(SHARE FF) SECRET PART 5 : TIME IS ON

 Author : Novi (klik nama author untuk melihat profil lengkapnya)

Incheon airport, Seoul, South Korea

Friday, 23th March 2012

08.00 AM KST

 

Kyuhyun’s Pov

Aku duduk termenung, terus memandangi jarum jam yang ada di pergelangan tanganku. Detik demi detik ku perhatian hingga menit demi menitpun terlewati. Tapi, aku belum juga melihat sesosok gadis yang sedari tadi ku tunggu.

“ aaiisshh,, Kim Jung roo. Kemana sih gadis ini? Ini sudah hampir tiba waktunya kenapa belum datang juga.” Decakku dan terus ku goyangkan kaki kananku karna gelisah.

Aku mencoba mengeluarkan ponsel dari saku celanaku dan segera memencet tombol angka satu agar segera terhubung dengan gadis ini.

Suara nada tersambung, tapi belum juga ada tanda-tanda akan diangkat. Setelah beberapa detik, akhirnya telpon dariku diangkatnya.

“ Yeobseo?” terdengar suara dari seberang, nada itu sedikit panik

“ Kim Jung Roo~a. eodiga? Kenapa kau belum sampai juga?” aku bertanya

“ mianhae, aku terjebak macet. Entahlah, kenapa pagi pagi sudah semacet ini.” Balas Kim Jung roo dengan tergesa. Aku menyadari memang mungkin dia sedang terjebak macet, tapi pesawat 30 menit lagi akan lepas landas. Bagaimana bisa ia menerobos kemacetan yang terjadi di ibu kota?

“ Kyuhyun~a. ethokkae? Aku akan terlambat jika seperti ini.” Suara Jung roo tampak panik.

Aku memutar otak untuk mencari solusi agar Jung roo segera sampai ke bandara.

“ baiklah, kau tenang disitu. Aku akan terus memantau kau lewat GPS, jadi selalu aktifkan ponselmu. Aku akan mencari cara agar kau bisa cepat sampai kesini.” Perintahku. Jung roo pun mengiyakan mengikuti perintahku.

Setelah sekian lama, 15 menit kemudian, aku melihat sesosok wanita dengan gaya khasnya, berlari ke arahku, membawa koper dan juga tas tangannya. Jung roo tampak terengah engah karna terus berlarian. Sesampainya di hadapanku, ia menampakkan wajah yang sangat konyol bagiku. Aku pun terkekeh.

 

 

“ wa,,wae?” dengan napas yang terengah engah ia bertanya akan sikapku.

“ lihat dirimu ini, aigooo…” aku tak henti hentinya melemparkan tawa ku dihadapannya.

“ yak! Cho Kyuhyun. Diam kau. Aku seperti ini juga gara gara kau.” Tiba tiba aku menghentikan tawaku mendengar pernyataannya.

“ gara gara aku? Wae?”

“ kau yang membuatku terburu buru. Kenapa kau pilih besawat pagi sekali?” aku kan jadi kerepotan sendiri menyiapkan barang bawaanku.” Utaranya dengan sedikit kesal.

“ya aku kan hanya ingin kita sampai lebih cepat di Jepang, agar kita nanti sempat berjalan jalan dan mencari hotel untuk menginap.” Jelasku. Jung roo mengambil napas dan mengaturnya.

“ sudahlah. Oya, kenapa kau sampai mengerahkan anak buahmu untuk menjemputku sehingga aku terhindar dari kemacetan tadi?”

Aku diam sejenak mendengar pertanyaannya dan aku mencondongkan sedikit wajahku ke arah wajah manisnya.

“ karna aku tidak mau melewatkan liburan spesial ini. Arraseo, Jung roo ssi?” Jung roo tampak bengong tak mengerti dengan apa maksudku.

Aku segera menggandeng tangannya dan segera melangkah ke terminal keberangkatan. Ia pun hanya mengikuti langkahku dengan baik.

Sebelumnya kami menyiapkan tiket dan juga pasport kami agar lebih mudah saat di periksa petugas bagian pemberangkatan.

“ bisa kami lihat pasport dan juga tiket pesawatnya?” seorang petugas melayangkan tangannya meminta kami untuk menunjukkan tiket dan pasport.

Author Pov

Di dalam pesawat, Jung roo dan Kyuhyun tak banyak melakukan kegiatan. Kyuhyun mengeluarkan PSP nya dan kembali sibuk dengan mainan kesayangannya itu, sedangkan Jung roo terus memandangi pemandangan kabut awan sekitar di luar jendela, dengan hedset kecil berwarna putih yang menempel di telinganya. Ia asik dengan lagu lagu yang ia dengarkan dan tampak tak memperdulikan Kyuhyun yang sedang asik sendiri dengan mainannya.

Satu jam berlalu, mereka masih saja dengan posisi masing masing. Kyuhyun merasa sedikit pegal dan menghentikan kegiatannya, ia menarik lengan dan sedikit menggeliat karna pegal, ia lalu memalingkan wajahnya kearah Jung roo, gadis yang sedari tadi asik dengan kesendiriannya di temani beberapa lagu.

Kyuhyun merasa bosan, ia pun mengambil ide. Ia sandarkan kepalanya secara tiba tiba ke bahu Jung roo, dengan senyuman manis dan nakalnya, ia memejamkan matanya menikmati bahu gadis yang ada di sampingnya.

“ wae?” tanya Jung roo yang sadar saat melihat kepala Kyuhyun sudah tersandar di bahunya.

“ aku lelah dan mengantuk, biarkan aku seperti ini untuk beberapa waktu.” Kyuhyun malah terlihat memperdalam posisi kepalanya untuk terus bersandar di bahu Jung roo. Jung roo hanya berdecak pelan melihat tingkah pria yang ada di sampingnya ini.

“ kau sudah bosan dengan mainanmu kan? Makanya kau menggangguku.” Jung roo beragumen

Kyuhyun tak merespon pernyataan Jung roo dan hanya bersandar di bahunya saja. Setelah ia sadar, ternyata pria ini sudah tertidur pulas di bahunya. Melihat ini, Jung roo justru tersenyum dan mengernyitkan dahinya. Melihat wajah polos laki laki yang ia sukai tidur dengan nyaman di bahunya.

“ dasar bodoh, baru saja aku bicara. Sudah tidur pulas seperti ini.” Jung roo membiarkan kepala Kyuhyun bersandar  di bahunya lebih lama, ia pun ikut memejamkan matanya dengan hedseat yang masih menempel di telinganya.

Setelah sekian jam  melalui penerbangan ke Jepang, akhirnya pesawat Korean Air yang mereka tumpangi akan segera mendarat di Bandara Internasional Narita, Jepang. Rasa gugup dan tak sabar berkecamuh di hati Jung roo saat ini. Ia benar benar tak percaya sebentar lagi ia akan mencium segarnya udara negara Sakura ini. Jung roo dan juga Kyuhyun segera memberesi barang bawaan mereka setelah pesawat sukses mendarat dengan sempurna.

“ kau siap?” pertanyaan Kyuhyun membuat hati Jung roo semakin gugup. Ia menganggukkan kepala dengan yakin, kali ini ia akan pasang stamina dan kekuatan untuk bisa menjelajahi negara ini.

 

 

NARITA AIRPORT, TOKYO, JAPAN

04.05 PM

 

Jung roo’s Pov

 

aku membelalakkan mata melihat suasana bandara Narita yang begitu indah dan modern. Aku tak henti hentinya memutar kepala dan pandanganku untuk melihat sekeliling. Aku tak mau tahu apa yang akan orang bilang dengan sikapku yang memang agak norak ini, aku hanya ingin menikmati kedatangan pertamaku di Jepang.

Gambar 3

 

“ bagaimana? Kau senang sudah berada di negara impianmu ini?” omongan Kyuhyun menyadarkanku dari perhatian yang sedari tadi menyitaku.

“ mm,” aku menganggukkan kepalaku tanpa memandang wajahnya. Aku masih melihat lihat keberbagai sisi bandara ini. Bandara saja sudah sekeren ini. Pasti kota kota lain akan jauh lebih keren.

“ ah, Chakkaman. Aku ralat ucapanmu tadi.” Aku langsung mengarahkan pandanganku ke wajah Kyuhyun dan sekejap ia juga memusatkan matanya ke arahku.

“ Wae?” tanyanya penasaran.

“ ini bukan negara satu satunya yang menjadi impianku, tapi ini satu dari sekian banyak negara yang ada di daftar negara yang ingin aku kunjungi. Tapi walau bagaimanapun, aku berterima kasih banyak padamu karna sudah mewujudkan satu impianku untuk bisa berkunjung di negara ini.” Jelasku dengan mengernyitkan dahiku sambil melemparkan senyum pada Kyuhyun. Ia pun tersenyum kecil menanggapi perkataanku.

“ Keureyo? Baiklah. Kalau begitu, ayo kita nikmati liburan kita kali ini.”

Kyuhyun mengadahkan tangannya, aku pun menyambutnya dengan senang hati. Kami pun melangkah ke pintu keluar bandara. Disana telah terparkir sebuah mobil sedan mewah berwarna silver dan terlihat sangat elegan. Aku bertanya tanya, apakah Kyuhyun memang sudah menyiapkan sedetail ini untuk liburan kami?

“ ike boeyo?” aku melemparkan pertanyaan saat terkejut melihat pengawal mobil sedan berwarna silver itu membukakan pintunya untuk kami.

“ naiklah, kita akan diantar untuk mencari hotel tempat kita menginap nanti.” Jelas Cho Kyuhyun dengan menjulurkan tangannya.

“ jinjayo? Hwaaa,,,kau benar benar tak terkalahkan Cho Kyuhyun ssi.” Aku tersenyum kecil tak percaya akan tingkah laki laki yang berlagak keren ini di hadapannya.

Sepanjang perjalanan, kami menghabiskan waktu melihat pemandangan sekitar dengan seksama, mata ku tak henti hentinya memperhatikan setiap sudut kota yang kami lalui. Senyumku terus saja berkembang menerawang keluar jendela.

“ Jung roo~a. Menurutmu kau mau bermalam di hotel mana?” Kyuhyun menawarkan padaku tentang hotel mana yang akan kami tempati nanti.

“ hotel?” ulangku

Jung roo’s Pov

 

Kyuhyun  menawarkanku beberapa pilihan mengenai hotel seperti apa yang akan kami tempati nanti. Aku  tampak memutar otak, berfikir mengenai tawarannya. “ hotel?” ulangnya

“ eum, kau mau menginap di hotel apa?” tanya lagi

“ euuss,, sebentar. Bagaimana kalau kita Ke Hotel Kyoto Kakusai? Aku suka dengan Hotel bernuansa tradisional, tapi ada sentuhan modernnya. Bagaimana?” aku  memberi sebuah pilihan yang terdengar bagus, tanpa berpikir panjang ia pun mengiyakan permintaannya.

“ Jhoa. Kita kesana sekarang.” Mendengar tanggapan positif darinya, aku langsung mengembangkan senyum manis di hadapannya.

Satu setengah jam berlalu sejak kedatangan kami ke Jepang, ini tentu menjadi hal yang sangat membuatku nyaman dan bahagia tentunya. Kami akhirnya tiba di hotel, Kyuhyun memang pria yang romantis dan super keren. Dia mengajakku menginap di hotel ini, di hotel yang kutunjukkan tadi. Kyoto Kakusai

“ kita sudah sampai, ayo sekarang kita turun.” Ajaknya sembari membuka pintu mobil. Aku pun menggangguk menjawabnya.

Aku memandangi sekeliling hotel megah bernuansa modern tradisional ini. Sungguh menakjubkan pemandangannya, elegan sekali.

Aku terus terusan mengembangkan senyum dibibirku tanda kagum, tak sabar rasanya aku ingin menikmati fasilitas yang ada di dalamnya.

Gambar 4

 

Kyuhyun’s Pov

 

Kami memasuki ruang resepsionis untuk memesan kamar yang akan kami pakai untuk beberapa hari saat kami berlibur di jepang ini. Aku berbicara dengan bahasa Jepang yang kukuasai. Aku mencondongkan sedikit tubuhku kea rah gadis yang tampak takjub mendengar bahasa yang aku utarakan pada wanita resepsionis ini. Mungkin saja saat ini ia tak bisa membendung rasa dihatinya bahwa aku ini memang benar benar keren.

“ kenapa kau memandangiku seperti itu?” kataku sedikit memiringkan wajahku dan menatapnya intens. Ia pun sedikit memundurkan wajahnya dan kulihat ia agak sedikit malu.

“ ahh, kau Cho Kyuhyun. Hebat sekali kau? Kau bisa bahasa Jepang dengan selancar itu, kenapa tak pernah mengajariku?” pekiknya sedikit memicingkan matanya. Aku pun hampir terkekeh mendengar pernyataannya ini.

“ kau lupa kalau aku ini seorang Direktur perusahaan? Tentu saja aku harus menguasai beberapa bahasa, karna itu sangat aku butuhkan. Kau mengerti nona Kim yang cantik?” kataku sedikit membuatnya geer.

“ eo, arraseo,,,arraseo.” Ungkapnya.

Petugas resepsionis memberikan kunci kamar, dan kami pun bersiap menuju kamar. Namun, hendak saja aku melangkah, Jung roo dengan cepat mencegahku.

“ tunggu sebentar.” Ia menarik lenganku. Aku pun menoleh karna penasaran.

“ wae?”

“ kau pesan berapa kamar?” tanyanya tiba tiba yang membuatku ingin tertawa.

“ wae? Aku pesan satu kamar tentunya.” Jelasku

“ BO?!!” pekiknya

Aku merasa heran dan kaget dengan sikapnya yang seperti ini.

“ wae geure?” tanyaku sekali lagi.

“ jadi kau ingin aku tidur satu kamar denganmu Tuan Cho?!” ungkapnya kaget dengan wajah sengit.

Aku hanya bengong dengan ekspresinya.

“ yak! Cho Kyuhyun! Kau pikir mentang mentang aku ini pacarmu, kita boleh tidur dalam satu kamar?” protesnya dengan nada agak marah. Aku pun mulai mengerti dengan maksudnya.

“ ah, jadi kau mau kita punya kamar masing masing?” tawarku.

Beberapa petugas termasuk petugas resepsionis melihat perdebatan kami, mungkin mereka merasa heran dengan apa yang kami lakukan sekaligus bingung karna kami menggunakan bahasa korea.

“ cepat pesankan satu kamar lagi untukku.” Pintanya dengan meilirik kearah resepsionis.

Dengan sabar, aku pun menuruti apa kemauannya. Aku akhirnya memesan satu kamar lagi untuk Jung roo. Ku berikan kunci kamar itu padanya dan ia pun tersenyum sengit. Aku pun ikut memicingkan mataku ke arahnya yang berjalan mendahuluiku.

“ dasar gadis aneh. Baiklah, kau mungkin masih akan jual mahal padaku, tapi lihatlah nanti apa yang akan aku lakukan padamu, bisakah kau menolakku?” gerutuku sendiri dan aku ikut melangkah di belakangnya.

Kami melangkahkan kaki di koridor koridor kamar hotel bersama pelayan hotel, kami mendapatkan kamar yang terletak di lantai 16. Sepanjang koridor banyak sekali terpajang lukisan lukisan bernuansa Jepang, indah, nuansa artistiknya pun lekat sekali. Jung roo membolak balikkan kepalanya mengikuti alur letak lukisan itu, tampaknya ia benar benar suka aku membawanya ke hotel ini.

“ silahkan Tuan, ini kamar anda.” Pelayan hotel itu membukakan pintu kamar untukku, aku dan Jung roo pun memasuki ruangan itu.

“ ah, Arigatou Gozaimasu.” Ucapku sedikit menundukkan kepalaku.

“ Douzo Yoroshiku. Kalau begitu, saya akan mengantarkan Nona ini ke kamarnya.” Kata pelayan hotel itu. Jung roo terlihat bingung dengan apa yang pelayan itu ucapkan, ia memandang ke arahku seolah memberi sinyal agar aku mengartikan perkataan pelayan ini.

“ dia bilang dia akan mengantarmu ke kamar.” Lugasku pada Jung roo.

Jung roo pun mengangguk mengerti, dia mengikuti arahan dari pelayan hotel itu.

“ baiklah, kalau begitu selamat istirahat.” Ucapnya padaku sambil tersenyum dan melangkah keluar dari kamarku.

Jung roo’s Pov

 

Saat pelayan hotel itu membukakan pintu kamar hotel yang ku pesan, seolah mata ini menjadi terang, aku langsung disuguhi dengan keindahan interior kamar yang sangat indah, tradisional dan menakjubkan. Aku sangat menyukai ini semua, aku berpikir akan segera dimanjakan dengan semua fasilitas kamar hotel ini. Benar benar amazing.

 

Aku tak berhenti berfikir saat memasuki kamar hotel ini, aku bahkan langsung merebahkan tubuhku di atas ranjang hangat dan nyaman ini, aku pun lupa kalau pelayan hotel masih ada di sini.

Aku langsung bangkit dari posisiku dan kembali menatap pelayan hotel yang terlihat menahan tawanya di balik tangannya.

“ ah maaf. Kalau begitu anda bisa keluar, terima kasih.” Ucapku menggunakan bahasa ku dengan formal. Pelayan itu terlihat bingung dan akhirnya aku juga ikut bingung, dengan menggaruk garuk kecil kepalaku aku memutar otak untuk bisa berkomunikasi dengannya.

“ kalau begitu, saya permisi keluar dulu, Nona. Kalau ada yang anda butuhkan, silahkan hubungi saya.” Ucap pelayan hotel itu terlebih dulu sebelum aku, aku melihat gerakan tangannya menunjuk arah pintu, mungkin memang maksudnya ia ingin pamit pergi. Aku pun sedikit mengerti dengan maksudnya.

“ ah, Arigatou Gozaimasu.” Ucapku sedikit kaku, untung saja aku masih ingat dengan apa yang Kyuhyun ucapkan tadi, sehingga aku bisa menirunya.

Tanpa berlama lama lagi, aku telusuri kamar hotel ini, aku pun benar benar serasa dimanjakan dengan keadaan dan suasana kamar hotel yang berhadapan langsung dengan kota Tokyo.

Belum selesai aku menikmati indah pemandangan yang terpancar dari kamar ini, ponselku bordering tanda ada pesan masuk. Aku langsung mengalihkan pandanganku kearah ponsel dan meraihnya untuk ku baca pesan singkat itu.

“ Kyuhyun?” pekikku pelan.

lekas ke kamarku sekarang, aku ingin bicara padamu.”

Ciisshh,,, aku berdecak pelan membaca pesan singkat dari Kyuhyun, dengan pelan aku mengambil jaketku dan aku bergegas keluar kamar untuk menuruti perintahnya.

Saat ini aku sudah berada di depan pintu kamarnya, aku memencet bel dan tak lama Kyuhyun muncul dari balik pintu.

“ cepat sekali kau datang. Baguslah.” Ucapnya dengan cengiran jahilnya.

“ palliwa, ada apa kau memanggilku?”

“ ayo masuk dulu.” Kyuhyun tiba tiba menarik tanganku dan menyeretku masuk ke dalam kamarnya.

“ wae? Kenapa kau menarikku seperti ini? Ada hal penting yang ingin kau bicarakan? Apa?” tanyaku tak sabar ingin segera tahu.

“ igeo.” Kyuhyun menunjukkan suatu benda di atas mejanya. Aku meliriknya. Sebuah kotak berukuran besar dihiasi pita.

“ Boga?” tanyaku sedikit penasaran dengan benda yang di tunjukkan Kyuhyun. Tampaknya menarik, tapi kira kira benda apa yang ada di dalam kotak itu.

“ bukalah.” Suruh Kyuhyun.

Perlahan aku mendekati benda itu, aku membukanya perlahan lahan dan aku rasa aku tahu apa ini.

“ gaun? Ini untuk apa?” tanyaku spontan saat melihat gaun indah ini di depan mataku. Gaun putih dengan motif renda.

“ aku ingin kau memakainya saat makan malam nanti, kau mengerti.”

Mendengar ucapannya, aku merasa ada semilir angin yang masuk ke relung hatiku, serasa merasuk pelan dan membuat nyaman, sebesar inikah perhatian Kyuhyun terhadapku? Aku benar benar tidak menyangka ia akan melakukan semua ini untukku.

“ wae?” tanyanya melihatku tak merespon pernyataannya tadi.

“ Gomapta, aku tak menyangka kau mempersiapkan sejauh ini.” Ucapku, ia tersenyum melihat ku hampir menjatuhkan air mata dihadapannya karna rasa haru.

“ sudahlah, ini belum apa apa, masih ada kejutan kejutan lain yang akan aku persiapkan untukmu nanti. Sekarang, kau bisa kembali ke kamarmu.” Tegasnya dan mendorong tubuhku keluar dari kamarnya tanpa membiarkan aku tahu apa maksud dari ucapannya tadi.

“ yak,, Cho Kyuhyun.” Dia sudah menutup pintu kamarnya dan membiarkan aku di luar.

Aku kembali masuk ke kamar dan memandangi gaun yang diberikan Kyuhyun padaku, aku tersenyum malu sekaligus bahagia. Anak ini benar benar…

Kakusai Hotel and Resto, Kyoto

07.30 AM

 

Author’s Pov

 

Malam ini akan menjadi malam yang spesial untuk Kyuhyun, dan mungkin juga untuk Jung roo karna Kyuhyun telah mempersiapkan beberapa kejutan untuknya, ia sudah datang 5 menit yang lalu dan duduk di meja yang sudah ia pesan, menunggu kedatangan Jung roo. Ia merasa gugup dan sedikit merapikan pakaiannya. Baru kali ini ia merasa seperti ini, merasa ada sesuatu yang dingin di hatinya.

Tak lama, Jung roo datang. Ia mengenakan gaun yang diberikan Kyuhyun tadi sore dan ini sukses membuat perhatian Kyuhyun tersita dengan kecantikan Jung roo. Tak menyangka bahwa wanita yang berjalan ke arahnya saat ini adalah kekasihnya.

“ mian, aku sedikit terlambat.” Ucap Jung roo saat baru sampai.

“ woow,,kau cantik mengenakan gaun itu, berarti selera dan dugaanku tidak meleset kan.” Lugas Kyuhyun memuji kecantikan Jung roo.

“ bukankah aku memang cantik Tuan Cho Kyuhyun? Itu kenapa kau bisa tertarik padaku kan?” balas Jung roo tak mau kalah.

“ css,,arraseo,,arraseo. Duduklah.” Pekik Kyuhyun

Mereka  memesan beberapa makanan beserta minum untuk  dinikmati sebagai makan malam. Selesai itu,  Kami sedikit berbincang.

 

Gambar 5

 

 

 

 

Kyuhyun’s Pov

 

“ sebenarnya ada yang ingin aku katakan padamu.” Aku mengumpulkan semua keberanianku untuk memulai mengatakan apa yang sebenarnya menjadi tujuanku utamaku.

“ Boga?” Tanya Jung roo menatapku. Aku mengatur suaraku perlahan dan aku mengeluarkan kotak kecil bewarna putih, ku letakkan kotak itu dihadapannya.

“ apa lagi ini?” ia tampak terkejut melihat satu benda lagi yang kuberikan padanya.

“ buka saja.” Suruhku.

Jung roo membuka perlahan kotak berwarna putih itu, ia terlihat terkejut melihat isinya. Tanpa langsung berkata, ia menatapkan matanya kearahku.

“ maukah kau menjadi wanitaku? Menikahlah denganku, Jung roo~a.” ucapku langsung tanpa banyak kata lagi. Tentu saja ini mungkin menjadi hal yang tidak ia sangka sangka sebelumnya. Di Negara ini aku melamarnya.

“ Kyuhyun~a. apa kau benar benar melakukan ini?” lugas Jung roo masih dengan ekspresi terkejutnya melihat lamaranku.

“ eo. Aku sungguh sungguh, saat ini aku sedang melamarmu.” Kataku. Aku langsung meraih cincin yang dipegangnya, dan aku langsung meminta jari manisnya.

Aku menelusupkan cincin itu kejari manisnya sebelah kiri, entahlah rasa apa ini. Yang jelas aku bisa merasakan energi gugup dari tangannya.

“ kau mau menerimanya kan, Nona Kim Jung roo?” tanyaku sekali lagi.

Jung roo tidak menjawab, tapi ia tersenyum manis dan menganggukkan sedikit kepalanya. Kurasa aku tahu dengan isyaratnya. Dan ini berarti, ia menerima lamaran dariku, aku berhasil.

“ Gomawo Kyuhyun~a. kau mau menerima dan mencintaiku dengan segala kekuranganku.” Pekik Jung roo dengan suara bergetar, aku melihat ia hampir meneteskan air matanya.

“ nado, Gomapta.” Aku meraih kedua tangannya dan meremas lembut tangan indahnya.

Hotel’s Room, Kakusai Hotel, Kyoto

08.00 AM

 

Author’s  Pov

 

“  Kyuhyun~a…palli irona.” Pekikan Jung roo dari seberang telpon membuat Kyuhyun membelalakkan matanya kaget dan menjauhkan ponsel dari telinganya. Dia merasa gadis ini punya kekuatan besar untuk berteriak teriak, apa ini memang hobinya pada Kyuhyun? Aisshh, Kyuhyun terus saja berdecak kesal mendengarnya.

“ Yak! Nona Kim? Apa kau terkena efek bahagia sampai kau membangunkanku dengan teriakanmu sepagi ini?” balas Kyuhyun mendekatkan bibirnya kearah spiker ponsel.

“ Yak! Palli irona. Hari ini kita akan jalan jalan, aku tidak mau melewatkannya, jadi cepat bangun dan bersiaplah temui aku di lobi hotel, arrachi?!”

Suara nada terputus sudah terdengar sebelum Kyuhyun menjawabnya kembali. Ia menggeliat malas di tempat tidurnya, dengan wajah yang masih kusut dan rambut acak acakan, ia langsung menuju kamar mandi dan bersiap siap menemui wanita yang baru saja resmi ia lamar tadi malam.

Disisi lain, jung roo menunggu kedatangan Kyuhyun yang tak kunjung menemuinya. Ia melihat pemandangan luar dibalik jendela, sambil terus melirik jam tangannya, 10 menit sudah berlalu. Ia berdecak kesal karna keterlambatan Kyuhyun, ia membalikkan badannya dan ia sudah melihat sosok Kyuhyun berada di sana.

“ Ya, Cho Kyuhyun, kenapa kau lama sekali?” decak Jung roo kesal

“ Mian, siapa suruh kau menyuruhku tiba tiba seperti itu. Aku juga kan harus bersiap siap.” Jelas singkat Kyuhyun, ia berdiri sambil memasukkan kedua telapak tangannya di dalam saku celananya.

Jung roo meraih tangannya dan menggeretnya keluar pintu hotel.

“ Khaja, palli,,,palli.” Jung roo berlari kecil seolah akan tertinggal kereta.

“ wae? Kenapa harus terburu buru seperti itu?”

“ kalau tidak kita akan ketinggala bis. Ayo”

Akhirnya mereka berdua masih sempat mengejar bis tour terakhir yang berangkat pagi ini, karna ini musim liburan, banyak wisatawan yang juga berlibur ke Negara ini. Oleh karena itu, Jung roo tak mau ketinggalan untuk ikut berwisata mengelilingi kota indah ini.

Di sepanjang perjalanan, Kyuhyun hanya bisa diam dan menyaksikan kegembiraan Jung roo, kenapa aku harus ikut bis tour ini? Kyuhyun tak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh Jung roo. Tapi, melihat gadis ini bahagia, membuat cerita tersendiri bagi Kyuhyun.

“ hey, kenapa kita tidak jalan jalan pakai mobil saja?” lugas Kyuhyun pada Jung roo yang masih sibuk memotret pemandangan sekitar dengan kameranya.

“ aihh,, aku tahu kalau kita pakai mobil pribadi, pasti ada supir yang akan mengantar kita kemana mana, aku tidak mau merepotkan ahjusii.” Tegas Jung roo tanpa menoleh sedikitpun pada Kyuhyun.

“ kau pikir aku tidak bisa menyetir sendiri? Apa susahnya untuk berjalan jalan sendiri?”

Mendengar ucapan Kyuhyun, Jung roo menghentikan kegiatannya sejenak, ia menatap lekat Kyuhyun, seolah ada maksud tertentu.

“ eiiy, Cho Kyuhyun. Kenapa kau tidak bicara dari tadi?”

“ hah! Kau tidak meminta pendapatku. Jadi aku diam.”

“ ais,,jinja! Kau ini.”

Setelah perdebatan itu, mereka turun di tengah jalan, Kyuhyun menelpon asistennya untuk mengantarkan mobil untuk mereka pergi jalan jalan.

Setelah 10 menit menunggu, mobil mereka datang.

“ baiklah, tempat mana yang akan kita datangi untuk pertama kalinya?” ucap Kyuhyun

“ eum, aku ingin pergi ke Shibuya 109, aku ingin melihat keramaian pusat kota Tokyo itu, kita juga bisa membeli sesuatu disana. Bagaimana?” usul Jung roo, Kyuhyun pun menanggapinya dengan senang hati,

“ oke, kajha…”

Shibuya 109, Tokyo, Japan

10.00 AM

Jung roo’s Pov

 

Gambar 6

 

“ Huwaaa,,,benar benar menakjubkan. Ini keren..” aku tak henti hentinya mengembangkan senyum bahagia, hatiku memang sedang bergetar karna bahagia. Aku benar benar bisa merasakan keadaan di kota ini.

“ Kyuhyun~a. tidakkah ini keren? Bagaimana menurutmu?”

“ eo, ini keren, kau senang?”

“ keurom. Nan haengbokkagi.” Jawabku dengan terus tersenyum

“ baiklah, kita lakukan semua hal yang kita inginkan. Oke?”

Usulan Kyuhyun langsung kutanggapi positif, kami pun melangkahkan kaki kesegala toko dan pedagang, mencicipi berbagai makanan khas dan membeli beberapa barang, baju, dan syal lucu. Ini sangat membuatku bahagia. Dunia rasanya bisa aku rangkul.

“ lihat, disana.” Aku menunjuk sebuah restoran unik dan kami pun masuk.

Kami memesan beberapa makanan khas Jepang, seperti Shusi Tuna dan sabu sabu.

“ hoaa,, baseketta.” Pekik Kyuhyun melihat hidangan yang tersaji di depan meja makan kami. Ini memang luar biasa.

Gambar 7

 

Author’s Pov

Matahari semakin naik dan jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, udara agak masih terasa dingin memang, tapi ini tidak menyurutkan semangat Jung roo dan Kyuhyun untuk melanjutkan wisata mereka.

“ Kyuhyun~a?” panggil Jung roo dengan menatap wajah Kyuhyun dari samping.

“ wae?”

“ hari ini, aku sangat berterima kasih sekali padamu, kau membawaku ke negeri ini dan tentu saja membuat beberapa kejutan yang membuatku bahagia, ini sangat berlebihan untukku.”

Jung roo tiba-tiba saja mengatakan itu pada Kyuhyun dan membuatnya tersenyum geli, Jung roo aneh melihat ekspresi yang di keluarkan Kyuhyun. Dan ia pun berbalik bertanya

“ wae?”

“ kau mau aku menerima ini semua? Baiklah, sekarang kau ikut denganku.”

Kyuhyun menarik tangan Jung roo dan mengikuti langkah cepat Kyuhyun, mungkin dalam hatinya sangat bertanya tanya, mau kemana lagi namja ini mengajaknya.

Sesampainya di tempat, Kyuhyun berhenti, begitupun Jung roo, napas mereka sedikit terengah engah karna berlari lari kecil. Mereka berdiri tepat di sebuah pohon sakura yang sedang berguguran dengan indah, bunga cherry blossom ini berguguran tepan dihadapan mereka, memancarkan keindahan dengan warna pitch lembutnya. Ini sungguh membuat Jung roo dan Kyuhyun takjub melihat keindahannya.

“ huwaa,,yeppoeda,,” puji Jung roo melihat bunga bunga sakura berguguran

“ kau suka?”

“ eum, joahae.”

Lagi lagi Jung roo mendapat kejutan yang tak terfikirkan olehnya. Dia merasa sangat beruntung mendapatkan pacar seperti Kyuhyun, selain bisa menjaga dan tampan, tentu dia juga bertanggung jawab dan romantis.

Jung roo menitikkan air mata, ia tak tahu, hatinya terasa kalut dengan haru, tak menyangka bisa merasakan semua ini dari pria yang benar benar mencintainya, begitupun sebaliknya.

“ kenapa kau menangis?” Kyuhyun tersadar saat memandang ke arah Jung roo, sedikit kekhawatiran tersirat diwajahnya.

“ ani. Ini indah, aku tak mengerti kenapa aku sampai mengis seperti ini.” Jelas Jung roo yang terkesan berlebihan.

“ hah, dasar gadis cengeng. Sebentar lagi kan kau mau menikah, sekarang masih saja menangis, apa kata orang orang nanti?” ledek Kyuhyun, Jung roo langsung menghapus air matanya.

“ ah, sudahlah, ayo kita kesana dan menikmati lebih banyak bunga sakura yang berguguran.” Kali ini Kyuhyun menggandeng tangan Jung roo dengan erat dan tak ingin melepaskannya. Jung roo pun tersenyum dan menanggapi dengan senang hati.

Gambar 8

 

Jung roo’s Pov

 

Tempat ini sangat terkenal, saat musim gugur banyak orang yang berkunjung kemari untuk menikmati indahnya musim gugur dan bunga sakura, atau mereka hanya sekedar berwisata saja. Orang orang yang datang mulai dari pasangan kekasih sampai kakek nenek pun ada, ini mungkin sebuah tradisi yang memang ada di Jepang, dimana setiap musim gugur maka mereka akan berlibur di kawasan ini. Ini sangat ramai, hampir semua lahan atau tempat penuh oleh para pengunjung, aku dan Kyuhyun mungkin hanya sebagian saja yang nampak di antara ribuan orang yang datang.

Saat kami berdua berjalan jalan dan asik mengambil foto, aku menemukan satu anak anjing putih yang lucu. Ini membuatku gemas dan aku ingin menggendongnya,

“ waahh,,kyeopta. Kyuhyun~a,, lihatlah. Bukankah dia sangat lucu?” tunjukku pada Kyuhyun, sayangnya Kyuhyun bukanlah tipikal orang yang suka dengan binatang, jadi ia enggan untuk menggendongnya atau menyentuhnya.

“ ah, tidak, kau saja yang menggendongnya, aku akan mengambilkan gambar untukmu.” Ucapannya membuatku senang.

“ ah, jinja. Baiklah. Ayo ambil gambarku dengan anjing manis ini, “

Kyuhyun mengeluarkan kamera ponselku dan milikinya untuk mengambil foto.

Gambar 9

 

Setelah selesai bersenang senang, kami duduk di bangku tepat dibawah pohon sakura, Kyuhyun keliahatannya lelah, akhirnya aku pun memutuskan untuk membelikannya minuman.

“ kau lelah?”

“ eum, sedikit. Memang kau tidak lelah?” Kyuhyun mungkin heran melihat kondisiku masih tetap semangat.

“ biasa saja, ini hal yang menyenangkan. Jadi aku menikmatinya.”

Kyuhyun mengembungkan pipinya, aku memperhatikan wajah lelahnya. Akhirnya aku menggodanya dengan menusukkan jari telunjukku ke arah pipinya.

“ yak! Kim Jung roo, ada apa?” pekiknya seolah merasa terganggu. Aku hanya meringis kecil

“ ani. Baiklah, karna suasana hatiku sedang bagus, aku akan mentraktirmu minum. Kau tunggu disini, aku akan segera kembali.” Ucapku melangkah menjauh dari Kyuhyun.

“ hey, kau yakin akan pergi sendiri?” Kyuhyun mungkin merasa khawatir padaku.

“ gwaenchana, aku akan segera kembali.” Aku melemparkan senyum manisku padanya, aku melihat Kyuhyun dengan tatapan khawatirnya. Aku pun melangkah pergi.

10 menit sudah aku berjalan mengitari taman bunga sakura ini, namun aku belum menemukan toko atau supermarket untukku membeli minuman. Aku sudah merasa agak lelah. Tapi aku tidak putus semangat, aku terus mencari dan sampai akhirnya aku menemukan sebuah toko berukuran sedang. Aku menghampirinya dan membeli dua kaleng jus jeruk.

Author’s Pov

 

Jung roo melangkah jauh dari keberadaan Kyuhyun, karna ia juga tidak tahu tentang daerah ini, maka ia terus  berputar putar mencari kios untuk memberi minuman, setelah ia mendapatkan kios dan membeli dua kaleng minuman, ia akan segera kembali ketempat Kyuhyun berada.

Tapi tiba tiba, ada seorang kakek kakek yang menabraknya dengan setumpuk barang bawaannya, Jung roo pun tersungkur jatuh sehingga ia juga tak menyadari ponselnya jatuh. Ia pun bangkit dan membantu kakek tua itu memberesi barangnya. Kakek itu berkata pada Jung roo, namun Jung roo tak mengerti dengan apa yang kakek itu katakan, namun ia sepertinya paham dengan bahasa isyaratnya. Seperti mengucapkan maaf dan berterima kasih, Jung roo membalas dan menggangguk hormat.

Setelah itu, ia kembali berjalan untuk menemukan Kyuhyun.

“ aiihh,,kemana dia. Sudah 15 menit pergi tapi tidak kunjung kembali.” Kyuhyun mulai gelisah dan memutuskan untuk menghubungi ponsel Jung roo, tapi ponsel itu mengeluarkan nada bahwa nomor yang dihubunginya tidak menjawab. Kyuhyun semakin khawatir dengan ini, akhirnya ia memutuskan untuk mencari Jung roo.

“ Jung roo~aa…” teriak Kyuhyun di tengah tengah padatnya orang orang saat itu. Ia terus saja berlari lari kecil berkeliling mencari cari Jung roo. Namun tak berhasil menemukan. Ia terus mencoba menghubungi ponsel Jung roo, namun tetap dengan jawab yang sama dengan sebelumnya, bahkan sekarang ponselnya malah mati. Kyuhyun semakin panik, ia takut sesuatu terjadi pada gadis ini.

Di sisi lain, Jung roo pun kebingungan menemukan jalan kembali ke tempat Kyuhyun berada. Karna takut Kyuhyun menghawatirkannya, ia merogoh kantong tasnya untuk mengambil ponselnya, tapi naas, ponselnya tidak ada. Ia meneliti ulang dan meraba raba saku celananya, tapi tetap saja nihil. Jung roo meringis kesal bercampur khawatir, bagaimana ia bisa kembali tanpa bisa menemukan Kyuhyun?

Sudah satu jam Kyuhyun dan Jung roo saling mencari, tapi belum juga bertemu. Jung roo berpikir akan lebih mudah jika ia menghubungi pihak keamanan setempat atau kantor polisi. Akhirnya ia lakukan itu dengan menuju tempat polisi. Saat berada di depan kantor polisi, ia baru sadar bahwa ia tidak bisa berbicara bahasa Jepang dengan lancar, hal ini kembali membuat Jung roo ingin menangis. Ia pun bingung harus melakukan apa. Tempat ini sangat jauh dari hotel. Ia hanya bisa jongkok di depan kantor polisi, rambutnya sudah kelihatan kusut, dan raut wajahnya terlihat lelah dan tak kalah kusutnya dengan penampilannya.

Kyuhyun sudah hampir gila, ia sangat putus asa mencari cari keberadaan Jung roo. Ia mendapatkan ide, ia menghubungi pihak hotel, siapa tahu saja mungkin Jung roo kembali ke hotel.

“ Konichiwa. Aku penghuni kamar 6219 lanta 16, apa penghuni kamar sebelah atas nama Kim Jung roo sudah kembali?” tanya Kyuhyun dengan nada masih panik.

Terlihat percakapan diantara Kyuhyun dan petugas hotel melalui telepon, sepertinya Jung roo memang belum kembali ke hotel.

“ ah, arigatou gozaimasu.” Kyuhyun menutup teleponnya dan memejamkan matanya sambil menarik napas kesal, sampai saat ini ia belum bisa menemukan orang yang sangat berarti buatnya.

“ Jung roo~a. Eodiga. Sebenarnya kau ada dimana?AAAHHGGGG!!” Kyuhyun berteriak kesal dan menendang botol yang ada di hadapannya.

Hari sudah hampir gelap, tapi pencarian belum juga berhasil. Jung roo masih duduk dibangku dekat kantor polisi dengan air mata bercucuran, tidak tahu harus melakukan apa, ia kedinginan dan mukanya terlihat agak pucat. Ia tidak bisa bayangkan jika ia tidak bisa menemukan Kyuhyun.

Tapi berdiam diri juga tidak akan menyelesaikan masalah, akhirnya ia memberanikan diri masuk ke kantor polisi untuk meminta bantuan menemukan Kyuhyun, atau setidaknya memberi informasi kalau dirinya ada disini sekarang. Dengan bahasa yang sangat minim, ia berkomunikasi bersusah payah dengan polisi setempat.

“ ada yang bisa saya bantu, Nona?” tanya petugas polisi laki laki dengan bahasa Jepang formal. Ini membuat Jung roo bingung.

“ aku kehilangan seseorang, bisa anda membantuku menemukannya?” Jung roo membalas dengan bahasa korea formal. Tentu ini tidak membantu dan makin membuat kedua merasa kebingungan. Akhirnya karna merasa akan sia sia, pak polisi pun memanggil seorang petugas yang kebetulan bisa berbahasa korea, Jung roo pun senang dan merasa terbantu. Komunikasi mereka terlihat lancar berkat orang ini, Jung roo menceritakan semua yang terjadi. Akhirnya polisi mengambil tindakan dengan melacak keberadaan Kyuhyun melalu teleponnya, dan polisi juga mencoba menghubungi ponsel Kyuhyun. Syukurlah masih bisa tersambung.

15 menit kemudian..

“ Jung roo~a…” pekik Kyuhyun saat melihat Jung roo berada di dalam kantor polisi. Jung roo menoleh ke arah suara itu dan senang bahwa yang datang itu adalah Kyuhyun.

“ Kyuhyun~a.”

Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan tegap dan cepat ke arah Jung roo, mereka pun berpelukan erat satu sama lain. Jung roo menangis merasa tak tertahankan lagi, air matanya tumpah seketika melihat kehadiran Kyuhyun.

“ Apa yang kau lakukan? Tahukah kau aku sangat mengkhawatirkanmu?!” ujar Kyuhyun cemas.

“ mianhae, mianhaeyo. Aku tak tahu harus melakukan apa. Aku tidak tahu akan menjadi seperti ini.” Balas Jung roo dengan isakan tangis. Mereka sudah tak memperdulikan apa apa yang ada disekitar mereka.

Mereka pun pamit pulang dari kantor polisi dan mengucapkan banyak terima kasih pada pihak polisi yang sudah membantu. Mereka pun kembali ke hotel.

 

Kyoto Kakusai Hotel, Kyoto, Jepang

10.00 PM

Kyuhyun’s Pov

 

 

Aku lega bisa menemukan Jung roo, aku berfikir akan sangat membuatku gila bila aku kehilangan dia di negara ini. Aku juga merasa kagum akan keberaniannya bertanya pada polisi dengan keterbatasan kemampuan bahasanya, tapi berkat itu aku bisa bertemu lagi dengannya. Kami kembali ke hotel, aku mengantarnya ke kamar dan menemaninya untuk bisa beristirahat dari lelahnya kejadian hari ini, aku tak tega melihat wajahnya pucat dan seluruh tubuhnya lusuh karna mencari cariku seharian.

“ kau mandilah dulu, aku akan menunggumu disini.” Kataku sambil menaruh mantelku di atas sofa.

“ eum, baiklah. Kau tunggu sebentar.”

Jung roo masuk ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. 15 menit kemudian dia keluar dengan baju tidurnya dan aku suruh dia segera berbaring di atas tempat tidur.

“ istirahatlah, kau pasti sangat lelah seharian ini.” Aku mengangkat selimut dan menyelimuti tubuhnya yang sudah berbaring sempurna diatas tempat tidur.

“ mianhae, Kyuhyun~a. Seharusnya aku mengikuti kata katamu untuk tidak pergi ketempat yang belum aku kenal sendirian.” Ucap Jung roo yang membuatku terkekeh kecil.

“ akhirnya kau merasakan bagaimana rasanya tersesat kan? Kau ingin mengulanginya lagi, Nona Kim?” ledekku padanya. Ia pun berdecak.

“ arraseo arraseo, Tuan Cho Kyuhyun yang baik.” Balasku

“ sekarang tidurlah, kau pasti lelah. Besok kita aka berangkat pulag ke Seoul pagi pagi.”

“ eum arraseo, gomawo.” Ucapnya. Aku mencondongkan tubuhku ke arahnya dan aku mengecup lembut dahinya, tubuhnya agak meringkuk, mungkin karna agak malu aku ,elakukan hal ini.

Jung roo memejamkan matanya, aku masih duduk di sampinya dengan mengusap usap wajahku dengan kedua tanganku, aku berjanji pada diriku sendiri hal ini tidak akan terjadi lagi di kemudian hari, karna aku tidak akan tahu apa yang akan terjadi bila aku berpisah dengannya.

 

Narita Airport, Tokyo, Japan

08.00 AM

Jung roo’ Pov

Pagi ini aku dan Kyuhyun sudah siap berangkat pulang ke negaraku, Korea. Aku sudah mempersiapakan tiket dan pasportku untuk ku berikan pada Kyuhyun. Liburan kali ini membuat aku sadar akan satu hal, bahwa cinta Kyuhyun begitu tulus padaku, sampai saat ia melamarku dan kejadian menghilangnya aku dari sisinya kemarin. Ini mungkin baru awal dari perjalananku dengannya, tapi, aku tetap yakin bahwa aku akan tetap bisa menjalaninya asal ada Kyuhyun disampingku.

Tibalah saatnya pesawatku akan segera berangkat, aku mengucapkan salam perpisahan di bandara Internasional Narita ini, selamat tinggal negara yang banyak memberiku kenangan.

Annyeeooonnggg Readerku sayang,,,,*tebar tali sepatu*

Akhirnya part 5 ini selesai juga,,,dan apa jadinya??ancuuurr sekali,,*ngakak evil*

Hooaaaa,,,mianhae kalau di cerita ini kurang atau enggak greget,,,soalnya aku bener bener sibuk sama acara di kampus,,serta tugas tugas yang menggila *bakar rambut* loohh

 

Tapi aku tetep berterima kasih pada kalian semua yang tetep mau baca ff aku yang super gaje dan ga jelas ini,,,,*mata terharu*

Di cerita ini aku bikin Kyuhyun melamar Jung roo, dan seperti permintaan sebelumnya aku tidak hadirkan pengganggu siapapun diliburan Jepang yang singkat ini.. aku berharap sangat kalian menyukainya dan ga bosen bosen buat bacanya ya *lirik manis*

Buat semuanya aku ucapkan terima kasih atas pertisipasinya dan bantuannya dalam menyelesaikan ff aku ini, meskipun kurang memuaskan yang penting aku melaksanaka tugasku dengan baik,,

 

Woaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Kyuhyun semakin membuatku gila,,aku cinta kamu bang,, aku cinta kamu…*digeret masuk*

Sudah sudah,,,daripada saya semakin gila dengan ini,,lebih baik saya sudahi dulu dan saya pamit undur diri.

Jangan lupa koment nya yuaa,,pokoknya harus, kudu, wajib *maksa*

Hehehe,,,

Paii paiiii,,,,*kiss bye*

 

By : istri Cantik, Gahol, Manis Cho Kyuhyun

Advertisements

4 comments on “(SHARE FF) SECRET PART 5 : TIME IS ON

    • haha,,tunggu ya,,miaan. sebenernya itu ada gambarnya. tapi selly ga masukin. hoaaaaa *cabutin rambut selly*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s