(SHARE FF) True Love Part 1

ffkuu

Judul               : True Love Part 1

Author             : 신수림 (@cyynmel)

Leght               : chapter

Cast                 : Kim Jongwoon, Kim Hyojin, Park Hyojin

Support cast     : Kim Jongjin, Nyonya Kim, Eunhyuk, Lee Sungmin

——

Jongwoon melajukan mobilnya dengan sangat kencang, pikirannya sedang kacau. Baru saja dia mengunjungi rumah kekasihnya, Park Hyo Jin, tapi Ia sama sekali tidak menemukan kekasihnya bahkan keluarganya sekali pun. Satu yang dipikirkan Jongwoon, itu semua pasti ulah ibunya. Ya, ibu Jongwoon memang dari awal tidak menyetujui jika putra pertamanya itu mempunyai hubungan dengan seorang yeoja miskin seperti Park Hyojin, yah setidaknya itulah alasan ibu Jongwoon tidak menyukai Hyojin.

BRAK! Jongwoon membuka kasar ruang kerja ibunya. Dengan sangat marah, Jongwoon menghampiri ibunya yang sedang membaca beberapa berkas perusahaan. Nyonya Kim yang sudah tahu apa yang akan Jongwoon tanyakan, berdiri dari tempat duduknya.

“Kurasa, eomma sudah tau mengapa aku kesini.” Kata Jongwoon. Jongwoon menatap ibunya dengan tatapan yang sulit diartikan, dia tidak pernah semarah ini dengan ibunya. Ia tidak bisa jika harus marah dengan ibunya. Ibu Jongwoon menghela nafasnya lalu melangkahkan kaki menuju sofa didekat meja kerjanya. “kenapa eomma seperti itu? Aku tau eomma sangat tidak menyukai hubunganku dengan Hyojin, tapi eomma tidak perlu menyuruhnya pergi.” Kata Jongwoon dengan suara tingginya. Ini adalah pertama kalinya, Ia berteriak kepada Ibunya. Jongjin, adik Jongwoon yang mendengar suara kakak satu-satunya itu langsung ikut masuk ke dalam ruang kerja ibunya.

“hyung, bisa pelankan sedikit suaramu itu. Kau sungguh tidak sopan!” Jongjin menhampiri ibunya yang tengah menatap tajam kearah Jongwoon.

“Kau tidak mengerti apa yang aku rasakan. Kau mencintai seorang gadis dan sekarang gadis itu menghilang karena eomma. Apa kau bisa membayangkan bagaimana hatiku saat ini? Apa kau mengerti, Jongjin-ah??” kali ini Jongwoon berteriak kepada Jongjin. Jongwoon menghempaskan beberapa barang yang ada diatas meja ke lantai, membuat benda itu hancur dan tak berbentuk lagi. Suasana memang sangat kacau, sekacau hati dan pikiran Jongwoon.

“Apa kau yakin, Hyojin menghilang karena eomma?” Jongjin  mendekat ke arah Jongwoon. “Aku tau eomma tidak suka kau berhubungan dengan Hyojin, tapi apakah kau punya bukti kalau eomma yang membuat Hyojin menghilang?” seketika Jongwoon terdiam, dia sama sekali tidak tau apakah ibunya apa bukan yang menyebabkan kekasihnya menghilang. Tapi, Ia yakin kalau ibunyalah yang menyebabkan Hyojin dan keluarganya seperti menghilang ditelan bumi.

“aku…aku..” Jongwoon bingung untuk menjawab pertanyaan adik laki-lakinya itu. “Apa hyung? Kau ragu kan? Harusnya kau tidak perlu marah-marah seperti ini pada eomma!” jongwoon semakin bingung dengan apa yang harus Ia lakukan. Pikirannya memang sedang dalam keadaan yang kurang waras, ya dia seperti orang gila sekarang. Betapa dia mencintai kekasihnya itu dan betapa sakitnya Ia, saat tau ibunya tidak menyukai hubungannya itu hanya karena Hyojin adalah anak penjual bubur.

“AKU YAKIN  EOMMA YANG MEMBUAT HYOJIN PERGI!!!!!” Jongwoon yang semakin geram kini malah meninggikan suaranya. Jongjin yang memang sedari tadi menahan emosinya melihat Jongwoon yang sangat tidak sopan terhadap ibunya hendak melayangkan pukulan kepada Jongwoon “Hyung, KAU…….” Tapi sebelum pukulan Jongjin mendarat sempurna dimuka Jongwoon, Nyonya Kim berdiri dari tempat duduknya dan menahan tangan anak bungsunya itu. “sudah Jongjin, hentikan!” seketika Jongjin menurunkan kembali tangannya dan menatap ibunya. “Harusnya eomma biarkan saja aku memukulnya, dia sudah menuduh eomma yang tidak-tidak.”

Nyonya Kim menundukan kepalanya sejenak, “itu benar Jongjin-ah. Eomma yang sudah membuat Hyojin pergi dari Seoul.” Jongwoon lantas berlutut sambil memegangi kepalanya yang terasa hampir pecah sedangkan Jongjin hanya menatap ibunya itu dengan tatapan tidak percaya. “wae eomma? Wae….” Lirih Jongjin kepada ibunya. “eomma tidak suka yeoja itu mendekati hyung-mu. Dia sama sekali tidak pantas untuk keluarga ini.” Jongwoon mendongak menatap wajah ibunya dari bawah. “huh! Tidak pantas? Eomma apa kau tau anakmu ini sangat mencintainya? Apa salahnya jika dia seorang anak tukang bubur?” Jongwoon menatap tajam ibunya yang tetap memandang lurus kedepan.

nyonya Kim melangkahkan kaki keluar ruangannya tanpa menatap Jongwoon. Sebelum benar-benar keluar dari ruangan, Nyonya Kim menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Jongwoon yang sedari tadi masih menatap ibunya tajam. “lupakan dia!”

***

“Kim Hyojin!!!!!!! Sedang apa kau????” Nona Jung menatap gram seorang gadis yang sedang asyik bermain game di HPnya. Gadis itu seketika mendongak dan menyembunyikan HPnya didalam saku bajunya. “Eo..eonni..” kata gadis bernama Kim Hyojin itu. “Sudah berapa kali aku bilang, jangan bermain game saat berkerja nona Kim!!!” kata nona Jung seraya melayangkan sebuah jitakkan di kepala Hyojin. “Ah..appo eonni. Mianhae, aku tidak akan mengulanginya lagi.” Sesal Hyojin.

“ya sudah. Cepat selesaikan pekerjaanmu.” Nona Jung meninggalkan Hyojin yang masih terlihat kesakitan akibat jitakkan darinya. “huh..aku kan hanya beristirahat sebentar. Dasar!” gerutu Hyojin yang mulai melanjutkan pekerjaannya, memasang mata boneka. Sudah 2 bulan ini Kim Hyojin bekerja bersama dengan nona Jung, tadinya Ia bekerja sebagai kasir disalah satu minimarket, namun karena mini market tempat Ia bekerja bangkrut maka Ia kehilangan pekerjaannya. Kim Hyojin adalah seorang yatim piatu dan sedari kecil Ia tinggal disebuah panti asuhan di Seoul.

Setelah selesai dengan pekerjaan yang sangat membutuhkan ketelitian dan melelahkan tapi gajinya sedikit, Hyojin meregangkan badannya sejenak sebelum mengangkut beberapa kantong boneka itu. “ahhhhhh….akhirnya selesai juga! Sungguh melelahkan!!”  Hyojin menyeret beberapa kantung boneka untuk diperiksa oleh Nona Jung. “Heii,,,nona Kim! Hati-hati dengan kantong-kantong itu. Kalau sampai boneka didalamnya rusak kau tidak akan aku gaji selama satu tahun!” teriak nona Jung dari sudut ruangan saat melihat Hyojin menyeret dengan asal 3 kantong boneka itu. “ne..arraseo!” teriak Hyojin sambil mengangkat hati-hati katong-kantong boneka itu.

***

Hyojin melangkahkan kakinya dengan sedikit ceria, penghasilannya memasang mata 3 kantong boneka itu sangat lumayan. “Tumben sekali Nona Jung baik, dia memberikanku bonus 2 kali lipat dari biasanya.” Gumam Hyojin. “ahhh…aku rasa aku akan membelikan sesuatu untuk Lee ahjumma.” Hyojin menuju kesebuah toko sup di pinggir jalan, saat hendak masuk tiba-tiba dia mendengar jeritan seorang pria dari sudut jalan.

“HEI KAU PENCOPET! AWAS KAUUUU!!! HEIIIIIII……………..” Hyojin melihat seorang pria berpakaian sangat rapi dengan jas hitam sedang mengejar seseorang berpakaian sangat berantakan tengah menjinjing tas seorang wanita. Masih terpaku menatap dua orang yang sedang saling mengejar di sudut jalan, lalu Hyojin  melihat seorang wanita paruh baya ikut berlari kecil dan berteriak “TOLONG!! TOLONG” sadar bahwa pria yang tengah membawa tas seorang wanita itu adalah orang yang sudah merampas tas milik nyonya yang berada disudut jalan, Hyojin langsung mencari akal untuk menghentikan si pencuri, Hyojin mengambil tutup tempat sampah yang berada disamping toko sup itu lalu bersiap-siap memukul pria jahat yang tengah berlari ke arahnya.

Satu,,dua,,tiga dan BUK! Pria  pencuri itu pun akhirnya jatuh akibat pukulan keras Hyojin. Setelah jatuh tersungkur, Hyojin mendekat dan memukuli sambil sesekali menendang pria pencuri itu. “Yak, kau pria jahat!!! Tega sekali kau merampas tas seorang wanita tua. Rasakan ini!!” Hyojin menendang dengan keras perut pria pencuri itu. “sini berikan padaku tasnya.” Hyojin merebut tas yang sedari tadi pria itu bawa. Dan setelah hyojin mendapatkan tasnya, pria itu langsung bangkit dan bergegas lari. “Yak kau pria jahat!!!!!! Yak!! Jangan lari kau!!!” hyojin melompat-lompat kesal karena pria itu berhasil lolos darinya. “Yak kau…..” Hyojin terdiam saat ada sebuah tangan yang menyentuh pundaknya, dengan cepat hyojin berbalik dan melihat pria yang memakai jas tadi sedang menggandeng wanita paruh baya diujung jalan.

“ini, tas anda. Sebaiknya anda periksa dulu apakah ada yang hilang atau tidak.” Hyojin menyerahkan tas itu kepada nyonya yang tengah menatapnya itu. Nyonya Kim memeriksa isi tasnya lalu tersenyum kearah Hyojin. “Khamsahamnida…kalau saja tidak ada kamu, pasti sekarang saya akan kehilangan tas ini.”

“hum..saya hanya membantu.” Hyojin membalas senyuman nyonya Kim. “ini untukmu” nyonya Kim memberikan Hyojin beberapa lembar won yang menurut Hyojin jumlahnya sangat banyak. “sebagai tanda terimakasi dari saya.”

“ah..nyonya tidak usah seperti ini, saya hanya membantu anda. Tidak usah.” Hyojin menolak pemberian nyonya Kim, padahal sebenarnya Ia sangat tidak menolak mendapatkan uang itu. Tapi Ia cukup tau diri dan Ia memang berniat untuk membantu nyonya ini tanpa mengharapkan balasan. Hyojin masi tetap tersenyum dan nyonya Kim menatap Hyojin dengan tatapan kagum. “gadis ini, dari penampilannya sepertinya bukan dari kalangan berada, namun kenapa dia sopan sekali. ia pasti anak yang sangat baik.” Batin Nyonya Kim.

“sepertinya sudah sangat malam, bagaimana kalau kau, saya antar pulang ne. “ tawar nyonya Kim. Belum sempat Hyojin menolak, Nyonya Kim sudah mendorong Hyojin masuk ke dalam mobilnya.

“hmm…siapa namamu?” Tanya nyonya Kim pada Hyojin. “oh,,Kim Hyojin imnida” seketika tubuh Nyonya Kim menjadi beku dan matanya membulat. “Hyo..hyo..jin?”

 

~ TBC ~

Advertisements

6 comments on “(SHARE FF) True Love Part 1

  1. mereka kembar … ‘-‘)?
    duhh kenapa gak kim nana aja cast nya author ssi -3- *maksa*
    ini papa jongwoon kemana ?? ehh jongwoon kan anak baek masa dia durhaka sama mommy nya >< *peluk jongwoon*
    alurnya terlalu lambat kalo menurut saya hlo author ssi ._.
    panjangin lagi yaah author ssi XD kyaaaaaahhh sarang jongwoon :33

  2. Ada 2 hyojin, park hyojin dan kim hyojin.. aigoo Ny Kim kasihan jong woon oppa yg ternyata dipisahkan dgn park hyojin.. jgn2 mau dijodohkan dgn hyojin yg satunya lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s