My Ex-WIfe 4th Story : Grumbling

…. Amour Beauty Building, Seoul ….

CEO Park’s Room, 15th floor

11.04 AM KST

Author’s POV

Seorang pria setengah baya tampak tersenyum sembari bersedekap ringan. Dia berdiri tepat di depan jendela besar berupa kaca tanpa garis yang menjadi dinding di ruangannya. Sebuah ruangan yang di desain khusus seperti yang dia inginkan. Terkesan mewah dan sangat unik, ruangan CEO yang sudah ditempatinya lebih dari 10 tahun.

Tuan Park tidak bisa menahan senyum di bibirnya setelah sang asisten menyampaikan laporan hasil memantauan yang dia lakukan. Ji Sub juga sangat antusias menceritakan mengenai apa saja yang terjadi di depan matanya. Beberapa saat yang lalu, Ji Sub memantau apa yang terjadi di pertemuan pertama antara Jung Soo dan So Ah. Yang menjadi klimaks pada moment itu adalah ketika So Ah berkata dengan ekspresi angkuh dan penuh percaya diri bahwa di adalah mantan istri Jung Soo. Tidak ada sama sekali rasa segan atau mungkin tidak nyaman dengan status yang disandangnya.

“Bagaimana menurutmu? Apakah mneyatukan mereka adalah hal yang sulit?”

“Entahlah menurut saya, Nona So Ah memang keras kepala. Dia juga selalu menujukan ekspresi seperti itu di depan orang lain. Saya tau bagaimana Nona So Ah yang sebenarnya, dan dia tentu saja jauh berbeda dengan apa yang terlihat dari luar. Pribadi yang lembut dan juga ramah. Hanya saja, dia menunjukan sikap seperti itu pada orang-orang yang membuatnya nyaman”

“Bagaimana reaksi Jung Soo saat dia melihat menantuku kembali ke hadapannya?”

“Tuan muda Jung Soo… em… dia tampak kaget”

Ji Sub masih antusias menyampaikan segala hal yang sudah sangat ingin dia ceritakan kepada Tuan Park. Sebuah misi yang kemungkinan berhasilanya sama sekali tidak bisa diprediksi. Menyatukan dua pribadi yang berlawanan dan tidak ada rasa saling menghargai satu sama lain. Rasanya jauh lebih sulit daripada memisahkan dua orang yang saling mencintai.

“Tuan muda benar-benar terbelalak hebat dengan mulut menganga. Dia terkejut dengan kedatangan Nona So Ah secara tiba-tiba. Ditambah, status Nona So Ah sebagai desainer  tetap perusahaan ini yang sudah sangat dia tahu pasti akan banyak berinteraksi dengan Jung So dan juga Nona Ga In, kekasihnya”

“Kasihan sekali nasib model ambassador kita itu. Bukankah umurnya juga sama dengan  So Ah? Dia masih sangat muda tapi harus merasakan sakit hati karena cintanya akan segera berakhir”

“Apakah anda juga berniat untuk menjauhkan Nona Ga In dari tuan muda?”

“Tentu saja tidak”

Tuan Park berbalik menghadap Ji Sub yang berdiri di belakangnya, dan memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana. Sebuah smirk dia tunjukan dan membuat Ji Sub berdeham karena tidak tahu apa yang akan dikatakan oleh atasannya tersebut.

“Aku tidak akan mejauhkan model itu dari putraku. Tapi aku akan menjauhkan Jung Soo dari Ga In dan membuat dia jautuh cinta pada So Ah. Membuat itu terjadi se-alami mugkin, rasanya pasti akan sangat sulit. Tapi tentu saja tidak ada yang tidak bisa aku lakukan. Asalkan ada kau orang kepercayaanku. Benar kan. Kim Ji Sub-ssi?”

“Ah, tentu saja tuan. Saya akan membantu anda untuk melakukan itu. Membuat tuan muda dan nona So Ah saling jatuh cinta satu sama lain. Dan membuat mereka bersatu tanpa ada paksaan”

***

Photo studio corner

11.04 AM KST

Jung  Soo’s POV

Aku masih mencengkram tangan gadis yang sedang aku seret paksa meninggalkan ruangan pemotretan sialan itu. Tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini, hanya saja sepertinya tidak ada cara selain memaksanya ikut aku untuk berbicara dengan lebih serius. Lee So Ah benar-benar keterlaluan. Bagaimana mungkin dia datang setelah 4 tahun menghilang, ditambah dengan fakta bahwa saat ini dia adalah salah satu staf Amour Beauty yang sudah terikat kontrak eksklusif. Gila. Ini benar-benar gila.

“Lepaskan tanganku… aw… sakit…”

Gadis di belakangku ini mengaduh kesakitan saat aku mengeratkan cengkramanku di pergelangan tangannya. Entah sampai kapan kakiku akan berhenti melangkah karena rasanya harus pergi jauh-jauh dari kerumunan untuk bisa mencari suasana paling tepat berbicara dengannya.

“Berengsek kau… lepaskan aku”

“Diamlah, jangan buat aku semakin emosi menghadapimu”

“Bodoh… cepat lepaskan aku… aw… tanganku sakit”

Secara mendadak, aku menghentikan langkah kakiku dan menghempaskan tangan kanan So Ah yang sebelumnya aku tarik paksa. Gadis itu tampak mengumpat kesal dengan sumpah serapah yang terus mendesis dari mulut kecilnya.

“Bagaimana kau bisa kembali?” Tanyaku dengan penuh emosi.

Bukannya menjawab pertanyaanku, So Ah malah sibuk mengusap tangan kananya dan sesekali meniup pergelangan tangannya yang memang terlihat memerah. Aku benar-benar tidak menyangka akan berbekas seperti itu, Karena emosi aku tidak menyadari telah melakukannya.

“Cish… gila… kau benar-benar tidak berubah Park Jung Soo-ssi”

“Jangan banyak bicara, dan cepat jelaskan. Bagaiman kau bisa kembali dari Paris setelah 4 tahun menghilang, dan masuk kembali dalam kehidupanku. Tidak tanggung-tanggung, kau bahakan berani memasuki Amour Beauty dan menjadi salah satu staf di sini. Sengaja melakukannya, huh?”

“Aku tidak perduli dengan semua hal yang keluar dari mulutmu. Itu tidak penting”

Gadis di hadapanku ini malah memutar langkahnya dan berbalik meninggalkanku. Tapi tentu saja aku tidak tinggal diam menyaksikannya seperti itu.

Dengan cekatan, kembali aku tarik tangan kanannya dan menghempaskan tubuh kecilnya ke tembok. Sebelah tangannya masih aku genggam erat, dan sebelahnya lagi aku tekan ke tembok agar dia tidak bisa melawan.

“Haruskah aku melakukan kekerasan agar kau mau menjelaskan semua hal yang terjadi padamu. Nona Park So Ah. Ehm, aniya. Lee So Ah maksudku”

“Kau ini masih sama gila seperti yang dulu. Aku fikir kau sudah berubah setelah aku tidak bertemu denganmu selama 4 tahun. Tapi ternyata, tidak ada yang berubah sama sekali. Mungkin yang berubah hanya statusmu sebagai mantan suamiku, dan aku sebagai mantan istrimu”

“Kau tau? Ketika kau memutuskan untuk pergi ke Paris. Banyak masalah yang kau tinggalkan untuk aku. Setelah kita bercerai, aku fikir semuanya berakhir. Tapi ternyata, tidak sama sekali. Seharusnya, jika aku bisa menemukanmu di Paris, maka aku tidak akan marah seperti ini. Tapi keberadaanmu disana benar-benar misterius. Bahkan keluarga besarmu mengaku tidak mengetahui keberadaanmu di sana”

“Masalahmu adalah urusanmu. Tidak ada sama sekali hubungannya denganku. Jadi tolong lepaskan cengkramanmu di lenganku, sakit”

Dengan paksa, So Ah menghempaskan sebelah tanganku dan menarik sebelah tangannya lagi yang masih berada dalam genggamanku. Ekspresi sangarnya masih tidak berubah sama sekali, dan malah terlihat sangat mengerikan. Hal itu membuat fikiranku kembali melayang jauh saat dia baru saja pergi ke Paris dan menghilang selama 4 tahun.

“Ayah, aku ini jabatanku naik jadi direktur. Apa tidak bisa?”

“Kau akan tetap berada di manager pemasaran, sampai kau bisa merubah sikapmu menjadi lebih baik. Kalau perlu, bawa kembali menantuku ke Korea, maka kau bisa mendapatkan Amour Beauty”

“Ayah sendiri yang mengatakan jika tidak bisa mendapatkan Amour Beauty sampai aku menikah. Kalau begitu, aku kencani saja ambassador kita”

“Terserah jika kau ingin melakukannya. Tapi jangan harap aku akan menganggap bahwa kau sedang serius ntuk berubah dan menjadi lebih baik. Itu adalah cara yang sama sekali tidak efektif”

“Bagaimana kalau aku bisa kembali bersama So Ah dan membawanya dari Paris agar kembali ke rumah ini?”

“Kau sendiri yang mengatakan ingin bercerai dengannya. Kau sendiri yang mengatakan bahwa kau tidak peduli dengan harta warisan atau apapun itu. Asalkan kau sudah berhasil berpisah dengan So Ah, maka kau merasa hidupmu lebih baik”

“Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang. Apa yang harus aku lakukan, agar aku bisa menjadi seseorang yang menurut ayah baik. Kenapa aku tidak bisa menyandang predikat itu di mata ayah? Aku sudah tidak mengencani model-model Amour Beauty lagi kan? Aku juga tidak suka menghamburkan uang untuk pergi kemanapun aku mau. Lalu apa lagi?”

“Sudahlah, nanti jika kau sudah berubah. Aku akan mengalihkan semuanya padamu. Tapi tidak dalam waktu dekat ini tentunya”

“Kalau begitu, aku akan mencari Lee So Ah dan membawanya kembali”

“Silahkan jika kau bisa melakukannya”

“Dan, berikan Amour Beauty padaku”

“Tentu saja”

Bayangan kejadian masa lalu itu segera lenyap setelah aku mendnegar protes keras ditunjukan padaku sebagai bentuk kekesalan.

“Tuan Park Jung Soo, kenapa kau membawaku dalam kehidupanmu dan membuat aku menjadi tidak nyaman setiap berada di sekeliling hal yang berhubungan denganmu. Apakah kau ini memang musuh hidupku selamanya. Lalu apa masalahmu denganku?”

“Aku tetap tidak menerima sepeserpun warisan dari kakek. Aku juga mendapat omelan karena ibuku tidak menyangka bahwa aku akan membiarkanmu pergi. Menceraikanmu mungkin sudah bisa dia terima, tapi jauh darimu dia tidak bisa. Kau juga yang membuat hiduku berantakan karena statusku sebagai pria bercerai. Ibuku selalu memaksa agar aku bisa menemuimu di Paris, meminta maaf dan mengajakmu kebali ke korea.”

Aku sama sekali tidak membiarkan gadis Korea ini menyela perkataanku dan terus saja menyambung semua penjelasan tanpa henti.

“ Tapi tentu saja aku tidak akan melakukan hal itu. Beberapa saat kemudian, sebuah tawaran menarik aku dapatkan. Menemukanmu dan mendapatkan Amour Beauty. Tapi setelah aku mengirimkan beberapa penyelidik ke sana. Mereka juga tidak berhasil menemukanmu. Tapi sekarang setelah semua masalah itu selesai dan aku melupakannya, kau malah datang di hadapanku dengan wajah tanpa dosa yang menyebalkan. Kau menjadi salah satu karyawan di perusahaan ini, dan jika ibuku tau maka dia mungkin akan memaksaku untuk kembali menikahimu seperti dulu. Sayangnya, itu tidak akan pernah terjadi sampai kapanpun”

“jadi hanya ini yang ingin kau bicarakan. Hal sepele seperti ini dan harus membuatku meringis kesakitan Karena cengkraman tanganmu?”

“Kau sudah mebuat hidupku kacau. Kau juga sudah membuat pacarku menangis seperti tadi, dia mungkin akan marah padaku karena setelah hal ini. Kau tau itu, huh?”

“Hidupmu adalah hidupu, dan hidupku adalah hidupku. Jadi jangan bawa-bawa aku jika hidupmu tidak berjalan lurus sesuai dengan apa yang kau inginkan tuan Park Jung Soo-ssi”

So Ah melenggang pergi meninggalkanku yang masih berdiri membantu di tempat tadi. Benar-benar tidak habis fikir bahwa dia akan menjadi sekeras kepala ini sekarang.

Dulu mungkin dia masih remaja yang belum genap 20 tahun. Dia bahkan menangis ketika aku menciumnya, dan dia masih punya rasa takut dan segan padaku. Tapi sekarang? Dia benar-benar sudah berubah menjadi wanita yang sangat menyeramkan. Bagaimana mungkin seorang pria bisa tahan hidup berdampingan dengan gadis galak seperti dia. Cish, keterlaluan.

***

Photo studio

12.16 PM KST

So ah’s POV

Aku berjalan dengan cukup cepat memasuki ruangan pemotretan. Beberapa karyawan masih sibuk mempersiapkan ini dan itu, tapi aku tidak melihat sosok sang model dan Soo Hyun photo grafer yang seharusnya memang sudah bekerja  untuk melakukan sesi pemotretan.

“Sudah kubilang, aku tidak mau melakukan apapun hari ini. Aku tidak mau di foto, aku tidak mau bergaya, dan singkirkan semua pakaian yang dibuat oleh tangan wanita itu dari hadapanku”

Sebuah suara yang terdengar seperti jeritan frustasi menggema di dalam ruangan yang cukup luas ini. Aku yakin suara itu berasal dari salah satu sudut di dalam studio, dimana beberapa model sedang bersiap untuk memakai baju, make up, dan juga mempersiapkan segala hal untuk segera melakukan pemotretan.

“Dimana Jung Soo Oppa, aku ingin menemuinya… lepaskan aku… aw, hentikan… aku tidak akan mendengarkan apapun yang kalian katakan, aku hanya ingin bertemu dengan Jung Soo Oppa saat ini juga”

Kegaduhan mulai terdengar semakin riuh saat aku mendekat ke sebuah ruangan dengan pintu yang masih tertutup rapat, sebelum akhirnya…

Bukk…

“Aw…”

Aku oleng dan hampir terjatuh saat tiba-tiba pintu di hadapanku terbuka dan seorang wanita keluar dengan membabi buta.

“KAU!!!!!!!!!!”

Jeritan emosi memekakan telingaku, dan membuat aku meringis karena pengang. Gila. Apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruangan ini. Kenapa keadaannya sangat kacau ketika aku pertama kali menjalani hari kerjaku di Amour Beauty. Apa yang salah dengan tempat ini sebenarnya?

“Whaeyo? Apa yang salah. Kenapa dengan aku?”

Dengan sedikit membentak, aku merangsek maju ke hadapan model menyebalkan ini. Aku tau dia adalah wanita yang tadi sempat terlibat percekcokan denganku sebelum akhirnya aku ditarik paksa oleh Park Jung Soo brengsek yang entah sekarang sedang berada dimana.

“Kau, kau yang sudah membuat hari ini kacau. Kau yang sudah membuat aku menjadi tidak fokus untuk melaksanakan pekerjaanku. Karena kau datang semuanya jadi kacau. Kau tahu?”

“Hei, Nona. Entahlah, siapapun namamu, aku hanya ingin mengatakan bahwa kau tidak seharusnya bersikap seperti ini padaku. Ada masalah apa antara kau dan aku. Kita bahkan baru hari ini bertemu dan aku sama sekali tidak mengenalmu”

“Yang jadi masalah adalah kau. Kau yang akan membuat pekerjaanku menjadi berantakan jika terus berada di sini”

“Aku akan terus berada disini dan bekerja secara professional. Aku ditunjuk oleh perusahaan untuk menandatangani kontrak dan melaksanakan semua pekerjaanku dengan lancar tanpa ada gangguan sama sekali. Jika kau keberatan, disilahkan hubungi saja bagian kepegawaian. Kau bisa menyuruh mereka untuk memberhentikan aku kalau bisa”

“Menyebalkan”

“Kau yang menyebalkan”

“HYAAAAA!!!!!”

Aish, benar-benar sial. Kenapa suarana keras sekali. Kenapa mulutnya itu tidak bisa berhenti bergerak dan melontarkan omelan yang membuat aku semakin emosi menghadapi wanita ini.

“Nona. Apa sebenarnya masalahnya, huh?”

Aku menarik nafas dalam-dalam dan mencoba untuk mengontrol semua cara kerja tubuhku. Jangan sampai sebuah pukulan mendarat di wajah cantik ambassador perusahaan kosmetik yang terkenal ini.

“Kau adalah mantan istri dari kekasihku”

“Lalu kenapa, apa itu sebuah kesalahan? Aku hanya mantan istrinya. Dan jika kau kekasihnya, lalu kenapa kau harus merasa tersaingi. Kau takut?”

“HEI,APA KAU BILANG?”

“Aku Tanya, apa kau takut aku merebut kekasihmu itu dan menjadikannya kembali padaku?”

“Cish. Dia tidak akan semudah itu berpaling pada wanita lain. Terlebih pada kau yang aku rasa sudah tidak dianggap apapun lagi olehnya”

“Baiklah, kalau begitu. Tidak ada masalah diantara kita semuanya kan? Kau jaga baik-baik kekasihmu itu. Jangan sampai dia berpaling meninggalkanmu dan kembali padaku”

“KAU”
“APA?”

Aku balas menjerit dengan suara tinggi saat dia mengarahkan telunjuknya tepat di depan wajhaku. Ingin sekali rasanya menarik tangan wanita ini dan memutarnya sampai patah. Tapi aku rasa tidak mungkin melakukan hal itu karena aku juga masih punya etika. Hanya saja, mengntrol emosi memang terlalu sulit sepertinya.

“Ada apa ini?”

Suara berat itu terdengar keras dan membuat aku tersadar sepenuhnya dari situasi yang sedang aku hadapi saat ini. Berada di depan ruang make up, dengan beberapa orang yang ternyata sedang mengerumuni kami sebagai pusat perhatiannya. Astaga. Aku tidak menyangka bahwa disini beberapa orang malah sedang menikmati tontonan geratis yang sama sekali tidak bermutu seperti ini.

“Semuanya, silahkan kembali mengerjakan tugas masing-masing. Pemotretan hari ini tidak akan dilakukan. Dan dilanjutkan besok”

Statement yang keluar dari mulut Park Jung Soo langsung mendapatkan anggukan serentak dan semua orang yang sebelumnya berdiri diantara kami langsung bergerak ke segala arah sesuai dengan apa yang akan mereka kerjakan.

Aku sama sekali tidak melihat Soo Hyun disini. Entahlah kemana perginya bocah itu disaat aku terhimpit dalam situasi mengerikan dimana sepasang kekasih berdiri di hadapku seakan ingin menghakimi aku sendiiran.

“OPPA…”

Dengan tangisan yang sangat manja. Model itu menghabur ke pelukan Jung Soo dan menumpahkan tangisnya tepat di dada pria itu. Sesekali, Jung Soo, mengusap punggungnya dan mencium puncak kepala wanita itu untuk menenangkannya. Sajian gratis yang dipertontonkan hanya dihadapku saja. Apa sebenarnya maksud dari pasangan labil ini?
“Oppa, jangan tinggalkan aku. Aku mencintaimu. Aku mohon tetaplah disisiku”

“Ssst… jangan bicara seperti itu. Tenaglah, jangan menangis. Aku akan tetap berada di sampingmu. Diamlah. Jangan menangis lagi. Karena jika menangis, kau tidak akan cantik”

Mati-matian aku menahan diri untuk tidak menumpahkan isi perutku mendengar obrolan mereka berdua. Rasanya ingin sekali tertawa keras dan mencibir dengan gaya tanpa dosa saat keduanya berpelukan dengan berlebihan dan saling mengumbar perasaan satu sama lain.

“Aigoo”

Aku hanya bergumam pelan sebelum akhirnya meninggalkan keduanya dan pergi untuk mencari Soo Hyun. Baguslah jika hari ini tidak jadi dilakukan pemotretan. Besok aku bisa menyiapkan diri untuk menghadapi semuanya dan melakukan apa yang seharusnya aku lakukan. Belajar mengatur sikap bagaimana yang akan aku tunjukan pada model yang sampai saat ini masih belum aku ingat siapa namanya.

***

CEO Room 15th floor

01.36 PM KST

Author’s POV

“Apa kau bilang? Pemotretan hari ini tidak jadi? Lalu bagaimana dengan iklan yang harusnya tayang 2 minggu lagi? Kita akan mengalami banyak kendala dan kekacauan jadwal jika seperti ini”

“Tuan muda yang mengatakan hal ini. Beliau sepertinya sedang kacau karena Nona So Ah. Aku dengar, mereka berdua terlibat sebuah pertengkaran yang lumayan besar sebelum akhirnya tuan muda memutuskan untuk menunda pemotretan sampai besok. Dan menenangkan Nona Ga In terlebih dahulu. Saya rasa, akan sangat sulit memisahkan Nona Ga In dengan tuan muda”

“Aku sudah bilang, tidak akan memisahkan mereka. Aku hanya akan menjauhkan Jung Soo dari Ga In. Dan membuat dia mencintai Lee So Ah. Satu-satunya wanita yang aku izinkan menjadi menantuku, dan memberikan cucu padaku nantinya”

“Menurut anda, apa kekacauan ini bisa diselesaikan dan tidak akan mengganggu segala aktifitas di Amour Beauty?”

“SO Ah sepertinya adalah gadis yang sangat bisa bersikap professional. Aku tidak perlu khawatir jika dia bisa menjaga sikap. Asalkan Ga In juga bisa menjaga sikapnya di hadapan So Ah, maka semuanya akan baik-baik saja. Oh iya, apa kau sudah memberitahukan pada bagian periklanan bahwa mereka seharusnya melakukan sebuah pemotretan di tempat lain?”

“Belum tuan, saya masih menimbang tempat mana yang cukup baik untuk diajukan sebagai latar utama pemotretan yang akan dilaksanakan”
“Sepertinya pantai lumayan baik. Kau bisa mencari tempat yang tidak terlalu jauh dari sini agar kau juga masih bisa mengamati apa yang terjadi diantara mereka semuanya”

“Baiklah tuan. Saya akan mempertimbangkan untuk tempat pelaksanaannya”

“Fikirkan baik-baik, karena di tempat itu juga lah, aku akan melaksanakan sebuah rencana untuk Jung Soo dan So ah”

“Baiklah tuan saya akan melakukannya dengan baik”

Tuan Park tersenyum ringan sebelum akhirnya dia menggukan kepalanya dan mengisyaratkan pada Ji Sub bahwa tugasnya sudah selesai untuk saat ini. Pria setengah baya itu tampak memijat kepalanya sendiri seakan memikirkan bagaimana caranya agar kekacauan tersebut tidak terjadi lagi, dan dia dengan leluasa bisa mendekatkan Jung Soo dan So Ah kembali tanpa ada hambatan apapun yang membuat rencananya menjadi tidak berjalan dengan baik.

***

Starbucks, Front of Amour Beauty’s Buiding

02.36 PM KST

Author’s POV

Soo Hyun dan Soo Ah masih betah duduk di salah satu sudut ruangan di café starbucks yang terletak tepat di depan bangunan gedung Amour Beauty. Keduanya masih mengobrol dengan santai ditemani oleh secangkir espresso yang sudah hampir habis.

“Lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya?”

“Entahlah. Aku akan tetap bersikap professional sesuai dengan apa yang aku katakan ketika penandatanganan kontrak kemarin. Rasanya memang sulit. Tapi aku harus bisa melakukan semuanya dengan baik”

“Kau yakin, tidak akan jatuh cinta pada mantan suamimu”

“Eiy, kau jangan berkata yang tidak-tidak. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi. Sejak awal, kami berdua sama sekali tidak ditakdirkan untuk bersama. Makanya bercerai”

“Anehnya. Aku melihat dalam setiap interaksi yang kalian lakukan. Ada sesuatu yang sebenarnya disembunyikan oleh masing-masing. Entahlah apa itu, tapi aku bisa merasakannya cukup kuat”

SO Ah mengernyitkan dahinya dan manatap Soo Hyun dengan bingung. Dia tidak begitu mengerti dengan apa yang baru saja dikatakan oleh sahabatnya itu dan malah menggelengkan kepalanya dan mencari obolan lain yang menurutnya lebih baik untuk dibicarakan.

“Bagaimana dengan besok. Apa kau sudah siap untuk melakukan pemotretan pertamamu dengan model menyebalkan itu?”

“Han Ga In maksudmu?”

“Ah, jadi namanya Han Ga In. Aku baru tau. Sebenarnya dia itu cantik, hanya saja tingkahnya menyebalkan. Dan mulutnya itu benar-benar tidak bisa berhenti untuk berteriak”

“Aku tau, akan terjadi sebuah keributan disana. Makanya aku memutuskan untuk keluar saja. Aku tidak ingin terlibat terlalu jauh dengan urusan yang rumit”

“Jahat.  Kau meninggalkanku sendirian disana”

“Mianhae. Aku kan paling tidak suka ikut campur dengan masalah orang lain”

“Ngomong-ngomong, apakah Min Ah. Akan datang saat ini?”

“Em, aku sudah menghubungnya. Ini adalah kejutan untuk mu dan untuknya. Karena dia juga sama sekali tidak aku beritahu akan dipertemukan denganmu”

“Benarkah?”

“Em”

Soo Hyun mengangguk ringan dan menyesap kembali kopi terakhir yang tersisa di cangkirnya. Mereka berdua sama-sama tersenyum sebelum akhirnya sebuah teriakan histeris terdengar dari kejauhan.

“Kau dengar?”

Soo Hyun sedikit tertawa saat So Ah masih terbengong memperhatikan sosok gadis yang sedang berlari kearah meja mereka. Gadis yang seusianya, dengan seragam pakaian lengkap layaknya karyawan sebuah perusahaan formal.

“HUWAAAAAA”

So Ah ikut menjerit histeris saat sahabatnya itu menghampiri mereka dan memeluk tubuhnya dengan erat.

“Bodoh, kemana saja kau”

Kalimat pertama yang keluar dari mulut Min Ah membuat So Ah melepaskan pelukannya dan menjitak kepala sahabatanya itu dengan gemas.

“Hei, jangan bilang aku bodoh. Aku ini desainer lulusan Paris”

“Hahaha. Araseo. Nona Lee So ah, senang bisa bertemu lagi denganmu”

“Aku merindukanmu”

“Aku juga sangat merindukanmu”

Keduanya kembali berpelukan erat dan menumpahkan rasa rindu masing-masing. Soo Hyun yang menyaksikannya hanya bisa tersenyum senang karena hari ini mereka bertiga bisa kembali bersama  dan berkumpul sebagai sahabat seperti dulu. Saling berbagi cerita satu sama lain, dan melakukan sesuatu yang menyenangkan bersama-sama.

***

Park’s Family House

Jung Soo’s Private Room

10.08 PM KST

Jung Soo’s POV

Tok… tok… tok…

Suara ketukan pintu itu mebuatku terlonjak dari sebuah lamunan yang mulai tidak aku mengerti kemana arahnya. Bisa-bisanya aku memikirkan seorang Lee So Ah disaat seperti ini. Benar-benar mengerikan.

“Masuk”

Aku berteriak dengan suara yang cukup keras, mengingat besarnya kamarku yang mungkin saja bisa menenggelamkan suaraku sendiri sampai-sampai seseorang yang sedang berdiri di luar sana tidak dapat mendengar suaraku dari dalam.

“Eomma”

“Kau belum tidur?”

“Aniya. Aku masih harus menyelesaikan ini terlebih dahulu”

“Maaf jika eomma menganggu. Ada yang ingin dibicarakan”

“Aku sudah bisa menebak apa yang ingin eomma bicarakan. Jadi langsung saja pada intinya”

Dengan sigap, aku bangkit dari dudukanku dan menghampiri eomma yang sedang duduk di sofa di tengah kamar besarku ini. Dia pasti ingin membicarakan mengenai mantan istriku. Aku dapat dengan mudah menebak hal itu, mengingat kedatangan So Ah kembali ke Korea pastilah sudah sampai ke telinganya.

“Kau sudah bertemu lagi dengan So Ah? Bagaimana reaksinya?”

“Kami terlbat dalam sebuah keributan sejak pertama kali bertemu”

“Apa kau bilang?”

“So Ah, dan Ga In terlibat dalam situasi yang cukup panas. Dan aku yang melerainya dengan berbicara bersama So Ah. Tapi kemudian aku dan dia membicarakan masalah lain yang memicu banyak terjadi obrolan panjang yang sedikit penuh emosi”

“Jadi pertemuan pertama dengannya kau malah membuat keributan?”

“Dia yang memulainya terlebih dahulu, dan membuat aku menjadi emosi”

“Sudahlah kalian berdua memang masih sama saja seperti dulu. Umurmu sudah 29 tahun. Dan umurnya sekarang 24 tahun. Tapi kalian berdua masih saja seperti anak kecil yang sama sekali tidak bisa menjaga sikap untuk berinteraksi satu sama lain”

“Eomma, tidak mengerti bagaimana situasinya. Ga In itu sangat rentan dan senitif. Dia tidak boleh digoyahkan sedikit saja, karena dia pasti akan menangis”

“Sudahlah. Eomma sudah bosan mendengarmu membicarakan masalah model itu. Dia itu cengeng dan manja, ditambah kau juga yang terlalu memanjakannya. Eomma tidak suka seorang gadis yang seperti itu”

“Tapi dia adalah kekasihku, Eomma”

“Lalu apa kau mencintainya?”

Sebuah pertanyaan yang cukup tajam dilontarkan oleh ibuku dan secara spontan aku sama sekali tidak bisa menjawab dan malah terdiam tanpa suara. Apakah aku mencintainya? Itulah petanyaan yang memang sangat sulit untuk dijawab. Tentu saja aku selalu mengatakan bahwa aku mencintainya. Tapi apa yang terjadi dengan hatiku, aku sama sekali tidak tahu. Setelah resmi bercerai dengan So Ah, aku tidak tahu bagaimana dengan hatiku, dan selalu melakukan apapun sesuai dengan apa yang ada dalam fikiranku. Bahkan ketika aku memutuskan untuk mengencani Ga In lebih dari 6 bulan ini.

“Kau tidak bisa menjawab kan? Sudah Eomma bilang. Kau dan So Ah itu sebenanrya memiliki perasaan satu sama lain. Hanya saja kalian terlalu munafik untuk mengakuinya”

“Aku mencintai Han Ga In. Bukan Lee So Ah”

“Baiklah, terserah kau saja. Jangan harap eomma akan membiarkan model ambassador itu masuk kedalam rumah ini dengan status menantu dan menyandang nama Park di depannya”

Dengan langkah yang cukup cepat. Ibuku pergi keluar dari kamarku dengan emosi tinggi. Aku dapat mengetahuinya dengan jelas, saat ia menutup pintu besar kamarku dengan suara debuman keras yang cukup memekakan telinga.

“Ya Tuhan”

Aku hanya dapat mendesah berat, dan menghembuskan nafas untuk mencoba meluaskan paru-paruku agar bisa bernafas lebih banyak. Kenapa aku jadi seperti ini sekarang. Kenapa aku merasa jika semua yang terjadi pada hidupku ini salah. Kenapa aku merasa jika Lee So Ah kembali ke dalam hidupku, maka semuanya akan terasa lebih baik. Lalu bagaimana dengan perasaanku pada Ga In. aku menyayanginya, aku benar-benar tulus menyayanginya.

***

 

Amour Beauty’s Building, Seoul

Photo Studio Center

10.27 AM KST

Author’s POV

“Ya, bagus. Coba geser ke kanan. ya… bagus… rambutmu, ya seperti itu… oke…”

Soo Hyun tidak berhenti bergumam dengan kedua tangannya yang sibuk memegang kamera untuk memotret beberapa model yang sedang berdiri di depannya. Latar polos berwarna merah muda sebagai warna dasar yang akan menjadi back ground gambar jadi sudah terpasang rapih. Beberapa produk kosmetik keluaran Amour Beauty dijajarkan dengan rapih di sebuah meja eksklusif yang menjadi pusat utama pemotretan tersebut.

“Hei, Tuan Soo Hyun. Minumlah dulu”

Suara lembut yang terdengar masuk ke telinga Soo Hyun membuatnya mengalihkan seluruh perhatian pada gadis yang saat ini tepat berdiri di belakangnya. So Ah dengan cup kopi di tangannya dan menyodorkan kopi tersebut pada Soo Hyun. Gadis itu tersenyum ramah dan membuat Soo Hyun menjadi sedikit malu untuk menatapnya.

“Baiklah, kita akan melanjutkan dengan pakaian selanjutnya. Silahkan ganti baju kalian terlebih dahulu”

Komando dari Soo Hyun dan So Ah membuat beberapa model yang sebelumnya masih berdiri di depan latar, langsung meninggalkan lantai itu dan bergegas dengan beberapa crew yang juga mengekor di belakangnya.

Mengambil kesempatan untuk bersantai sejenak. So Ah dan Soo Hyun duduk di salah satu kursi yang terletak di pojok ruangan. Keduanya tampak lebih akrab menikmati kopi sembari mengobrol mengenai banyak hal.

“Setelah ini, siapa lagi yang akan kau foto?”

“Ambassador Amour Beauty tentu saja”

“Han Ga In maksudmu?”

“Em, gadis dengan kecantikan alami kebanggaan Amour Beauty”

“Yah, dia memang cantik. Tapi sayang sekali terlalu cerewet”

“Kau jauh lebih cantik menurutku”

“Eiy, sedang mencoba untuk menggodaku, huh?”

“Hahahaha… aniya”

Keduanya tertawa dengan cukup keras dan saling melontarkan perkataan dengan nada ejekan yang diselingi pukulan gemas yang membuat sahabat lama itu terlihat begitu akrab.

***

“Kim Soo Hyun-ssi. Pemotretan selanjutnya akan segera dilaksanakan. Harap anda segera bersiap-siap”

“Ah, araseo”

Soo Hyun yang masih betah mengobrol dengan So Ah, harus menghentikan aktiitasnya dan kembali melaksanakan tugas yang sudah seharusnya dia lakukan.

“Aku akan melakukan pekerjaanku terlebih dahulu. Kau juga harus mengatur beberapa pakaian untuk selanjutknya kan?”

Sebelum berdiri, Soo Hyun melirik So Ah yang masih duduk dengan nyaman di kursinya. Dia tersenyum ringan dan mengangkat sebelah alisnya untuk memastikan.

“Aku akan menyiapkan gaun untuk model selanjutnya”

“Baiklah, kalau begitu kerjakan tugasmu juga. Setelah selesai dengan pekerjaan hari ini. Bisa kan, kita pergi makan siang sebelum mengantarmu pulang?”

“Em, setelah pemotretan hari ini, tidak ada pekerjaan lagi. Jadi jam 12 siang kita sudah bisa pulang kan?”

“Oke, tunggu aku”

“Em”

So Ah menganggukan kepalanya, dan saat itulah Soo Hyun mengulurkan tangan kanannya untuk mengusap puncak kepala So Ah dan membuat gadis itu tiba-tiba terbengong menyadari apa yang baru saja dilakukan oleh sahabat lamanya tersebut.

***

Jung Soo’s Room 12th floor

11.56 PM KST

Jung Soo’s POV

Aku masih duduk di kursi kerjaku dengan santai. Asisten pribadiku sedang pergi untuk membeli makan siang dan aku sendiri harus mengerjakan banyak sekali tugas untuk persiapan distribusi dan juga masalah promosi. Pekerjaan ini cukup melelahkan karena aku juga dituntut untuk berfikir banyak hal dan mengatur strategi pemasaran. Jika aku bisa duduk di kursi direktur, aku hanya perlu menjalankan manajemen melalui bawahanku. Astaga, kapan aku bisa duduk di kursi direktur dan melakukan pekerjaan yang lebih ringan tanpa harus menganalisis seperti ini.

Drrt… drrt…

Getaran dari ponsel yang tergeletak di atas meja kerja membuatku sedikit terlonjak kaget. Satu pesan masuk diterima.

From : Han Ga In

“Oppa, ayo kita pergi makan siang. Aku sudah menyelesaikan pemotretan hari ini. Kenapa kau tidak datang ke studio?”

Aku mendesah ringan beberapa saat setelah membaca pesan masuk dari kekasihku tersebut. Bagaimana bisa aku datang ke studio dan menyaksikan proses pemotretan, sementara disana ada So Ah yang pasti jika melihatnya maka aku akan merasakan sesuatu yang entah apa namanya. Antara emosi karena membencinya, atau ada suatu rasa penasaran lain terhadap sikap sebenarnya yang selalu dia tunjukan padaku.

To : Han Ga In

“Tunggulah di lobby. Aku akan menemuimu”

Kembali ku letakan Iphone milikku di atas meja dan merapihkan beberapa kertas yang juga berserakan disana. Tidak bisa berfikir lagi untuk mengatur strategi pemasaran, dan sepertinya aku harus rileks sejenak dan menenangkan fikiranku yang mulai panas.

“Ah, Jung Min. aku lupa”

Aku menepuk kepalaku saat mengingat Jung Min, asisten pribadiku yang saat ini sedang memesan makan siang. Aku harus mengiriminya pesan dan memberitahu bahwa aku akan makan siang diluar besama Ga In. Tentu saja dia akan sangat mengerti dengan kebiasaan ini.

***

Lobby

12.08 PM KST

“Sudah lama menunggu?”

“Aniya, aku baru saja turun. Sebelumnya harus mengganti baju dan menghapus make up terlebih dahulu. Ayo kita makan sekarang. Aku lapar”

“Araseo. Baby. Apapun yang kau inginkan”

Aku mengusap kepala Ga In dengan gemas dan merangkul pinggangnya agar berjalan sejajar denganku. Entah kenapa setiap berada di samping gadis ini, aku selalu merasa bahwa dia itu sangat manja seperti adik kecil yang menggemaskan. Aku tidak pernah tahu bagaimana rasaya punya adik perempuan. Itulah kenapa aku selalu memanjakannya dan melakukan apapun yang dia inginkan.

“Aku mau pizza”

“Oke. Pizza. Ayo kita berangkat”

Aku memacu mobilku setelah sebelumnya memastikan bahwa gadis disampingku in memasang seat belt dengan benar. Hal yang tidak pernah lupa aku lakukan adalah melindunginya dengan segala cara. Han Ga In ku yang manis. Aku benar-benar tidak ingin sesuatu apapun terjadi padanya.

***

Resto Pizza

01.53 PM KST

So Ah’s POV

“Apa kabar Min Woo?”

“Dia baik-baik saja. Tapi agak sedikit lebih nakal dari sebelumnya”

“Wajar dia kan anak laki-laki. Bukan anak laki-laki jika tidak nakal”

“Dia masih tidak mau banyak bicara denganku. Kadang aku suka sebal menghadapinya yang seperti itu”

“Eiy, sebagai bibi yang baik, kau tidak boleh seperti itu. Wajar saja kalau dia tidak terlalu akrab denganmu. Umurnya masih 4 tahun dan kau harus berusaha untuk menarik perhatiannya agar dia mau jadi lebih dekat denganmu. Setidaknya, ada banyak hal yang bisa kalian lakukan bersama. Apa perlu aku mengajak kalian berdua ke taman bermain?”

“Jinja?”

“Eum, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan Min Woo. Mungkin dia juga sudah lupa denganku. Tapi aku akan berusaha untuk menjadi teman baiknya. Karena kami sama-sama laki-laki”

“Hahaha, baiklah”

Aku tertawa sejenak melihat ekspresi Soo Hyun ketika menyampaikan pendapatnya dengan antusias. Saat ini kami sedang berada di restaurant pizza untuk makan siang. Hari ini pekerjaan di kantor selesai hanya dalam waktu setengah hari. Tapi beberapa hari kedepan akan ada pengambilan gambar yang dilaksanakan di luar kota, tentu saja membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga kami para staf yang terlibat harus menginap beberapa malam di lokasi tersebut. Entahlah, kapan pekerjaan itu akan dilaksankan. Tapi tentunya itu sudah menjadi bagian dari perikalanan yang sedang diproduksi oleh Amour Beauty yang akan meluncurkan beberapa produk terbarunya.

***

“Hei lihat Disana? Bukankah itu manajer kita”

Spontan aku mengalihkan perhatainku kea rah yang saat ini sedang menjadi pusat perhatian Soo Hyun. Seorang pria dengan setelan jas lengkap dan seorang wanita cantik berjalan di sampingnya. Tangan mereka saling bergenggaman erat, dan terlihat dengan jelas, bahwa wanita tersebut memang sangat manja.

“Tuan Park Jung Soo dan Han Ga In”

Tepat seperti apa yang baru saja aku katakan. Pasagan labil itu berjalan memasuki restaurant dengan wajah yang berseri-seri. Beberapa diantara pengunjung memperhatikan model cantik itu tanpa berkedip, karena mungkin saja mereka mengenal Han Ga In sebagai ambasaador dari Amour Beauty.

“Serasi”

Satu kata yang keluar dari mulut Soo Hyun spontan membuatku menatapnya dengan alis berkerut. Pria di hadapanku ini sedang menyaksikan pasangan labil tersebut tanpa berkedip. Seakan memperhatikan gerakan slow motion, ekspresinya benar-benar berlebihan dan membuatku jadi ingin tertawa melihatnya.

“Eiy, kau kenapa?”

Aku menggerakan sebelah tanganku tepat di hadapan Soo Hyun  dan membuatnya mengeleng berkali-kali seakan baru saja tersadar dari sebuah tontonan yang menurutnya sangat menarik.

Author’s POV

Ga In tampak mengerutkan dahi saat kedua matanya menangkap sosok yang sangat dikenalinya. Dia menunjukan sebuah smirk dan menarik tangan Jung Soo yang berada dalam genggamannya untuk bergerak mengikuti langkah kakinya.

Jung Soo yang tidak menyadari kemana langkah kakinya sedang dituntun hanya bisa terus berjalan sampai akhirnya berhenti tepat di depan meja Soo Hyun dan So Ah. Kedua orang yang mereka sambangi tampak terkejut karena tanpa diduga sama sekai, Ga In dan Jung Soo malah menghampiri mereka berdua di meja yang sama.

“Kalian?”

Tatapan kaget mulai dilayangkan Jung Soo saat dia melihat sang mantan istri sedang duduk berdua dengan salaha satu staf yang bekerja sebagai foto grafer di perusahanya. Seakan ingin bersikap biasa tanpa ada perasaan lain, maka dengan natural Jung Soo mengulurkan tangan kananya dan menjabat Soo Hyun dengan ramah.

“Kim Soo Hyun-sii. Bertemu di sini. Dan kau… ehm.. Nona So Ah. Kita bertemu lagi”

Dengan sedikit kikuk, Jung Soo menyapa So Ah yang masih terbengong hebat melihat kedatangannya yang tanpa diduga, ditambah sebuah reaksi yang sama sekali tidak pernah diprediksi bahwa sang mantan suami bisa bersikap seperit itu di depannya.

“Boleh kami bergabung?”

Seperti mendapatkan bertubi-tubi keterkejutan. So Ah masih belum bisa membuka mulutnya untuk bersuara saat Ga In menarik salah satu kursi di mja mereka dan menunjukan ekspresi yang terkesan dibuat-buat. Benar-benar terlihat jelas bahwa gadis itu memang sedang ingin memamerkan kedekatannya dengan Jung Soo, dan tidak ingin So Ah berusaha untuk kembali menarik perhatian pria yang saat ini menyandang status sebagai kekasihnya tersebut.

***

Suasana menjadi semakin bertambah kikuk saat obrolan yang seharusnya sudah mereka lakukan sama sekali tidak terjadi. Hening. Itulah yang terjadi selama beberapa saat sampai akhirnya Jung Soo memulai pembicaraan dengan tema pekerjaan.

“Pemotretan tadi berjalan dengan baik kan? Maaf aku tidak datang untuk menyaksikannya”

“Ah, gwenchana. Semuanya berjalan lancar, karena semua staf bekerja sama dengan baik. Dan Nona Han Ga In, juga seorang model yang professional. Aku tidak perlu banyak mengarahkan, dan terus menikmati untuk meotret tanpa henti”

“Ah, kamsahamnida. Soo Hyun-ssi”

Ekspresi malu-malu terlihat di wajah Ga In dan membuat gadis itu memang menjadi semakin manis. Sayang sekali So Ah yang menyaksikannya malah mengerutkan alisnya dengan tatapan yang entah apa maksudnya. Dia memang tidak membenci Han Ga In, hanya saja setelah perdebatan kemarin sepertinya memang sulit utnk menjadi akrab dengan gadis itu.

“Kalian berdua terlihat serasi”

Entah sebuah pujian atau sindiran. Sebuah kalimat akhirnya diucapkan oleh So Ah kepada Jung Soo dan j Ga In. Sedangkan Soo Hyun tampak sedikit bingung dengan kalimat yang baru saja keluar dari mulut sahabatnya itu. Dia tau bagaimana So Ah melihat Ga In, dan ada sedikit rasa tidak suka tergambar disana.

“Jinjayo? Ah, semuanya juga berbicara seperti itu. Benar kan oppa”

Ga In merangkul lengan Jung Soo dan menggeliat manja. Melihat itu, So Ah kembali mengerutkan alisnya seakan menyesali apa yang baru saja keluar dari mulutnya.

“Kalian juga terlihat serasi. Apakah, kalian juga sepasang kekasih?”

Pertanyaan balik dilontarkan oleh Ga In dan membuat So Ah terkejut. Dia berusaha mengatur ekspresi saat tiba-tiba Soo Hyun meraih tangan kananya dan menggenggamnya dengan erat. Seakan tidak membiarkan gadis itu untuk menjawab, Soo Hyun langsung memaparkan sebuah jawaban yang sama sekali tidak diduga sebelumya.

“Ya benar, Kami adalah sepasang kekasih”

Jung Soo yang sebelumnya masih mencoba untuk tersenyum tiba-tiba langsung merubah ekspresi yang entah apa maksudnya. Dia juga sangat terkejut mendengar hal itu. Benar-benar terkejut, mengingat So Ah baru saja kembali dari Paris. Tidak mungkin semudah itu dia menjalin hubungan dengan seorang Pria kecuali mereka sudah saling mengenal sebelumnya.

Sementara So Ah yang juga tak kalah terkejut hanya bisa diam dengan mulut menganga mentap Soo Hyun yang sama sekali tidak menunjukan bahwa dia sedang bermain-main dengan ucapannya. Terlalu mengmabil resiko jika dia ingin berbohong di depan Ga In dan juga Jung Soo.

Jung soo yang masih sangat terkejut, mulai merasakan seusuatu yang entah apa maksudnya. Ada sedikit rasa marah yang ingin dia ungkapkan, tapi itu sama sekali tidak beralasan. Tidak ada sebabnya jika dia harus marah mendengar kalimat yang baru saja disampaikan oleh Soo Hyun. Tapi tanpa disadari sama sekali, perasaan terhadap So Ah mulai dia rasakan sedikit demi sedikit. Dan tidak tahu apakah bisa disadari atau tidak.

***

To Be Continue…

***

HUWOOOOOOOOO

AKU KEMBALI AKU KEMBALI AKU KEMBALI

Setelah menghilang selama beberapa lama, dan memenag sepertinya lama banget. Akhirnya aku kembali dengan Jung-Ah couple yang entah akan seperit apa jadinya. Aigoo, aku juga mulai merasakan apa yang diarasakan oleh author lainnya. Bosan. Yap, bosen nulis itu sama sekali ga bisa dicegah dan memang bakalan males banget buat gerakin tangan dan nulis apa yang ada di imajinasi sendiri. Kalo lagi males, pasti gabisa mikir, dan kalo ga bisa mikir, jadi gatau apa yang harus ditulis. Kadang ide dateng di saat yang gak tepat, misalnya lagi bikin makalah tiba-tiba dapet ide. Kan ga mungkin ditulis saat itu juga. Aku lebih milih nulis makalah daripada nulis FF. Jadilah hasilnya aku mengulur waktu buat publish FF baru. Setelah beberapa hari ini aku tidak memproduksi FF akhirnya bisa pubish part 4 yang semoga makin bisa menjelaskan apa saja konflik yang akan terjadi ke depannya. Tapi part selanjutnya gatau kapan mau dipullish. Hahaha. Seperti biasa kalo ancur atau mulai ngalor ngidul, aku minta maaf. Kalo banyak typo juga udah biasa, Karena ga ada tulisan aku yang sama sekali bebas typo. Pasti kesalahan terdapat dimana-mana.

Aigoo, setelah berdebar-debar nunggu SS4 akhirnya bisa liat juga. Walopun Cuma liat dri fancam dan ada 2 official SM cukup terpuskan lah. Apa lagi kalo fancam kualitasnya lumayan bagus, serasa monton konser jadinya. Liat abang Wookie yang makin hot. Duet dahsyat EunHae yang kocak banget. Solo abang Teuki yang bikin meleleh, dan juga ada suara abang Yeye, Yyukyu, Minmin, dan Wonwon. Aku sering banget ledekin Wookie kaya ahjuma rempong, tapi ternyata dia laki banget pas menggeliat-geliat sambil buka-bukaan. Huwaaaaa… sukaaaaaa…

VCR yang juga dahsyat, pas KRY Donghae Sungmin sebelum Storm. Dan juga ada VCR sebelum Mr. Simpe yang hot banget. Trus suka juga liat jidat abang Yeye di VCR Cosplay. Ah Daebak. Gejala yang timbul, okelah. Mungkin masih wajar seperti sebelumnya. Selama konser mantengin time line twitter, gara-gara gabisa streaming. Sambil nelponin orang-orang biar bisa gila bareng, abis itu berburu fan cam dan makin gila. Ah pokonya seru dah SS4. Selalu luar biasa seperti Super Show sebelum-sebelumnya. Walaupun bikin galau gara-gara pengen nonton langsung tapi kaga bisa. Huweeeeee

Karena aku ini gadis download, dan demen banget youtubing. Jadi kadang lebih milih nonton dari pada nulis FF, makanya nulis paling lama Cuma 30 menit sampe 1 jam. Cuma dapet beberapa lembar abis itu bosen dan malah keterusan pengen nonton. Jadi maaf ya kalo aku bakal lama update FF. Baiklah, sepertinya sudah cukup sampai disini saja, ngocehnya. Karena ff part 4 ini juga cukup pendek menurut aku, jadi aku ngocehnya juga gaboleh panjang-panjang.

Segitu aja ya. Slahkan tulis caci maki kalian semua di bawah sini.

Jeongmal kamsahamnida atas dukungannya.

~Suzy~

Advertisements

93 comments on “My Ex-WIfe 4th Story : Grumbling

  1. Huwaa axhirnya publish juga..lama euy nungguinya..haduch..mslahnya jung-ah tambah rumit az.xapan merexa mnyadari prasaan msing2 ya?truz ap rencana yg di buat ayahnya jungso pas d pantai nanti?penasaran..tp msh lama y publishnya..lg demam ss4 y cingu?sama xalo gitu..ss4 daebak…walo cuma dpt nonton dari fancam,tp udah ngobatin xexecewaan ga bisa nnton langsung.huhuhu#plak..ga bisa nahan haru sampe nangiz2 waxtu merexa nyanyi OUR LOVE…!Cingu d tunggu ffny

  2. wah makin tambah seru aja…tambah penasaran baca part selanjutnya..
    haha getar-getar cinta yang dah mulai terasa..saling cemburu tapi saling keras kepala..haha keren banget,bikingregetan…
    lama gpp chingu yg penting dilanjutin,q setia nunggu..hehe..fighting!!

  3. wha abang Teuki plin plan ney..jd byangn leetuk y always cengengesan g jlas..
    Ss4,wha plg ska dg Haepa y pke bando pita biru gedhe..cute deh oppa stu ney..g nyangka klo dh brumur..keke/pissHaeppa.

  4. kyaaaaa,,, pendek!! gak rela tbc.. whohoho…
    yuhuuuu,,,, teuki kayanya dah da rasa niy ma soah… 🙂
    So hyun jg mulai nunjukin suka ma soah.. pa sengaja cm mo manas”in teuki!??

    fighthing!!!

  5. q jg kmbl q jg kmbl, kmbl bc ff yg bgz bgt. ayo tnjkkan pdk jung soo kl kau sdh jth cnt pdk *PLAAK*he.. he… b’canda* mksd’a ama So Ah. Oy jgn lm2 y post’a & jgn t’ll pndk jg ne.. Q tgg lnjtn’a *HWAITING*

  6. aishhh dongsaeng~aa knp crita ny kurang panjang,,lg ada tugas kuliah y??
    aishhh makin seruuu apalagi yg adegan berantemny so ah-ga in..mestiny ada adegan cakar2an..hahahahahahahaha..wah mulai ada cemburu2an niii..jung soo oppa mulai cemburu pas soo hyun blg pacaran sm soo ah..dia jatuh cintaa…makin gemes jadiny *sambilcubitjungsoooppa*

    iyaaaaaa~~gw jg nonton SS4 yg d Seoul tapi via donloadan temen..smuaaa ny ganteng,,terutama uri nampyeon haeppa,yeppa,en kyusaeng….#pengencipok merekasmua..^0^ gak sabar nunggu yg d jkt ato s’pore~~aaaaaaaa..

    • unni aku banyak makalah jadi ini ngebut dan ancur banget hasilnya. mianhae ;(

      ah, super show emang selalu daebak. pokonya aku seneng bisa jadi elf dan seneng banget bisa suka sama mereka semua *cipok member*

  7. agak ga ngerti sama part ini… lebih komplex kayaknya di sini.. xixixi. mudah-mudahan balikan lagi lah itu Jung-Ah nya…. ga seru kan kalo cuma maen pendem2an… sadarlah kalian berdua akan perasaan itu! kiwkiwkiw #eyaakk #komenininyampahbanget

    dan buat author, sebagai sesama author agaknya kita sama ya?? seruan nonton ya daripada nulis.. wkwkwk #dibakar readers kkk semangat nullisnyaaa…. ditunggu part selanjutnya!! HIMNAE! ><

  8. itu TBC ga enak banget
    nanggung un
    rasanya barusan baca tiba-tiba udah tbc

    tapi yasudahlah yang penting jungsoo dikit-dikit nyadar kalo dia cinta so ah
    tinggal so ah aja yang belum nyadar
    terus si soo hyun ngapain juga ngaku-ngaku pacaran sama so ah
    si ga in juga makin lama makin nyebelin,kayak anak kecil,manja,sok imut
    masih imut aku kemana-mana
    coba aku ada diantara mereka pasti soo hyun sama jungsoo rebutan aku hahahaha

    eh tau ga un, gara-gara jungah aku sadar kalo ini tanggal 26
    dan kau tau, tadi pas pra uas aku nulis tanggalnya ‘sabtu,25 november 2011’ -____-
    padahal di kertas soal udah ada tanggalnya -___-
    eh eh aku lagi terpesona nih sama pemeran hoo so di jungle fish 2 jgagagagaga
    setidaknya ada pemandangan baru karena hari-hari ku suram

    okee cukup segini aja un komenku
    maaf ya kalo ga bisa panjang kayak biasanya
    malahan komenku tentang nih ff dikit banget
    besok rabu aku udah uas, padahal hari ini habis pra uas zzzzz

    bubbay~
    tertanda mrs. cho :*

    • emang jung soo udah jatuh cinta ya? prasaan belom deh!

      daripada aku masukin kamu, mending aku sendiri yang dateng, terus menemani hidup soo hyun selamanya.

      jungle fish 2 itu sejak kapan. aigoo, baru nyadar kalo dia ganteng? aku sih peka banget sama laki ganteng. haha

      astaga, kamu ga apal tanggal? samanya aja kaya aku. paling gabisa mengingat sesuatu karena aku ini pelupa.

      • hahaha ya sorry deh un, aku kan ga jelalatan kayak unni
        aku selalu menyeleksi orang kalo mau aku bilang cakep
        kalo unni kan kucing dikasi dasi aja dibilang cakep
        aku emang lupa tanggal tapi aku ga pelupa
        buktinya aku inget kalo aku punya suami namanya cho kyuhyun

  9. Kyaa publish juga… Hahahahahahaha masalah jung ah nambah complex yaa ditambah di soohyun, ngaku2 pacaran lgi, ih apa2an… Hueeh Eh tapi itu jungsoo nyah cemburu? Ecie uda mulai suka2an, tp kapan suka benerannya yaa? Nga sabar nunggu part berikutnya..

    Hahahah ternyata wokie juga punya abs, berarti tinggal si evil ama my yeobo aja yg nga punya.
    hari pertama ss4 aku ngerasa biasa aja unn *plakk* pas hari kedua denger heechul nonton, woaah itu galaunya setengah idup.. Kenapa si abang ngga ngajak2 saya si? Aishh *diinjek*
    Wkwkwk

    chu~~
    ISTRI KIM HEECHUL

    • di part selanjutnya uda aku bikin mereka saling membicarakan masalah ko. semoga ada kemajuan deh ya.

      iya si kyu aku penasaran setengah mati. dia ga pernah buka bajunya, kalo si chulie sih udah pernah liat walupun badannya kerempeng. haha

    • Oke next part ku tunggu loh.. Hahaha

      Ahahahah nanti kalo ada ss4 di indo si kyu bakal buka2an, buka baju, buka celana juga kalo perlu. *nahlo* wkwkwkwkwk
      yak sekarang si chulie ngga kerempeng2 bgt! Udah rada berisi sedikit. Inget itu unnie!

      Unn tadi aku folow twittermu. Folback yoo. Heehehe

  10. itu si ga in koq manja bgt ya, kesal liat na…
    Haish kpn mereka sadar dgn perasaan masing2, mudah2an itu rencana jungso appa berhasil biar mampus tu si gain…
    Hahahaha…
    *ketawa evil
    di tunggu lanjutan na chingu… 😀

  11. Entah knp ama tingkah Ga In hawa2nya pingin ngegaplok -_- *sabar2*
    Seru banget waktu adegan berantem itu MUAHAHAHA XD *bahagia*
    eon, aku sering ngakak baca curhat2an eonni di akhir FF wkwk ._.v

    Lanjutannya ditunggu!! FIGHTING!

  12. Pas di pantai bikin adegan dimana so-ah jd deket2 terus ama jungso aja,wkwkwkwkw
    Aduuhhh ga sabar,aku suka bangeeet cerita2, yg kayak gini,malu2 tapi mau *eyaaaaa *plaaak hahahaaha xD

  13. Yaaaah pendek bgtbgt chingu..
    Padahal aku kira part ini bkl bkin jung soo oppa langsung natik so ah bwt nikah lagi .. Hehe
    di tunggu lanjutan.x chingu 🙂

  14. Hahahaha
    D.part nie jongsu udh mlai cmburu” nhe… Dan kyakna prasaan jongsu ke ga-in cma kyak kaka ke adek.a dh…

    Clu emang males g ush d.pksain sel.. Ak tnggu kok, walau lama tpi hasil.a memuaskan.,

    sekian ya…
    Choi sung young..
    Masih bobo d.pelukan donghae..

  15. Huweee jangan lama2 dong publish kelanjutannya, tiap hari aq buka wp ini buat ngecek ff ini uda kluar ato belum T.T

    Ff nya kerennn, ceritanya menarik. Pokonya ditunggu banget deh kelanjutannya.

  16. yippyyyyy…
    akhirnya nongil jg ne ff…
    woohhhoooooo…..
    daebakkkk

    ahhhh cemburu menguras bak mandi ne temanya..akakakakak…

    lanjutny jgn lama2 ya..hehehehe

    hwaiting

  17. Yaaa wlaupun critanya mnurut author pndek tâÞi ttp di tunggu part selanjutnya yaaa … Tambah pnasaran dehh ada konflik apalagi slanjutnya

  18. wkwkwk pertama yg mw aku blg sy suka gyanya mr. Park aka bpknya jungsoo haha
    Keren dah tuh orang eh ngga deng 2 orang brg asistennya yg mw bikin jungsoo-so ah balikan…
    Hehe

    Dan untuk ga in, gmn klo sy tenggelim dy di laut merah? #sadis wkwk
    Becanda deng sy kan manusia manis nan baik hati #huweek haha

    Oke sy suka adegan ributnya jung-ah dan so ah-ga in… Seruuuu
    Tp yg paling seru pas yg trakhir so hyun aku padamu, gr2 drimu sy tau bahwa jungsoo udah mulai suka sm so ah, dan jg sbaliknya…
    Aku jg galau gr2 ss4, karena aku jg gk bs nonton live… Huwaaa
    Tp gpp lah lumayanan da fancam2… Hehe #curcol
    Pkknya mah semangat aja! Aku mah cm bs nunggu ff kalian! Okeh spertinya cukup sekian dan trims~
    Byebye

    • aku juga suka sama gaya si babeh. dia emang top banget dah pokonya.

      ga in sengaja nyebelin biar ga alus nih ceritanya.

      iya unni, aku berburu fancam dan langsung aku burning biar terabadikan dengan baik.

  19. Selly…pendek bener.
    Gak ada skinship pisan. Hadeuh…hampa. Tadinya pas jungsoo narik2 so ah itu kupikir akan ada skinship. Minimal deep kisseu lah ya, tapi ternyata? Apa2an ini, huhuhu

    Ahh aku ngefans banget sama bokapnya jungsoo, kau keren sekali ahjusshi. Ayo satukan jungsoo dan so ah. Mereka berdua itu keras kepala sekali sih. Memnohongi diri sendiri.

    Han ga in menyebalkan. Bener2 manja dan childish. Tapi gimanapun jungsoo kan sayang sama dia, biarpun kelihatannya rasa sayang itu cuma sebatas terhadap adik.

    Banyak omong deh akunya. Habisnya gak betah kalo gak cuap2, mulutku gatal, eh tangan ding maksudnya.kan ngomongnya pakek ngetik,keke

    Segitu dulu deh, ntar bosan lg sama aku.

    Part berikutnya HARUS ada skinship, arra??

    Bubye…

    *melenggang pergi sambil peluk lengan bang yeye*

    • pendek kan ngebut aku bikinnya un.

      jiyah, maen cipok aja un. kan baru ketemu, apa ga aneh. dasar unni ngasih saran yang bener dikit ke.

      keliatan ko un, kalo unni tuh anaknya cerewet luar biasa.

      eit eit, kenapa gandeng suami saya? *tarik yesung*

  20. ya..
    Rasa cinta mulai mengusar-gusar(?) mereka
    Aish, mereka babo gak nyadar-nyadar kalo suka-.-
    Si soohyun, kenapa harus bilang kayak gitu!? Tapi enggak papa sih biar tambah seru XD

  21. Eonni ya!!!!!!!!!!!!!
    Akhirnya Jung-Ah publish stelah sekian lama
    Si Ga-in amit2 deh ih sok imuut
    Aku suka ama gayanya so-ah
    Oh iya ngapain si soohyun ngaku2 pacaran -_-

    Aku doain eonni g bosen nulis yahh
    Eon! SS4 banyak yg fancam tp bagus yah!!!
    Pas di doremi unyuuuu semuaa
    Pokoknya highlightnya adalah wookie jagger!!!!!!

    Gapapa publish lama!! Fighting eonnnnnnnn 🙂 🙂

    • iya maaf ya kelamaan. bahkan part selanjutnya aja baru setengahnya.

      aku juga suka banget pas doremi, tapi yang jadi paporit ya wookie sama eun-hae. HOT. haha

  22. akhirnya publish jg.
    aq udh hampir lumutan buat nungguin jung-ah couple.
    tp penantianq berakhir jg dgn munculnya ff ini.
    hahahahaha…

    onni semangat ya buat nulisnya.
    Fighting……

    😀 😀

  23. kok pendek yah….!!!!!

    tp yesungdah lah… d maklum, saya selaku istri dari JONG WOON OPPA juga bisa merasakan sibuknya menonton tayangan show terakbar yang pernah saya liat *meski lewat layar kaca….

    Hmmm… kayaknya Jung-Ah nih, bakal panjang yah..!!! OKe, di tunggu kalnjutan kisah dr mereka, plus plus plus dari Kang Hae ama bang Jongwoon yng ter utama dan yang paling di utmakan….^ ^

    • apah?
      istri jong woon oppa?
      OH TIDAK BISA!!!

      ga ko un, paling ampe part 10 aja kaya mictophobia.
      punya abang yeye uda aku ketik, tinggal dimantapkan, eeeeyaaaaah

  24. Appa JungSoo keren banget, kayanya dia цϑªђ punya banyak rencana buat bisa nyatui dua insan ЎªŇб ngakunya ga saling cinta Jung-Ah couple..
    Pokoknya aku dukung 100% semua rencanamu Ahjussi, ‎​ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́==D‎hªªhªªhªªª=D=ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́

    Han Ga In-ssi siapin diri kamu lahir bathin ݪª buat perpisahan kamu sama JungSoo 🙂

    So Hyun pinter banget ϑếh ngaku2 pacarnya So Ah didepan JungSoo, bikin JungSoo cemburu ϑếh tuh…

    Penasaran ni rencana apa ЎªŇб dibikin Appa JungSoo buat Jung-Ah di Panta nanti.
    Ditunggu kelanjutannya

    Mohon maaf bila ada salah2 kata 😀

  25. Wew.. Unni aku suka percecokan si ga in sama so ah.. Dan itu kenapa so ah sabar banget. Kalo aku jadi diamah langsung pukul aja.. Hahaha
    park jung soo kau terlalu baik sama ga in.. Kembalilah pada so ah ato kalo dia nolak sama aku aja 😀
    Next partnya ku tunggu~

  26. Udah, han ga in musnahin aja#gampar. Kesel sendiri aku bacanya, hehe ^^v.
    Bagus thor, lanjutannya jangan lama2 ya 😀

  27. Yeahhhhh,,,,,jung so cemburu,,,bagus seo hyun,,,nikin si ahjussi cembukur,,,,ahhh ternyata si oppa cm anggap si ga in adeknya,,,kasian bgt yaaaa,,,,ibunya jung soo sayang sekali sm so ah,,,ayooo donk balikan ajaaaa,,,,tossss,,,kita sama2 gadis youtubing saeng,,,sampe2 org kantor tiap hari heboh gara2 lola soalnya wifi kesedot sm unnie semua,,,,hahahhahaha,,,,

  28. part ini bnyk mnguras emosi eaaa,,,cape dehh
    bkin aq gregetan ma so ah n teuki,,,ga in manja bgt siihhh sok2-an pamer kmesraan,,pdhal dianggep adek ma teuki kan?

    aduuhhh makin ruwet deh ini,,,tntangn’y mkin susah buat nyatuin so ah ma teuki,,

  29. Yuhuuu, Aku udaah Kelar baca PART 4~~ *kagak ada yg tanya*
    emm, ceritanya jd tmbh ribeeet. Aku penasaran gmn eonnie nyelesain masalah mereka. Berharap dg cara yg SPEKTAKULER yg berbedaaa, berbedaa dgn apa yg adaa di Otak ku saat iniii. Udaah ahh comment nya yaa ~~ see you next comment eonnie ~~ salam sayang dari selingkuhannya Kyuhyun~~ #plakplak

  30. Kemaren yg sruh nikah kakeknya….. Sekarng ayahnya yg biang dr segala pertemuan….. Keluarga park mmang aneh lakakakakakak …
    Junsoo dah mulai bimbang ama perasaannya… Baguslah…. Trus si ga in heishhhh kenapa bgtu bikin ilfill… Jungsoo hanya anggap adik aja tu……

    eeehhh nyimpang ke ss4!!!! Kyaaaaaaaaa wookie abs!!! Muka asli wookie handsome banget….. Dagu dia makin lancip…. N law dia berdirk sendiri dia g kecil aamt…..trusssssss Our Love… Nangis bombay dah daku *ahhhhh ntarmalah curhat gmana qw nonton ss4SG kemaren…

  31. uwaaaaaaaaa…kenapa soo hyun bilang begitu???

    duh makin gregetan n bikin penasaran akut nie cerita…
    sebenernya jung soo sama so ah saling suka g c???

  32. jungsoo perasaan suka y udah mulai timbul ke So Ah,,,, setelah so hyun bulang merek pacaran…
    penasaran juga sama so hyun jgn2 dia udah suka sama so ah dari dulu…
    appa y jungsoo keren udah bua rencana2 buat nyatuin anak n menantu idaman y….
    apa yg bakal di rencanain nanti di lokasi pantai buat JungAh couple,,,,, mau liat jungsoo makin cemburu..

  33. Konflik memanas ini,
    uwooo . . .
    Kbyg wajah terkejutnya jung soo ats pngakuan soo hyun,
    Salah sndr tengsin sma perasaan’y k so ah,
    kkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s