
    Pas bag Hae cople keluar restoran=> sepasang “suami” menghapiri kami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s