(SHARE FF) Miss Chocholate (Part 5)

Miss Chocolate Part 5

 

Author : Hannn…

(klik nama author untuk melihat profil selengkapnya)

Author pov

 

Setelah kejadian di butik tempo hari hanna lebih sering menyibukkan dirinya sendiri dengan pekerjaanya. Tujuanya agar dia tidak memikirkan Kim Jaejong, namja yang sudah membuatnya patah hati. Melihat hanna berkerja sangat keras seperti itu membuat rekan-rekanya heran denganya. Hanna lebih banyak diam, bahkan jika kyuhyun mengejeknya dia pun hanya cuek dan tidak  membalasnya. Hanna selalu mengalihkan pertanyaan jika rekanya menanyakan apa sebabnya dia berubah seperti ini.

 

“lihat dia” hyemi mengarahkan pandangan pada hanna yang sedang sibuk dengan tumpukkan kertas-kertas dihadapatnya.

 

“sampai kapan dia begitu” minji ikut menambahkan

 

“aku sudah tidak tahan, awalnya aku sangat senang karena pekerjaan ku dikerjakan olehnya, tapi lama kelamaan aku merasa ngeri melihat sikapnya yang seperti itu” dongjo bergidik ngeri

 

“kyuhyun-ah, apa yang harus kita lakukan” Tanya hyemi pada kyuhyun

 

“biarkan saja” jawab kyuhyun singkat kemudian dia berlalu meninggalkan ketiga rekanya.

 

 

 

 

 

Kyuhyun pov

 

 

 

“hoaaah.. perutku kenyang” dongjo mengusap-ngusap perutnya

 

“aku mau pulang duluan” aku bangkit dari posisiku pamit meninggalkan mereka.

 

“hya, kenapa kau terburu-buru?” Tanya hyemi

 

“bukan urusan kalian”  jawabku singkat. “dimana tas kerjaku?” aku mencari keberadaan tas kerjaku.

 

“bukanya kau tidak membawanya, aku rasa masih tertinggal dikantor” jawab minji

 

“ah, kau benar. Baiklah, aku pergi” aku pun berlalu meninggalkan mereka.

 

 

 

***

 

 

 

Aku membuka ruang kerja kantorku yang gelap, lalu aku mencoba mencari saklar untuk menyalakan lampu. Setelah aku berhasil menyalakan lampu, aku pun mencari keberadaan tas kerjaku. “ahh.. dapat” gumamku pelan. Aku pun menghampiri meja kerjaku, ketika aku sampai disudut ruangan aku melihat hanna sedang duduk termenung menghadap jendela.

 

“sedang apa kau disitu?” Tanyaku pada hanna, tapi hanna hanya diam dan terus melahap coklatnya. “aku pikir kau itu hantu”

 

“hya.. cho kyuhyun.. mana ada hantu sekeren aku” hanna menoleh ke arahku

 

“wahh…. Sepertinya kau sudah kembali normal” aku meletakkan tanganku di dahinya

 

“hya.. apa maksudmu?”

 

“ah.. aniyo” kataku, lalu untuk beberapa saat kami sama-sama terdiam. Entah apa yang dipikirkanya, dia hanya diam dan terus melahap coklat-coklatnya.

 

“na-ya, mau berapa batang coklat lagi yang akan kau makan. Semenjak tiga puluh menit yang lalu kau sudah menghabiskan sepuluh batang coklat” aku menunjuk bukus coklat yang bertebaran dihadapanya.

 

“kyuhyun-ah, apa kau mau mendengar ceritaku??”

 

“ne”

 

“khaja” hanna menarik tanganku dan mengajakku duduk di sampingnya

 

“mwo?”

 

“kyuhyun-ah, jaejong oppa akan menikah ”

 

“kalian akan menikah?” aku mengangkat alisku

 

“bukan aku tapi dia, dia akan menikah dengan gadis lain” katanya sambil tersenyum menatapku

 

“lalu bagaimana perasaanmu”

 

“aku bingung, di sisi lain aku bahagia karena dia akan menikah dengan yeoja pilihanya. Tapi disisi lain aku sedikit sedih karena merasa dibohongi olehnya”

 

“gwechana?”

 

“aku tidak apa-apa,  beberapa hari ini aku hanya berusaha untuk melupakanya dengan menyibukkan diri. Tapi rasanya aku perlu bercerita kepada seseorang agar bebanku sedikit berkurang” dia menatap nanar.

 

“namja macam apa dia” kataku penuh emosi

 

“hya, kau ini kenapa?. Harusnya aku yang marah, mengapa sekarang kau yang naik darah?” dia menatapku heran

 

“apa kau masih mencintainya?”

 

“aku juga tidak tau”

 

“mulai sekarang kau jangan memikirkan namja yang bernama kim jaejong itu”

 

“apa hak mu melarangku?”

 

“buat apa kau memikirkanya, mulai dari detik ini kau hanya boleh memikirkanku. Arasso!”

 

“kenapa aku harus memikirkan mu?” Tanya hanna heran

 

“agar kau tidak memikirkan dirinya lagi, Arsso!” aku pun merebut coklat miliknya

 

 

 

 

 

Hanna pov

 

 

 

“hya itu punyaku” aku menjangkau coklat terakhirku dari tanganya

 

“jangan harap kau akan mendapatkanya” jawabnya sambil menunjukan senyum evilnya

 

“itu punyaku yang terakhir, aku pasti akan bisa merebutnya darimu”

 

“kau terlalu percaya diri”

 

“dapat” aku berhasil mendapatkanya dari genggamanya, ketika aku mengalihkan tatapanku dari coklatku dan  aku baru menyadari bahwa posisi kami berubah. Karena aku kehilangan keseimbangan aku jatuh  diatas tubuh kyuhyun, tepatnya aku menindih tubuhnya dan saat ini wajah kami hanya berjarak lima centi. Aku pun bisa merasakan hembusan nafasnya, juga detak jantungnya dan melihat wajahnya dengan jelas. Untuk beberapa saat kami hanya terdiam dan saling menatap di posisi yang sama. Aku baru menyadari betapa tampanya dia, mengapa aku tidak pernah menyadarinya. Apa yang aku pikirkan??, kenapa jantungku menjadi berdebar-debar, huaaaaaa… bagaimana bisa begini.

 

“hya… sampai kapan kau akan menindihku seperti ini terus?” protesnya

 

“apa ku bilang, aku mendapatkanya kan” kataku sambil tertawa yang dipaksakan

 

“wajahmu kenapa?” kyuhyun menunjuk wajahku

 

“wae?” tanyaku bingung

 

“wajahmu merah” dia hanya terkekeh

 

“ahh”

 

“eiy.. pasti karena kau terpesona melihat wajah tampanku dari dekat kan?”

 

“yak kau itu narsis sekali… kau tau tipe idealku itu seperti Choi Siwon”

 

“Choi Siwon katamu?” tawanya meledak

 

“wae?”

 

“ khayalanmu itu… ahahaa.. lalu kenapa kau berpacaran dengan jaejong waktu itu?”

 

“Karna… ah sudahlah..”aku mengerucutkan bibirku

 

 

 

 

 

Autor pov

 

 

 

Hanna terdiam begitupun juga kyuhyun, kyuhyun terdiam karena merasa bersalah karena mengingatkan hanna pada namja brengsek yang bernama kim jaejong itu. Hanna duduk termenung sambil mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun mengubah posisi duduknya yang tadinya berhadapan dengan hanna pindah ke samping yeoja tersebut. Dia  hanya menatap wajah hanna yang terlihat lelah  tetapi terlihat menggemaskan baginya. Dia menyadari sesuatu, sepertinya akhir-akhir ini dia memandang hanna bukan sebagai rekanya, tetapi dia melihat hanna sebagai seorang yeoja. Dia juga masih bingung dengan perasaanya saat ini,  apa dia hanya suka sesaat pada hanna ataukah dia mulai jatuh cinta pada gadis itu. Hanna berhasil merasuki pikiran kyuhyun akhir-akhir ini, setiap saat dia teringat pada hanna, dia juga sedih melihat hanna beberapa hari ini yang berubah sikapnya. Tanpa hanna ketahui kyuhyun selalu memperhatikanya, bahkan kyuhyun pun mulai merasa tidak bisa melihat hanna walaupun sehari saja.

 

 

 

 

 

Kyuhyun pov

 

 

 

Aku memandangi hanna yang duduk termenung di sampingku, sepertinya aku sudah salah bicara tadi. Semakin aku menatap wajahnya perasaanku makin tak karuan, apa lagi ketika tadi saat dia menindih tubukku dan berhasil membuat posisi kami sangat dekat.  Saat itu aku kewalahan untuk mengontrol cara kerja otakku, wajahnya hanya berjarak lima centi dari wajahku, bahkan aku bisa merasakan tapasnya yang berhembus diwajahku. Untung aku bisa mengontrol kerja otakku dengan baik, kalau tidak mungkin aku sudah menerkamnya tadi.

 

“ YAK KANG HANNA, WAJAHMU ITU JELEK JIKA KAU CEMBERUT SEPERTI ITU MAKIN TAMBAH JELEK, HUH” teriakku karena tidak tahan melihatnya

 

“CHO KYUHYUN… HOAAAA.. KAU TAU… AKU TADI HAMPIR TERTIDUR, TERIAKAN MU MEMBANGUNKANKU, LAGI PULA INI WAJAHKU, YANG JELEK JUGA AKU, KENAPA KAU YANG RIBUT” dia membalas teriakan ku tak kalah keras

 

“hya.. jadi kau diam karena mengantuk?” Tanya ku kesal

 

“iya, kau liat sekarang ini sudah jamberapa?” dia menunjukkan jam ditanganya

 

“jadi kau berniat menginap disini?”

 

“ah ide yang bagus, lagi pula ayah ibuku juga sedang tidak ada dirumah” jawabnya singkat

 

“aish… jinja”

 

“wae?”

 

“kau itu sudah membuatku khawatir”

 

“MWO? Apa yang kau katakan, ayo ulangi” dia membulatkan matanya

 

“ shireo”

 

“kau suka padaku ya?”

 

“MWO?” aku kaget mendengar pernyataanya tadi

 

“panatas saja aku disuruh memikirkanmu, ternyata kau suka padaku” tawanya makin meledak

 

“ah , aniyo. Aku kan sudah bilang kepadamu, aku menyuruhmu memikirkan aku agar kau bisa melupakan jaejong, arsso!.. ”

 

“eiy.. apa kau yakin?” katanya

 

“aku mau pulang” aku berlalu meninggalkanya

 

“yak.. kau mau meninggalkanku?” protesnya

 

“kau yang bilang tadi kalau kau akan menginap dikantor malam ini, jadi buat apa aku juga ikut menginap, aku sudah lelah ingin cepat pulang”

 

“aku berubah pikiran, antarkan aku pulangya”

 

“shireo”

 

“ahhh.. kyuhyun-ah, namja macam apa kau membiarkan seorang yeoja sendirian pulang tengah malam seperti ini”

 

“mwo?, bukankah kau membawa motor, pulang saja dengan motormu”

 

“aku tidak membawanya, motorku sedang dipinjam donghae oppa”

 

“itu masalahmu sendiri, pulang lah naik taksi”

 

“ahh, tidak baik seorang gadis pulang sendirian”

 

“memengnya kau ini seorang gadis?”

 

“yah meski pun kau bilang aku ini setengah laki-laki setengah perempuan tapi aku ini perempuan, ayo lah antarkan aku pulang. Lagi pula apatemenmu kan hanya berjarak empat blok dari rumahku” dia memohon sambil menunjukkan aegyonya, yang berhasil membuat hatiku luluh.

 

“baiklah, cepat naik” ajakku

 

 

 

 

 

Author pov

 

 

 

 

 

Kyuhyun mengantarkan hanna ke rumahnya, hanna tertidur pulas sepanjang perjalan . tidak ada pilihan lain untuk kyuhyun selain menggendong hanna sampai kedalam rumah. Kyuhyun pun turun menggendong hanna sesampainya di depan pintu dia membangunkan hanna.

 

“hanna-ya, berapa kode pintunya?” Tanya kyuhyun

 

“em…” hanna hanya bergumam

 

“hya, cepat. Kalau tidak aku akan meninggalkanmu sidepan pintu” kyuhyun mulai kesal

 

“010302” jawab hanna setengah sadar. Kyuhyun menekan tombol tersebut, setelah terbuka dia masuk kedalam rumah.

 

“sekarang dimana kamarmu”

 

“emh” hanna menunjuk keatas

 

“atas?” Tanya kyuhyun

 

“emh”

 

“sekarang kamarmu yang mana?”

 

“emh” hanna menunjuk kearah kanan. Kyuhyun pun membuka kamar tersebut kemudian meletakkan hanna diatas tempat tidur. Hanna pun langsung menggeliat dan memeluk boneka taddy bear besar disampingnya.

 

“aish kau ini, selain kebiasaan makan coklatmu itu, kebiasaan tidurmu ini lah yang paling buruk” kyuhyun berbicara pada hanna yang sedang tertidur dengan suara yang sangat pelan. Dia tatap wajah gadis dihadapanya, dia singkirkan helaian rambut yang menutupi wajah hanna. Kemudian dia belai dengan lembut “yak kang hanna bodoh, mengapa kau bisa membuatku bingung seperti ini, huh?” kyuhyun membelai rambut hanna dengan sangat hati-hati.

 

“hanna-ah sepertinya kau memang mencingku untuk menciummu ya, bisa-bisanya kau meninggalkan sisa coklat dibibirmu seperti ini” kyuhyun mendekat pada hanna lalu dia membersihkan sisa coklat tersebut dengan bibirnya sendiri dengan penuh kelembutan dan kehati-hatian.

 

“emh” hanna mendesah, kyuhyun pun menghentikan ciumanya tersebut karena sepertinya hanna terganggu dengan apa yang dia lakukan tadi. Hanna pun mengeliat, membuat pakaianya terangkat sehingga sebagian tubuhnya terlihat. “baiklah aku rasa aku harus keluar secepatnya dari sini, sibelum dia memperlihatkan bagian tubuh lainya” kyuhyun pun menyelimuti tubuh hanna lalu mencium  dahi hanna singkat  kemudian pergi pulang ke apartemenya.

 

 

 

 

 

Hanna pov

 
“anyeong” sapaku pada rekanku penuh semangat

 

“lihat  dia, sepertinya dia sudah kembali normal” hyemi tersenyum melihatku

 

“ apa maksudmu?” tanyaku

 

“ah, aniyo lupakan” hyemi, mengibas-ngibaskan tanganya

 

“berarti artinya hari ini tidak ada lagi yang mengerjakan pekerjaaanku dengan sukarela, dan kemungkinan kepalaku akan sakit karna terus dipukul lagi dengan mu” dongjo mengusap-ngusap kepalanya

 

“minji-ssi, kemarin kalian berdua satu tim kan?” kataku

 

“hanna-sii” minji membekap mulutku dan menarikku menjauhi dongjoo dan hyemi

 

“emmm, emmng”

 

“hanna-ssi, jangan katakan pada orang lain kalau aku menyukai kyuhyun  arasso”

 

“mian, tapi aku kan hanya bertanya. Dan aku tidak bilang kalau kau menyukai kyuhyun kan?”

 

“tetapi kata-katamu tersebut bisa saja membuat orang lain curiga”

 

“emm… baiklah aku mengerti”

 

“baguslah jika kau mengerti”

 

“apa ada kemajuan?”

 

“apanya?”

 

“minji-ssi kau jangan pura-pura tidak tau, aku sedang menanyakan hubungansmu dengan kyuhyun apakah beljalan dengan baik?”

 

“ne, karena kami ditempatkan satu tim kemarin aku jadi lebih dekat sekarang. Kami pun sering mengobrol”

 

“ahh, jinja?, aku senang mendengarnya” aku tersenyum menatap minji yang wajahya memerah

 

“ ini berkat kau”

 

“ah kau bisa saja, aku tidak melakukan apa-apa. Ini semua akibat usaha dirimu sendiri” aku mengeluarkan sebungkus coklat dari saku celanaku. “yak” tiba-tiba kyuhyun datang dan lagi-lagi merebut coklatku

 

“gumawo” katanya lalu berlalu pergi.

 

“CHO KYUHYUN” baru mau aku mengerjar kyuhyun minji menahanku

 

“hanna-ssi, tunggu disini sebentar” hanna berjalan menjauhi mejanya dan membawa kotak kecil yang sudah ku tau apa isinya

 

“coklat untukku?”

 

“de”

 

“huaa… ahahaha.. aku baru saja kehilangan sebatang tapi sekarang aku dapat sekotak kecil coklat” aku tertawa penuh kemenangan

 

“sial, kalu aku tau kau akan mendapatkan itu aku pasti akan mengambil yang itu” kyuhyun menunjuk kotak  kecil di tanganku.

 

“hya kenapa akhir-akhir ini kau sering memberinya coklat?” Tanya dongjo curiga

 

“ah, aniyo. Kebetulan aku membeli coklat untuk adikku tetapi karena dia sedang sakit gigi jadi lebih baik aku berikan saja pada hanna” wajab minji

 

“ah.. benar apa katanya” aku meng-iya-kan

 

 

 

 

 

kyuhyun pov

 

 

 

“minji-ssi, laporanmu sudah selesai”

 

“de”

 

“sini aku lihat” minji berjalan menghampiriku

 

“ jadi aku pikir laporan kita sudah siap dan nanti bisa kita langsung serahkan pada tuan kim” jelas minji sedangkan hanna hanya tersenyum penuh teka teki melihat aku dan minji

 

“baiklah kalau begitu, tugas kita selesai“ aku menutup kembali map tersebut.

 

“yak kang hanna kau kenapa?” Tanyaku

 

“ah aniyo” katanya sambil tesenyum-senyum sendiri

 

“tcih dasar aneh”

 

“hya kang hanna kau cemburu melihat mereka berdua ya?” dongjo mengeluarkan pendapat bodohnya lagi

 

“yak apa maksudmu?” aku dan hanna serentak berteriak padanya

 

“hya kompak sekali” dongjo terkekeh

 

“MWO?” hanna membelalakan matanya

 

“bahkan baju kalian saja tampak serasi hari ini”

 

“ommo, kau benar. Kalian janjian memakai baju bermotif kotak-kotak hitam ya?” hyemi menambahkan

 

“hanna saja yang mengikutiku”

 

“yak enak saja” katanya tidak terima

 

“minji-ssi, bukankah mereka itu pasangan serasi?” Tanya hyemi pada minji

 

“ah, de” jawab minji singkat

 

“kalian ini apa-apan sih?” protes hanna

 

“eiy..kyuhyun-ssi kau kenapa?” hyemi menyadari ku yang tersenyum-tersenyum sendiri

 

“aniyo” aku menggelengkan kepalaku lalu mengeluarkan PSPku lalu memainkanya

 

“aku makin yakin pasti ada sesuatu di antara kalian”

 

“kyuhyun-ah, katakan sesuatu, kenapa kau diam saja dan tidak membantu mengelak tuduhan-tuduhan mereka, huh?” protes hanna, aku hanya tersenyum kearah mereka lalu melanjutkan permainanku.

 

 

 

 

 

Author pov

 

 

 

Seminggu ini hanna izin untuk tidak berkerja, karena nenek dari ibunya meninggal. Alhasil seminggu itu dia berada di busan, kyuhyun pun merasa kesepian karena selama dua minggu dia tidak bisa bertemu dengan hanna. Berkali-kali ia ingin menelpon hanna untuk mengetahui keadaan  yeoja yang memenuhi pikirranya saat ini. Untuk mengatasi rasa rindunya dia pun memakan coklat, dengan memakan coklat dia selalu merasa bahwa hanna ada di sekelilingnya.

 

Kyuhyun  juga sudah berhasil menemukan bukti yang kuat untuk memecat orang-orang yang melakukan kecurangan diperusahaanya.Sesuai janjinya pada ayahnya dia akan menduduki jabatanya sebagai direktur pemasaran minggu depan. Belum ada yang tau dia akan di pindah tugaskan selain park dongjo dan tuan tuan han, kyuhyun meminta ayanya agar park dongjo menjadi asisten pribadinya karena mereka sudah dekat satu sama lain dan dia sanggup mendapat perkerjaan tersebut.

 

 

 

 

 

Kyuhyun pov

 

 

 

Aku menatap bayanganku di cermin dihadapanku, aku merapihkan dasiku lalu memakal jas hitamku. Eoma sedang sibuk menyiapkan sarapan untukku dan ayahku. Ayah menyuruhku pulang kerumah kemarin agar kami bisa berangkat ke kantor bersama hari ini. setelah memastikan penampilanku terlihat sempurna dan semua yang aku perlukan sudah siap aku pun turun kebawah untuk sarapan.

 

“ommo, anak eoma tampan sekali” eoma pun tersenyum melihatku

 

“kau sudah siap?” Tanya ayahku

 

“ah de, tenang saja appa aku akan berkerja dengan sebaik mungkin”

 

“itu bagus” jawab appaku dengan wajah semeringah, aku tau betapa bahagianya kedua orang tuaku.

 

“de, kyuhyun kita kan sangat cerdas, sama sepertimu sayang” eoma menyentuh pipi appaku

 

“bias kah kalian tidak seperti itu dihadapanku?” protesku

 

“eiy, kau ini sedang iri ya pada appa”

 

“ani, hanya saja aku hanya sedikit terganggu”

 

“saat ini apakah ada wanita yang sedang kau cintai?” eoma ku menatapku penasaran

 

“em..aku bingung”

 

“wae”

 

“aku masih bingung, apa aku benar-benar suka padanya”

 

“jadi kau sedang jatuh cinta?”

 

“ahh, sudah ku bilang aku sedang bingung dengan perasaanku”

 

“coba ceritakan pada eoma apa yang kau rasakan saat ini?”

 

“aku denganya sering bertengkar dikantor, kami pun saling menjahili tapi aku lebih sering menjadi korbanya, aku juga bingung kenapa aku selalu masuk dalam perangkapnya”

 

“lalu?”

 

“ketika aku masuk kerja pertama kali hanya dia yang tidak dekat denganku, sedangkan aku mempu beradabtasi dengan yang lainya. Waktu itu kami sama-sama masih punya pasangan”

 

“lalu”

 

“ahhh eoma, nanti saja ceritanya. Lihat ini nanti aku terlambat. Masa aku terlambat dihari pertamaku menjadi direktur”

 

“ayo cerita sebentar lagi?”

 

“nanti saja jika ada waktu luang”

 

“kyuhyu-ah tapi kami penasaran”

 

“nanti saja, aku pasti akan cerita”

 

“kami pergi dulu” appa ku bangkit dari posisinya

 

“eoma kami berangkat” eoma menghampiriku dan memelukku, kemudian dia mencium appaku

 

“ayo kita berangkat”

 

***

 

 

 

M&D BUILDING

 

 

 

Aku memasuki gedung bersama ayahku, ini pertama kalinya aku datang kesini sebagai direktur dan anak dari appaku. Pagi ini appa akan mengumumkanku sebagai anaknya sekaligus direktur pemasaran yang baru. Semua petinnggi perusahaan ini sudah berkumpul di ruang rapat. Aku pun mengikuti appaku memasuki ruang rapat dari belakang. Dan rapat pun dimulai, appaku memberi pidato singkat kemudian memperkenalkanku pada orang yang ada di ruangan ini.

 

“saya akan mengumumkan bahwa Cho Kyuhyun yang merupakan anak kandung saya mulai hari ini akan menduduki jabatan sebagai direktur pemasaran, mungkin kalian sudah mengenalnya karena tujuh bulan ini dia berkerja di bagian perencanaan, Direktur Cho perkenalkan dirimu” aku bangkit dari posisiku lalu berdiri disamping ayahku

 

“Cho kyuhyun imnida, aku direktur perencanaan yang baru. Aku mohon bantuanya”

 

 

 

 

 

Author pov

 

 

 

Dihari pertamanya berkerja seperti biasa kyuhyun sudah disambut perkerjaan yang menumpuk. Banyak system pemasaran diperusahan kami  yang harus  diperbaiki, jadi dia mempelajari satu persatu data-data yang ada. Dongjoo pun setia membantu pekerjaan kyuhyun. Harusnya malam ini kyuhyun lembur, tetapi appa dan eomanya menyuruhya untuk tidak lembur hari ini maka dia menunda perkerjaanya untuk besok.

 

“huft, hari pertamaku menjadi asisten direktur perencanaan sudah seperti ini” keluh dongjo

 

“jadi kau mau kembali ke posisimu semula, huh?” komentar kyuhyun

 

“ah aniyo, aku hanya asal bicara sajangnim” kata dongjo dengan nada mengelek

 

“hya, kau mau aku pecat?” aku menatapnya tajam

 

“ani, aku hanya asal bicara” dongjo menundukkan kepalanya

 

“hari ini cukup sampai disini, besok kita lanjutkan”

 

“de, sajangnim”

 

 

 

 

 

Kyhyun pov

 

 

 

“lanjutkan ceritamu tadi pagi?” pinta eoma, aku memang terbiasa menceritakan apa pun kepada kedua orang tuaku, komunikasi kami berjalan dengan baik.

 

“mwo?” kataku pura-pura tidak tau

 

“itu tentang perasaanmu?” timpal appaku yang juga penasaran

 

“ahh.. ne”

 

“cepat lanjutkan”

 

“meski pun kita sering bertengkar tapi kami sering disatukan dalam satu tim. awalnya aku putus dengan yeongmi, waktu itu persaanku hancur. Tiba-tiba dia datang menghiburku, dia juga yang menolongku ketika kemarin di daegu aku di todong oleh dua orang penjahat”

 

“jinja?”

 

“appa kau berlebihan” cibirku

 

“gadis seperti apa dia itu?”Tanya eoma

 

“dia gadis yang cantik walaupun penampilanya cuek dan malah terkesan manly, kecantikkan ya keluar dari hatinya dia sangat suka menghibur atau membantu orang. Sifanya aneh dan susah di tebak, kebiasaan yang dia miliki juga aneh, dia selalu makan coklat setiap saat, kebiasaan tidurnya yang harus tujuh jam dalam sehari”

 

“apa dia memiliki kekasih?”

 

“bulan lalu dia putus dengan kekasihnya, kekasihnya bertunangan dengan wanita lain tanpa sepengetahuanya. Bahkan kekasihnya sedang menyiapkan pernikahan dengan tunanganya tersebut, tetapi dia bisa menerima semuanya dengan lapang dada, menurutnya tidak baik dia marah dan merusak rencana indah kekasinya dan tunanganya”

 

“kami jadi pensaran seperti apa gadis itu”

 

“lalu perasaanmu terhadapnya bagaimana?”

 

“aku hanya bingung, aku merasa nyaman di dekatnya. Sifat anehnya membuat ku selalu rindu padanya, aku rindu mendengar suara cemprengnya, ketika di dekatnya aku sulit mengontrol kinerja tubuhku”

 

“itu tandanya kau telah jatuh cinta padanya, dulu waktu appa jatuh cinta pada eomamu appa juga merasakan hal yang sama denganmu”

 

“benar, bahkan rasanya masih sama hingga sekarang”

 

“tapi akhir-akhir ini dia malah mencoba mendekatiku dengan temanya”

 

“anak apa pasti bisa merebut hatinya”

 

“benar, anak eoma kan tampan dan pintar”

 

“eoma, memangnya aku anak kecil sehingga kau mengatakan seperti itu”

 

“siapa nama gadis itu?” Tanya appaku

 

“namanya, Kang Hanna”

 

 

 

Author pov

 

 

 

Appa hanna dan kyuhyun adalah berteman baik sedari kecil, ketika hanna dan kyuhyun masih kecil kedua orang tua mereka sudah mencoba menjodohkan mereka. Ketika umur kyuhyun lima tahun keluarga kyuhyun pindah ke inggris karena orang tua kyuhyun ingin mengembangkan bisnisnya disana. Akhirnya kedua orang tua mereka pun tidak berhubungan sampai-sampai satu tahun yang lalu mereka bertemu kembali dan membicarakan  tentang masalah perjodohan tersebut. Akhirnya mereka memutuskan mendekatkan hanna dan kyuhyun dengan cara sealami mungkin dan terkesan tanpa  campur tangan kedua orang tua mereka. Padahal diam-diam kedua orang tua mereka menyusun rencana dan mengamati hubungan mereka berdua.  Sepertinya semua itu lumayan berhasil, apa lagi tidak disangka mereka putus dengan pasangan mereka masing-masing diwaktu yang hampir berdekatan

 

 

 

 

 

Hanna pov

 

 

 

“hanna-ya, apa kau mau menemaniku ke pesta pernikahan klien ku yang waktu itu?” ajak hyun ah eoni

 

“ yang waktu itu?” tanyaku bingung?”

 

“iya, itu yang datang ketika kau mengambil coklat di butiku. Dipengantin wanitanya mengundang mujuga, kebetulan sekali bukan saat ini kita sedang dibusan”

 

“oh yang itu, shireo” tolakku

 

“wae?”

 

“aku malas”

 

“ayolah, masa aku datang sendiri. Tega sekali kau padaku” aku pun berfikir

 

“emm.. baiklah” apa salahnya datang ke pernikan jaejong oppa untuk memberikan selamat dan menunjukkan bahwa aku baik-baik saja tanpa dia, pikirku.

 

“baiklah ganti bajumu”

 

“de”

 

“pakai ini” hyun ah eoni memberiku gaun putih selutut dengan bahu terbuka

 

“hya eoni, kau mau membuatku masuk angin, huh?” protesku

 

“hya diam pakai saja, kau pasti akan terihat cantik jika memakainya”

 

“tapi ini rok”

 

“wae?, kau harus membiasakan dirimu untuk memakainya. Khaja” hyun ah eoni menarikku dan menyuruhku duduk

 

“kau mau apakan aku”

 

“diam”

 

“huaa..eoni…” teriakku

 

“pejamkan matamu, kau harus terlihat cantik arasso”

 

“tapi eoni”

 

“jangan banyak bergerak”

 

 

 

 

 

Kyuhyun pov

 

 

 

Hari ini aku akan menghadiri pesta pernikahan saudara sepupuku, aku dan kedua orang tuaku sudah berangkat ke busan kemarin. Semua keluarga besarku berkumpul di gedung dimana pesta pernikahan itu diadakan. Semua orang terlihat bahagia apa lagi min-ah sepupuku, wajahnya tak henti-hentinya tersenyum

 

“min-ah ya, dimana calon suamimu?”

 

“mungkin sedang di luar”

 

“ngomong-ngomong, siapa nama suamimu?”

 

“min-ah ya, ini sudah waktunya kau keluar” belum sempat jawab pertanyaanku min ah di panggil untuk melakukan acara pernikahan

 

 

 

***

 

 

 

“pengantin wanita memasuki ruangan”

 

aku melihat minah berjalan dengan wajah yang sangat semeringah, dia berjalan menuju altar yang disana sudah menunggu namja yang sebentar lagi jadi suaminya. Aku melihat wajah calon suaminya, sepertinya aku pernah lihat tapi dimana. Aku mencoba mengingat sampai aku menyadari bahwa orang yang akan menjadi suami sepupuku itu adalah Kim Jaejong , bagaimana bisa sepupuku menikah dengan namja seperti dia. Jadi yeoja yang merebut jaejong dari hanna adalah sepupuku sendiri.

 

 

 

“selamat atas pernikahan kalian” aku menghampiri minah dan jaejong

 

“terima kasih” jawab jaejong kaku

 

“kyuhyun-ah cepat menyusul kami” ledek minah

 

“itu masalah gampang” jawabku enteng, mata ku menatap jaejong tajam

 

“eiy harusnya kau datang bersama kekasihmu” kata minah

 

“aku tidak tau apa kekasihku itu bisa datang atau tidak, karena beberapa hari yang lalu neneknya meninggal” jawabku asal

 

 

 

 

 

Hanna pov

 

 

 

Perasaan ku campur aduk, sebentar lagi kami kami sampai dilokasi yang kami tuju. Kang hanna kau pasti bisa mengatur perasaanmu dengan baik, hyunah eoni sedang sibuk merapikan penampilanya, sedangnkan aku sedari tadi hanya memperhatikanya saja.

 

“yak eoni, berapa lama lagi kau akan bercermin seperti itu?” tanyaku kesal

 

“aku ini harus tampil sempurna, arasso” dia menoleh sebentar dan melanjutkan kegiatanya tadi

 

“eoni, aku tidak merasa nyaman memakai semua ini. sepertinya orang-orang akan menatapku aneh”

 

“kau itu tidak aneh, kau itu cantik. Lihat saja, aku jamin kau akan menjadi pusat perhatian disana”

 

“tapi eoni, ini.. kenapa aku harus memakai ini” aku menunjuk pada sepatu hak tinggi yang aku pakai

 

“ya haruslah, Sepatu hak tinggi itu pelengkap penampilanmu agar terlihat sempurna, arasso”

 

“tapi aku kesulitan berjalan jika memakai ini”

 

“kau pasti bisa, tadi saja kulihat kau berjalan seperti biasanya. Khaja kita sudah sampai” kami sampai di gedung pesta pernikahan jaejong oppa dan istrinya.

 

“ah ne” aku berjalan mengikuti langkah hyunah eoni dari belakang.

 

“aku mau ke toilet sebentar, kau duluan sana” aku pun berjalan dengan penuh hati-hati, berusaha untuk tidak terjatuh. BUKKK…. Tiba-tiba aku membrak seseorang sehingga aku jatuh dalam pelukanya. Sesaat kami hanya saling menatap dengan namja berstelan jas lengkap yang aku tabrak..

 

“mianhae” kyuhyun hanya diam dan menatapku dari bawah sampai atas

 

“ah ne” dia masih menatapku dengan mulut yang sedikit terbuka

 

“khyuhyun-ah, kenapa kau ada disini?” aku menatapnya yang terlihat sangat tampan dengan stelan jasnya.

 

“ini adalah pesta pernikahan sepupuku” jawabnya singkat sambil tersenyum ringan

 

“begitu, ya” ommo ada apa denganku, mengapa dia terlihat begitu menarik, baru satu minggu aku tidak bertemu denganya tapi mengapa perasaanku menjadi tak karuan begini.

 

“dan kau apa yang sedang kau lakukan disini?”

 

“aku menemani sepupuku yang di undang oleh jaejong oppa “

 

“jadi kau tau siapa pengantin prianya?” katanya kaget

 

“de” jawabku santai

 

“jangan-jangan kau datang kesini untuk meruksak acara ini, huh?”

 

“yak cho kyuhyun pabo, aku ini dipaksa datang kesini, tapi setelah aku piki-pikir apa salahnya member selamat atas pernikahan mereka” jekasnya

 

“lalu dimana saudaramu?”

 

“di toilet, dia menyuruhku untuk masuk duluan”

 

“baiklah, khaja” ajaknya

 

 

 

 

 

Kyuhyun pov

 

 

 

Mataku tak barkedip menatap yeoja yang sedang berjalan sejajar denganku, hari ini dia tampak berbeda. Cantik.. hanya kata-kata itu yang terpikir olehku saat melihatnya. Wajahnya yangbiasanya tanpa make up sekarang memakai makeup tipis tapi terlihat cantik, biasanya aku melihatnya dengan kemeja dan celana panjang, malam ini dia memakai gaun putih selutut denga bahu tebuka terlihat sangat cantik sekaligus seksi karena bentuk tubuhnya terlihat,rambut panjangnya pun di gerai dan terlihat indah. ya tuhan apa malam ini kau menurunkan bidadari ini untukku. Senyumya yang ramah makin membuat dadaku tesesak setiap kali melihatnya.

 

“yak, kau kenapa?”

 

“aniyo”

 

“kyuhyun-ah, aku aneh ya?”

 

“aniyo, wae?”

 

“semua orang menatapku seperti itu” tanyanya polos

 

“semua orang menatapku seperti itu karena saat ini kau sedang berjalan berdampingan dengan ku, sehingga banyak iri padamu” hanna-ya apa kau tidak menyadari betapa cantiknya dirimu saat ini, ucapku dalam hati

 

“mwo?, hya cho kyuhyun pabo kenapa sifat narsismu itu kumat lagi, huh?” cibirnya, kemudian dia memukul kepalaku

 

“hya, sakit” ringisku

 

“rasakan”

 

“tidak bisa kah kau berprilaku dengan wanita yang lemah lembut, mana ada wanita dengan gaun lengkap berprilaku seperti preman begitu” protesku

 

“hya… bukan urusanmu” dia berlalu meninggalkan diriku

 

“oh kau” ketika hanna masuk, dia langsung bertemu dengan minah dan jaejong.

 

“selamat atas pernikahan kalian, semoga kalian bahagia” katanya sambil tersenyum paksa dan aku hanya diam disampingnya melihat tingkah laku hanna dan jaejong. Ku lihat jaejong tidak henti-hentinya menatap hanna, sepertinya dia juga sedang terpesona melihat hanna.

 

“terima kasih,  kau datang dengan disainer Lee ya?” jawab minah semeringah sedangkan jaejong masih dalam ekspresi yang sama. Aku menyadari tangan hanna sedikit bergetar, reflek aku pun menggenggam tanganya berusaha untuk menenangkanya.

 

“ah de, hyunah eoni sedang di toilet sebentar lagi juga datang”

 

“na-ya” panggilku. Keluarga ku ikut bergabung dengan kami, dan mereka pun menatap aku dan hanna dengan tatapan penuh Tanya.

 

“ommo, jangan-jangan kau itu kekasihnya kyuhyun” ceplos minah

 

“emm..”

 

“de, aku adalah kekasihnya” belum aku melanjutkan perkataanku dia memotong perkataanku  dan sontak berhasil membuat jantungku berdebar lebih kencang dari biasanya.

 

“kyuhyun-ah, betapa beruntungnya kau mendapatkanya” halmeoni yang berada disitu ikut berkomentar

 

“cantik” eomaku ikut berkomentar

 

“kalian adalah pasangan yang serasi” tambah ahjumaku

 

“sudah berapa lama kalian berpacaran?” Tanya min-ah penasaran, hanna hanya terdiam

 

“kurang lebih satu bulan, tepatnya semenjak dia putus dengan kekasihnya yang akan menikah itu” jawabku singkat sedangkan hanna hanya melongo mendengar perkataanku. Mata jaejong pun terbelalak karena mendengar pernyataanku tadi”.

 

“bagaimana ceritanya kalian bisa bersama seperti ini” Tanya halmeoni penasaran

 

“aku sudah menyukainya semenjak dia masih menjadi kekasih orang lain, aku bersabar dan menunggunya putus dengan kekasihnya. Tanpa ku sangka, tanpa dia sadari dia juga memiliki perasaan yang sama denganku” hanna masih diam menatapku tak percaya, sedangkan aku mengatakan yang sebenarnya bisa dibilang yang sebenarnya

 

“ah de,” hanna hanya tersenyum meng-iya-kan, sangat terlihat jelas bahwa dia masih syok mendengar kata-kataku tadi. Tiba-tiba ada seorang pelayan yang berjalan membawa minuman tersandung dan hampir menabrak hanna.

 

“gwechana?” Tanya ku padanya yang masih syok, aku merangkul pinggangnya agar tubuhnya berdekatan denganku sehingga dia terhindar dari tragedi tersebut.

 

“hoaaaaa…. Keren, kalian memang serasi” serempak keluargaku mengatakan hal tersebut, sedangkan wajah hanna pun memerah.

 

“kapan kalian menikah?” Tanya ahjuma

 

“ aku siap kalau dia siap, kalau perlu minggu depan pun kita menikah itu pun kalau dia mau” jawabku singkat dan berhasil membuat wajah hanna bertambah memerah.

 

 

 

 

 

Author pov

 

 

 

Hyunah datang menghampiri hanna dan kyuhyun, dia kaget mendengar perkataan kyuhyun. Apa lagi ketika kyuhyun bilang satu bulan yang lalu hanna putus dengan pacarnya yang ingin menikah dengan wanita lain. Hyunah pun menyadari kejanggalan ketika hanna datang kebutiknya waktu itu,ekspresi wajahnya terlihat berbeda ketika jaejong dan minah datang. Sebenarnya sejak waktu itu hyunah ingin menanyakan tentang kejadian tersebut, tapi hanya saja dia lupa. Dia jadi merasa bersalah karena mengajak hanna ke pesta pernikahan namja yang sudah mengkhianatinya. Tapi dia lega karena dia mendengar peryataan kyuhyun itu  penuh ketulusan. Kyuhyun sangat terlihat keren ketika menjelaskan semua itu, saat ini semua pasang mata tertuju pada hanna dan kyuhyun, mereka memang pasangan serasi dan membuat semua orang melihat mereka merasa iri.

 

 

 

Hanna pov

 

 

 

“yak cho kyuhyun apa yang kau katakan tadi?” Tanya ku penuh emosi, setelah kejadian tadi aku menarik kyuhyun ke sudut ruangan

 

“kau yang memulainya, jadi aku lanjutkan” jawabnya enteng

 

“aku juga bingung kenapa kata-kata itu bisa keluar dari mulutku”

 

“kau harusnya berterima kasih padaku, karena aku telah menolongmu”

 

“tapi.. arghh” aku hanya diam, perasaanku tak karuan dan untuk beberapa saat kami sibuk dengan pikiran kami masing-masing.

 

“hya kang hanna” dia menyenggol bahuku

 

“wae?” aku menatapnya murka

 

“bagaimana kalau kita pacaran” ajaknya

 

“MWO” mataku terbelalak

 

“kau gila?”

 

“aku tidak gila, aku hanya merasa hal ini sudah terlajur terjadi. Apa salahnya bukan kita mewujudkanya”

 

“aku”

 

“kau yang memulainya, lagi pula seluruh keluarga besarku tau kau itu kekasihku”

 

“memang semua aku yang memulainya, tapi kaulah yang membuatnya terlalu jauh”

 

“yak, aku ini hanya membantumu di depan jaejong hanya itu. Selain itu kebetulan sekali aku juga sudah bosan ditanyai terus mana kekasihku”

 

“memangnya yeongmi tidak pernah kau kenalkan dengan keluarga besarmu?”

 

“tidak”

 

“wae”

 

“karena waktu itu aku merasa belum tepat saja”

 

“hyaa… kenapa aku bisa berkata seperti itu” aku diam dan menatup bibirku

 

“mari kita melanjutkanya, kita jadikan pernyataanmu menjadi sebuah kenyataan” katanya

 

“kyuhnyun-ah, humph….”

 

Dia menyudutkanku di tembok lalu dia menarik pinggangku dan memotong ucapanku dengan sebuah ciuman kasar. Tangannya meraih tengkukku, memperdalam ciuman kami.
Aku tidak punya kekuatan untuk mendorongnya saking syoknya dengan perlakuannya yang tiba-tiba itu. Dia menciumku? Cho Kyuhyun menciumku? Apa dia sedang tidak waras?
Aku merasakan lumatannya di bibirku perlahan melembut. Aaaa… aku bisa pingsan di tempat kalau begini ceritanya! Dia melepaskanku beberapa detik kemudian dan pergi tanpa berkata apa-apa.

 

 

 

 

 

~ TBC~

 

 

 

UWOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

 

HHHHHHOOOOOOOOOOOOOOOOOOAAAAAAAAAAAA

 

AAAAARRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHHHH

 

 

 

Aku datang lagi…… *teriak-teriak keliling kampung. Ahahahaha..dalam waktu semalem aku menyelesaikan part ini.. dan untuk pertama kalinya juga aku begadang nulis ff, ini adalah suatu keajaiban, karena biasanya jam Sembilan malem pasti aku udah dipulau kapuk.

 

Hoaaaa… ancur banget ya??, ga jelas ceritanya??, banyak typo??, kurang konflik dan kurang menarik???.. *jedotin kepala. Ayo komen yang banyak ya.. biar aku semangat nulisnya. Di part ketiga aku udah bilang klo aku bakal nulis ff ini sampai part enam yang berarti ini part kedua terakhir. Tapi terserah kalian deh.. menurut kalian mending ditamatin di part selanjutnya atau nambah sampai part sepuluh.

 

Cie kyuhyun*towel-towel, hanna mulai cinta tuh. Mana adegan di part ini yang kalian suka?? Kasih tau aku ya??? Klo aku sih yang disudutin di tembok.. ahahahaha… *plak (ketularan eunhyuk). Kyuhyun seneng banget tuh hanna meng-iyakan bahwa kyuhyun adalah kekasihnya.

 

Ngeliat cuplikan wgm bikin aku ga sabar pengen liat, ahhh pokoknya ga sabar. Pas aku denger hae bilang aku akan membuatkan lagu untukmu, trus pas dia bilang juga kembalilah kepadaku.. hoaaaaa rasanya kayak dia ngomong sama aku.. aku suka semuanya disitu ganteng-ganteng, ahhh pokoknya mereka berhasil teriak-teriak kayak orang gila deh.

 

 

 

Baiklah, aku kan anaknya cool ga banyak ngomong. Jangan lupa komen dibawah, pasti aku bales komen kalian kok, hehe. Jadi cukup disini aja, sekian dan terimakasih.

 

 

 

#Hanny#

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

47 comments on “(SHARE FF) Miss Chocholate (Part 5)

    • ahaha.. ini ff udah selesai aku ketik dari minggu lalu tp bru di publish kmrn sama selly, niatnya aku mau tambahin critanya eh udah keburu publish.
      part 6nya lg dalem proses. aku usahain sabtu depan publish

  1. Bagian yang aku suka pas kyuhyun bilang hanna itu pacarnya… Rasain luuu jaejoongg *mian oppa*

    huwaaaa lanjut lanjutttttt thorrrr

  2. sekali lg aku minta maaf sama jaejong yg telah aku bikin jahat disini
    *pasang wajah menyesal

    sipp aku lanjut hehe..
    jadi makin semangat aku nulisnya klo kalian pd suka bacanya

    • hanna kan anaknya masih polos, ciuman pertama aja sama kyuhyun pas kyuhyun mabok..
      kyknya kyuhyun emang napsu sama bibirnya hanna..
      *ups

  3. Kyuuuuu km keren pas blg hana pcrmu ksian jaejong,tp kyu knp biz cium lgsg prg gt z?knp g lnjt yg gmn gmn gt mgkn sdkt lbh NC *pletak* aigo otk q ktr. Han ayo lnjt part 6’a dah pnsrn jgn lm2.

  4. ckckck…
    Krn hanna asal ngomong…
    Kyu-nya jadi keterusan…
    Hahaha…
    Ya udah deh drpd di pendam terus pacaran aja beneran…
    Tapi klo hanna nolak akoe mau kok ma kyu…
    (he… Ngapep)…
    Keren ceritanya saeng…
    Lanjutannya di tunggu yah…
    Jangan lama…
    nice ff…

  5. omo diakhir part ini…q suka adegan yang terakhir…oya kok temen2 kyuhyun disini g pada kaget kyu jadi direktur…btw hanna belum tahu kan?
    lanjutanya chingu..ditunggu…fighting!!

  6. Waah ortunya kyu-hanna xejutan bnget trnyata mrexa emang ada rncna ngejodohin anx2nya..paling sneng part di pernixahanya jaejong,.hanna ma kyu sndwaranya meyaxinxan.pasti perasaany jae d xaya d adux2 itu.d tnggu part slnjtny cingu

    • orang tua nereka emang udah temenan dari kecil, semuanya udah diatur sebenernya sama orangtua mereka tapi merekanya ga sadar hehe

  7. hiyaaaaa koocaaaaakkkk bgt .. haaha
    sumpaaah kocak pisaaan kyu hanna.x ..
    yaaaah ending.x nnti aja ..
    eh ini smpe nnti kyu.x nikah kan ??

  8. ahaha sabar ya, aku baru ngetik setengah. karena aku lg sibuk jadi kyknya aku ga bisa publis besok, paling minggu dpn. ditunggu aja ya

  9. Ciyeee kyu gga mau rempong pas ada jalan pintas lngsung aja tanpa susah nembak hanna kkk~

    Thorr disini bnyak typo, ada huruf yg kebalik ‘jawab=wajab’ trus klo gga salah hanna kan ijin 1minggu tpi pas bagian kyu pov sy bilang 2minggu gga ketemu jdi agak ngebuat bingung..
    ‘Seminggu ini hanna izin untuk tidak berkerja, karena nenek dari ibunya meninggal. Alhasil seminggu itu dia berada di busan, kyuhyun pun merasa kesepian karena selama dua minggu dia tidak bisa bertemu dengan hanna.’
    Trus seminggu’a lgi kyu buat apa? Kan sebelom’a mereka masih brg..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s