(SHARE FF) True Love Part 3

ffkuu

Author             : 신수림 (@cyynmel)

Leght               : chapter

Cast                 : Kim Jongwoon, Kim Hyojin, Park Hyojin

Support cast     : Kim Jongjin, Nyonya Kim, Eunhyuk, Lee Sungmin

 

— Pervious Part —

Semenjak hari itu Jongwoon selalu mengujungi toko bubur milik ayah Hyojin. Hyojin juga sering member ide-ide kreatif untuk toko Jongwoon. Hingga pada hari pertama pembukaan, Hyojin memberikan serangkai bunga sederhana dan membuatkan Jongwoon bubur yang sangat special. Hingga akhirnya mereka jatuh dalam perasaan masing-masing dan menjadikan mereka sepasang kekasih yang saling mencintai.

flashback off

“hyung!” tampak Eunhyuk masuk kedalam ruang kerja Jongwoon tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. “yak! Tidak sopan sekali.” bentak Jongwoon yang kaget. “mian hyung, tapi ini karena Park Hyojin hyung!”

 

— True Love Part 3 —

“hyung!” tampak Eunhyuk masuk kedalam ruang kerja Jongwoon tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. “yak! Tidak sopan sekali.” bentak Jongwoon yang kaget. “mian hyung, tapi ini karena Park Hyojin hyung!” ujar Eunhyuk dengan terburu-buru. Mendengar itu Jongwoon langsung berdiri dari kursinya dan mendekat kearah Eunhyuk. “kenapa dia? Kenapa dengan Park Hyojin?” sekarang giliran Jongwoon yang panik. “anak buahku baru saja melihat Park Hyojin dan ayahnya di bandara. Sepertinya mereka akan meninggalkan Seoul.” Cerita Eunhyuk, tanpa basa-basi Jongwoon langsung mengambil kunci mobilnya dan bergegas pergi menuju bandara.

“mau kemana kau Hyojin-ya? Kau tidak boleh pergi jauh dariku, aku harus menemukanmu sekarang juga.” Gerutu Jongwoon sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Ia tidak peduli dengan umpatan-umpatan dari beberapa orang yang hampir saja ia tabrak, yang terpenting baginya adalah sampai di bandara sebelum kekasihnya itu pergi. Tanpa ia sadar ada seseorang yang hendak menyebrang jalan, karena kaget Jongwoon berniat menghindarinya, namun karena laju mobil Jongwoon sangat kencang, akhirnya mobil Jongwoon pun menabrak pembatas jalan dan terguling disisi kanan jalan. Jongwoon pun tak sadarkan diri seketika dengan kepala dan sekujur tubuhnya penuh dengan darah. Sedangkan orang yang akan menyebrang tadi terjatuh dipinggir jalan, ia juga syok saat mobil itu hendak menabraknya.

***

-seoul hospital-

“siapa namamu?” Tanya salah satu pegawai rumah sakit. “Kim Hyojin imnida.” Jawab gadis yang kini lututnya terbalutkan perban akibat terjatuh tadi. “apa hubunganmu dengan dia?” Tanya pegawai itu lagi. “saya tidak ada hubungan apa-apa dengannya. Tadi pria itu hampir saja menabrak saya, karena menghindari saya, dia jadi seperti ini.” Kim Hyojin menundukan kepalanya dan entah mengapa Ia merasa yang menyebabkan pria itu kecelakaan adalah dirinya. Tak lama dari itu dokter pun keluar. “dia kehilangan banyak darah. Ia harus segera mendapatkan donor darah.” kata dr. siwon pada Hyojin. “golongan darahnya apa dok?” Tanya Hyojin segera. “AB.”,” namun persediaan darah AB sudah tidak ada dok.” Ucap salah seorang suster,  tanpa pikir panjang Hyojin langsung menawarkan dirinya, setidaknya ia bisa menolong pria ini. “golongan darah saya juga AB dok.”

Nyonya Kim, Jongjin, dan Eunhyuk sampai di rumah sakit dan langsung menuju ruang inap Jongwoon. “bagaimana keadaan anak saya dok?” Tanya nyonya Kim. “anak anda hampir saja tidak bisa diselamatkan. Ia kehilangan sangat banyak darah dan kebetulan stok darah di rumah sakit ini juga sudah habis. Namun, beruntung ada seseorang gadis yang ingin membantu anak ibu.” Ujar dr. Siwon. “gadis?” Tanya nyonya Kim. “iya. Sebenarnya Ia hampir saja ditabrak oleh anak ibu. Namun karena mungkin anak ibu ingin menghindarinya maka, dia menabrak pembatas jalan. Sekarang gadis itu ada didalam ruangan ini. Sedangkan anak ibu sudah saya pindahkan ke ruang rawat.” Jelas dr. Siwon.

“ah ne..khamsahamnida dr. Siwon.” Kata nyonya kim seraya menjabat tangan dr. Siwon. “ah aku ingin melihat gadis itu.” Kata nyonya Kim dan memasuki ruangan itu. “neo…” nyonya kim terkaget saat melihat gadis yang sedang duduk dipinggiran ranjang rumah sakit. “nyo..nyonya Kim” Hyojin menundukan wajahnya, dia tau pasti nyonya kim adalah ibu dari pria yang tak sadarkan diri itu. Nyonya Kim menatap Kim Hyojin dengam seksama, lututnya terbalut perban dengan penampilan yang acak-acakkan.  “kau tidak apa-apa Hyojin-ah?” Tanya nyonya Kim yang kini duduk disamping Hyojin. Saat nyonya Kim menyebutkan nama Hyojin seketika Eunhyuk dan Jongjin tersentak dan saling memandang heran.

“maafkan saya nyonya. Gara-gara saya putra anda jadi seperti  ini.” Ucap Hyojin yang sekarang telah menangis. “ini bukan kesalahanmu.” Sekarang nyonya Kim malah memeluk Hyojin dengan sangat erat. “gomawo ne..kau telah menyelamatkan anakku, Hyojin-ah.” Kim hyojin kini malah terisak didalam pelukan nyonya Kim.

***

Nyonya kim masih betah menunggu disamping ranjang jongwoon yang dari kemarin belum sadar. Sedangkan Kim Hyojin dan Jongjin sedang duduk di sofa. “kau lapar?” Tanya Jongjin pada Hyojin. Hyojin menggeleng pelan. “ah tidak usah berrpura-pura aku tau dari semalam kau belum makan, akan kubelikan makanan, kau tunggu disini ne.” kata Jongjin sambil memamerkan senyum yang tak kalah manis dengan kakaknya. Seketika hati Hyojin berdesir melihat senyum Jongjin. “omo…tampan sekali.” batin Kim Hyojin.

“kenapa dia belum sadar ya? Hmm…” keluh nyonya Kim. “ah iya, kemana Jongjin, Hyojin-ah?” Tanya nyonya Kim yang melihat tidak ada Jongjin disini. “ah tadi, ia bilang ingin membeli makanan.” Jawab Hyojin. “oh iya aku lupa menyuruhnya membeli tisu dan obat flu untukku.” Nyonya Kim langsung mengambil telepon genggamnya dan menelepon Jongjin, namun sepertinya Jongjin meninggalkan hpnya di meja. “ah anak itu. Hyojin-ah bisa tolong susul Jongjin?” Tanya nyonya Kim. “ah ne.” Hyojin pun melankahkan kakinya keluar dari ruangan dan menyusul Jongjin.

Ketika sampai di kantin rumah sakit yang ramai, Hyojin menoleh kesana-kemari untuk mencari Jongjin. “Hyojin-ah sedang apa?” tiba-tiba Jongjin muncul dari kerumunan orang-orang. “aku mencarimu, nyonya Kim menyuruhku untuk menyusulmu. Katanya dia minta untuk dibelikan tisu dan obat flu.”

“oh. Ehm Hyojin mumpung kau disini, bagaimana kalau kita makan disini saja.” Tawar Jongjin. “oh, ne.” Hyojin dan Jongjin duduk di bangku yang kosong di sudut kantin. “Hyojin-ah darimana kau kenal ibuku?” Tanya Jongjin, “aku dulu menolong nyonya Kim dari seseorang yang mencuri tasnya.”

“oh jadi kau gadis yang eomma ceritakan pada kami. Kata eomma kau orang yang sangat manis.” Kata Jongjin yang membuat semburat pink dipipi Hyojin. Apa katanya manis? Anni..itu kata eommanya bukan dia.

Sementara itu, Jongwoon menggerakkna sedikit tangannya. Melihat itu, nyonya Kim langsung menggenggam tangan putranya itu lalu menhusap kepala anaknya yang masi terbalut perban. “nak..bangunlah nak. Eomma ada disini.”

Jongwoon mengerjap-ngerjapkan matanya seolah sedang mengumpulkan pengelihatannya. “aku..dimana?” Tanya Jongwoom dengan suara beratnya. “kau ada dirumah sakit sayang.” Ujar nyonya Kim lagi. Kali ini Jongwoon menatap ibunya, dengan sdikit berkernyit, “anda si..si,,apa?”

Nyonya Kim terkejut dengan putranya ini. Ada apa dengannya? Apa dia tidak mengenaliku? Eommanya sendiri? Nyonya Kim langsung mengambil tombol disamping ranjang dan tak lama kemudian dr. Siwon datang dengan beberapa suster. “dia tidak dapat mengenaliku dok.”

“anak anda terkena amnesia. Benturan di kepalanya amat sangat keras, sehingga ia mengalami amnesia. Aku sudah menduganya.” Kata dr. Siwon, kini nyonya Kim menutup mulutnya dan menahan tangisnya, Ia kembali menghampiri Jongwoon yang terlihat bingung. “ini eomma nak” isak nyonya Kim.

“eomma?” Tanya Jongwoon dengan ekpresi yang sama, bingung. “iya, aku eommamu.” Kini nyonya Kim memegang erat lengan Jongwoon. Jongwoon menggengam erat tangan eommanya itu. “lalu siapa namaku eomma?” Tanya Jongwoon lagi. “namamu Kim Jongwoon.” Tangis nyonya Kim benar-benar pecah, ia memeluk tubuh putra pertamanya itu dengan sangat erat.

***

Kim Hyojin dan Jongjin berjalan menuju kamar Jongwoon, dari sudut lorong nyonya Kim berjalan tergesa-gesa lalu berekpresi lega saat bertemu Jongjin. “Jongjin, kita harus temui appamu sekarang. Dan Hyojin-ah bisa tolong jaga Jongwoon sebentar ne.” Hyojin mengangguk dan nyonya Kim langsung menyeret Jongjin untuk pergi bersamanya. Hyojin yang tidak tau apa-apa langsung masuk kedalam ruang inap Jongwoon dan betapa terkejutnya ia saat Jongwoon kini menatapnya bingung. “annyeong” kata Hyojin kikuk sambil membungkuk hormat.

“kau siapa?” Tanya Jongwoon heran. Hyojin bingung harus menjawab apa, ia takut kalau saja Jongwoon tau dialah yang menyebabkan Jongwoon kecelakaan, Jongwoon akan memakan gadis itu hidup-hidup. “mian..aku tidak dapat mengenalimu. Mian kalau kau tersinggung. Hanya saja aku tidak dapat mengingat apa-apa tentang diriku.”

“apa? Kau..kau lupa ingatan?” Tanya Hyojin. Ia membulatkan matanya. “ne,,,ehm siapa namamu?” Tanya Jongwoon lagi.

“aku,,,Kim Hyojin imnida.” Ujar Hyojin, “Hyojin?” Jongwoon kini merasa sangat tidak asing dengan nama itu. “Hyojin?” ulangnya lagi. Tiba-tiba saja kepalanya semakin sakit. “arrghh…” Jongwoon kini berteriak memegangi kepalanya. Hyojin segera menghampiri Jongwoon yang sedang kesakitan. “Jongwoon-ssi?? Kau tidak apa-apa? Jongwoon-ssi kau kenapa?” ujar Hyojin panik. Perlahan Jongwoon sudah tidak kesakitan lagi, kini Ia menatap Hyojin dengan lekat. GREP! Jongwoon langsung memeluk tubuh Hyojin dengan sangat erat. Hyojin yang terkejut pun berusaha memberontak namun Jongwoon semakin mengeratkan pelukannya. “jangan pergi Hyojin-ah, jebal” bisik Jongwoon. Hyojin langsung menghentikan guncangan tubuhnya. Membiarkan tubuh hangat Jongwoon bersatu dengan suhu tubunhnya. Jantungnya sangat tidak beraturan, ada apa dengan namja ini?

“Jongwoon-ssi…” lirih Hyojin. “aku tidak tau apa yang terjadi, yang aku ingat kau adalah orang yang sangat berharga bagiku dan jangan pernah tinggalkan aku lagi, Hyojin-ah” isak Jongwoon yang  masih mendekap erat tubuh Hyojin. Hyojin yang bingung hanya bisa diam tanpa membalas pelukan Jongwoon.

Dibalik pintu, nyonya Kim yang tadinya ingin mengambil bukunya yang tertinggal malah terkejut melihat putrannya memeluk Kim Hyojin, namun setelah mendengar ucapan dari Jongwoon, Ia tau yang dimaksud Jongwoon adalah Park Hyojin bukan Kim Hyojin. Nyonya Kim pun tersenyum, “kurasa aku mempunyai rencana yang bagus.”

— TBC —

Advertisements

10 comments on “(SHARE FF) True Love Part 3

  1. Akh eonnie kejam tbc lagi, lagi seru nih ennioe
    Jebal eonnie part next jngn lma ya eoonie skalian eonnie captain romance part 4 dong eonnie lnjut gitulho

    he he he ( maaf ya eonnie bnyk prmntaan )

    Gomawo eonnie fighting fighting 3x

  2. Wahhh aq kira ud mau end… Trnyata msi tebece lgi……
    Wahh…jongwoon anemsiaa… >.<
    Truz si park hyojin gmn??
    Apa jongwoon bkala ma kim hyojin????
    Next part…. 🙂

  3. Aigoo Ny Kim mau memanfaatkan situasi ini dgn mendekatkan kim hyojin kpd jong woon oppa.. sebetulnya knp Ny Kim menjauhkan jong woon oppa dari park hyojin, kalau smp tiba2 jong woon oppa bertemu dgn park hyojin lg kasihan juga krn saat ini hyojin yg dikenal jong woon oppa adl kim hyojin.. sebetulnya kim hyojin suka nya sama jongjin oppa, sepertinya lbh cocok

  4. Ceritanya bagus…
    Adkh kelanjutannya??,ngubek2 google bru nemu part 4, msh pnjng ni hrusny ceritanya, alny tema ny menarik gaya bahasa ny jg bagus deh author

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s