Jong-Shin Side : Would You Marry Me?

Jong Woon’sPOV

“YAK, KIM JONG WOON KAU DIMANA?”

Spontan aku menjauhkan ponsel dalam genggamanku. Benar-benar gadis trans gender yang sangat mengerikan. Suaranya menggelegar masuk ke dalam telingaku, dan nyaris membuatku tuli. Astaga, aku yakin, sama sekali tidak ada yang menduga bahwa gadis imut seperti Kim Shin Yeong mempunyai suara yang jauh lebih tinggi dibanding komentator base ball.

“Pelankan sedikit suaramu. Pendengaranku masih sangat baik. Kau tidak perlu berteriak, aku sudah mendengarnya. Teriakanmu itu membuatku nyaris tuli. Cish, benar-benar mengerikan”

“HEI, KIM JONG WOON JELEK. Tidak usah mengalihkan topik pembicaraan dan cepat katakan kau ada dimana sekarang? Bicara sebelum aku mengamuk dan membakar Bobtols Hongdae kesayanganmu. Kau fikir aku takut? Aku tidak akan takut padamu. Kau benar-benar keterlaluan. Apa yang kau lakukan terhadap keluargaku? Sombong sekali. Keluargaku jauh lebih mampu dibanding orang yang bahkan tidak punya rumah sama sekali”

“Aigoo, jadi itu yang membuat emosimu meledak-ledak seperti ini. Hanya karena hal sepele kau hampir mencelakakanku dan membuat pendengaranku nyaris hilang. Kau mudah sekali kesal hari ini, apa sedang PMS? Bagaimanapun juga kau ini kan seorang gadis, jadi tentunya akan mengalami PMS. Sudah minum obat? Minum obatnya sebelum perutmu keram”

“KIM JONG WOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOON…. Kenapa kau sangat menyebalkan huh? Sudah kubilang, berhenti mengalihkan pembicaraan dan katakan sekarang  kau ada dimana? Kita harus bicara serius. Cepat beritahu aku, atau aku akan membunuh Lee Seung Ho kesayanganmu”

“Whoa, Yeongi sayang. Kenapa kau jadi semengerikan itu? Bukankah kau bilang kau juga sangat menyukai Seung Ho karena dia pria yang sangat baik. Apa kau tega membunuhnya? Jangan lakukan hal konyol. Berfikirlah dengan kepala dingin. Masih banyak cara lain untuk meluapkan emosimu yang sedang meledak-ledak. Em… bermain tinju mungkin”

“Dengar, Kim Jong Woon-ssi. Jika kau tidak memberitahu keberadaanmu. Hubungan kita berakhir sampai disini”

“MWORAGO?”

Aku tersentak dan secara otomatis segera beranjak dari kursi yang sedang aku duduki. Saat ini aku berada di café milik Eommaku. Sudah lama sekali aku tidak berkunjung ke Handel and Gretel. Melihat situasi disini yang sangat ramai, maka aku berinisiatif untuk membantu ibuku. Biasanya Jong Jin yang akan membantu Eomma, tapi saat ini dia sedang sangat sibuk dengan kuliahnya.

“Kau masih tidak mau memberitahuku, huh? Baiklah kalau begitu, lebih baik hubungan kita….”

“Ani…. Ani… ani…”

Sela-ku sebelum dia melanjutkan ucapannya. Aku tau Shin Yeong adalah gadis yang tidak akan sungkan berbuat apapun. Aku benar-benar khawatir dengan hubungan kami saat ini, rasanya sedang melewati masa yang benar-benar rentan dan sensitif. Bagaimana bisa dia mengancamku dengan hal mengerikan seperti itu.

“Aku Di Handel and Gretel. Café milik eommaku. Kau ingat? Café yang aku hadiahkan untuknya. Di Seoul, tepat di depan gedung KBS. Kau yakin masih mau menghampiriku kesini?”

“…”

Tidak ada jawaban.

Gila. Benar-benar gadis yang mengerikan. Apa dia langsung berlari dan menghentikan taksi setelah aku menjawab pertanyaannya. Astaga. Kenapa aku bica mencintai gadis aneh sepertinya. Ya Tuhan.

Shin Yeong sekarang sedang sangat emosi karena aku melakukan sesuatu yang membuat dia merasa tidak dihargai. Memang keterlaluan sepertinya. Aku mengirimkan banyak sekali barang-barang untuk keluarganya di Daegu. Saat pergi ke sana, aku memang tidak mengnjungi rumah orang tua Shin Yeong, tapi aku tau mereka pasti akan senang jika aku meberikan beberapa barang rumah tangga yang dibutuhkan. Tidak banyak sebenarnya. Aku hanya mengirinkan sebuah LCD 36 inch, AC, Laptop untuk adiknya, dan beberapa barang elektronik lain yang tentunya akan sangat berguna.

Aku fikir Shin Yeong akan sangat berterimakasih padaku. Mengucapkan kata-kata manis seperti “Terimakasih Jong Woon Oppa, aku mencintaimu” atau mungkin “Jong Woon Oppa, karena kau telah memberikan banyak hal untuk keluargaku, maka kau bisa mendapatkan apapun yang kau inginkan dariku”.  Bukankah itu lebih menarik daripada berteriak penuh emosi seperti tadi. Setidaknya itu bisa membuatku merasa lebih berguna untuk keluarganya.

Sebagai calon menantu yang baik, tidak ada salahnya jika memberikan sesuatu untuk calon mertua. Lagipula, semua yang aku berikan itu tidak seberapa dibanding kebahagiaan yang telah diberikan oleh gadis cantik dan imut yang telah mereka besarkan dengan baik sampai sekarang.

“Nugu?”

Aku mendongakan kepalaku saat kudenganr suara Eomma yang ternyata sedang berdiri di hadapanku. Ibuku tersenyum dengan raut wajah penuh tanya karena mungkin saja dia mendengar percakapanku sebelumnya. Beberapa menit lalu aku sedang membereskan ruangan karena Handel and Gretel akan segera buka.  Tapi setelah mendapatkan telpon dari Shin Yeong, aku menghentikan semua aktifitasku, dan sekarang malah melamunkan sesuatu yang aneh-aneh.

“Ani… Shin Yeong sedang PMS sepertinya”

“Omo… hahahaha… apakah kau tau sedetail itu? Benar-benar luar biasa. Eomma tidak menyangka kau akan seperti ini memperlakukan seorang gadis. Hum… Keren”

“Ah, bukan seperti itu maksudku. Hanya saja dia sedang sangat emosi tadi. Eng… oh iya, Eomma. Ayo kita buka pintunya. Ini sudah hampir jam 10 dan aku rasa di depan sana sudah sangat ramai. Benar-benar tempat yang sangat strategis. Berdekatan dengan gedung KBS yang tentunya akan banyak sekali fans yang datang untuk menyaksikan idola mereka. Kesempatan ini akan sangat menguntungkan bagi Handel and Gretel, karena mereka pasti akan mencari tempat singgah yang nyaman. Tidakah ide-ku untuk membuka tempat ini sangat cemerlang. Iya kan Eomma?”

“Tentu saja. Kau benar-benar Jong Woon ku yang luar biasa. Oke, kau siap untuk hari ini? Tidak apa-apa melepaskan setelan jas yang biasa ku pakai dan menggantinya dengan kaus hitam dipadu dengan apron berwarna merah seperti itu?”

“Gwenchana, aku suka mengenakan ini. Lagipula, aku sudah menyiapkan sesuatu untuk menyembunyikan wajahku. Lihat ini”

Aku mengacungkan sebuah topi berwarna hitam yang nantinya akan kukenakan ketika berhadapan dengan pelanggan. Bukan tidak mungkin jika diantara mereka ada yang mengenaliku, terlebih lagi, ibuku memang sudah sangat familiar sebagai istri dari staf kementrian Negara. Dan aku Kim Jong Woon, tentunya lebih terkenal di kalangan gadis-gadis manis yang menggilai pria tampan sepertiku. Hahahaha, benar-benar Kim Jong Woon yang luar biasa.

***

Shin Yeong’s POV

“Cish, keterlaluan. Bagaimana bisa dia mengabaikan harga diriku begitu saja. Dia fikir keluiargaku sangat miskin sampai memberikan banyak sekali barang-barang yang sebenarnya tidak penting. Pendingin ruanganan dan LCD super besar. Dia mau membuat home teater di rumahku yang sempit? Ah, ada lagi. Coba tebak berapa laptop yang dia berikan untuk Min Wo adiku? Apakah 5 buah laptop dengan merek yang berbeda itu bisa membantu adiku yang masih seorang siswa kelas 2 SMA untuk belajar? Yang ada dia malah sibuk bermain dengan laptop tersebut. Lagipula apa Kim Jong Woon, tuan muda yang kaya raya itu tidak memikirkan apa listrik di rumahku bisa kuat dengan berbagai barang elektronik yang berlebihan itu? Berapa banyak tagihan listrik yang harus dibayar jadinya. Aigoo, kenapa dia tidak berfikir sampai kesana”

“Yeongi-ya, tenangkan dirimu. Berhenti mengoceh, jika kau seperti itu kau terlihat seperti seorang bibi yang sedang mencaci maki suaminya sendiri karena terlau boros. Kau in terlalu imut untuk menjadi mengerikan. Jadi berhenti marah-marah dan basuh wajahmu sekalian agar kau bisa lebih tenang”

“Sudahlah Ji Eun, aku tau kau akan membela Kim Jong Woon Jelek itu. Kau ini memang sudah menjadi pendukung tetapnya. Kau akan melupakanku jika dia sudah berbicara dan tersenyum ramah padamu. Ah, aku harus segera pergi ke Handel and Gretel. Dia ada disana sekarang”

“Tapi kau…”

Aku segera melangkahkan kakiku meninggalkan Ji Eun dan melempar lap meja yang sedang ku pegang. Saat ini aku masih mengenakan seragam lengkap. Aku lupa bahwa di rompi merah yang ku kenakan ini terdapat logo restaurant yang mungkin bisa menarik perhatian orang lain.

“Lepaskan rompi… rompi mu…”

“Tangkap ini!!!”

Aku membuka paksa rompi merah yang masih aku kenakan dan melemparnya kea rah Ji Eun. Dia yang sedang terkejut dengan spontan menjulurkan tangannya dan menangkap rompi kebanggan restaurant itu sebelum jatuh ke lantai. Dengan dibukannya rompi itu, berarti aku sekarang hanya mengenakan rok hitam pendek, kemeja putih dan sepatu hitam dengan sedikit hak. Ah, aku lupa. Seharusnya aku mengganti rok dengan celana jeans dan juga sepatu in dengan dengan sandal yang lebih nyaman. Jika seperti ini, bagaimana bisa aku bergerak dengan leluasa.

***

“Chogeo… ehm… permisi, bisa aku lewat sebentar”

Kulangkahkan kakiku diantara kerumunan banyak orang yang sedang mengantri di depan sebuah meja panjang dengan tulisan “Order here”. Aku yakin mereka sedang menunggu giliran memesan makanan yang mereka inginkan. Jika keadaan ramai seperti ini, aku tidak yakin bisa mengobrol banyak dengan Kim Jong Woon. Lagipula, untuk apa dia disini. Membantu ibunya kah? Apa dia mau melakukan hal seperti itu?

“Eonnie. Kau harus mengantri. Tidak boleh menerobos barisan seperti itu”

Aku berhenti bergerak saat seorang menepuk bahuku dengan sedikit keras. Ragu-ragu aku membalikan badanku dan menoleh ke arahnya. Seorang siswi SMA dengan seragam sekolah yang lengkap. Di belakangnya tampak beberapa orang dengan seragam yang sama, Dan aku yakin itu adalah teman-temannya. Pelajar jam 11 siang? Apa mereka bolos sekolah?

“Ah, minahae. Aku tidak akan memesan makanan. Aku hanya ingin menemui pemilik dari café ini”

“Tapi kau harus tetap mengantri. Kau tau, kami semua sedang buru-buru karena sebentar lagi idola kami akan datang untuk melakukan rehearsal. Jika kau menghambat sebentar saja, maka kami akan kehilangan kesempatan untuk menyaksikan mereka masuk ke dalam gedung KBS. Kau tahu? Kami bahkan bolos sekolah demi menyaksikan mereka”

“Astaga. Sampai seperti itukah. Kalian jangan terlalu mementingkan idola. Sekolah kalian jelas jauh lebih penting. Bersyukurlah masih bisa bersekolah dengan tenang dan juga mendapatkan teman-teman yang baik. Jangan mengecewakan orang tua”

“Araseo. Aku juga tahu. Aneh. Wajahmu benar-benar imut, tapi nasehatmu seperti seorang ahjuma”

“Mworago?”

Cish. Siswa macam apa yang berani berkata kurangajar seperti ini. Rasanya ketika aku masih seorang siswa SMA aku tidak seperti mereka. Benar-benar tidak sopan.

“Hei, lihat-lihat. Siapa yang menjaga meja order itu? Apa kalian mengenalnya. Itu adalah putra dari Tuan Kim. Dia juga seorang pengusaha restaurant franchais yang tersebar di seluruh Korea. Astaga kenapa tampan sekali”

Aku mengalihkan peratianku kearah pandangan siswi-siswi yang tiba-tba berbinar. Salah seorang dari mereka menjulurkan jari telunjuknya untuk mengarahkan kemana seharusnya pusat perhatian kami tertuju. Seorang pria bertopi hitam, yang menggunakan kaus hitam dipadu dengan apron merah terlihat sedang tersenyum ramah melayani para pelanggan yang sedang memesan makanan. Whoa, apa yang terjadi dengan bumi ini? Apa tadi pagi matahari terbit di sebelah barat? Bagaimana bisa seorang Kim Jong Woon sudi melakukan hal ini?

“Whoa, tampan”

“Iya benar, tampan sekali”

“Sempurna”

“Kyaaaa, kau tidak lihat senyumnya? Dia benar-benar imut”

“Ya Tuhan aku bisa mati dengan bahagia jka berhasil menjadi kekasihnya”

MWORAGO? Benar-benar gadis labil yang tidak waras. Aku tau sebenarnya aku juga sangat terkejut sekaligus terpesona, tapi aku tidak separah mereka. Menatap Jong Woon dengan ekspresi memuja yang benar-benar berlebihan. Aku tau Kim Jong Woon-ku memang tampan pada saat-saat tertentu, tapi tidak baik jika mereka menyaksikan ketampanannya sampai seperti itu. Aish, keterlaluan.

“JONG WOON OPPA….”

Aku mengangkat tanganku tingi-tinggi dan berteriak dengan suara yang cukup keras, sampai-sampai beberapa orang yang masih mengantri di depanku menoleh ke belakang dan mencari sumber suara yang ternyata berasal dari mulutku.

Seperti melihat hantu. Kim Jong Woon yang tadinya serius tersenyum kepada pelanggan yang sedang memesan makanan tiba-tiba menghentikan aktifitasnya. Dia menatapku dengan mulut terbuka dan mata yang membulat. Sebuah ekspresi berlebihan yang dia tunjukan ketika melihatku datang.

“Kau? Kau… jadi… kau… mengenalnya?”

“Emm”

Aku menganggukan kepalaku berkali-kali dengan mimik wajah serius yang langsung disambut dengan ekspresi tidak percaya oleh mereka. Beberapa pelajar SMA itu tampak mencibirku dengan beberapa umpatan yang aku yakin sebuah ejekan yang ditunjukan padaku. Melihat itu, kepercayaan diriku semakin tinggi dan sepertnya ada dorongan dari dalam diriku yang pasti membuat mereka semua iri setengah mati.

“Ya, Jong Woon Oppa. Dia pacarku”

“MWORAGO?”

Hahaha… ekspresi tidak terima yang sangat lucu. Benar-benar menyenangkan membuat remaja-remaja labil yang bolos sekolah demi idola itu menjadi patah hati. Rasakan.

***

Jong Woon’s POV

“Bagaimana bisa kau tau tempat ini?”

Beberapa saat setelah kedatanggannya, kami berdua pergi ke dapur untuk mengobrol. Di salah satu sudut terdapat dua kursi kosong yang biasanya digunakan para karyawan untuk duduk beristirahat sejenak. Di depan, ada Eomma yang sedang melayani para pelanggan. Keadaan café sudah lebih lengang dari sebelumnya. Dan itu juga alasan kenapa aku bisa pergi ke belakang untuk mendengarkan ocehan Yeongi yang pasti akan sangat mengerikan.

Shin Yeong hanya menyempatkan diri untuk menyapa ibuku dan setelah itu dia langsung mengajakku untuk berbicara serius. Masalah seperti ini membuatnya panik setengah mati. Apa dia akan selalu seperti ini untuk mempertahankan harga dirinya? Tidakah terlalu berlebihan?

“Kau fikir aku bodoh. Aku pernah datang kesini beberapa bulan lalu. Dan tempat ini juga sangat familiar. Berada di pusat kota dan tepat berada di depan gedung KBS. Lagipula, tidak akan jadi masalah seberapa jauh kau berada, karena urusan ini jauh lebh penting dari apapun. Ayo kita bicarakan lebih serius “

“Pembicaraan apa maksudmu? Kau sudah berubah fikiran dan ingin menikah denganku?”

“Aku tidak akan berubah fikiran dan akan tetap pada pendirianku. Kita berpacaran sekarang, tapi untuk menikah, itu sangat jauh dari fikiranku. Sudah berapa puluh kali kau selalu mengalihkan pembicaraan. Aku datang kesini bukan untuk membicarakan pernikahan”

“Baiklah, aku berhenti membicarakan hal lain. Dan masalah semua barang-barang yang aku kirim ke Daegu. Anggap saja kalian mendapatkan sebuah hadiah untuk udian dari kuis di televisi, jangan sungkan untuk menerimanya”

“Bukan masalah barang-barang itu. Tapi ini masalah harga diri keluargaku. Walaupun kami semua hidup sederhana, tapi keluargaku tidak perlu mendapatkan bantuan berlebihan dari orang lain. Kurasa keluarga kami hidup lebih dari cukup, setidaknya kami masih bisa tertawa setiap hari”

“Araseo. Mainhae. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Tapi aku rasa jika sesekali aku memberikan hadiah kepada calon mertua dan adik iparku, itu bukanlah hal yang keterlaluan. Iya kan?”

“Terserah kau saja, asal jangan berlebihan, dan membuataku jadi syok. Aku sudah meminta Eomma untuk mengirimkan kembali barang-barang itu. Kau bisa memberikannya pada orang lain yang lebih membutuhkan”

“Em, baiklah. Tapi lebih baik tinggalkan 1 laptop untuk Min Woo. Sebagai seorang siswa, pasti dia membutuhkan itu”

“Aku sudah berniat untuk membelikannya laptop setelah gajiku bulan depan aku dapat. Jadi tidak usah repot-repot”

“Astaga kenapa kau ini keras kepala sekali. Ini hanya hadiah untuk Min Woo, setidaknya untuk penyemangat agar dia belajar lebih keras”

“Kau yakin? Em, tapi…”

“Tidak bisakah sedikit menghargaiku? Aku tau harga dirimu sangat tinggi. Tapi aku juga perlu mendapatkan sedikit pernghargaan”

“Aniyeo, bukan begitu maksudku. Ah, baiklah kalau begitu. Terimakasih banyak”

Shin Yeong membungkukan kepalanya dengan sedikit kikuk. Aku tidak mengerti apa maksudnya. Ucapan terimakasih atau karena keterpaksaan. Lagipula, apa tidak keterlaluan dia mengembalikan semua barang pemberianku? Setidaknya, dia menerima salah satu diantaranya. Toh, itu juga sedang sangat dibutuhkan.

“Jadi urusan kita sudah selesai?”

“Em, aku sudah tenang jika sudah berbicara denganmu. Jadi lebih baik aku kembali ke Bobtols sekarang”

“Kau tidak mau menyapa calon mertuamu?”

“Sepertinya dia sedang sangat sibuk. Aku harus segera kembali ke Bobtols sekarang juga. Mungkin aku hanya akan menyapanya sebentar, tanpa banyak berbicara. Kau tau kan, aku akan sangat gugup berbicara dengan Eomma-mu. Entahlah apa penyebabnya. Hanya saja, aku merasa sungkan. Mungkin belum terbiasa”

“Kau akan terbiasa setelah menjadi istriku nanti”

“Aish, kenapa kau tidak bisa berhenti membicarakan masalah pernikahan, dan masa depan. Sudah kubilang, aku tidak ingin membiacarakan hal itu semua”

“Araseo”

Entah apa yang membuat gadis di hadapanku ini sangat sensitif dengan masalah masa depan dan pernikahan. Dia mempunyai mimpi yang terlalu besar. Jika kami berdua menikah nantinya, dia takut jika pendidikannya akan terganggu. Shin Yeong juga khawatir jika tiba-tiba orang tuaku menginginkan kehadiran seorang anak diantara kami.

Kanada masih obsesinya sampai saat ini. Sebuah Negara yang sama denganku. Negara yang juga ingin aku kunjungi nantinya. Tapi aku belum pernah mengutarakan hal ini. Tidak pernah mengatakan padanya bahwa aku akan mengajaknya pergi ke Kanada suatu saat nanti. Ketika kita berdua sudah memiliki hak untuk saling memiliki satu sama lain. Dalam sebuah komitmen serius yang dinamakan pernikahan. Entah kapan dia mau melakukannya, tapi aku benar-benar berharap secepatnya. Secepatnya aku akan merubah gadis manis di hadapanku berubah fikiran. Merubah perspektifnya mengenai pernikahan.

***

Shin yeong’s POV

“Eommonim. Aku hanya sebentar ke sini karena ada urusan dengan Jong Woon Oppa. Kapan-kapan aku akan berkunjung dan membantumu menjaga café, tapi itupun jika kuiahku tidak begitu padat”

“Ah, gwenchana. Kau sudah harus kembali ke Bobtols kan? Uri Jong Woon bekerja keras hari ini. Nanti setelah kalian menikah, kita akan sering sekali bertemu dirumah. Iya kan?”

“Ahm? Ah, de…”

Apa ini? Kenapa ibu dan anak benar-bena r kompak. Kenapa mereka senang sekali membicarakan mengenai pernikahan di depanku. Aku ini terlalu sensitif dengan kata pernikahan. Tidak tau pasti apa alasannya. Aku hanya terlalu takut untuk membuat sebuah komitmen yang biasanya dilakukan oleh orang-orang  yang sudah dewasa dan sangat yakin dengan pilihannya. Umurku masih 19 tahun, dan rasanya ini terlalu cepat.

Kanada masih menjadi impianku sampai saat ini. Negara yang sangat ingin aku kunjungi nantinya. Entah kapan bisa terwujud. Tapi aku sangat menginginkan untuk menjadi seorang diplomat yang ditempatkan di kedutaan Korea untuk Kanada. Impian yang sejak lama sekali aku harapkan. Jika aku menikah, dan memilih kehidupan sebegai seorang istri. Apa yang akan terjadi dengan semua impianku? Mungkin aku masih terlalu egois untuk mengesampingkan kepentingan pribadiku dan membiarkan aku bahagia dengan seseorang yang sangat aku cintai. Membahagiakan orang-orang yang aku sayangi dan memberikan memberikan mereka sebuah kebahagiaan lain yang pasti sudah sangat dinantikan. Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan?

“Em, baiklah, aku pergi dulu. Eomonim, dan eng…  Jong Woon Oppa. Kita akan bertemu lagi besok di Bobtols. Aku akan bekerja tepat waktu dan melaksanakan semua tugasku dengan baik”

“Em”

Jong Woon hanya bergumam pelan tanpa mengalihkan perhatiannya ke arahku. Dia masih saja sibuk dengan mesin hitung yang terletak di meja kasir, sedangkan sebelah tangannya memegangi segelas ice coffe. Tega sekali dia mengacuhkanku, saat aku sedang berpamitan. Apa dia kesal karena aku selalu mengomel ketika dia membicarakan masalah pernikahan. Jelas dia tau apa alasan aku menjadi risih tiap kali dia membicarakan hal itu.

“Yeongi-ya, tunggu sebentar”

Aku baru saja akan membalikan badan sebelum suara berat Jong Woon menghentikan gerakanku.

“Whae?”

“Tolong ambil fotoku”

Jong Woon menyerahkan Iphone miliknya kepadaku dan tersenyum ringan. Dia tampak membenarkan letak topinya dan mengatur mimik wajahnya agar terlihat lebih baik.

“Ambil foto dari sini?”

“Tentu saja. Kau bisa menggunakanannya tidak? Itu Iphone keluaran terbaru. Hati-hati menggunakannya”

“Cish, kau fikir aku ini gadis kuno yang tidak mengerti apapun. Sudahlah jangan banyak bicara cepat ambil posisi yang menurutmu paling baik”

“Aku akan terlihat sangat baik dalam posisi bagaimanapun? Tidak ada gadis yang bisa menolak pesonaku, dan mengakui ketampananku. Em, kecuali kau tentunya. Karena aku tidak pernah secara tulus mengatakan bahwa aku ini tampan”

“Eiy, kenapa kau banyak bicara sekali. Aku hanya akan mengambilkan foto. Diamlah”

Sebuah hal sepele sebenarnya. Aku hanya harus mengambil fotonya, tapi terlalu banyak hal yang kami perdebatkan. Kebiasaan buruk yang sangat sulit dihilangkan. Mungkin karena sejak pertama kali bertemu kami sudah memperdebatkan suatu masalah, sampai saat ini kebiasaan itu sulit sekali hilang. Dari sini dapat kulihat Eomonim yang sedang berdiri di belakang Jong Woon, dia hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala menyaksikan tingkah kami berdua.

“Hana… dul… set…”

***

Aku melangkahkan kakiku keluar dari restaurant dan segera menghentikan bus. Aku harus kemba ke Bobtols dan melanjutkan pekerjaanku yang sempat tertunda. Semoga saja Supervisor-nim tidak menyadari bahwa aku pergi beberapa jam dan bolos dari pekerjaanku. Rasanya sudah sangt lega setelah membicarakan masalah itu dengan Jong Woon, setidaknya dia tidak akan melakukan hal berlebihan seperti itu lagi nantinya. Sudah terlau banyak hal yang dilakukannya utuku dan orang-orang yang aku sayangi. Itulah yang membuatku  sungkan untuk menerima setiap kebaikanya yang berebihan padaku.

Drrt…

Aku merasakan ponsel plif oranye dalam genggamanku bergetar, menandakan satu pesan masuk diterima.

From : Kim Jong Woon

“Aku akan datang ke flat-mu nanti malam. Harii ini aku tidak pergi ke Bobtols karena akan seharian berada di Handel and Gretel. Tapi nanti setelah kau pulang dari Boblots aku akan menemuimu. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan

To : Kim Jong Woon

“Malam ini aku sendirian karena Ji Eun sudah merencanakan untuk pergi ke bioskop bersama Gongchan. Jika dia pergi, itu berarti aku hanya sendirian di flat. Kau tau apa artinya? Tidak baik bagi seorang wanita dan pria berduaan dalam suatu tempat”

From : Kim Jong Woon

“Kenapa fikiranmu kolot sekali. Seorang pria dan wanita yang berduaan di dalam suatu ruangan, bukan berarti akan melakukan sesuatu yang macam-macam. Kau berharap aku melakukan sesuatu padamu malam ini?”

To : Kim Jong Woon

“Kau mau mati?”

Cish, selalu saja seperti ini. Kenapa dia selalu mengatakan hal yang menyebalkan di tiap kesempatan. Tidak bisakah sekali saja dia bersikap manis di hadapanku. Tapi tentu saja bukan manis yang menjijikan. Setdaknya bersikaplah normal seperti pria pada umumnya. Pria-pria yang berada di sekitarku.

Drrt… drrt…

Kembali kurasakan getaran ponsel dalam genggamanku. Kali ini adalah panggilan masuk. Dan siapa lagi yang menghubungiku kalau bukan Kim Jong Woon jelek itu. Apa sebenarnya yang dia inginkan?

“Whae?”

“Aku akan tetap pergi ke flat-mu nanti malam”

“Sudah kubilang, aku sedang sendirian. Aku pulang dari Bobtols jam 9 malam, setelah itu aku harus membereskan diri dan juga mengerjakan tugas. Kau tidak usah datang ke flat-ku, besok kita juga akan bertemu di Bobtols”

“Baiklah, aku akan datang jam 10. Tunggu aku”

“Tapi aku…”

“…”

“Yak, Kim Jong Woon. Aish… kurangajar”

***

Jong Woon’s POV

Aku menarik laci di bawah meja yang terletak di samping tempat tidurku. Dapat kulihat sebuah kotak kecil berwarna hitam yang tergeletak begitu saja di dalamnya. Sebuah kotak berisi cincin yang akan aku berikan pada Shin Yeong. Dia memang selalu kesal jika aku membicarakan masalah pernikahan, tapi keinginanku untuk memilikinya terlalu kuat. Aku tidak ingin hanya bisa melihatnya berkeliaran di depan mataku dan beberapa saat kemudian kami harus berpisah karena dia akan kembali dengan aktifitasnya sendiri. Aku ingin siang ataupun malam, dia akan tetap berada di sekitarku.

Siang hari aku akan melihatnya beraktifitas di Bobtos, dan malam hari dia akan tidur dalam dekapanku. Memiliki hak penuh atas dirinya, membiarkannya menjadi seseorang yang bisa membuatku bahagia setiap hari. Memeluknya sepuas yang aku inginkan.

“Aku akan mengubah perspektifmu mengenai pernikahan. Dan kau akan menerima lamaranku untuk kali ini, Yeongi sayang”

Aku mengambil kotak hitam itu dan memasukannya ke dalam saku jas yang saat ini aku kenakan.

Sudah jam 9 malam, dan aku akan segera berangkat sekarang juga. Mungkin dia sudah pulang dari Bobtols karena jam kerjanya sudah habis.

***

“Kau mau pergi kemana?”

Aku menghentikan langkahku saat kudengar seseorang memanggilku dengan suara yang cukup kencang.

“Appa… eng, sudah pulang?”

Aku melihat ayahku sedang duduk di kursi ruang tengah yang sedang kosong. Entah dimana keberadaan Eommaku sekarang. Tapi dia tidak berada disamping ayahku.

“Aku akan pergi menemui Shin Yeong”

“Dengan pakaian serapih itu? Setelan jas berwarna hitam, lengkap dengan dasi. Ayah fikir kau akan pergi menemui rekan bisnis”

“De? Ah, ani… hari ini aku akan membicarakan hal yang serius dengannya”

“Hal serius?”

Ayahku mengerutkan alisnya dengan tatapan penuh tanya yang langsung aku sambut dengan senyuman ringan.

“Aku akan melamarnya”

***

Tok… tok… tok…

Dengan tidak sabar, aku mengetuk pintu flat kecil di hadapanku, berharap seseorang di dalam segera membukanya, menyapaku dengan ramah, dan membiarkan aku masuk dengan senang hati.

“Di dalam tidak ada orang….”

Suara nyaring yang sudah sangat aku kenal tiba-tiba terdengar kencang dari dalam. Aku yakin itu adalah Kim Shin Yeong. Hahaha, lucu sekali. Dia mengatakan di dalam tidak ada orang. Dan jelas-jelas aku tau itu suaranya. Apa dia sangat bodoh, atau memang ingin bermain-main denganku.

“Yeongi sayang, ayo buka pintunya. Jong Woon Oppa ingin masuk dan menemuimu”

“Tidak ada Kim Shin Yeong di dalam”

Lagi-lagi aku mendengar sebuah jawaban yang membuatku kembali tertawa karenanya.

“Kau tidak mau membukakan pintu? Ah, baiklah. Kalau begitu aku akan pulang kerumah dan melaporkannya pada Eommaku”

Tidak ada jawaban. Untuk kali ini, aku yakin dia sedang sangat bingung dengan reaksi apa yang akan dia lakukan. Dia sangat canggung terhadap Eommaku, dan aku yakin, beberapa detik lagi dia akan membuka pintunya dan membiarkanku masuk

“Yeongi sayang, kalau begitu Jong Woon Oppa akan pulang kerumah…”

Mati-matian aku menahan tawa karena kelakuanku sendiri. Aku tidak menyangka bisa berbuat seperti ini di depan seorang gadis.

“CHAKAMANYEO”

Aku masih berdiri tegak di depan pintu saat dia membuka pintu flat berwarna putih itu dan menjulurkan kepalanya keluar. Tentu saja karena hal ini, wajahnya langsung berhadapan denganku. Dalam jarak hanya 5 senti dan benar-benar dekat.

Gila. Kenapa seperti ini? Aku tidak akan bisa mengontrol debaran jantung dan cara kerja paru-paruku dengan baik jika berada dalam jarak yang terlalu dekat dengannya.

“Jong… Jong Woon Oppa… eng… silahkan masuk”

“Hahahahahahaha”

Aku sama sekali tidak bisa menahan tawa saat melihat wajahnya yang tiba-tiba merah dan berbicara dengan suara yang gugup. Aku yakin, dia juga berdebar karena hal ini. Itu semua sangat terlihat dari ekspresinya yang sangat lucu. Dan lagi, apa yang baru saja dia katakan “Jong Woon Oppa” hahahaha. kurasa otaknya benar-benar tidak bisa bekerja dengan sempurna dalam jarak yang terlalu dekat denganku.

***

“Sudah kubilang, jangan datang ke flatku. Ini sudah malam dan aku sedang sendirian di dalam sini. Kau ini benar-benar pria yang tidak punya aturan”

Shin Yeong berjalan melewatiku yang sedang duduk di depan sebuah meja kecil di tengah ruangan. Keadaan flat-nya masih sama seperti terakhir kali aku datang kesini beberapa bulan lalu. Ruangan besar tanpa sekat dan terdapat sebuah ranjang, meja belajar dan juga meja duduk di tengah-tengah ruangan. Ada sedikit sekat yang memisahkan dapur dan juga kamar mandi. Sebuah ruangan yang jauh lebih kecil dari ukuran kamarku.

“Eiy, aku sudah mengatakan padamu. Aku ini tidak akan melakukan apapun? Jika kau berbicara terus, aku malah meyimpulkan bahwa kau ingin aku melakukan sesuatu padamu. Kau ingin aku tidur di sini?”

“YAK!!! Kenapa kau selalu tidak serius setiap kali berbicara denganku”

Shin Yeong yang sedang duduk di depan meja belajar tiba-tiba menengok ke arahku yang masih duduk dengan nyaman di lantai. Sebuah kebiasaan yang jarang sekali aku lakukan, duduk di atas lantai di depan meja kecil, lebih parahnya lagi, untuk masuk ke dalam sini, aku harus melepaskan sepatu mewah yang aku kenakan dan bertelanjang kaki.

“Siapa yang tidak pernah bicara serius. Aku ini memang suka bermain-main denganmu, tapi ada kalanya aku juga bisa bersikap serius”

“Bersikaplah serius sedikit. Jangan terlalu sering bermain-main denganku. Lama-lama aku kesal jadinya”

“Kalau begitu, aku akan menjadi serius malam ini?”

“Sudahlah, aku tau bagaimana siakapmu. Ngmong-ngomong, kau dari mana sebelum datang ke sini?”

“Aku dari rumah, tidak pergi kemapun. Aku kan sudah bilang akan pergi menemuimu jam 10 malam. Dan sekarang waktu yang sangat tepat. Aku tidak akan pernah lupa urusan waktu karena aku ini pria yang sangat disiplin. Kau tidak suka melihatku dengan setelan jas seperti ini? Ini kostum sehari-hari yang aku gunakan. Seorang eksekutif muda yang tampan”

“Cish, kau merepotkan dirimu sendiri dengan pakaian seperti itu. Jelas-jelas kau hanya ingin menemuiku. Kenapa pakaiannya formal sekali?”

“Sudahlah, kenapa kostum yang aku pakai jadi kau permasalahkan juga”

Aku bangkit dari posisiku dan berdiri di belakangnya yang sedang duduk di depan meja belajar dengan beberapa buku di hadapannya. Sebuah laptop yang masih menyala, menandakan bahwa sebelumnya dia memang sedang mengerjakan tugas di meja belajar ini.

“Yeongi-ya, bisa kau hentikan aktiitasmu sebentar? Aku tidak punya banyak waktu mala mini”

“Kau tidak lihat aku sedang mengerjakan tugas”

“Kau tega sekali mengacuhkanku. Aku hanya ingin berbicara denganmu”

“Yasudah katakana saja sekarang”

“Bisa kita bicara di luar?”

***

“Hei, cepatlah bicara. Kau tidak lihat aku kedinginan?”

Aku meliriknya yang sedang duduk di sebelahku. Karena mencari suasana yang tepat dengan situasi yang nyaman, maka aku mengajaknya pergi ke teman yang berada di sekitar flatnya. Taman ini hanya berjarak 100 meter dari tempat tinggal Shin Yeong dan kami berjalan kaki untuk sampai kesini. Udara malam memang terasa dingin sekali saat ini.

Disini terdapat dua buah ayunan yang bersebelahan. Keadaan benar-benar sepi di sini, aku jadi ingat terakhir kali aku datanga kesini ketika hari ulang tahunku yang kemudian berakhir tragis. Di ayunan ini juga aku merasakan bagaimana perasaan itu aku sadari dengan sepenuhnya. Perasaan cinta yang menelusup begitu saja.

Aku berharap di tempat ini pula, aku akan menerima pernyataan menyenangkan darinya. Keinginanku untuk memilikinya terlalu besar, dan sebisa mungkin aku harus mendapatkannya dan menjadikannya istriku.

“Haruskah aku membuka jas yang aku kenakan dan menyampirkannya di bahumu?”

“Hei, Tuan Kim Jong Woon, kenapa kau ini tidak romantis sekali? Jika kau ingin melakukan hal itu, lakukanlah dengan tiba-tiba. Jangan tanyakan terlebih dahulu. Apa kau tidak pernah menonton drama? Pemeran pria akan mebuka jas yang dia kenakan, dan dengan tiba-tiba langsung menyampirkan jas itu ke bahu gadisnya. Stelah itu mereka berdua akan saling bertatapan dan tersenyum satu sama lain”

“Hal seperti itu kau bilang romantis? Aku tidak dakan melakukannya. Kau sudah mengenakan jaket kebesaranmu itu lengkap dengan hoddie-nya. Jika aku membuka jasku, itu berarti aku hanya mengenakan satu lapis kemeja. Nanti aku yang malah kedinginan. Jadi jangan harap aku akan melepaskan jas yang aku kenakan dan memakaikannya padamu”

“Aigoo, benar-benar pelit”

Aku hanya tersenyum ringan tanpa menatapnya. Shin Yeong juga sepertinya sedang asik memainkan pasir di permukaan tanah yang kami injak saat ini. Dia membuka salah satu sandal yang dikenakannya dan menapakan kakinya ke pasir, sesekali dia menggerakan kakinya dan merasakan pasir yang lembut itu menggelitik telapak kaki kecilnya.

“Yeongi-ya. Apa pendapatmu mengenai pernikahan? Untuk kali ini, aku mohon jawablah”

“Aku hanya terlalu takut untuk membuat sebuah komitmen yang biasanya dilakukan oleh orang-orang  yang sudah dewasa dan sangat yakin dengan pilihannya. Umurku masih 19 tahun, dan rasanya ini terlalu cepat. Kau mungkin dalam usia yang cukup untuk menikah. 28 tahun? Umur kita bahkan berbeda 9 tahun, iya kan?”

“Tapi kau tidak pernah memanggilku dengan sebuatan kehormatan seperti yang dilakukan oleh orang lain. Panggilan “Oppa” hanya berlaku di depan orang-orang yang terbatas. Pangilan sajangnim juga kau katakan dengan ekspresi yang tidak meyakinkan”

“Jadi kau ingin aku memanggilmu oppa?”

“Ani… kau bisa memanggilku dengan sebutan apapun yang membuatmu nyaman”

“Kalau bengitu, aku akan tetap memanggilmu Kim Jong Woon. Oke?

“Bagaimana kalau yeobo?”

“ANDWE…”

Hahahaha. Jawaban yang sudah sangat sudah aku aku duga sebelumnya, dia pasti tidak akan melakukan hal itu, aku hanya senang menggodanya saja. Melihat ekspresi kagetnya. Aku tau itu adalah kata yang menurutnya menjijikan.

***

Shin Yeong’s POV

“Kanada. Kau masih berminat untuk mendatanginya?”

“Kanada masih menjadi impianku sampai saat ini. Negara yang sangat ingin aku kunjungi nantinya. Entah kapan bisa terwujud. Tapi aku sangat menginginkan untuk menjadi seorang diplomat yang ditempatkan di kedutaan Korea untuk Kanada. Impian yang sejak lama sekali aku harapkan”

“Kau tau, aku juga terobsesi dengan Negara itu?”

“Em, aku tau. Kau bisa kapanpun pergi kesana kan? Sedangkan aku? Aku harus berusaha keras agar bisa pergi kesana. Tidak bisa dengan cara yang mudah, harus belajar dengan keras agar aku bisa mencapai cita-citaku. Menjadi seorang diplomat. Ah, pasti akan sangat menyenangkan”

“Apa harus di Kanada? Apa tidak bisa bekerja di kementrian saja? Dan tetap tinggal di Korea?”

Aku hanya bisa terdiam saat tiba-tiba Jong Woon menanyakan sebuah pilihan yang aku sendiri tidak tahu jawabannya. Aku benar-benar bingung apa yang harus aku lakukan. Kanada adalah obsesiku. Tapi Korea juga Negara yang sangat aku cintai. Rumit.

“Bisa. Aku bisa tetap bekerja di Korea. Menjadi salah satu staf di kementrian luar negeri mungkin. Tapi untuk Kanada. Aku tetap akan mendatanginya nanti”

Aku melirik kearah Jong Woon yang sedang, menatap ke arah lain. Sesekali dia menghentakan kakinya ke tanah untuk menggoyangkan ayunannya. Menatapnya secara diam-diam membuatku merasa sedikit gugup. Hampir kehilangan kesadaran saat aku menyaksikan ekspresinya dalam jarak sedekat ini. Kenapa tampan sekali?

“Yeongi-ya”

“De?”

Aku langsung menundukan wajahku dengan salah tingkah saat dia tiba-tiba menoleh ke arahku. Khawatir jika dia mengetahui sejak tadi aku memandanginya tanpa berkedip. Mau ditaruh dimana wajahku nantinya jika dia tahu aku terpesona selama beberapa saat karenanya?

“Bisa kau kembalikan cincin yang melingkar di jari manismu?”

Aku terdiam saat sebuah perintah itu tiba-tiba keluar dari mulut Jong Woon. Dia menatapku dengan wajah yang sangat serius. Sama sekali tidak ada kesan main-main yang biasanya selalu dia tunjukan. Tidak ada mimik wajah menyebalkan yang biasanya aku lihat.

Ada apa dengannya? Kenapa dia memintaku untuk mengembalikan cincin ini? Bukankah cincin yang melingkar di jari manisku ini dia sendiri yang memakaikannya dengan komenitmen bahwa aku ini sebagai kekasihnya.

“Aaa… apa, maksudmu?”

“Sejak awal, aku membeli cincin itu untuk Hoyorin Nuna, bukan untukmu. Tapi karena aku memintamu menjadi kekasihku, maka aku memberikannya padamu. Sekarang aku akan menggantinya dengan yang baru. Cincin yang memang sudah aku niatkan untukmu. Kim Shin Yeong”

Dengan tangan yang sedikit bergetar, aku berhasil membuka cincin dengan permata di tengahnya itu. Cicin yang selama beberapa bulan ini melingkar nyaman di jari manisku. Cincin perak yang menandakan bahwa aku adalah kekasih seorang Kim Jong Woon. Eksekutif muda yang hebat.

“Pernikahan bukanlah suatu yang mengerikan. Hidupmu tidak akan berubah setelah menikah nanti. Sebuah komitmen seumur hidup yang diucapkan di depan banyak orang dan lebih sakralnya lagi, janji itu diucapkan dihadapan Tuhan. Ikatan kuat antara seorang pria dan wanita yang saling mencintai satu sama lain. Tidak ada paksaan ketika mereka saling meluapkan cinta sepanjang hidup dan menjadi tua bersama-sama, sampai akhirnya salah satu dan keduanya mati. Tidakah kau berminat untuk melakukan hal itu bersamaku?”

Kehilangan kata-kata. Itulah yang terjadi padaku saat ini. Aku tidak menyangka dia akan menanyakan hal ini sekarang juga. Setelah sebelumnya kami berdua selalu berdebat masalah pernikahan, tapi sekarang dia malah membuatku menjadi bingung setengah mati. Apa yang harus aku lakukan sekarang. Apa yang harus aku lakukan?

“Eng… membuat sebuah komitmen serius, dan terikat dalam sebuah janji yang sakral seumur hidup itu memang belum pernah aku firrikan sama sekali. Aku terlalu takut untuk melakukannya.   Aku hanya takut jika nantinya kau akan kecewa denganku. Aku bukanlah putri dari keluarga kaya raya yang bergelimangan harta. Sejak kecil aku dibesarkan dengan sederhana. Ibuku adalah pemilik kedai jajangmyeon pinggir jalan, dan ayahku hanya seorang staf di sebuah pabrik di Daegu. Aku tidak punya banyak uang dan juga baju-baju yang bagus. Aku tidak pernah pergi ke salon untuk mencuci rambut dan merawat kuku-kuku tanganku. Aku juga tidak pernah membiarkan beberapa orang menyentuh tubuhku untuk meberikan treatment kecantikan yang berlebihan.  Apakah aku pantas menjadi istri dari seorang Kim Jong Woon, eksekutif muda pemilik restaurant franchise yang tersebar di seluruh Korea. Putra pertama dari salah satu staf kementrian Republik Korea. Tidakah kita berdua akan mendapat cibiran negatif dari banyak orang? Aku tidak yakin bisa melakukannya”

“Aku tidak butuh seorang gadis dari keluarga kaya raya yang menghabiskan sebagian banyak waktunya untuk pergi ke salon. Aku hanya membutuhkan seorang gadis yang aku cintai. Gadis yang bisa membuat aku menjadi bahagia ketika berada di dekatnya, ketika memikirkannya, dan melakukan sesuatu bersamanya. Tidak masalah jika dia itu ceroboh dan juga pikun. Tidak masalah jika dia berasal dari Daegu dan menghabiskan waktunya untuk mencari uang di Seoul. Gadis itu adalah kau. Satu-satunya gadis yang aku cintai, hanya Kim Shin Yeong”

Air mataku hampir menetes mendengar paparannya mengenai diriku. Sama sekali tidak kusangka bahwa dia bisa menjabarkan mengenai diriku dengan panjang lebar seperti ini. Seorang Kim Jong Woon. Pria yang selama beberapa bulan ini berada di sekitarku. Mungkin waktunya terlalu singkat untuk saling mengenal satu sama lain dan membicarakan masalah pernikahan. Tapi aku sama sekali tidak tau apa yang terjadi dengan hatiku. Sebuah keyakinan yang menelusup dibalik rasa bingung yang sebelumnya menguasaiku. Rasa takut itu tiba-tiba lenyap seketika. Benar-benar ajaib.

“Would you marry me?”

“I do”

***END***

 

Advertisements

188 comments on “Jong-Shin Side : Would You Marry Me?

  1. yeayyy daebak!!! #teriak2sambiljumpalitan
    kluar jg ni ff..pling gw tggu diantara couple2 yg laen,
    coz ni couple yg pling gw demen..
    at last mereka nikah jg akhirny..
    gak sabar sama klanjutanny!!!

    wah thor jgn sampe d tutup dong blogny..
    sbg “penunggu tetap”blog ni
    gw rela koq nunggu sambil lumutan,d terpa badai sambil ujan2an..
    emg siy kl nulis hrs dpt suasana en mood yg super duper bagus
    biar hasilny bgs jg..fighting,,fighting thor!!!!!

    • maaf ya kalo lama banget update nih kopel, gakebagian jatah nulis nih aku jadinya.

      iya, ga aku tutup ko. aku masih seneng nulis, dan di tempat ini juga aku ketemu banyak sahabat baru.

  2. Kyaaaaaaaaaaaa jongshin kopel di publiiiiiiiiiiiiiish!!
    *heboh*

    aku baca dulu ya sellyEonni..
    Muahahahahaha
    *cipokSelly*

      • yha!
        kao tau?
        peyot itu merupakan isu sensitive bagi seorang wanita!
        jadi jangan ungkit” masalah peyot ato keriput sama unni walopun itu emang kenyataan!
        *plakkk
        woahahahahaha

        akh unni ambil lagi kiss an unni buat kamu..
        mening aku kasih yeye aja noh yg lagi nganggur..
        *cipokYeyeampekering*
        #sluuuuuuuuurp
        (ini lagi nyipok ape lagi makan ramen sih!)

  3. Tidakkkk
    jangan ditutup dong sujuyongwonhie,pliss
    sayangkan udah banyak ff yang dipublis disini.

    Aku bkal setia kok nunggu ff selanjutnya, selanjutnya, selanjutnya dan selanjutnya dari admin doubleS.
    Walopun lama publis ffnya aku akan tetap tungguin.

    Tpi terserah jg sma admin doubleS mau gman, aku harap yg terbaik aja untuk kalian.
    Aku tau pendidikan itu penting, dan membagi waktu itu susah.

    Aku hanya bs berharap jangan ditutup sujuyongwonhie nya,
    sangat sangat berharap.

  4. Selly…ayok kawinin mereka.

    Samaaa..aku juga suka bgt ff married life haha…
    Lebih seru aja kalo mesra2an nya udah nikah.kan bebas tuh mau ngapain ajja.

    Semangat selly…ini blog jangan ditutup.
    We love u…^^

  5. Dan sekarang aku mau komen buat ff si JongShin cople,

    pertama liat judulnya keringat langsung mengucur deras dari pelipisku*plakkk
    enggak ding abis bca judulnya terus senyum senyum sendiri, tpi aku langsung mikir aja “i do”
    ternyata jawaban Shin Yeong i do.

    Ya ampun si Jong Woon romantis amat tu pas nglamar Shin Yeong, aku mpe merinding bcanya.
    Kata kata nya Jong Woon itu loh, aku meleleh dibuatnya*plakkk

    Shin Yeong klo barang barang yg dikash sm Jong Woon gak mau kirim kerumah aku aja, ni aku kasih alamatnya
    Jl. Sujuyongwonhie
    No. 13+2
    Seoul, Korea Selatan
    *ngarep

    hahaha, Shin Yeong dipanggl ahjumma sama anak SMA.
    Tpi hebat jga bsa buat anak anak SMA itu jdi kaget karna ternyata si Jong Woon itu pacarnya.
    Gak kebayang tu anak anak mukanya kaya apa?

    • hahahaha, aku juga mau banget dilamar sama jong woon. astaga beruntungnya jadi shin yeong. kenapa idupnya enak banget ya, aku iri jadinya.

      si yeongi sombong tuh, dikasih barang-barang gamau, padahal dijual aja ya, terus uangnya buat biaya kawinan, kan seru tuh biar hemat

  6. hyaaaaaa unnii kurang panjang ><
    berasa nanggung bacanya
    ayolah unn lanjutin sampe mereka beneran nikah terus honeymoon deh haha

    aku sabar nunggu kok unn selama apapun
    unni emang harus memprioritaskan tugas
    kalo nulis ff itung-itung buat nambah pahala (apa dosa?) haha

    jongwoon so sweet XD
    kalo aku jadi shin yeong, aku bakal nerima lamaran jongwoon langsung
    ga perlu takut kalo udah sama jongwoon ❤

    yaah unn jangan tutup sujuyongwonhie dong 😦
    aku mau baca ff dimana?
    kemana aku bisa cari hiburan?
    mau buka apa kalo ditutup?

    walaupun terhitungnya aku masih jadi reader baru, tapi aku masih setia nunggu unni-unni ku yang udah tuwa ini publish ff
    setidaknya dengan unni publish ff aku bisa semangat lagi kalo aku masih suwung sama pelajaran

    jangan gulung tikar ya unn 😥
    aku masih setia jadi pelanggan ff unni kok

    bubbay~
    salam cinta mrs. cho :*

    • jadi sebenernya aku nulis FF itu dapet pahala apa dapet dosa sih? aku kan takut jadinya. aku ini anak soleh, gimana dong?

      aku ga tutup ko. aku kan bilang aku masih sangat suka menulis, aku gabisa kalo ga nulis, hidupku jadinya hampa. ya setidaknya selama aku masih seneng melakukannya, aku bakal tetap berkarya *apa ini?*

  7. Ni lanjutannya, takut kepotong jdi aku jadiin 2.

    Itu umma nya Jong Woon kasian amat masa difoto nyempil doang, harusnya dirangkul dong oppa.

    Gak sbar nanti pernikahan mereka bkal gmana, trus honeymoon nya gmana, trus..
    udah ah

    buat JongShin cople jangan lupa klo mau nikah undang aku ya.
    Ingat ingat jangan lpa undang aku

    • iya tuh, dianya yang gamau deketan kayanya. apa emang gadiajakin foto bareng. so swit banget deh keluarga ini.

      ah, aku tau kemana jalan fikiranmu unni. astaga

  8. Kawin kawin kawin kawin kawiiiiiiiiiiiin!
    Kawinin laki unni sama si shinyeooooooong!
    *demo depan KUA*

    heh itu apaapaan yaa!
    Seenak mu aja ngatain laki unni JELEK!!
    Berkalikali lg!
    Hadeeeeh
    dia itu pria paling tampan sejagat raya ini tauuuuk!
    (fitnah! Lebih gantengan bokap gue!)
    *plakkplokkplakk
    huawkwkwkwk

    ah iya unni pengen usul..
    Dari pada ni wp sepi kaya kuburan cina mending kamu isi pake ff freelancer gitu..
    Kan wktu ntu udah ad tuh..
    Kaya yg mydarkside ntu..
    Pegimana?

    akh iya sekalian unn pengen minta maap soalnya ff yg unni bikin kg rampung”..
    Huweeeeeeeeeeeeeeee
    T,T
    asal kamu tau aj unni udah 3 kali ngerombak isi cerita dgn cast yg sama..
    Tapi teteeuuuup aja kg ketemu cerita yg pas!
    Dan unn baru nyadar ternyata bikin epep yg bagus itu susah nyaaaaa setengah iduup!
    Salut bgt dah sama yg bisa bikin ff dengan lancar selancar tol cipularang..
    *pletak

    lagian belakangan ini jadwal unni jg lagi padetpadet nya..
    Biasa laaah si yeye nyuruh ngikut program keluarga ideal jadi nya tiap malem kita begadang mulu..
    >///<
    *ngapein emang nya?
    Muahahahahahaha

    akh udahan dulu yaa..
    Unn lagi mao berobat otak nih..
    Otak unn kaya nya udah geser 45derajat..
    Gyahahahaha

    ps: ava baru unni seksoy yaaaa?? Jadi pengen nyipok Yeye mulu nih!
    -3-
    hwahahahaha

    • jaelah, seganteng apa sih si yesung? gantengan juga kkoming kayanya. dia itu JELEK tau.

      share FF cuma buat orang-orang tertentu yang aku izinin, aku gamau publish banyak-banyak un, ini kan blog pribadi. kalo mau share FF kaya SJFF atau WFF gitu aku gabisa kayanya, privasi berkurang nanti.

      tau deh si unni niat bikin FF dari taun gajah ampe sekarang belum kelar juga. lama bener deh un.

      program bikin anak?
      itumah uda lewat. anaku sama yesung uda ada 4.

      kau tidak sadar kalo otak mu memang bermasalah sejak lama?

      avatar ganti?
      lebih lucu yang dulu. yang itu aneh.

      • YESUNG ITU MANUSIA TERTAMPAN SEPLANET MARS TAOOOOO!!
        (kalo di adu sama alien sono)
        wkwkwkwk
        udah ah!
        kamu suka mancing mancing deh!
        nanti kalo unni di cerein Yeye gegara suka melecehkan dia kamu mao tanggung jawab ape!
        ada 2 orang anak yg mesti unni kasi makan tauk!!

        ya udah kamu cari giih org yg mao ff nya dipajang di wp ini..
        apa kamu mao punya unni?
        tapi cuman 5 lembaran ms word arial 26..
        *jedaaaagh
        *kaga niat banget*
        muahahaha
        susa ah seel.. unni tuh pengen bikin ff romance..
        tapi dengan gaya tulisan unni yg kaya gini malah disangkain comedy lagi!
        kalo comedy jg mening ada yg ketawa lah ini kentang banget, romance kaga comedy apelagi..
        gyahahahaha
        emang paling enak tuh yaa jadi reader..
        kerjaan nya cuman kritik terus neror author nye dah..
        guahahahahaha
        *ketawa iblis*
        Tapi belon tau juga daaah..
        doain aje deh biar cepet rampung..
        wohohoho

        huh sebagai warga negara yg baik unni sih cuma ikutin program pemerintah dgn “2 anak lebih baik!”
        *nyanyi bareng teuku wisnu*

        iya unni baru sadar ternyata otak unni rada bermasalah semenjak mampir di blog ini..
        woahahahaha
        *ngetawain SeSer*

        masa sih aneh?
        cakep kuooook -3-
        tapi unni jg mao niat ganti sih tapi bingung mao make yg mane..
        ehehehe
        ada usul?
        eh tapi jgn yg lama..
        bosen cyiiiiiiiin
        wkwkwkwk

  9. MWO???? Di tutup?? Jangan dongsaeng-ah!! Aduh wp ni udah kayak tempat buat nyari sahabat baru, aduh sujuyongwonhie jangan di tutup dong 😦 aku sbg reader sih oke aja kalo jarang publish, kan reader harus ngerti juga gimana sibuknya author 🙂 ntar bakal update lg juga kan, kalo libur semesteran? Aduh pokoknya jangan di tutup ni wp!!!

    Yak ini couple bikin aku kembang kempis aja deh baca nya. Daebak! Di tunggu wedding nya ya :p

    Buat selly, serlin. Moga kuliahnya lancar 🙂

    • ga ditutup un. cuma niat doang tadinya. lagian sayang kalo ditutup sekarang, lagi banyak banget temen-temen baru yang bikin aku seneng.

      libur semester masi lama, itu taun depan un. aigoo, kelaan kalo update taun depan.

      gumawo unni 🙂

  10. jangan ditutup y chingu please..lama juga q pasti akan setia menunggu…
    wah lebay bgt tuh jong woon,5 laptop dg merek beda..buset…boleh tuh buat q 1*ngarep….*
    gomawo chingu dah bikin ff,jangan bosen y…

  11. HUAAAAA…..
    IYA IYA AHJUMMA,ALHAMDULLIAH YA.
    KENAPA AKHIR AKHIR INI AKU SELALU EMMBACA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN, AKU INGIN MENIKAH JUGA, MENIKAH DENGAN MOON JUN WON. (A.K.A GU MAN JUN DI BREAD LOVE AND DREAM)OMG AKU SUKA DIA AHJUMMA, TATAPAN MATANYA, NAMJA CUEK, TAK MENUNJUKAN KEMESRAAN DIAMANA MANA, TAK MENUNJUKAN PERHATIAN. ADA ALESAN YANG TAK TERDUGA SAAT DITANYA KENPA MILIH ORANG YANG DIA SUKA. AH I LOVE HIM. AKU INGIN MENJADI YANG YANG HALAL BAGINYA.
    #SUPAYA BISA MELAKUKAN HAL YANG IYA IYA.

    KEMBALI KE LAPTOP.OPPS KE FANFICTNYA AHJUMMA MAKSUDNYA.
    HAHAHA..
    COUPLE ABAL ABAL,WKWKWKWKWK..
    YESUNG GILA,TAMABH CAKEP JENGGGGGG.
    CEPAT BUAT MEREKA MENIKAH, SUPAYA KITA MEREKA BISA HONEYMOON BERSAMAKU SAMA MOON JUN WON.
    #MIAN KYU
    LANJUTKAN AHJUMAA, MY EX WIFE NYA JUGA.

    OH YA, MAMAPIR KE FB GIH. ADA KEJUTAN DARI KITA KITA.
    #LIRIK NICCHAN AHJUMMA SAMA ERNIY.
    HUG AHJUMMA SELLY AND SERLIN.

    AKU AMLES NGEDIT INI COMENT SO MAAF KALAO ADA TYPO.

    • seperti biasa, komen kamu paling keliatan, gede semua tulisannya.

      Joo Woon? dia uda jadi inceran aku dari pertama beli DVD bread love and dream, aku suka semua gaya dia, suaranya pas nyanyi juga bagus, pokonya keren deh. tapi pas liat dia di MV miss you, aku jadi ilang feel, soalnya dia jadi JELEK.

      aku udah mampir ke pesbuk yang selama 3 hari ini tidak aku kunjungi, tapi aku gapapa ko. aku kan sekarang jadi seorang putri dari pangeran ubai.

  12. ADA YANG KETINNGLAN. TUTUPPPP????
    INI BUKAN WARUNG KOPI YANG GAK ADA PEMBELINYA TERUS PWMILIKKNYA BERNIAT UNTUK MENUTUONYA IYA. JANGAN MACEM MACEM. ATAU APA MAU AKU KASIH FFKU?
    #APAAN COBA AKU INI

  13. Komenq d tangguhkan besok malem ya unn,g tau knapa low bis bc gini bawa’anx males ng0ment isi ffnya..

    Aq stju tuch ma yg yesungBIASA’ed usulin,di isi ma ff freelance aja dulu..
    Tp bikin ff emang g gampang sich,aq udah bikin tp bru dpt 2 part udah mentok,g tau mau dgimana’in lagi~wkwkwk

    udah dulu ya,unn??
    Full komennya besok..
    Bye~

    • gamau ah, aku gamau banyak-banyak publish. ini kan blog pribadi. aku izinin beberapa orang doang yang boleh publish.

      btw nih nama ganti mulu prasaan.

  14. WHOOOOAAAAA….. ONNIE….!!! AYO TETEP SEMANGAT….
    mungkin emang ada waktunya Onnie istirahat dulu buat bikn ff…
    tapi pliss, jangan tutup blog ini dong… T_T
    aku udh cinta bgt sama crita JongShin….
    jadi klo onnie mo lanjutin, lanjutin aja… aku bakal tetep nunggu koo…
    hehhee… ngelanjutinnya ampe lebaran taun depan juga gpp… yg penting tetep lanjut…. #plaaakkk
    tetep semangat ya Onn…. saranghae… ^_^

    • whoa, gumawo dukungannya. aku tetep semangat ko, nulis kan hobi aku. pasti sepi kalo ga ngayal sambil nulis, jadi santai aja ya.

      aku semangat semangat *chu*

  15. whoah…. Nerima jg ternyata si shinyeong. Hahaha

    oh, iya min… Ada beberapa kata yg kurang. Seperti “Kembali” di cerita hanya ditulis “kemba” dan ada lg cuma aku lupa.hehehe.
    Hanya membenarkan min . Maaf klo ngatur.
    Overall, ceritanya seru dan menarik.

    sujuyongwonhie mo ditutup? Yah… Min jgan ya… Jangan kek…. Aku bru aja mampir kesini masa udah ditutup. Jgan ya….
    Tapi, kembali kepada admin aja mau ditutup atau tidak. Aku harang tidak.

    • astaga, typonya banyak banget ya? aku kan emang gadis penebar typo.

      engga ko. aku masih seneng nulis dan ngayal. semoga aja bisa tetep berkarya *gaya penulis beneran*

  16. akhirnya… akhirnya… akhirnya keluar jugaaaaa aaaah…… aku merasa terharu bangeeeeeeet T_T hehe….
    aaah OK banget ceritannya…. aku mendukungmu unniee… cayoooo \(^0^)/

  17. ayeey Jong-Shin couple nongol ..
    Hahaha mereka berdua tetep yah hoby nya debat , itu lagi jong woon minta di foto-in ajj ngoceh nya panjang banget xD

    wah mau nikah , asiik asiik . Jong woon nya so sweet ih pas ngelamar ..
    Kyuu ayo buruan lamar aku juga kya jong woon ngelamar shin yeong *narik narik ujung baju kyu* #gila
    hahahaha

    Andwe eon jgn sampe di tutup blog nya *histeris* , aku akan tetap setia jd reader di Sujuyongwonhie ..
    eonnie-ya hwaiting \(^-^)/

    • biasa lah, namanya juga pasangan labil beda generasi.

      hei, kyuhyun itu uda jadi laki aku, gaboleh deketin. titik.

      aku semangat kalo banyak dukungan kaya gini.
      makasih ya nanan sayang *hug*

  18. tega bnget mau dtutup. Ga kasian ya sama kita2 yg seneng baca ff dsini. Kuliah emang penting,sbngat penting malah itukan bwt masa depan kalian, tpi, nulis juga baik ya itung2 refresh otak,
    ffnya bgus. Aku selalu suka ff yg ada dsini. Jadi jngan ditu2p tpi,jangan terbebani juga.
    pokoke hwaiting dongsaeng-ah.

  19. wah wah…
    Akhrnya kluar jg jongshin couple, lucu2..!
    Akhrnya mreka bkal married jg syukur dh!!!
    “Aku tidak butuh seorang gadis dari keluarga kaya
    raya yang menghabiskan sebagian banyak waktunya
    untuk pergi ke salon. Aku hanya membutuhkan
    seorang gadis yang aku cintai. Gadis yang bisa
    membuat aku menjadi bahagia ketika berada di
    dekatnya, ketika memikirkannya, dan melakukan sesuatu bersamanya. Tidak masalah jika dia itu ceroboh
    dan juga pikun. Tidak masalah jika dia berasal dari
    Daegu dan menghabiskan waktunya untuk mencari
    uang di Seoul. Gadis itu adalah kau. Satu-satunya gadis
    yang aku cintai, hanya Kim Shin Yeong”ah aku suka kata2 ini, romantis bgt…

    Aigoo, selly n serlin jgn tutup blog ini, syg bgt!
    aku cuma mau bilang keep fighting! semangat bwt kuliahnya dan ffnya!

    • so swit ya, aku juga suka. ganyangka aku bisa nulis hal gombal macam itu. coba ada cowo yang juga bilang gitu sama aku, huweeeee langsung mewek pastinya.

      gumawo unni. aku akan tetap semangat karena banyak dukungan.
      fighting!!!!!

  20. kyaaa
    Selly
    Aaa akhirnya mreka mau married
    Pokonya jgn smpe tabrakan atau kecelakaan atau amnesia pas mreka mw nikah #sinetron
    Aaa pliss bgt jgn dtutup
    Udh bnyak author favoritku yg pda akhirnya berenti nulis.entah krna sibuk,merasa trbebani dsb
    gk perlu cepet sel,jgn dpaksa,tp klo bsa jgn berenti
    Yah tp semua trserah kamu
    Hehhe

    • mungkin jadi deh kawin tuh mreka.

      iya, aku juga uda jarang banget baca ff gara-gara sibuk nulis ff dan beberapa author paporit aku lama update.

      iya, aku masih seneng nulis ko, santai aja.

  21. WHOAAA…… couple yng paling aku tunggu2 akhirnya publish juga..^_^

    co cuit Oppa…..!!!!! pkonya couple ini yng paling aku suka dari yng lain…

    cerita nya nyegerin..#es kaleeee…

    Eh, jangan d tutup dong saeng…..:-(
    kita bakal sabar kok nunggu kalian publish…
    kn judulnya aja sujuyongwonhie..? masa d tutup sih..???

    pkoknya kita do’ain, smoga masa2 terberat kalian yng penuh dengan tugas itu cepet selesai……. dan kalian bisa nulis ff baru lagi tentunya……

    Selly-Serlin…..!!!! ayo donk semanga…!!!! HWAITING…..!!!!

    • iya, super junior yeongwonhi, pasti ada saatnya blog ini akan hilang dari peredaran.

      terimakasih dukungannya unni, selama aku masih sempet nulis pasti aku tetep publish ko.

  22. Maksudnya apa dngan jalan fikiranku ke mana?
    Beneran gak mudeng*blagapolos

    Belum aku mintapun pasti kamu bkal buat.
    Kamu pasti lebih tau, kan yang buat jalan ceritanya itu kamu,
    aku mah tinggal ngikut doang dan menikmati hasil kerja keras kamu

    “SESUATU”
    kekeke^^v*plakkk

  23. huaaaaaaaaaa asik asik ayo oen lanjutin ke acara sakralnya hehehe
    kalo aku jadi yonggie gak usah dipaksa aja aku langsung mau hehe
    aku bacanya di lab sekolah lhoooo hoho

  24. onniee , hp aku rusak parah 😦
    aku ga bisa sms an , huaa .
    terus aku juga sibuk test .

    eh eh , aku suka part ini . so sweet banget 😀
    itu fotonya yesung bener di H&G ya ? daan , aku ngrasa semua member suju di album 5 tambah kerenn 😀 !!
    kyaa ~ apalagi teuki oppa (baca:suamiku) di mv a-cha .
    bikin meleleh , wkwk.
    oke deh aku tunggu aja kelanjutanny ..
    keep writing and fighting !!
    *kabur bareng kyu

  25. yhh jangan ditutup wpnya,, jeballl eonn. .
    selalu suka sma ff yg
    ada di wp ini…

    huwaaa lanjutannya sangat ditunggu tunggu lho eonn,,
    fighting! bikin ff nya 😀

  26. akhirnya nongol jg…
    huwaa sel sdh lama aku menantikn ksh2 lanjyan terbarunya
    dan finally it comes..

    sel, mentingin tgs itu emang bagus, tp jgn sampe ditutup ya blog nya
    aku n smua reader psti akan selalu nunggu hsl2 tulisanmu

    Hwatinggggggggg 🙂

  27. go go selly…LOL
    ahhhh…jgn d ttup dunk…yah yah yah
    huaaaa jongwoon oppa romantis skliii…
    brhrp mrk nikah trs pny baby kyk yoogeun…aw aw aw gmes ndiri bynginya…hahaaaa

  28. ANDWE…. eonnie jangan di tutup nih blog kan sayang…..
    aku seneng kok bca ff diblog ini suer aku gg bohong percaya deh eon aku bakal tetep nuggu kelanjutan ff ini sampai ubanan kalo perlu ….( lebway…)

  29. ahhhh~~ aku telat lagi. *miskin pulsa* mianhae unn. hahahah..

    Yes yes yes *nari ala hitz* akhirnya mau ngelamar juga, walaupun ya ya ya nga tau tuh jadi dinikahin kagak. heehehe. Yakk unnie aku tuh paling seneng kalo baca ff yg married life, berasa gmana gtuh bacanya. *plakk* Hahahah

    kalo blog ini di tutup saya mau gentayangan dimana lagi? saya sering gentayangan cuma disini ama di kyuna aja. hahaha. *masalah lo*

    aku akan selalu mendukung mu unn, aku juga akan selalu menunggu karya2 mu. *alah kata2nya*
    Ngapapa jarang2 publish juga unn. Setia menunggulah intinya mah. Hahahaha

    1semester itu sampe kapan ya? *yeoja babo* hahaha

    okeh deh,
    FIGHTING & HWATING buat unni selly and unni serlin. ^^

    • iya sama, aku juga suka banget sama FF model begitu, rasanya jadi semangat baca. haha

      iya deh ga ditutup. setidaknya tidak dalam waktu dekat ini lah.

      semester satu sampe januari 2012, ini baru mau UTS di kampus aku.

      jangan bosen ngerusuh di sini ya za, *cipok dalem*

  30. pasangn ney emg rame..hadew..
    Eiy,JANGAN TUTUP NEY BLOG..Q brsedia jd freelance, meski ffQ jauh dr kt bgus..
    Bwt almat email author ap?Q pngn krim ff bwt d share..mg2 dkabulin ma admin..

  31. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~~~~~ seneng bgt FF yg slalu ditunggu akhirnya muncul juga u.u

    Selamat ya eon akhirnya bisa menikahkan jong woon dgn shinyeong. tp klo gagal gak papa. nnti jongwoon ama aku aja u.u wkwk XD

    So sweet sekali kisah cinta mereka :’)

    HAH? TUTUP BLOG??!!!! GAK EONNIDEUL!! GAK BOLEEEEEEEEHH!!! *demo bawa obor* kasihanilah para reader disini T—T semangat LyLin eonnideul!! CEMUNGUDH!! (?)

    ichaichu
    a.k.a
    김종운’s younger sister, 이성민’s wife,
    조규현’s girlfriend .____.v

  32. Wah..akhir’y Jong-sHin cople public jg., lma bgt nunggu’y. G p2 yg pntg mrka msh exis dsni.
    JANGAN..!!! Jgn smpe sujuyongwonhie dtutup.., sayang kn? Sma crt d ff nie menarik.
    Semangat saeng., kuliah t2p no 1.

  33. Komen dulu dech ye~

    OH MY GOD!!
    Kim Jong Woon nglamar AKU!!!
    YES!JONG WOON-AH!!
    I DO!!
    I WILL MARRY YOU!!
    #dtabok shinyoung

    aku meleleh pas bagian jong-jong ngelamar young-young,
    aigoo~romantis sekali><
    cepet nikah ye,aku merestui kalian.
    Tapi ntar pas honeymoon ke kanada aku d ajak ya??
    #dsepak jongshin

    ntar abis nikah berarti bikin anak dong ya??
    Cepet2 dech,jgn kayak haeri yg kelamaan,sering bikin tp g pernah sukses…
    Wkwkwkwk
    #dmutilasi HaeRi

    Poseidon kira2 bakal ampe ep.berapa ya??
    Kamu tau g sel??
    Kekekeke

    • heh unni. apa maksudnya pengen ngawinin laki aku? kaga bakal aku ijinin.

      tuh kan, apa coba. aku sudah mengerti ke arah mana jalan fikiran kotormu yang menjijikan itu un.

      poseidon, palingan 20 ah kali. aku juga gatau.

  34. ayo jum kawinin, kawinin mereka.
    hadirkan aku sebagai saksinya biar pernikahan mereka afdol..
    jangan tutup blognya ya jum??? kan sayang banget kalo ditutup.
    HWAITINGG!!!!!

  35. jongshin akhirnya mau nikah juga..
    sampai beliin 5 laptop dg merek berbeda.. Ya ampun boros banget yesungnya ya.. Gimana nggak diteriakin mulu..

    Eonn tetap semangat ya..

  36. Sbg reader yg setia aku bakal nunggu dgn senang hati..

    Jadi,, walaupun eonni lagi ngurusin sujuyongwonhie sendirian tetep harus semangat…
    HWAITING!!

  37. Asik asik. .
    JongShin mau nikah, jangan sampe mreka ga jadi nikah.
    GA RELA
    lagian juga kan Shin Yeong udah blang I DO
    masa ga jd si, ksian JongWoon kalo ky gtu.

    Ga kuat saya ma kata2 JongWoon itu, siapa coba yg ga melting dnger kata2 JongWoon.

    Dan aku jg GA RELA kalo Sujuyongwonhie di tu2p, mending nunggu lama publish drpd ga publish sama sekali aku suka bgt ma ff Married Life.

    Aku jg ngerti dgn kesbukan kalian Serlin n Selly unnie, so aku bkal setia nunggu ff kalian.

    SEMANGAT !!! 😉

    • jadi jadi, tenang aja ya.

      masa sih? itu menjijikan apa mengagumkan? kata-kata itu kan dari fikiranku, aigoo

      iya aku semangat kalo banyak dukungan,
      gumawo *chu*

  38. Lagi n lagi unnie telat dek,,,gpplah,,,ahhhh itu kmren si oppa jg datang lg ke handel n gretel,,,hihiihihi,,,klo dy yg jd kasir banyak tuhhh yg bakalan dtang,,,ahhh younggie segitunya yaa,,,g mau nerima pemberian jong woon,,,ahhhh tp akhirnya ” I DO” jg katanyaaa,,,,senang,,,unnnie jg suka bgt ff married life saeng,,,keren aja bacanyaaa,,,,buat sherlin gpplah vacum dulu,,,konsen buat kuliah,,,tp janji bakaln balik lagi nulis yaaa,,,km jg saeng,,,tetep nulis yaaaa,,,jeballll,,,dtggu ff2 keren lainnya,,,nulisnya kapan mood aja,,,jgn dpaksain,,,okayyyy *hug*

  39. reply, reply:

    hehee ternyata selera kita sama. 😀 suka yg uda married. hahah

    semangat buat UTSnya.. ^-^

    tenang unn aku ngga bakal bosen ko ngerusuh disini. 😀 sujuyongwonhie itu salah satu blog favorit aku.

    *hug*
    ~ istri KIM HEECHUL ~

  40. Reply again:

    dia ahjusi paling ganteng seantero jagat raya.. 😀 ngga ada orang yg seperti beliau.. wkwkwkwk

    ahh ngapapa cuma beda 10 tahun ini.. ckckck

  41. FF ini bagus lho, Author, sayang kalo ga dilanjutin, apalagi sampe mau nutup blog segala. T.T *nangis kejer, nyerot ingus*
    Btw, aku juga suka baca FF yg married life apalagi yg romantis-romantis gitu. 😀 *balik curcol*
    NB : pokoknya ditunggu lanjutannya lho. Hwaiting~! ^^

  42. aigooo… aq bener2 ketinggalan !!
    wkwkwkwk,, telepon dengan seperti itu hanya krna jongwon ngasih sesuatu(?) sama keluarganya shinyoung ???#hebaatt
    tapi bener juga sih ,, pasti merasa gimana gitu(?) !
    shinyoung gugup klo berhadapan sama ummanya jongwon psti kena sindrom pre-calonmenantu(?) .
    uwaaahhh,, gak nyangkan jongwon bisa berpidato(?) seperti itu smpe shinyoung nangis ??!wkwkwkwk ..
    tapi akhirnya,, luluh juga tu hati ..
    sukaa sukaa
    #aku juga suka ff yg udah kawin2an(?)#dipikirkambing
    jgan smpe tutup ..
    ku menunggu#rossalewat^^

    • iyalah, pasti ada rasa gaenak, tapi kalo aku sih aku terima aja kayanya. *matre*

      sindrom apa itu? emang ada ya? ngarang deh.

      aku juga suka. pokonya aku bakal kawini mereka *loh?*

  43. SELLY FIGHTING!!! Jgn smpe blog ni d tutup, lama update jg gpp.. Pzti dg sbar q tunggu.. Tp smua trgantung keinginan pribadi kalian sie sbnernya.. Dunia nyata emg lbh penting ketimbang dunia imajinasi..

    Utk ff jung-ah, mian unnie lum smpet bca..

    Jong-Shin dbwt after married life dunk, itung2 bwt blajar #sadarumur

    Oke tetep smangat ya!!

  44. Hahaha,,
    Beneran itu,,,
    Mungkin, aq terlalu terbawa pesona jongwoon makanya ampe kebawa mimpi…#hahahahaha

    Ps: janagn pgl unni donk,,,
    Berasa tua,, padahal kita kan seumuran,,,#plakkk

  45. Sebelumnya makacih,, dah nyempetin nulis niy ff wlo sibuk… 🙂
    waah bener jangan mpe tutup dunk,, lamaaa dikit jg gak pa”,, aku dah sering kecewa baca ff nanggung ditinggalin authornya, padahal penasaran setengah mati!! *lebeh*
    v pastinya kuliah harus paling utama….. FF, kan cuma ‘hiburan z!!! 🙂

    I do… yuhuuuuu,, diterima lamarannya!??!! harusnya da respon dulu dari yeppa, baru end, ato pelukan dulu gtuw… maunyaaa aku niy siy…. whe…
    jonga-shin harus mpe nikah y…. *maksa*
    ituw terserah yg bikin ff denk!! yg penting ceritanya tetep seruuu!!!

    shinyeong, aku jg sama takut nikah!? *gak nanya*
    v klo yg ngelamar orang yg cinta kita setulus hati & orangnya jongwon oppa, kayanya gak bakal ditolak!! wakakaka…

    FIGHTING!!!

    • yuhu, aku seneng ko nulis FF, mengurangi tingkat kesetresan jadinya.

      aku lagi mikirin bagimana hubungan mereka selanjutnya, tapi pasti akan selalu yang hepi-hepi ko.

      jiyah si unni pengen dikawinin ya? sono sama kambing aja. hahaha

  46. onnieeeeeeeeeeeeeeeeee mian baru bisa ngomen disini ya T.T
    sebelumnya perkenalan dulu yaa hehe
    annyeong onnie sherly dan serlin 😀
    Naneun winda imnida 16 y.o 🙂 istri sahnya kibum hehehe skalian slingkuhannya bang unyuk :p
    onniee aku penggemar FF uniie loh sampek2 aku ngajak temen aku supaya baca FF onnie di blog ini tapi sygnya dia cuman mau baca FF yesung hhe alasannya simple tapi padat yaitu dia cuman suka ff yang cast utamanya ada yesung (?) oaalah *abaikan saja ya unn hhee
    oiyah onnie onnie yg yepppppeeooooo *seneng nih critanyaaaa
    bkat nulis ff itu drimana sih onnie? pinter amat nulis ff nya . anak siapa sih *plaaak! minta digampar hehe
    yasudahh onnie sekiab dulu celoteh celoteh dari bidadari yang paling cantik menurut kibum*dibakar.snowers*
    slamat berkarya ya onnie dan smoga sukses dalam study nya
    dadaaaah *ala.miss.universeee
    #kissssssssssssssssssssssssssssss :*

    • astaga rusuh. aku baru tau ada komen ini di sini, jadi baru sempet bales.

      gumawo yah saeng sayang uda ngajak temen-temennya nongkrong disini *cipok cipok*

      bakat nulis, aku sama sekali ga bakat menulis. ini sih iseng aja kalo lagi ada ide.

      gumawo gumawo *hug*

  47. anyyeong.. maaf komen lagi.. –“v mau tanya kapan FF ttg yesung oppa di share lagi? *gaksabaran..
    aku udah baca yg myctophobia dari awal sampe akhir gaada yg kelewat.. dan aku suka ^^
    pengen cepet” baca yg lainnya deh :))
    oiya peekenalin. aku suci dari cianjur.. aku baru berusia 15 tahun..*maaf gaje ^^ v

  48. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa trusin donk!! Eonni px twitter?
    kalo px follow me @leeyoungsuk_Elf
    gomawo *bungkuk 180 drajat*

  49. theme song “Marry You’
    kkkk~~ ini sekuel myctophobia yaaahh..sukkaaa ^^
    aish ungie udah kebelet nikah aja *faktor usia jg kali yah* #plak
    wahhh….klo ampe nikah gmna ya? seru kali ya, tengkar tiap hari ~lol
    btw bner jg pemikiran yeongie, bagus jg sih dikasih barang banyak , mana gratisan pula….tapi tu tagihan listrik pasti membengkak abisssss *kecuali klo dibayarin jg tiap bulannya =p
    hayioooooo…..jong-shin udah mau merit aja nih <33333333

  50. annyeong reader bru nehh,,
    tanaya imnida,,ini ff prtma yang aq bca diblog ini,,
    karna bias aq yeppa mka’y bca ini dlu,,karakter yeppa dsni beda sama yang biasa aq bca diblog lain tp aq suka koq,,

    oya aq jg kmren kirim email mnta PW,,blh donk,,
    gomawo min,,

  51. penghuni baru ikutan komen ah. hehe

    ngomong2 married life, aku jg paling sneng bca ff yg genre nya married life. gag tau knp sneng aja bacanya. apalagi klo pasangannya itu dijodohin trus berantem2. atau pling gag jaim2an gitu lah. *eh kok malah curhat.
    suka sma cerita’a. next ah. 😀

  52. Aigoo..siapa yg ga luluh kalo d lamarnya pake kata2 romantis gitu…
    eommmaaaa aq juga pengen d lamar bang yeye T_T*peyuk yeye*

    hoho..baru deh shinyeong ngerasa bangga jadi pacar seorang ‘kim jong woon’..pamer ke anak sma lagi..kkkk~

  53. Eonni cantik aku bru maen ke wp mu ini..
    Sneng bgt bsa nemu yg ada uri.jongwoon nya..
    Tpi bru bca ckg.. *telat sekali ya..
    Ckckckckc..
    Tpi da emg daebak critanya… Keren..

    Ah ia.. Salam kenal ,, seo riika imnida, mohoonn bntuannya.

  54. Tadi lg baca enak2 eh, ada yg sms jadi ditunda dulu baca nya hehhe #ga ada yg nanya -_-
    serasa gua yg jadi shin young #plaak
    oppa YES I DO I CAN’T STOP LOVING YOU *numpang nyenyong* #plaaaak

  55. Kkkkkyyyyaaaa benarkah mereka bakal nikah , waaahhh akhirnya mereka bakal nikah jga setelah dilalui dengan sedikit kata” yg bikin melting , uhhh oppa bener” romantis >.<

  56. Waaahhhh akhirny shin yeong nerima lamaran jong woonie…
    Cpt lah menikah dn hidup bahagia, couple yg pling dsuka ni jongshin

    Hadiah jong woon buat adik shin yeong g slah tuh laptop smpai 5…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s