Hae-Ri Side : Happy Birthday Donghae Oppa

Donghae’s POV

“Oppa, kau tahu hari ini tanggal berapa?”

“15 Oktober 2011, kenapa?”

Aku mengalihkan perhatianku pada Gyuri yang sedang menatapku dengan wajah berbinar. Sejak tadi dia terus saja memandangiku yang sedang sibuk bersiap-siap. Beberapa buku dan laptop yang masih menyala dia abaikan begitu saja. 15 menit yang lalu ketika aku keluar dari kamar mandi, dia sudah tersenyum sumringah dan terus memperhatikan setiap gerak-gerikku.

Saat ini aku sedang mengenakan dasi dan merapihkan kemeja untuk bersiap berangkat ke kantor. Sedangkan Gyuri sendiri sibuk dengan buku-buku yang berserakan di atas meja kerjaku. Seharusnya dia sudah berangkat ke kampus pagi ini untuk menyerahkan tugas yang diberikan dosen salah satu mata kuliahnya. Tapi dia baru mengerjakan sekarang dan mungkin saja akan terlambat mengumpulkan tugasnya.

“Ahm, aniyeo. Eng, Oppa-ya, kau bisa membantuku menjawab soal ini?”

Gyuri bangkit dari posisinya dan berjalan menghampiriku. Dia menjulurkan selembar kertas yang berisi beberapa pertanyaan yang aku rasa itulah tugas yang sedang dia kerjakan sejak bangun tidur.

Ku ambil kertas dalam genggamannya dan memperhatian deretan pertanyaan itu dengan hati-hati. Membacanya beberapa saat,kemudian kembali menatapnya yang sedang berdiri di hadapanku dengan bibir yang tak berhenti tersenyum.

“Kau mengerjakan ini sejak bangun tidur? Dan sekarang malah meminta bantuanku untuk menjawabnya?”

“Oppaaaa… ayolah, kau ini kan pembisnis muda. Kau pasti tau masalah seperti ini? Ini sangat mudah bagimu kan? Bantu aku menjawabnya sekarang”

“Aku tau, aku ini memang seorang pria yang sangat hebat dan juga pintar. Tapi bukan seperti ini caranya sayaaaaaang, berusahalah mengerjakan sendiri. Gunakan logika jika kau tidak bisa mencari referensi dari sumber lain”

“Tapi aku sudah mencarinya di internet sejak bangun tidur. Aku ini mahasiswa jurusan manajemen bisnis, dan kau sudah menjadi pembisnis. Itu berarti kau lebih menguasai ilmu praktis dari kuliahku kan? Ini sangat mudah bagimu. Iya kan?”

“Bukannya aku tidak bisa menjawab. Hanya saja, kenapa kau tidak mencari tau jawabannya sendiri”

“Ah, sudahlah. Kau menyebalkan”

Gadis cantik di hadapanku ini mengerutkan alisnya dengan kesal dan berbicara dengan nada tinggi. Dia benar-benar tidak terima saat aku mencoba untuk menolak keinginannya.

Astaga, inikah cara dia memperlakukan suaminya dipagi hari. Saat aku bahkan akan berangkat kerja dan mencari uang untuk mencukupi kehidupannya. Benar-benar tidak sopan.

“Hei, apa aku salah? Aku hanya ingin kau berusaha menjawab dan menyelesaikan tugasmu sendiri. Kau kan sedang belajar, jika aku yang menjawab, lalu bagaimana caramu berfikir sendiri? Kau ini kan mahasiswi cerdas. Menjawab hal seperti itu saja tidak bisa. Coba dipikirkan sekali lagi. Telaah lebih dalam, baca referensi dari berbagai sumber dan kau akan menemukan jawabannya dengan baik. Oke?”

“Aku tidak peduli”

Gyuri kembali duduk di meja kerjaku dan meraih kembali bolpoint yang tadi dia lepaskan. Aku tau dia pasti sedang pusing saat ini, makanya sekarang malah jadi sensitif. Aigoo, kenapa dia sama sekali tidak bisa menghilangkan sifat labilnya yang menyebalkan itu.

“Sayang”

“Pergilah, kau harus bekerja”

Dia menjawab sapaanku dengan nada apatis dan memalingkan wajahnya saat aku berjalan mendekat. Dapat kulihat bibirnya terus bergumam mengucapkan sesuatu yang aku yakin ungkapan kekesalannya terhadapku.

“Apa tidak ada ciuman selamat jalan untukku hari ini?”

“Tidak ada”

Gyuri sama sekali tidak menatapku yang sedang menunduk di sampingnya. Dia masih menggengam sebuah bolpoin dan mencorat-coret kertas di hadapannya tanpa minat. Sejak tadi dia menggembungkan pipinya kesal. Dan itu malah membuatnya terlihat sangat imut dan menggemaskan. Apa seperti ini kelakuan seorang wanita yang sudah bersuami? Kenapa labil sekali?

“Baiklah aku pergi dulu. Kau hati-hati berangkat ke kampus. Aku tau seharusnya sabtu ini kau libur, tapi karena ada tugas mendadak, terpaksa kau harus hadir. Jika ingin pergi keluar bersama Jiyeon, pergilah. Nanti aku akan menjemputmu. Tapi itu juga jika kau pulang setelah jam kerjaku habis”

“Aku tau, kau tidak akan meninggalkan pekerjaanmu demi aku”

“Yah, kau sangat mengerti. Itulah pekerjaanku”

“Iya, pekerjaan yang selalu menjadi prioritas utama dalam hidupmu. Dan aku, hanya nomer dua, iya kan?”

“Eiy, kenapa berbicara seperti itu?”

Aku mendekat ke arahnya dan membungkukan badanku lebih rendah. Satu tanganku menahan ke sandaran kursi yang sedang di dudukinya. Sedangkan tangan kananku kuletakan di bahunya. Wajahku sejajar di samping wajahnya yang masih menunduk sembari memainkan kertas yang sudah tidak berbentuk itu.

Gyuri masih tidak mengubah ekspresinya sama sekali. Sejak tadi masih saja ekspresi kesal yang ditunjukannya padaku.

“Jangan marah. Aku akan mengirimkan email jawaban dari tugasmu. Cek akun milikmu 2 jam lagi. Aku akan memikirkan jawabannya di perjalanan, setelah mengetik, aku akan segera mengirimkannya padamu. Bagaimana?”

“Kau yakin?”

“Emm. Semua jawaban dari tugasmu”

“Serius?”

Ya Tuhan, benar-benar seperti bocah. Setelah mendengar pernyataan dariku, Gyuri langsung berbinar dan tampak sangat senang. Ekspresinya langsung berubah 180 derajat dan itu malah membuatku khawatir. Kenapa dia bisa merubah mood-nya dalam waktu yang sangat cepat. Beberapa detik yang lalu dia masih kesal, tapi detik berikutnya, dia langsung tersenyum. Apa ada yang salah dengannya hari ini?

“Serius. Jika itu yang kau inginkan, maka aku akan melakukannya”

“Em, terimakasih sudah membantuku”

“Iya, aku melakukannya dengan senang hati”

Aku tersenyum ramah saat dia memalingkan wajahnya tepat di hadapanku dengan jarak yang sangat dekat.

“Tapi apa benar-benar tidak ada ciuman untuk pagi ini?”

Tiba-tiba aku melontarkan sebuah pertanyaan yang lebih merujuk pada permohonan yang terasa sedikit memalukan.

“Morning Kiss?”

“Emm… Kiss”

Aku memiringkan wajahku dan mengecup bibirnya sekilas. Gyuri tampak kaget saat bibirku menyentuh permukaan bibirnya yang lembut. Dia langsung menundukan wajahnya karena malu. Pipinya terlihat merah dan benar-benar menggemaskan. Itulah yang membuatku sangat senang menciumnya. Melihat ekspresi malu-malu yang sangat manis, dan membuatku ingin menciumnya lagi dan lagi.

“Jangan menunjukan wajah seperti itu karena itu berarti kau ingin aku menciumu lagi”

“Yak, kau ini benar-benar keterlaluan. Siapa yang ingin kau menciumku lagi? Jangan terlalu berharap banyak Lee Donghae-ku yang pintar”

“Sayangnya, ekspresi yang kau tunjukan sepertinya mengatakan hal itu”

“Oppaaa….mmmpp….”

Belum sempat dia berkata, aku kembali membungkam mulutknya dengan bibirku. Ciuman sekilas saja rasanya belum cukup unutuk menumpahkan hasratku padanya pagi ini. Mencari suasana yang tepat untuk melakukan sesuatu dengannya benar-benar hal yang sangat sulit. Itulah sebabnya kenapa aku suka sekali melakukan ciuman di saat yang tidak diduga sebelumnya. Lagipula, dia memang terlalu manis untuk dibiarkan begitu saja.

Salah siapa pagi-pagi seperti ini malah meggodaku dengan menunjukan wajah cantik dan aegyo yang berlebihan. Dan kesalahan kedua adalah, dia masih duduk dengan mengenakan baju tidurnya yang menurutku terlalu terbuka. Inilah konsekuensi yang harus dia dapatkan karena menjadi istri yang terlalu cantik.

“Hmmm…mmmm…”

Gyuri bergumam pelan, saat tanpa persetujuannya, aku menelusupkan tangan kananku ke balik dress tidur biru muda yang dikenakannya. Aku yakin dia benar-benar risih saat aku menggerakan telapak tanganku untuk mengusap pahanya. Istriku benar-benar sensitif dan itulah yang membuatku selalu ingin menyentuhnya lebih jauh. Membiarkan dia tenggelam dalam sensasi yang kami lakukan, dan aku juga bisa merasakan sensasi lain yang sangat menyenangkan.

Beberapa saat kemudian, aku mengakhiri ciuman pagi yang sedikit liar ini. Gyuri masih saja memejamkan matanya dengan dada yang naik turun untuk memompa oksigen lebih banyak. Aku tau dia kehabisan banyak oksigen untuk menyelesaikan ciuman ini. Tapi itulah rasanya ketika tenggelam dalam suasana yang sedikit membuat kepala pusing tersebut.

“Kau tau. Ciuman dengan posisi seperti ini, membuat leher dan punggungku terasa pegal karena terus membungkuk”

Aku memijat leherku dan menggerakannya ke kanan dan ke kiri. Cukup lama aku harus membungkuk dan berciuman dengannya yang saat ini dalam keadaan duduk. Seharusnya aku tarik saja tubuhnya dan menjatuhkan Gyuri di atas ranjang untuk mempermudah menciumnya. Tapi jika seperti itu, aku tidak yakin ciuman itu bisa diakhiri tanpa kami berdua melakukan hal yang lebih jauh. Jujur, jika sudah memulainya dengan ciuman, maka aku akan menginginkan hal yang lebih jauh bersamanya.

“Kau melakukan ciuman yang terlalu liar. Morning kiss adalah ciuman singkat. Tapi apa yang kau lakukan? Tanganmu bergerak tak terkendali.”

“Salah siapa, pagi-pagi sudah menggodaku”

“Aku tidak menggodamu, Tuan Lee”

“Kau duduk di meja kerjaku dengan pakaian tidur yang benar-benar terbuka. Sudah kubilang untuk tidak mengenakan baju tidur itu lagi jika kau tidak ingin aku kehilangan kendali. Ketika malam hari kau menutupi tubuhmu dengan selimut, dan itu sedikit melindungi pandanganku, tapi dengan posisi duduk seperti itu, kau sudah mempertontonkan tubuhmu di hadapanku. Dan sebagai seorang pria normal, aku pasti akan memikirkan hal lain yang mungkin tidak kau duga sebelumnya”

“Tidak ku sangkan kau benar-benar mesum”

“Seharusnya kau bersyukur, aku tidak menyeretmu ke ranjang dan memaksamu melakukan sesuatu yang jauh lebih menyenangkan di pagi hari yang cerah ini”

“YAK, kau mau mati?”

“Hahaha, kenapa kau sadis sekali?”

Aku hanya terkekeh pelan ketika melihat ekspesinya saat ini. Benar-benar lucu. Antara marah, kesal, dan malu, semuanya menjadi satu dan itu membuat wajahnya hampir tersenyum dalam kesal. Entahlah, istriku memang selalu terlihat menarik dalam ekspresi apapun. Tidak heran jika aku selalu tenggelam dalam kecantikannya yang benar-benar berlebihan.

“Baiklah aku berangkat sekarang”

“Kau tidak sarapan?”

“Aku akan sarapan di kantor saja, lagipula aku juga harus memikirkan jawaban dari tugasmu dan mengirimi email secepatnya”

“Eng, jika kau keberatan. Kau tidak usah menjawab soal-soal tersebut. Aku akan berusaha mencari jawabannya sendiri dari berbagai referensi”

“Gwenchana, itu pertanyaan yang terlalu mudah untukku”

“Oke, aku akan menunggumu pulang hari ini. Dan akan ada sesuatu yang aku berikan”

“Jeongmalyo?”

“Em, jangan pulang telat. Oke?”

“Oke”

Aku mengacak rambutnya dengan gemas saat dia tersenyum dan menganggukan kepalanya ringan. Setelah itu, kulangkahkan kakiku keluar kamar dan segera berangkat ke kantor. Sebelumnya, aku berpamitan terlebih dahulu dengan abeoji dan eomonim yang sedang duduk di meja makan. Aku sendiri tidak sempat untuk sarapan pagi ini, karena sudah telat berangkat ke kantor.

Mengingat apa yang Gyuri katakana padaku tadi. Sesuatu yang akan dia berikan?  Hemh, entah apa yang sudah disiapkan untuku hari ini? Memangnya apa yang spesial dengan 15 Oktober?

***

Gyuri’s POV

Aku merapihkan buku-buku yang masih berserakan di meja kerja milik Donghae Oppa. Benar-benar bodoh. Kenapa dia sama sekali tidak mengingat jika hari ini adalah ulang tahunnya. Apa karena terlalu banyak memikirkan masalah pekerjaan, sampai-sampai dia melupakan hari yang paling spesial untuknya.

Eomma, appa, dan ibu mertuaku sudah aku ajak kompromi sebelumnya. Aku meminta mereka untuk tidak mengucapkan selamat ulang tahun kepada Donghae Oppa hari ini. Aku juga sudah menghubungi Eomonim yang akan datang dari Busan dan membantu kami mempersiapkan pesta kejutan setelah Oppa pulang dari kantor. Semoga saja semuanya berjalan dengan baik.

Donghae Oppa memang sering sekali melupakan hal penting yang seharusnya dia ingat dengan baik. hari ini 15 Oktober 2011 usianya bertambah satu menjadi 26 tahun atau 25 tahun usia internasional. Aku yakin di kantor pasti banyak sekali yang mengucapkan selamat padanya. Walaupun aku tau tidak akan ada pesta besar yang digelar. Donghae Oppa tidak terlalu suka dengan pesta besar-besaran untuk merayakan ulang tahunnya. Mungkin yang dia lakukan hanya memberikan traktiran pada beberapa staf yang bekerja dengannya. Itu adalah kegiatan rutin yang dilakukannya setiap ulang tahun.

Sejak bangun tidur, aku mengerjakan banyak sekali tugas yang hampir membuatku geger otak. Entah apa yang menyebabkan aku merasa di semester ini semua mata kuliah terasa sangat memberatkan, ditambah dengan berbagai tugas yang menumpuk menjadi sangat banyak.

Ini adalah hari sabtu. Seharusnya aku tidak perlu berangkat ke kampus karena tidak ada kuliah di hari sabtu. Tapi salah satu dosen meminta mahasiswa datang ke kampus dan menyerahkan tugas secara langsung. Sebenarnya tidak masalah juga aku pergi ke kampus hari ini karena aku juga sudah membuat janji dengan Jiyeon untuk bertemu. Beberapa hari yang lalu, kami berdua sudah menghabiskan banyak waktu untuk berbelanja bersama. Kegiatan rutin mingguan yang sangat menyenangkan.

***

“Eomma, apakah Eomonim belum datang? Kenapa lama sekali?”

Aku menghampiri Eomma dan bibi Jung yang sedang sibuk dengan adonan tepung yang aku sendiri tidak tahu akan dibuat apa. Kemampuan memasakku memang sangat buruk, tapi aku juga tidak tinggal diam begitu saja. Aku senang memperhatikan Eomma dan Bibi Jung yang sedang menyiapkan hidangan. Hanya saja aku tidak bisa jika disuruh untuk melakukannya sendiri.

“Ibu mertuamu akan datang sebentar lagi. Dia sudah menghubungi Eomma. Sudah lama sekali dia tidak berkunjung ke sini. Kau harus bersikap baik dan tidak boleh menunjukan tingkah bocahmu ya manja”

“Eomma, aku bukan bocah. Aku ini juga sudah tidak manja lagi”

“Ara. Sudahlah, sejak tadi kau mondar-mandir kesana kemari dengan pakaian rapih seperti itu. Kenapa belum juga berangkat ke kampus?”

“Aku akan berangkat sebentar lagi. Aku hanya ingin melihat Eomma dan Bibi Jung yang sedang sibuk membuat kue untuk acara nanti malam”

“Baiklah, sudah duduk saja disana. Kau membuat ruang gerak di dapur ini menjadi sempit”

“Eommaaaaa…”

Aku merengek kesal saat ibuku memintaku menjauh, dan itu malah membuat dia tertawa sembari mengacak rambutku dengan gemas.

“Aigoo, kau bilang bukan bocah. Tapi masih juga merengek seperti itu”

Aku hanya menggembungkan pipiku dengan kesal saat oemmaku tertawa ringan sedangkan kedua tangannya masih sigap bergerak. Bibi Jung yang sedang sibuk di depan washtafel tampak terkekeh pelan menyaksikan aku yang sedang mengumpat kesal.

“Ah, ada yang ingin aku tanyakan”

Aku kembali melontarkan sebuah kalimat setelah aku duduk di sebuah mini bar yang berada di dapur. Menyaksikan eomma yang sedang sibuk sangat menyenangkan, setidaknya aku bisa membunuh waktu sebelum berangkat ke kampus. Kebetulan sekali aku memang sedang memikirkan hal ini sejak beberapa hari lalu.

“Whaeyo? Apa yang ingin kau tanyakan?”

“Masalah ulang tahun Donghae Oppa”

Aku mengalihkan pandanganku pada sepiring buah-buahan yang sudah dipotong kecil. Kiwi, apel, dan peach itu tampak menggodaku untuk segera mengunyahnya dengan nikmat.

“Kenapa dengan ulang tahun menantuku yang tampan?”

Belum bisa mejawab karena mulutku penuh, aku hanya mengibaskan sebelah tanganku di depan mulut dan dengan segera mengunyah potongan kiwi yang sedikit asam itu sampai halus dan menelannya cepat-cepat.

“Ehm… hari ini adalah ulang tahun Donghae Oppa. Nanti malam kita semua juga sudah menyiapkan pesta kejutan untuknya. Tapi aku sama sekali tidak tahu harus memberikan kado apa. Eomma tau kan aku ini paling tidak bisa memilihkan hadiah untuk orang lain. Di taun-taun sebelumnya aku memberikan beberapa barang-barang pria atau mungkin sebuah pakaian yang menurutku bagus. Tapi untuk kali ini, rasanya sangat kebingungan. Apa yang harus aku berikan padanya sebagai hadiah ulang tahun? Huh, apa eomma punya saran yang baik?”

Aku kembali menjulurkan tangan kananku dan mengarahkan garpu yang kupegang ke potongan buah peach yang terlihat sangat menggoda. Sekilas kulirik eomma yang tiba-tiba menghentikan aktifitasnya dan berjalan ke arahku dengan alis yang mengkerut.

“Hadiah ulang tahun?”

“Ayolah, beri aku saran yang baik. Aku benar-benar kebingungan sekarang”

“Bagaimana kalau jam tangan?”

“Itu juga sudah pernah aku berikan tahun lalu saat ulang tahunnya yang ke 25”

“Yasudah, jika bingung lebih baik kau tidak usah memberikannya kado apapun. Coba saja Tanya apa yang dia inginkan”

“Tanyakan kado apa yang dia inginkan dariku. Begitu?”

“Ne… Dengan seperti itu, kau bisa memberikan kado itu padanya. Yang pasti, dia juga akan sangat senang karena mendapatkan apa yang dia inginkan”

“Baiklah, kurasa itu adalah pilihan terbaik. Aku yakin dia tidak akan memintaku membelikan yang aneh-aneh. Sekalipun menginginkan barang mahal, yang pasti aku juga akan menggunakan uang miliknya untuk membeli barang tersebut”

“Aigoo, kau ini memang sudah menjadi istri sekarang. Sudahlah berhenti mengoceh dan segera berangkat ke kampus. Ini sudah sangat siang. Jangan terlalu lama mengahabiskan waktu di kampus dan cepatlah pulang”

“Araseo”

Aku bergumam pelan sembari bangkit dari dudukanku. Kuraih tas selempang berwarna ungu muda yang sejak tadi tergeletak begitu saja diatas meja makan.

Hari ini jadwalku di kampus adalah menemui Profesor Han untuk menyerahkan tugas. Karena tidak perlu memberi kado, maka aku tidak perlu pergi mencari-cari barang apa yang harus aku berikan pada Donghae Oppa. Sekarang jam 9 pagi. Setelah menghabiskan beberapa jam bersama Jiyeon, aku bisa secepatnya pulang kerumah dan membantu ibuku untuk menyiapkan semua hidangan makan malam special malam ini.

***

Donghae’s POV

“SAENGIL CUKKA HAMNIDAAAAAAAAAAAAAAA”

Teriakan serempak dari beberapa karyawan yang sudah berbaris rapih di lobby yang baru saja aku masuki, membuat jantungku terasa melompat tiba-tiba. Teriakan selamat ulang tahun yang disampaikan oleh karyawan dan staf di LK Corp, membuat aku merasa sangat senang dan juga terharu.

15 Oktober. Aku bahkan sama sekali lupa bahwa hari ini adalah ulang tahunku. Dirumah tadi, Gyuri, Eomonim dan Abeoji juga tidak menyinggung mengenai ulang tahunku. Apa mereka juga lupa? Atau mereka mengingatnya tapi tidak mau terlalu mempermasalahkan hari ulang tahunku. Hum, ibuku bahkan belum menelponku untuk mengucapkan selamat, atau mengirimiku hadiah walaupun itu hanya sebuah kotak berisi minuman herbal untuk menjaga stamina.

Apa memang seluruh keluargaku tidak ada yang mengingat hari ulang tahunku?

“Selamat ulang tahun Sajangnim”

Tiba-tiba aku melihat seorang pria yang sudah sangat familiar di mataku. Eunhyuk menghampiriku yang masih berdiri diantara kerumunan karyawan yang tersenyum senang sembari terus saja menyanyikan lagu selamat ulang tahun berulang-ulang. Aku merasa sangat senang saat menyaksikan mereka yang juga terlihat baik hari ini.

“Saengil cukka hamnida, Donghae-ssi”

Seorang wanita yang ternyata adalah Haneul berjalan mengekor Eunhyuk, langkahnya terlihat sangat pelan karena kedua tangannya sedang menumpu sebuah nampan kue ulangtahun yang terlihat sangat menggoda.

Sebuah ucapan yang sangat sederhana tapi benar-benar bermakna. Aku memang tidak suka membuat pesta besar-besaran yang terkesan berlebihan untuk merayakan hari ulang tahunku. Bagiku, ucapan selamat dari orang-orang yang mengingat hari ulang tahunku sudah lebih dari cukup untuk membuat satu hari di bulan Oktober ini terasa sangat spesial.

“Tiup lilinnya”

Sebuah perintah terlontar dari mulut Eunhyuk yang terlihat sangat antusias. Aku yang mendengarnya hanya mengangguk kemudian memejamkan mata sekilas dan meniup lilin angka 26 yang terletak di atas permukaan kue itu dengan sekali hentakan.

“Terimakasih semuanya. Jeongmal kamsahamnida”

Aku membungkukan badanku berkali-kali dan memutar tubuhku ke beberapa sisi untuk mengucapkan terimakasih kepada beberapa staf dan karyawanku yang tampak sangat senang hari ini.

“Selamat ulang tahun, naui cinggu-ya…”

Eunhyuk menghampiriku dan memeluk tubuhku erat. Dia melepaskan pelukannya beberapa saat setelah menepuk punggungku berkali-kali untuk memberikan semangat.

“Terimakasih. Lee Hyuk Jae-ssi. Kau memang yang terbaik”

Aku tersenyum lebar saat dia menjauhkan tubuhnya dariku dan kembali menepuk kedua bahuku sembari mengangguk.

“Baiklah, karena kalian sudah mengingat hari ulang tahunku. Maka semua karyawan di LK Corp pusat cabang Seoul bisa makan siang geratis di food cort hotel hari ini”

Terdengar suara gemuruh dan tepuk tangan dari seisi ruangan ini setelah aku mengucapkan kalimat yang pastinya membuat hati semua karyawan dan stafku merasa senang. Bukan hanya karena makan geratis, tapi dengan acara seperti ini, maka semuanya bisa menghabiskan waktu bersama selama beberapa saat sebelum memulai kembali pada pekerjaan yang memusingkan.

***

“Apa hadiah yang diberikan keluargamu? Ah, aku rasa hadiah dari istrimu pasti sangat menarik”

Eunhyuk melontarkan sebuah pertanyaan saat aku sedang sibuk membuka akun emailku untuk segera mengirmkan jawaban dari tugas Gyuri yang sudah aku janjikan. Tadi sebelum berangkat, aku mengatakan pada Gyuri bahwa aku akan mengiriminya sebuah jawaban 2 jam setelah itu, tapi aku rasa agak sedikit telat. Apa dia masih bisa membuka akun emailnya dan menyerahkan tugas tersebut pada dosen. Semoga saja bisa.

“Tidak ada hadiah, bahkan kurasa mereka semua melupakan hari ulang tahunku. Aku sama sekali tidak mendapatkan ucapan selamat baik dari ibuku, saudara laki-lakiku, kedua mertuaku, dan juga istriku. Ulang tahun yang cukup menyedihkan. Aku memang tidak pernah mepermasalahkan mengenai ucapan selamat, hanya saja ketika tiba-tiba tidak ada ucapan selamat di hari ulang tahunku rasanya sangat tidak menyenangkan”

“Aigoo, separah itukah? Kufikir kau mendapatkan hadian spesial dari keluargamu hari ini terlebih dari istrimu yang pastinya paling spesial. Kau bisa mendapatkan apapun jika kau memintanya. Karena hari ini adalah hari ulang tahunmu, maka kau bisa dengan leluasa mengatakan apapun keinginanmu. Bukankah itu akan sangat menyenangkan?”

“Hei, sepertinya aku mengingat sesuatu. Tadi pagi sebelum aku berangkat ke kantor, Gyuri menanyakan padaku, tanggal berapa hari ini? Tapi aku sendiri yang tidak ingat jika hari ini ulang tahunku”

“Lantas, dia tidak mengucapkan apapun kan?”

“Huh? Eng… tidak ada”

Aku mengernyitkan alisku setelah mendengar kalimat yang baru saja dikatakan Eunhyuk. Mengharapkan sebuah hadiah di hari ulang tahun. Aku tidak seperti itu, tapi memang ada sedikit rasa kecewa bercampur dengan sedih. Orang-orang yang sangat aku sayangi bahkan sama sekali tidak mengingat hari paling bersejarah setiap tahun dalam hidupku. Semua sibuk dengan rutinitasnya masing-masing, dan itu yang menyebabkan mereka melupakan hari penting ini.

***

Gyuri’s POV

“Bagaimana kalau dia meminta hal yang sama sekali tidak kau duga sebelumnya?”

“Hal tidak terduga apa maksudmu?”

Aku menoleh kearah Jiyeon yang sedang sibuk mengaduk-aduk gelas milk shake di hadapannya tanpa minat. Ini sudah jam 11 siang. Kami berdua bertemu di salah satu café dekat kampus setelah sebelumnya aku menyerahkan tugas mata kuliah yang memang harus aku kumpulkan hari ini.

“Ebsoyo. Lupakan saja? Eng… ngomong-ngomong. Apa kau benar-benar tidak mengucapkan selamat ulang tahun padanya? Kau tau, jika kau bangun tengah malam dan menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat padanya, itu akan sangat romantis. Memberikan sebuah ciuman dan kemudian… emm… kalian…”

“STOP… STOP… kau membuat aku berfikiran macam-macam jadinya”

“Hahahaha… kau benar-benar lucu Lee Gyuri-ssi”

Jiyeon terkekeh pelan dan menyentuh kepalaku dengan gemas. Aigoo, apa yang ada di fikiran gadis itu sebenarnya. Hal romantis? Bagaimana bisa aku melakukan hal romantis di hadapannya. Bisa-bisa aku mati saking malunya.

***

“Eommaaaaaaaaaa…”

Aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam rumah dengan tergesa-gesa. Tidak terasa aku dan Jiyeon menghabiskan waktu bersama sampai jam 4 sore. Dan sekarang aku rasa aku sudah tidak bisa membantu apapun lagi untuk menyiapkan pesta kejutan yang akan kami lakukan setelah Donghae Oppa pulang nanti.

“Eiy, kenapa kau berteriak di dalam rumah seperti itu. Kau fikir suaramu kecil, huh?”

“Eomma, maaf. Aku terlalu sibuk bersama Jiyeon sampai lupa waktu”

Aku melingkarkan tanganku di pinggang Eomma dan merangkulnya dari samping. Aku memang lebih tinggi dari ibuku, jadi tubuhnya bisa aku peluk dengan leluasa.

“Eomma. Seharusnya aku membantu menyiapkan semuanya. Tapi sekarang aku baru sampai rumah”

“Sudahlah, tidak apa-apa. Ayo temui ibu mertuamu. Dia berada di ruang tengah”

“Jeongmalyo?”

“Em, dia datang beberapa saat yang lalu”

“Aigoo, kenapa aku jadi se gugup ini bertemu dengan Eomonim”

“Santai saja. Bersikaplah se sopan mungkin”

“Em”

Aku menganggukan kepalaku berkali-kali sebelum melangkahkan kakiku menuju ke ruang tengah. Ruangan paforit di dalam rumah ini, karena disitulah tempat kami biasanya menghabiskan waktu. Sebuah ruangan besar dengan dinding rak buku yang tinggi, dan tersusun ratusan buku-buku bacaan dengan berbagai macam tema.

Kuedarkan pandanganku ke sekeliling ruangan dan mendapati seorang wanita setengah baya sedang berdiri di depan lemari besar itu. Sebuah buku yang cukup tebal berada dalam genggamannya, dan sepertinya ibu mertuaku itu sedang sibuk membaca.

“Ehm… Emonim. Anyeonghaseo”

Ujarku dengan nada yang tidak beraturan karena gugup. Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku. Biasanya aku akan sangat akrab dengan Eomonim, karena sejak kecil aku sudah mengenalnya. Hanya saja, kali ini statusnya sebagai ibu mertuaku. Dan aku benar-benar merasakan hal yang tidak biasanya.

“Omo, menantu, kau sudah pulang. Gyuri-ya, bogosipheosoyo”

Eomonim menghampiriku yang sedang berdiri beberapa langkah di di belakangnya dan menarik tubuhku ke dalam dekapannya. Hangat. Sangat hangat. Dekapan seorang ibu yang hampir sama rasanya dengan pelukan dari ibuku.

“Eomonim. Maafkan aku karena tidak pernah mengunjungimu ke Mokpo. Aku dan Donghae Oppa selalu sibuk dengan rutinitas”

“Gwenchana. Kalian tidak usah memikirkannya”

Aku kembali tersenyum ramah saat Eomonim mengusap kepalaku dengan lembut. Rasanya sangat menyenangkan ketika mendapatkan perhatian yang positif. Kadang aku sendiri tidak percaya bahwa wanita di hadapanku ini sudah menjadi ibuku juga.

“Aigoo, kenapa kau terlihat semakin cantik. Apalagi ketika kau tersenyum seperti itu”

“De? Ah, Emonim…”

Aku menundukan kepalaku ketika Eomonim menatap wajahku lebih intens. Pasti pipiku jadi merah menahan malu. Astaga, kenapa jadi kikuk seperti ini.

***

“Taruh saja sup rumput lautnya di sebelah sana. Setelah itu, jangan lupa buah-buahan yang sudah dipotong tadi diletakan disini juga”

Aku memperhatikan Eomma dan bibi Jung yang sedang sibuk menata meja makan. Hanya ada makan malam sederhana di sini, karena tidak banyak yang akan datang. Hanya keluarga inti saja. Dong Hwa Oppa juga tidak bisa datang karena terlalu sibuk dengan urusannya.

“Gyuri-ya…”

“De?”

Aku mengalihkan pandanganku kepada Eomonim yang saat ini sedang duduk disampingku. Kami berdua tidak dibiarkan untuk ikut campur menata meja makan, karena ibuku mengatakan lebih baik aku dan Eomonim menghabiskan waktu untuk mengobrol berdua sembari menunggu Donghae Oppa pulang dari kantor.

“Ada apa Eomonim?”

“Apa Donghae-ku memperlakukanmu dengan baik?”

“Ah, ya. Tentu saja. Dia memperlakukanku dengan sangat baik. Dia itu benar-benar perhatian dan selalu membuatku merasa senang”

“Baguslah jika seperti itu. Kau tidak menyesal kan dengan pernikahan kalian. Walaupun pernikahan kalian dilakukan karena perjodohan. Tapi kalian saling mencintai. Iya kan?”

“Eomonim. Aku tidak tahu harus menjawab apa. Yang pasti, aku merasa sebagai wanita paling beruntung di dunia karena bisa menjadi pendamping hidup bagi seorang pria yang luar biasa seperti Donghae Oppa. Terimakasih sudah membesarkan suamiku sampai dia menjadi pria paling sempurna menurutku”

“Em. Aku senang mendengarnya”

Eomonim mengulurkan tangan kanannya untuk mengusap kepalaku dan tersenyum lembut. Dapat kulihat matanya mulai memerah seperti menahan tangis. Dan saat itulah aku mendekatkan tubuhku ke arahnya, kemudian memeluk ibu mertuaku dengan erat.

Aku melapaskan pelukanku setelah kudengar suara derap kaki yang melangkah masuk, dan beberapa saat kemudian, suara yang sudah sangat aku hafal, terdengar nyaring.

***

Donghae’s POV

“Aku pulang”

Dengan langkah tergesa-gesa aku mendorong pintu terbuka dan melangkah memasuki rumah. Sebuah pemandangan yang sangat menyenangkan. Yang pertama kali aku saksikan adalah wajah dari seorang wanita yang benar-benar aku rindukan. Sudah lebih dari 5 bulan aku tidak melihatnya, dan sekarang ibuku sedang berdiri tegak di hadapanku dengan senyum yang terus terkembang di bibirnya.

“Eomma…”

Aku menghambur ke pelukannya dan mendekap tubuh ibuku erat-erat. aku menarik nafas di bahunya dan mencium wangi paforitku. Rasanya menjadi sangat tenang ketika menghirup wangi dari seorang ibu.

“Bogoshiphosoyo”

Aku bergumam pelan dalam pelukannya. Entah kenapa mataku tiba-tiba terasa panas dan akhirnya air mataku tidak dapat tertahan lagi. Sebuah ekspresi haru karena terlalu senang. Aku tidak tahu apa lagi yang harus aku lakukan selain menangis dalam dekapan hangatnya yang menenagkan.

“Saengil cukka hamnida”

Tiba-tiba sebuah kalimat masuk begitu saja ke dalam telingaku. Suara lembut yang sangat aku sukai. Suara ibu yang sangat aku rindukan. Dia sama sekali tidak melupakan hari ulangtahunku, dia mengingatnya dengan sangat baik. Dan itu semua membuatku semakin senang.

Lama tenggelam dalam suasana, akhirnya aku melepaskan pelukanku dari tubuh Eomma, dia juga tampak menyeka pipinya yang aku yakin karena menangis. Ibuku pasti merasakan hal yang sama denganku. Aku berada di Seoul, sedangkan dia berada di Mokpo. Wajar jika kedatangannya membuatku menangis karena terlalu senang.

“Oppa…”

Aku mendongakan wajahku setelah puas memandangi wajah ibuku yang terlihat masih menangis. Kali ini yang aku tatap adalah seorang wanita yang selama hampir 6 bulan menjadi istriku. Dia tampak sangat cantik dengan dress selutut berwarna toska yang lembut. Matanya terlihat merah karena menahan tangis. Aku yakin dia juga merasakan haru yang sama denganku karena melihat pemandangan yang aku dan ibuku suguhkan di hadapannya.

“Selamat ulang tahun. Donghae Oppa…”

Akhirnya kata-kata itu keluar dari mulutnya. Ucapan selamat ulang tahun yang sudah aku tunggu-tunggu. Tidak ada yang melupakan ulang tahunku. Tidak ada yang mengabaikannya. Hanya aku saja yang ternyata tidak menyadari sejak awal hari ulang tahunku.

“Terimakasih”

Aku maju satu langkah mendekat ke arahnya kemudian mengecup dahinya singkat. Dia tampak terkejut dengan apa yang aku lakukan di depan kedua orang tuanya dan juga ibuku. Tidak ada yang salah jika mempertontonkan kasih sayang kepada seorang istri. Lagipula, itu hanya sebuah ciuman di dahi sebagai ungkapan terimakasih.

“Donghae-ya… saengil cukka hamnida”

“Kahsahamnida Eomonim”

Kali ini aku melangkah kearah ibu mertuaku yang sudah membuka kedua tangannya bersiap untuk memberiku pelukan hangat. Aku memeluk tubuhnya singkat dan melepaskannya dengan senyuman.

Perhatianku tertuju pada Abeoji yang sedang menatapku dengan ramah. Dia tidak berhenti tersenyum menyaksikan kehangatan yang terjadi di dalam rumah ini. Sebuah keluarga bahagia yang benar-benar sempurna. Dia sudah aku anggap seperti ayahku sendiri. Ayah Gyuri adalah ayahku juga. Walaupun posisi ayahku yang sebenarnya tidak akan pernah tergantikan sampai kapanpun. Dia sudah tenang di surga, dan aku yakin. Ayahku juga ikut baagia menyaksikan semuanya.

“Selamat ulang tahun. Menantuku yang hebat”

“Jeongmal kamsahamnida, Abeoji. Aku akan selalu melakukan yang terbaik”

“Aku tau kau selalu menjadi yang terbaik. Semangatlah”

“Em…”

Aku menganggukan kepalaku mantap, dan memeluk ayah mertuaku dengan erat. Dapat kurasakan Abeoji menepuk punggungku berkali-kali untuk memberikan semangat.

Hari ini, Sabtu 15 Oktober 2011. Tepat 26 tahun usiaku menurut Korea. Dan 25 tahun yang diakui oleh Internasional. Semuanya terasa sangat menyenangkan karena berbagai ucapan selamat dan doa aku dengar dengan baik. Ibuku, kedua mertuaku, dan juga istriku tampak sangat bahagia di hari ini. Kami semua menghabiskan waktu untuk makan malam dan setelah itu berbincang banyak hal. Eomma yang sudah lama tidak aku temui, terlihat masih sangat akrab berbincang dengan ibu mertuaku. Jelas saja mereka berhubungan baik, karena sudah lama sekali ibuku dan ibu mertuaku bersahabat baik.

Di ulang tahunku tahun ini, adalah ulang tahun paling membahagiakan, karena di tahun ini aku merayakannya bersama seorang wanita yang sangat aku cintai. Seorang wanita berusia 19 tahun yang hampir 6 bulan ini menjadi istriku yang cantik. Kim Gyuri… ah, aniyeo.. tapi Lee Gyuri. Istriku.

***

“Oppa. Aku tidak membeli kado apapun untukmu. Bagaimana ini? Aku terlalu bingung”

“Mwo? Tidak ada hadiah di hari ulangtahunku. Aigoo, sayaaaaang, apa tidak keterlaluan namanya?”

“Aku tidak tahu apa yang harus aku beli. Aku benar-benar bingung, dan akhirnya malah tidak membeli apapun”

“Ah, kau sedang mencari alasan? Kenapa pelit sekali”

“Oppa… bukannya aku pelit. Aku Cuma tidak tahu harus membeli apa. Toh, uang yang aku gunakan juga uangmu. Untuk apa aku pelit padamu”

Gyuri tampak sedikit frustasi dan terus saja menyampaikan alibinya mengenai hal ini. Dia tidak memberiku kado itu sama sekali tidak masalah. Aku bukan anak kecil yang akan merengek meminta hadiah ulang tahun. Hanya saja, menggodanya terasa sangat menyenangkan. Hahaha. Benar-benar seperti bocah yang sedang kebingungan.

“Biklah, kau ingin aku membelikan apa untuk hadiah ulang tahunmu? Aku akan membelikannya besok”

“Tidak mau. Hari ulang tahunku sekarang. Besok itu 16 Oktober, dan bukan hari ulang tahunku”

“Yak. Oppa, kau tidak lihat sekarang jam berapa? Sudah hampir jam 11 malam. Dan kau ingin aku pergi keluar membelikanmu hadiah?”

“Salah siapa tidak memberiku hadiah”

“Donghae oppa…”

Gyuri bangkit dari dudukannya dan berjalan menghampiriku di atas tempat tidur. Sejak tadi dia sibuk menyisir rambutnya di depan meja rias. Sebuah pemandangan yang membuatku sedikit kehilangan konsentrasi. Entah lupa atau memang disengaja. Dia mengenakan baju tidur itu lagi. Mini dress berwarna biru muda dengan bagian atas yang terlalu rendah. Dia benar-benar ingin aku menyerangnya malam ini rupanya.

“Kau bersedia pergi keluar dan membelikanku hadiah ulang tahun?”

“Jangan gila. Ini sudah malam. Kau tega membiarkanku kedinginan di luar hanya untuk membelikanmu sesuatu?”

“Baiklah. Sebenarnya ada pilihan kedua”

“Pilihan kedua?”

Gyuri yang masih berdiri di sampingku kini merangkak naik ke atas rajang dan duduk dengan nyaman. Dia memiringkan kepalanya menatapku tidak sabar. Astaga, selalu seperti ini. Tidak bisakah dia tidak menunjukan tampang menggemaskannya itu?

“Pilihan keduanya adalah…”

“Adalah?”

Aku mendekatkan kepalaku ke wajahnya dan berbisik tepat di telinganya.

“Lakukanlah sesuatu denganku. Malam ini…”

Tidak ada jawaban. Kurasa Gyuri terlalu kaget mendengar permintaanku yang cukup ekstream. Dia masih terbengong hebat dalam posisinya, tidak bergerak dan tidak berkedip sedikitpun. Saat ini Gyuri duduk tepat di sampingku dalam jarak yang sangat dekat. Ekspresi yang dia tunjukan membuatku ingin tertawa keras. Tapi tiba-tiba dia mendongakan wajahnya menatap tepat ke mataku. Kali ini malah aku yang menjadi beku karena tatapannya. Benar-benar dalam. Entah apa yang sedang difikirkan wanita cantik dihadapanku ini hingga akhirnya dia memiringkan kepalanya untuk menjangkau bibirku. Sebuah ciuman lembut yang sangat hangat. Dan ciuman ini, dialah yang memulainya. Hanya sebuah ciuman singkat yang dia lakukan, sesaat kemudian Gyuri langsung memundurkan kepalanya.

Aku masih mengumpulkan semua kesadaranku yang tiba-tiba hilang karena ciumannya sebelum menanyakan sesuatu yang benar-benar ingin aku tau jawabannya.

“Eng… Kau… Kau yakin?”

Aku menatap Gyuri yang tertunduk tidak berani melihat wajahku. Tapi setelah mendengar ucapanku dia kembali menatap wajahku dan mendorong tubuhku sampai berbaring. Benar-benar tidak diduga sama sekali. Dia malah menindih tubuhku secara tiba-tiba.

Gyuri kembali mendaratkan sebuah ciuman yang cukup dalam padaku. Dalam posisi sepeti ini, aku merasa sedikit kesulitan unutk bernafas karena tubuhnya yang menindihku tanpa ditahan sama sekali. Sebelah tangannya menekan ranjang dan sebelahnya lagi menahan rambut panjangnya yang menjuntai ke wajahku. Dia mengumpulkan rambutnya dalam genggaman dan menahannya di atas kepala. Kedua matanya terpejam rapat saat bibirnya bergerak tak terkendali melumat bibirku berkali-kali. Aku bisa memaklumi jika dia melakukannya dalam keadaan mabuk. Tapi untuk kali ini, aku yakin dia tidak meminum alkohol sama sekali karena aku juga tidak merasakan alkohol di lidahnya. Lalu kenapa dia bisa jadi se liar ini?

Aku yang sudah merasakan oksigenku benar-benar habis segera memutar tubuhnya hingga kini posisinya berbalik. Aku berada tepat di atasnya dengan sebelah tanganku yang menekan ranjang disamping kepalanya. Sedangkan lututku berada diantara kedua pahanya yang sedang berbaring.

“Inikah hadiah ulang tahun untuk ku?”

“Em”

Gyuri tersenyum lembut dan mengedipkan matanya meng-iya-kan. Aku yang melihatnya balas tersenyum dan kembali melanjutkan apa yang kami lakukan sebelumnya. Aku mengecup bibirnya lagi dan menciumnya lebih dalam. Lenguhan-lenguhan pelan terdengar di sela-sela ciuman yang kami lakukan, dan itu membuatku menginginkannya semakin jauh.

Malam ini terlewati begitu singkat bagi kami. Semuanya terasa sangat menyenangkan ketika aku dan istriku saling meluapkan cinta satu sama lain. Merasakan hasrat yang sudah tidak berbendung lagi, dan melakukannya dengan sangat hati-hati.

Mungkin bisa dibilang ini adalah ulang tahun paling menyenangkan dalam hidupku. Dan kado yang paling indah, tentu saja kado yang diberikan oleh istriku. Dialah wanita yang akan selalu berada di sampingku. Hari ini, dan seterusnya.

*** END ***

Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…

Akhirnya aku melakukannya. Ups… maksudku, Gyuri sama Haeppa.

Cieeee, Donghae oppa dapet kado ulang tahun apa itu?

Hahaha, mau doooooooong *mupeng*

Untuk suamiku tertampan, Donghae sayang. Umurmu sudah menginjak 26 tahun dalam usia Korea, tapi wajahmu seperti bocah tanpa dosa yang benar-benar menggemaskan. Di sisi lain, kau juga bisa menjadi sangat hot. Bukan karena apa yang kau lakukan, tapi dari matamu, itu bisa membuatku langsung berfikiran macam-macam. Ah sudahlah, mempunyai suami sepertimu memang terlalu menyenangkan. Saengil cukka hamnida yeobo, tetaplah menjadi Lee Donghae-ku yang tampan. Ada hadiah special untukmu. *seret Donghae ke ranjang*

Baiklah, lupakan sejenak masalah hadiah ulang tahun. Sebenernya ini tidak diniatkan sama sekali. Aku aja lupa kalo Donghae Oppa mau ulang tahun tanggal 15 Oktober dan baru inget setelah publish “Hae-Ri Side : Pregnant” harusnya biar ga keseringan aku gausah publish. Tapi gimana dong. Moment ulang tahun Donghae Oppa kan spesial banget. Masa laki sendiri ulang tahun kaga ngapa-ngapain. Apa ga keterlaluan? Tapi Donghae oppa pasti seneng deh dapet hadiah ulang tahun spesial dari aku. Huhuhu *cipok Donghae*

Okay, karena si Serlin lagi sibuk luar biasa, dan setres berat sama tugas-tugasnya yang jutaan kali lipat lebih banyak dari aku. Jadinya Sujuyongwonhie sepi FF deh. Kata Serlin, mungkin sebulan ini dia gabisa nulis. Tapi gatau juga tuh dia bisa nyempetin apa engga. Seharusnya aku publish Jong-Shin dulu, tapi malah kepotong sama ulang tahun Donghae Oppa. Buat My Ex-Wife, juga mungkin bakal lama update. 2 minggu sekali atau bisa juga 3 minggu sekali jadinya. Tapi semoga bisa meluangkan waktu deh buat nulis.

Leeteuk Oppa, aku suka banget nonton dia di Hello Baby sama di WGM. Tapi lebih excited yang di WGM. Pas stereaming minggu kemaren tuh aku geregetan banget litany ampe gebrak-gebrak meja dan jambak-jambak rambut sendiri. Dan sekarang, aku uda gasabar nunggu streaming WGM lagi. Alhamdulilah ya, untung bukan suami saya (baca : Kyuhyun) yang ikut WGM. Kalo engga. Udah kawin lari deh aku sama Stefan Wiliam. *nahlo*

Ah. Setelah denger Mr. Simple versi jepang yang malah kaya lagu india. Inget Briptu Norman pas lirik “Yacayacayacayacaya” . Egila, itu napa jadi kaya “caya caya”. Tapi gapapa lah, masih tetep asik di dengerin.

Yasudah lah. Gamau banyak omong di sini. Yang pasti, aku masih seneng nulis walopun kadang malesnya ga ketulungan.

Haniiiiiiiiiiii… kamu yang minya Gyuri nyerang duluan udah aku kabulin tuh. Puas, huh? Sebenernya aku aga risih. Masa cewe yang mulai. Gara-gara kamu, si Gyuri jadi liar begitu deh. Tapi ga apa-apa lah, kan hadiahnya dari Gyuri. Spesial ulang tahun ceritanya.

Buat Hae-Ri Couple. Yah, maaf kalo mereka berdua mesum. Yang pasti aku ini sebenarnya adalah gadis yang sangat lugu tanpa dosa dan polos sepolos salju.

Pokonya terimakasih atas dukungannya.

Babay

With love…

~Asmirandah~

Advertisements

161 comments on “Hae-Ri Side : Happy Birthday Donghae Oppa

  1. ffnya mengharukan. Aku suka.
    ah iya semalem juga ultahnya donghae ssi jadi trending topik dtwitter.
    yep saengchukahamnida lee donghae ssi.

  2. wah wah sesuatu banget yah si gyuri
    Aigoo donghae dserang sma asmirandah
    Wkakkaka

    Lama aku nungguin duo selly dan serlin update ff
    Aku nungguin jongshin banget loh
    *nangis dpojokan bareng yesung
    Hahaha
    Tp gpp deh,tugas kuliah harus d dahulukan
    Tp lebih bagus duluin ff *nah lo?
    Wkkaka becanda deng

    • Lah, ko asmirandah sih?

      Iya, sebenernya uda ada ide buat JongShin, yang buntu malah Jung-Ah. bingung aku jadinya kalo kaya gini. antara dosen dan readers.
      mana KRS aku ada masalah pula, huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa *frustasi*

  3. Tinggal jejak dulu,low komen yg panjang2 enakx malem,tp g tau jg ntar malem bsa komen apa g,lg bokek pulsa+duit nich,aku udah bc ting9al komen doang..bye~

  4. Asslamu’alaikum
    Halo Halo Halo
    reader sarap mau bikin rusuh di lapak doubleS(author sekaligur admin Serlin dan Selly)*plakkk

    enggak ding aku disini mau bc ffnya ayang ayang ku si ikan mokpo yg lagi ulang tahun.
    Selamat ulang tahun Hae
    Selamat ulang tahun Hae

    udah ah, cma mau ngomong gtu aja.
    Aku mau bca ffnya dulu, nanti bru komen.
    Bubay*lambai lambai barek ParkEunHae

    • Astaga unni. kau baru dateng uda rusuh. belum baca pula.

      kebayang gimana cerewetnya wanita yang satu ini. melebihi cerewet mommy aku kayanya. ckckckc *prihatin*

  5. Selly unni!!!!
    Kenape ngepost kaga bilang bilang??
    Huweeeeeee
    T,T
    *mewek diketek yeye*

    ya uda deh saeng baca dulu yaa nanti saeng komen lagi..
    *kissue selly UNNI*
    muahahaha

      • Oh iya ya..
        y udah maapin aku ya unn..
        salahin eonChan aja yg udah mancingmancing..
        *nyari kambing item*
        wkwkwk

      • jadi aku harus manggil apa??
        eomma?
        Ahjumma?
        ato kamu lebi seneng dipanggil halmeoni??
        muahahaha

        Huh jangan berharap banyak anak muda!!
        kamu langkahi dulu mayat ku baru boleh naro JongwoonKu diranjang mu!
        camkan itu baikbaik!
        *berasa sinetron*
        wkwkwkwkwkwk

  6. aigoo, haeri couple special hae birthday….
    Dr awal aja udah ada aktifitas mesum y? Tp gk papa hrus d perbanyak tuh? Loh?! Haha
    Omo, gyurin yg biasanya malu2, skrg jd penyerang? Wahaha, keren dah sumpah! Daebak!
    Sumpah aku suka couple ini, pasangan yg dewasa bercampur dgn ababil (?) hehe
    Hae~ ya, oppa ku syg Happy Birthday, drimu smakin tua jd dwasalah, jgn sering2 nangis contoh lah suamiku => Kyuhyun yeobo, jga kesehatanmu, ttp semangat, dan jgn kgatelan sama artis2 wanita, karena aku pasti yg bkal cemburu! Aigoo.

    Dan untuk selly n serlin, ttp semangat bwt kuliahnya, harus utamakan pendidikan, klo udah senggang baru lanjutkan ff2 ini, trutama Haeri, jongshin, i love u rather than music, n my ex-wife… Keke
    Ah biar bkal lama tp aku akan setia menunggu*gaya aril-luna* wkwk
    Tp karena aku kangen dgn jongshin couple, aku harap bisa scepatnya d publish*d rajam dua S* haha
    Oke lanjut~

    • aktifitas mesum di halalkan ya un kalo uda suami istri? iya kan? *nyari masa*

      Gyuri jadi penyerang?
      hiks, imej polos dia sudah terkontaminasi sepertinya

      iya aku semangat ko. kalo liburan terus sih pasti aku rajin nulis deh. lah ini, kuliah padet banget jadwalnya.

  7. Yaampunnnnn….
    Hae mash pagi udah mkir pengin “gituan” sma Gyuri.
    Sepertinya Hae udah tertular virus yadong dari ayangayangku(Eunhyuk) sampe mkirnya pengin “gitu-gitu” mulu.

    Perasaaku gak enak pas ibu nya Gyuri blang kasih kadonya apa yg diminta sma Hae.
    Pasti Hae minta “gituan” sam Gyuri sebagai hadiah ultah.

    Tu kan bener Hae minta “itu” sma Gyuri,
    tpi gak papa ding karna hari ini ultahnya Hae jdi kamu bebas ngapain aja sma Gyuri.
    Tpi klo besok kaya gitu lgi ato macem macem aku ceraikan kamu*plakkk

    wah Gyuri hebat, nyerang Haeppa dulu.
    Kapan ni mau buat ponakan untuk aku?
    Kutunggu jandamu*plakkk
    maksudnya kutunggu malaikat kecil kalian
    semangat!

    • UNNIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII….
      apa itu?
      kata “gituan” ampe diulang berkali-kali
      apa deh aku ga ngerti jadinya.
      kenapa ga diganti jadi “sesuatu” lebih familiar dengernya.

      astaga, suamiku emang pengen mulu kalo deket-deket aku, gimana dong un. namanya juga pasangan yang sedang dimabuk cinta.

  8. wah wah wah hadiah ultah yg “yadong” wkwkwkwkkwkwkwkwkwkwk…
    ktularan sm hyuk jae niiii…d tunggu hasil yg nyata !!!

    penasaran crita yang lainnn y..tetap setia menunggu
    walopun sampe lumutan..
    fighting thors!!!!

  9. Terserah UNNI aja,ntar malem aku mau malmingan breng EunHae ama KyuMin..
    Qta mau bkin pajama’s party trus tidur bareng dech..wkwkwkwk

  10. Aigoo. . . Önnie mian aq bru kmen lg hoho. . . Aigo. . Aigo aku semakin mencntai haeri couple ini akh. . . . Mereka bnr” so sweet. . . . Kya n aq ga nyngka bgt gyuri mlai dluan aigo. . . Ah aku semkn mencntai mreka kkkk~. . . Hoho semangt ya önn bwt kliahny. . . . . . .FIGHTING . .

  11. @selly: aku gak langsung bles, males ngefullin.
    Hpnya gak kuat klo dibuat full selain itu jga pulsa pulsa*plakkk
    aduh selly panggil aku jangan pake treak treak gtu, kupingku masih normal kok.
    Apa kamu pengin aku jdi budek mendadak^^v

    oke, aku gak mau banyak cincong lagi langsung aja,
    => aku setuju dgan saran Selly untuk mengganti kata “gituan” jdi “sesuatu”.
    Jdi klo ada adgan yg menjurus antara 2kata itu aku pake “sesuatu”*berasa kaya syahrini aja
    indonesia sesuatu (hyunbin)

    => itu maksudnya pengin apa?
    pengin jalan jalan, pengin makan, pengin nonton, pengin ngupil ato pengin main?
    Aku gak tau maksudnya*belaga polos

    => pasangan yg sedang dimabuk cinta?
    tolong siapapun yg punya ember aku pinjem, tiba tiba aja aku mual dger Selly bilang gitu*plakk^^v

    udah dulu ya, bubay*kabur sebelum dihajar sma Selly

    • Whoa, ige mwoya???????

      nah, kan kalo pake kata ‘sesuatu’ kayanya lebih enak un. inget hyunbin. hiks

      Ah, si unni tadi uda mengotori fikiranku sekarang malah menjerumuskan aku.
      pengen apa ke un, namanya juga pasutri (pasangan suami istri)

  12. apeee….
    maksudnya apa tu mengotori pikiran kamu?

    kan Selly duluan yg mulai dulu dgan mengotori dan menjurumskan aku dalam dunia itu(?)
    jadi lama lama ya aku tergoda jugakan*plakkk

    o iya, tdi ada yg kelupaan
    “sesuatu”*kibaskibasalasyahrini
    hiks hiksT_T, tpi aku gak bsa kibas kibas, garagara rambutku pendek

    • Ko jadi aku sih yang dijadikan kambing hitam.
      plis deh un, aku ini gadis polos, jangan kotori aku.

      jahahaha, biar aku aja yang kibas rambut. rambutku kan panjang, huhu

  13. eonnieeeee….!!! aku datengggg
    kyaaaaaaaaaaaa……. *teriak2 gaje*
    baru pulang dari skull dan tiba2 nemu ini udah dipost ajaaaaaa……
    chu hae duluuu… hahaha ^^ #ditabok gyuri

    eonnie aku ga bisa berkata apa-apa !!!
    semakin hari semakin hot aja dehhhh wkwkwkwkwkwwkwkw
    eonnie selly..sepertinya kau berbakat nulis NC kwakwkakakakakaka

    • MWO?
      AKU BAKAT NULIS NC?
      ANDWEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
      AKU INI KAN GADIS POLOS,
      DENGAR YA JOEV SAYANG.HARUSNYA YANG DISALAHIN ITU HAE, KARENA DIA TERLALU HOT.

  14. pagi-pagi hae udah mesum, ketularan yadong nya hyuk tu…
    hae dapat kado spesial dari gyuri…
    gyuri mulai duluan?
    dah mulai liar gyuri nya..

    happy birthday hae oppa……..

  15. aigo aigo aigooo ga nyangka ya gyuri sekarang kayak gitu
    ketularan yadongnya selly unni *uups

    annyeong unniiiiiii XD
    unniiii jeongmal jeongmal bogoshipo~~ #cium unni
    aku kangen berat sama unni
    tiap hari main ke sini tapi sepi 😦

    kangen haeri couple nih
    mereka salah satu couple favoritku
    pangeran ikan makin ke sini makin tambah hot deh kalo lagi sama gyuri

    aah iyaa, happy birthday donghae oppa XD
    saranghaeyo yongwonhie :* :*
    di ulang tahunmu hari ini aku akan memberikan lebih banyak cinta untukmu :* :*
    oppa harus sabar berbagi sama kyu yaa
    kyu kan suami sah aku haha :3

    unni bogoshipo~~~ :*
    bubbay~
    salam kangen mrs. cho :*

    • YAK, DHISA, baru dateng uda ngajak ribut. asal kau tau. aku ini ga yadong sama sekali.

      Aku juga kangen banget sama kamu. sibuk ujian kah? baguslah, belajar yang bener ya.

      kyu suami sah kamu?
      hidih, ngaku-ngaku laki orang aja. *tarik kyu*

      • hahahaha soalnya bikin ribut di sini tu asik
        ga ada yang lebih asik diajak ribut selain unni haha

        mwo? unni ga yadong?
        sadako yang habis nyebur sumur aja tau kalo unni itu yadong amat sangat
        sekarang aku juga terkontaminasi yadong gara” unni

        iyaa nih unn hampir tiap hari aku les
        mana lagi mid pula
        midnya sih gapapa, yang apa-apa itu jawabnya pake LJK
        kenapa harus LJK?! WAEYO?! #bakarLJK
        upss, mian unn kelepasan
        maklum lagi kangen sama pawangku nih >> donghae

        iya kyu SUAMI SAH aku #rebut kyu, tendang unni

      • aku emang masih sangat polos. kenapa sih gapernah ada yang mau percaya sama aku?

        jaelah emang pake LJK selalu kalo tes apapun, si SMA aku dulu juga gitu dari kelas satu. cuma ulangan harian doang yang ga pake LJK

  16. pendek,, tapi NGENA banget,,,hehe

    itu hadiah terindah Haeppa….mungkin kalo Haeppa ntr dah punya real wife,, dia bakal minta hadiah “itu” heheheh

    good job Selly…..

    saengil chukkahamnida uri Donghae oppa…
    we are ELF who always love you…
    hadiah dariku,,, muach..muach aja,,hehe

  17. Ibu susu… Aku kan gyurinya.. Jd dalam rangka suamiku ulang tahun aku ngelakuin apa yg ga pernah aku lakuin sebenernya.. Hahahaha
    karna sempet bete jaringan jelek dri siang mau baca tp ga bisa-bisa baru sekarng bisa baca..
    W sangka allah ga ngebolehin w baca tulisan ini, allah ga mau aku terkontaminasi sama kamu.aku udah galau luar biasa penasaran pengen baca..

  18. Ya Tuhan…aku smpek senyam senyum sndiri liat gyuri yg liar. Kagak biasanya. Dia kan selalu malu2 tapi mau *oopss*

    Selly…aku kangen sama jongshin couple

  19. bwahahahaha XDDDDDD
    sudah d.duga,,haeppa minta ‘itu’,,hihi..
    Nii gyuri nglakuin.x secara sadar..
    Moga hadiah.x jd berlipat dg ad.x baby aegy..hehehe XD

  20. saengilchukahamnida lee donghae ssi,, wish you all the best lah pokok’e..

    kado spesial dari lee gyuri,, keren euii..

    dtunggu ff selanjutnya..
    hwaiting!!

  21. woow..
    Seru bgt.
    Wah gyuri udah ga polos lg neh.
    Udah brani nyerang donghae bnran.
    Haha

    btw,
    neh author gnti2 nma mulu jd asmirandah.
    Haha
    keren thor ffx.

  22. DongHae oppa saengil chukkae 😀
    hmm, senengnya dpt hadiah ‘itu’ dr Gyuri 😉
    ga nyangka Gyuri bkal nyerang dluan, dan Haeppa bner2 ga menyia2kan ksmptn langka itu.
    Haeppa akhr2 ini bner2 yadong deh, krn kbnyakan main ma EunHyuk si.
    Haha 😀
    #eunhyuklagiyangdisalahin.
    Kpn nih Gyuri hamil ?
    Ga kbyang klo Gyuri yg manja itu hrus ngurus anak. 😀

    ditunggu kelanjtnnya..

    Aku Rindu JongShin couple.

    • haeppa ga yadong ah, dia kan cuma napsuan sama istrinya aja *ups*

      gyuri hamil? dia aja masi kaya anak kecil. gabisa aku bikin dia brojolin bayi kayanya.

      Jongshin baru tiga baris, aku males ngetik. haha *kabuuuuuuuur*

  23. oeeennnniiiii aku suka bagian – bagian yang nyrempet (?) hehehe
    awal – awal aja udah okee kkkkkk
    ternyata gyuri udah gak polos lagi pake nyerang duluan . alah gpp kan udah halal hehehe . oenni aku nunggu jongshin couple sama yang my ex wife … tapi teteplah dahuluin kuliah oen tapi kalo mau dahuluin ff juga monggo hehe .

    • nyerempet apa?
      astaga fikiran kamu yadong juga ya brarti.

      jongshin couple baru tiga baris. my ex-wife 2 minggu kali mungkin.

      aku juga lagi males ngetik nih.

  24. aku datang lagi *tebar kembang tuju rupa* semoga tidak bosan dengan segala ocehan ku *lebay mode on*
    hahahah

    saengil cukkhae hamnida, saengi cukkhae hamnida donghae oppa. Si bandar ikan nambah tua gantengnya nambah nga ketulungan yaa *di injek heechul* ckckck.
    hadiah dari Gyuri paling teramat sesuatu banget wkwkwkwkwk.

    Omo~~ aku ternodai! jadinya setiap ngeliat Donghae otak saya jadi mesum. hualah jujur yaa liat muka Donghae yg keinget jadinya langsung sujuyongwonhie, haeri couple, ciuman panas *kabur sambil narik heechul* hahahahaha

    iya onn untung aja bukan abang sayang saya *di kubur petals* yg ikut WGM, ternyata wamil membawa berkah. wkwkwkwk

    next ff aku tetap menanti.
    oiaa onn nanti ff JongShin couple di kawinin yaa. Hahahaha *getok make panci*

    onn twitternya tetep nga temu ih. >sayang heechul<

    • Rezaaaaa… engga apa-apa ko kamu ngerusuh disini terus akumah bahagia kedatengan kamu.

      YAK, GILA!!!!
      masa tiap ngeyadong inget sujuyongwonhie. parah.

      iya nanti dikawinin tapi masih lama, terserah aku aja gimana jadinya ya. aku pusing mikirin mreka berdua

      kan uda dibilang twitter ku kayanya uda kadaluarsa

  25. AHJUMMA SELLY, AKHIRNYA AKU BISA JUGA. ISSH SETELAH BERUSAHA SEBEGITU KERAS SEHARIAN PENUH BERSAMA KYUHYUH(?) KEMARIN. HASILNYA BARU BISA INI PAGI. MENYEBALKAN.
    EH AKU BACA DULU YA AHJUMMA,
    OH YA,AHJUMMA SERLIN BELUM DISAPA, ANYYEONG …
    #BOW
    *KABUR BACA*

  26. HUHU..
    KELAR BACA INI AKU.
    SELALU..
    #ALA BANG HAJI
    BERHAIR DENGAN HAL SEPERTI ITU.
    AIGOO AHJUMMA,APA KAU TAK CAPEK HA,EH OPPS SALAH, APA KAU TAK KASIAN HAH, MEMBUAT MEREKA KECAPEAN, SELALU MELAKUKANNYA DISETIAP PART. NAH LOH, KOMEN APAAN INI?
    OH YASUDAHLAH SEGITU SAJA.
    EMM SELAMAT ULANG TAHUN DONGHAE OPPA YANG KE 25. SAME WITH MY FRIEND. MY FRIEND IS BIRTHDAY SAME DATE WITH DONGHAE OPPA. BERUNTUNG.
    SAATNYA KITA BERPISAH
    SAATNYA KITA BERPISAH
    AAAA…
    OOO….
    TIDAAAAKKK..
    #ALA TELETUBIES

    • kamu ga suka kalo aku menyelipkan adegan itu? oke, tinggal aku hilangkan nantinya.

      kecapean tapi bahagia lah ujungnya, wajar kan suami istri mreka.

      kamu tau ga? aku kalo nulis komen di Kyuna juga pake hurup gede semua. apa ini karma ya? *merenung*

  27. Napakin kakiny kpn , komenny kapan, hehe . Mian onni bru komen , soalny kmrn ak br bc stgh n skrg bru full ny wkwk
    saengil chukae abang ikan lele .
    wihh, hadiah dr istri sendiri manteb yah. Ga di jual di toko th unn haha.
    Hwaiting unn, sukses kuliah nya yah

  28. Annyeong SelEon yg masih POLOS..
    Huawkwkwkwk

    Jumpa lagi dengan Saeng mu yg unyu unyu menggemaskan ini..
    Mian ya Eoon aku baru sempet komen..
    Padahal baca ny udah selese dr kemaren..
    Huahahaha

    mmm sebelum nya aku mao ngucapin saengil chukka dulu buat my bebi balabala..
    Dongeee met ultah yo brooow!
    Wish ya all the best deh poko nyaaa..
    Jgn lupa traktiran nya yaa..*sok akrab*

    akh pasti aku org terakhir yg ngucapin buat kamu..
    Aku sengaja baang karna jd the first one itu kan udah biasa..
    Maka nya aku mao jd org terakhir yg ngasi ucapan ke kamu..
    *alesan*
    *cipokDongeAmpeKering*

    akh kurang berkesan tuuh hadiah dari gyuri..
    Coba si gyuri nyodorin AKU sbg hadiah nya..
    Pasti bakal jadi kado terindah deeeh buat mas ikan..
    -3-
    muahahahaha
    *ditabok elfish*

    ooh iye kali kali aku pengen kritik boleh yaa??
    Boleh dooong?!
    *cipokSelly*
    Itu apaapaan deh penggunaan kata ‘paforit’ tuh kaga ada yaa dalam KamusBesarBahasaIndonesia kita!
    Baca nya agak geligeli gimanaa gitu..
    Wkwkwk
    kalo gak diganti nanti aku aduin ke guru bhasa ku yg killer loooh..
    Biar SelEon dicakar ama dia..
    Wuahahahaha
    akh Saeng rasa cukup itu dulu yg mengganggu Saeng saat ini..
    Laen kali kalo ada yg mengganggu bakal Saeng kasi tau lagi..

    ooh iye itu ff bang kuya yg judul nye MyDarkSide kaga ada lanjutan nye lagi sel?
    Author nye sapa dah?
    Biar unn teror dia..
    *digebok*

    udah yaaa?
    Eon mao nyiapin dinner romantis dulu nih sama akang Yecung..
    Kisskiss muahmuah
    ;*

    • KAU UNNI PEYOT. BERHENTI MEMANGGILKU UNNI. KARENA SESUNGGUHNYA KAU JAUUUUUUUUH LEBIH TUWA DARIPADA AKU. LIHAT KULIT KERIPUT YANG KURANG LICOPHENE ITU HUH? KAU SUDAH SANGAT RENTA.

      ahahahaha, yah maap. namanya juga ngebut nulisnya. ini ga niat bikin, tapi kasian juga ulangtahun suami sendiri ga aku kasi apa-apa.

      my dark side. authornya ga email ke aku lagi. soalnya aku yang minta dia publish di sini, jadi sekarang ga bersedia lagi kali dianya. coba ditanyain, klik nama author yang di FF itu un.

  29. AHJUMMA, AKU ONLINE DI PONSEL.
    AAAH..GAK BISA REPLAY.

    EH ,KARMA?HAHAHA…
    GAK PAPA!
    KOMEN ITU EMANG ENAK YANG PAKE CAPSLOCK GINI.

    OH YA,APAAAAA???
    MATI?
    ENGGAK,!!! AKU MASIH PENGEN HIDUP DAN MELAHIRKAN ANAK DARI CHO KYUHYUN.

    AKU LAMA GAK MAMPIR KE KYUNA?
    ADA APAKAH DISANA?
    APAKAH ADA ADEGAN YANG SELALUKAU SUKAI HA?

    AHJUMMA SERLIN KEMANA,MASIH SIBUK KAH DENGAN TUGAS TUGASNYA?
    AKU BESUK UTS
    #CURHAT

    MY EX WIFE NYA AKU SUDAH PENGEN BACA LAGI.!

    • iya aku juga kalo komen ke kyuna pake hurup gede semua. aku juga sebenernya jarang komen di ff lain selain kyuna.

      aku minggu depan UTS.
      serlin sibuk banget sama tugas, dia kayanya ga mau nulis ff dulu selama semester 1. bikin aku sedih sampe mewek jadinya.

      my ex wife abis jongshin ya.

  30. OMG..
    Gyuri semakin liar aja..tp ga apa2 yg penting Hae oppa seneng

    Hwaiting onn,, buat kuliahnya n ffnya.. khususnya JongShin couple soalnya dah q tungguin

  31. waduhhh…
    c gyuri jadi berani bgt tuh mulai duluan.
    ahahaaa…
    udah ketularan virus yadong nya c eunhyuk c.
    XD.
    romantis bgt c tuh bang ikan nemo.
    kepengen jd istrinya bneran jadinya. #d gampar author..

    d tnggu cerita Hae-Ri couple selanjutnya…
    ^^

  32. –> replay

    aigo ada juga yg bahagia jika aku dateng. jadi terharu. *apabgtdeh* hahah

    aku masih sangat amat betapa WARAS sekali unn. Hahaha. Yang gila itu abang saya (baca: heechul). *ditendang* Abis gmana yaa kalo liat si ikan yg ada di otak saya langsung sujuyongwonhie. Apalagi yaa liat jidatnya si ikan, rasanya mau saya cipok. Ampun jidatnya nga nahan!!! *digantung heechul* Hahaha

    SEMANGAT unn, jangan terlalu di bikin pusing!? hahaha

    • eiy, istri macam apa yang ngejelek-jelekin suami sendiri, astaga parah banget.

      JIDAT?
      KAMU BERANI MENYUKAI DAHINYA?
      ANDWEEEEEEEEEEEEEEEE….
      KAMU GATAU AKU PENGGILA JIDAT.

      JANGAN SENTUH DAHI SUAMIKU.

  33. Eh,,masih bnyak yg blum d replay ya komennya??
    Wkwkwk
    ya udah,aku tambahin satu,biar pas!
    Kekeke

    ah,unni..jadi malu~kenapa kau bilang mau merenggut kesucian wonnie??
    Jelas2 dia udah g suci,alias udah g perjaka~kan kami sering ‘this and that’
    wkwkwk

    oh,jd hadiah ultah yg berkesan tuch yg kayak gitu??
    Dpt ilmu baru nich~
    #girang
    ntar pas ultahnya wonnie aq juga mau kasich kayak gyuri ah,mski kami memang sering melakukanx sich,tp kesannya pasti akan berbeda..wkwkwk

    unni,kau tau?
    Gara2 photo siwon caramel td,aq jd makin jatuh cinta ma pria tampan itu..
    Sepertinya hidupku memang sudah ada d genggaman tanganx dan dekapan hangatnya~
    #rebahinkepaladidadabidangWONNIE

    Kayakx segini aja ya unn komenku,kekeke
    drpd komennya makin menjurus,jd d cut disini aja,lgpl wonnie udah maksa aq buat tidur,katanya biar besok aq bsa kasih morning kiss buat bangunin dia~
    bye unni~
    #peluk’eratWONNIE

    nb:TEBAK SIAPA AKU!!

    • YAK. tidak bisakah kalo ngomong disini disaring dikit?
      apa itu? sering melakukannya?
      melakukan apa?
      melakukan apa?
      dan dengar UNNI PEYOT. Siwon hanya memberikan keperjakaannya kepadaku saja. titik

      berlebihan. foto itu bikin aku jiji sama wonwon. apa coba gayanya gak banget.

      gausa bangunin dia. malam ini aku dan siwon akan tidur tanpa busana.

      aku tau. kau tidak ganti avatarmu unni. aigoo, PABO!

  34. Saengil chukkae oppaaaa 😀

    aduh si donghae gimana sih, lupa sama tgl ultah sendiri -,-
    pas dikantor malah baru inget..
    tp berkat kepikunan (?) oppa, gyuri gampang bikin surprise xD

    omo ><
    hadiahnya S.E.S.U.A.T.U !!!

  35. yaakkkk… yng aku tunggu jong shin cople, tp kok ini dlu sih yng d publish….???

    tp, gpp jg sih, buat Donghae Oppa… apa yng nggak..^_^. eh, iya, aku mau ucapin dulu..

    ehm..ehm…

    Saengil Chukkae hamnida….
    Saengil Chukkae hamnida….
    Saranghaneun Donghae Oppa……
    Saengil Chukkae hamnida….

    wish ur the best Oppa…..!!!!!!!

  36. Omo aku telat bacanya._. Ini aja aku (terpaksa) baca ff padahal niatnya mau vakum karena uts /plak
    Seperti biasa aku selalu suka cerita Hae-Ri. Tidak pernah membosankan dan selalu berkesan. Ehm…ini ceritanya masuk ke kategori sedih nggak sih eon? Aku nangis bacanya haha-_-
    Horor banget loh Gyuri yang nyerang duluan wkwk tapi keren. Gyuri daebak(?)!
    Anw, aku setuju banget sama statemen eonni tentang mata Hae. Aku juga kalo ngeliat mata Hae jadi mikirnya yang aneh alias mesum /ditimpuk. Apalagi akhir-akhir ini Hae tampil terlalu hot dan mempesona mengalahkan Kyuhyunku~
    Gomawo ff super kerennya. Aku belom sempet baca lainnya._. Good luck and hwaiting eon!^^

    • haha, gumawo udah mau baca 🙂

      iya, matanya itu loh. kenapa bisa jadi bikin aku berfikir macam-macam jadinya? aku udah cari banyak hal mengenai ke-seksian dia, dan malah jadi tambah hot.

  37. Saeng….lagi2 telat baca ff mu…padahal suami unnie *nunjuk hae oppa* yg ultah…heheehhhe,,,aduhhh itu gyuri nyerang duluan mantap jg yaaa,,,,hahahahahaha,,,sedih bgt pas baca hae pelukan sm ummanyaa,,,kerasa bgt kangennya,,,hikkksss,,,ahhh ffmu selalu daebak saeng,,,,saengil chukae haebo….muaaachhhhhhh :*

  38. kyaaaaaaaaaaa aku ketinggalan baca nya 😦
    buat haeppa yeobo ku *digampar* saengil chukae 🙂
    do’a dan cinta ku selalu menyertaimu….wkwkwkwkwk *kabbbuurrr*

    ya ampun selly eonni,,,masih berani2 nya eonni mengatakan kalo eonni lugu polos tanpa dosa dan semacam nya ckckckckck *gelenggeleng kepala*

    tapi aku suka kok eon hehehehe *yadong*
    lanjut eon 🙂 hahahahaha

  39. Ckckck
    yg kata2x g dsaring itu sapa??
    Aq cuma bilang,qta sering melakukan ‘this and that’
    lah kamu??tidur tanpa busana?!==”
    MAU MATI DI TANGANKU YA KAMU???!!
    #asah clurit

  40. huwaa..huwaaa..ketinggalan bener !!!#gara2modemsialan
    aigoo.. morning kissnya kenapa smpe tu tangan nyusep2(?) ..panasss-?-
    hmmm,, semuanya nangis gara2 adegan mengharukan yg dilakukan donghae sama ummanya …
    wkwkwk ..kenapa gyuri jadi kayk begitu ???
    gak bisa membayangkannya ??
    tapi gpplah ..sebgai tebusan dosa(?) ..
    suka sukaa
    #bener ..untunglah bukan kyuhyunku(?) yg ikutan acara kyk begituan(?) ..
    klo smpe ikutan mungkin udah nangis 7 hari 8 malam !!!

    • astaga, baru dateng uda rusuh.
      morning kiss terlalu hot ya? mianhae.

      iya, si gyuri kan kasih hadiah spesial.

      kalo kyu yang ikutan, aku langsung terbang ke korea. bakar tuh penganten wanitanya *sadis*

  41. Aq udh bc smua ^^
    Keren…
    Aq sk Hae-Ri couple..
    Mmbyangkan juga rasa nya 😀
    Hae oppa hebat bner..
    Msh ada lanjutan nya kan??
    #brharap

  42. yaaaaaaaaaaa……… aq telat bacanya.. harusnya baca pas ultah donghae opa..
    tapi gga apa2/
    OPPPPPPPPAAAAAAAAA// SAENGIL CHUKAE!!!

  43. ciiyyyeeeeee…awalnya sdikit kecewa krena ngerasa dilupain ultahnya…eh ujung2nya malah dapet klo ‘special’ dari sang istri ^^ so sweeettttyyyy /////////////<

  44. saengilchukaaaaaaaaa *d tabok telat

    lakukanlah sesuatu denganku..
    apa??? lakukan apa?? apa donghae??? *tendang gyuri k jurang
    ahhhhh kalian melakukanx lagi.. *lirik sinis
    gyuri bsk2 donghae jng dtanya mwx apa..
    pastilah donghae mwx ituuuu… *tindih donghae

  45. Wohhoooooo haeri couple melakukannn lagiiiii!!!! 3kali ya berarti wkwkwkwkwk ….
    Duhhh kenapa gyuri jadi ganas gituuu yaampunnn /.\ , tpi gpp si seru ._.v wkwkwkwk … Kirain hae minta hadiahnya babay._. , eh tpi sama aja deng dia manti menghasilkan baby juga (?)
    Teteppp semangattt ya eon nulis ff nya , aku setia nunggu haeri couple u.u

  46. aku bacanya sambil puasa. kira2 batal g ya? kalo batal..biar selly eonni yg nanggung(?)

    gyuri makin lama makin liar u.u

  47. wah, donghae bner2 beruntung kali ya ?? dapet hadiah terindah(?) dari gyuri 😉
    selly eonni bner2 membuatku jd tergila-gila(?) sama couple ini !!
    fighting eon ^^ #sambilnyanyilaguindonesiaraya ehhh O.o

  48. aaaah haeppa kesempatan bgt haha mentang2 lg ulang tahun >< !
    tp ga nyabgka gyuri bisa se agresif itu hihihi xD

  49. haha hadiahnya sesuatu banget ya bang ikan..
    aku selalu ngakak tiap baca notes nya author, pasti selalu ada yang bikin ketawa 😀

  50. btw soal wgm leeteuk aq jga suka bgt loh nonton nya sampe sekarang suka diulang” nonton wgm.a *telat ya ngomong.a :p
    jiaaahhhh dapet kado ultah yg spesial bgt dah pke telor , kkkkkkkk
    kado paling murah tp nikmat , hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s