(SHARE FF) I’m Falling In Love With You [Part 3/?]

Image

I’m Falling In Love With You [Part 3/?]

 

Author             :  Han Hye Jin (Ryezcha)

Cast                  : 1. Han Hyun Hee (OC)

2. Cho Kyuhyun

Support Cast   :  Member Super Junior, Lee Hyura, Kim Eun Joo, dll

Ratting                        : PG – 15 (Maybe)

Genre              : Romance, Family

Leght               : Chapter

NB : Typo bertebaran dan menganggu mata.

HAPPY READING~

 

Author POV~

 

Hari ini Hyura mengunjungi apartemen Hyun hee karena sedikit khawatir pada sepupunya ini. Sudah 1 bulan Hyun Hee sama sekali tak memberi kabar pada Hyura. Semenjak Hyun Hee bekerja sebagai asisten Eun Joo tentunya.

“Ya … Hyun hee-ya ireona….” Omel Hyura pada Hyun hee yang masih meringkuk dengan selimut tebal miliknya. Hyun Hee sama sekali tak menghiraukan Hyura yang dari tadi berusaha membangunkan dirinya. Lelah … itulah yang ia rasakan saat ini. Ia baru pulang jam 3 pagi tadi, tak disangka menjadi asisten begitu berat untukknya. Ia tak habis pikir bagaimana bisa mereka semua betah dengan dunia seperti itu. Menyiksa bagi Hyun Hee, yang baru memasuki dunia seperti itu. Akan tetapi, dirinya harus professional karena ia telah memilih memasuki dunia itu kurang lebih  1 bulan yang lalu. Bekerja sebagai asisten Kim Eun Joo Manajer Super Junior yang disitu pula ada Cho Kyuhyun.

Namja yang mempunyai hubungan khusus dengannya. Tetapi Hubungannya dengan namja yang bernama Cho Kyuhyun awalnya hanya terkesan sandiwara belaka baginya, tapi entah perasaan darimana ia ingin mempercayai ucapan Kyuhyun tempo hari . Sebisa mungkin ia merahasiakan hubungan itu dari siapapun tak terkecuali Yesung yang begitu dekat dengannya. Tak perlu mengumbar Hubungan yang palsu itu kepada siapapun, toh semuanya akan berakhir pada waktunya. Pemikiran itulah yang selalu muncul dalam benak Hyun Hee sebelum Kyuhyun merubah pemikirannya itu.

“Aigo … Yeoja cantik, bangunlah ini sudah siang apa kau tak bekerja ha?” Kini Hyura sedikit meninggikan suaranya. Kesal sekali melihat dongsaengnya menjadi pemalas semenjak bekerja dengan Eun Joo. “Han Hyun Hee ….” Pekik Hyura dan menarik selimut Hyun Hee. Yeoja yang bernama Hyun Hee itu hanya menggeliat pelan. Perlahan ia membuka matanya. “Eonnie, hari ini aku libur dan  bisakah Eonnie tak perlu berteriak disini ? Aku benar – benar mengantuk sekarang.” Ujar Hyun hee dengan suaranya yang agak serak kemudian ia tidur membelakangi Hyura dengan memeluk guling disampingnya.

“Aish .. jinjja!” desah kesal Hyura melihat kelakuan Hyun Hee. Hyura pun duduk ditepi ranjang Hyun hee. “Kenapa kau jadi pemalas begini ha?” Hyura melirik Hyun hee yang sama sekali tak memperdulikan omongannya. “Eonnie.. jebal. Aku lelah bisakah kau keluar sekarang.” Jawab Hyun hee yang tetap membelakangi Hyura.

Hyura terdiam sejenak mendengar ucapan Hyun hee. Hyura pun berpindah tempat. Sekarang ia duduk ditepi ranjang disamping Hyun hee tidur. Hyura memperhatikan wajah Hyun hee yang memang terlihat begitu lelah. Dalam batinnya Hyura merasa bersalah telah membuat Hyun hee begini. Dirapikan anak rambut Hyun hee yang berantakan itu. “Hyun Hee-ya… Mianhae…” Hyun hee bisa mendengar ucapan Hyura itu. Ia belum sepenuhnya tertidur. “Mianhae.. Karena Eonnie kau jadi begini.” Lanjut Hyura dengan nada menyesal. “Apa sebaiknya kau kembali bekerja di Caffe saja?” sontak Hyun hee membuka mata dan langsung bangun.

“Wae? Apa ada yang salah?” tanya Hyura pada Hyun Hee yang tiba – tiba bangun dari tidurnya.

“Aku baik – baik saja. Eonnie-ya, aku betah disana bekerja dengan Eun Joo Eonnie dan Super Junior. Mereka begitu baik padaku. Aku menyukai mereka.” Entah mengapa, Hyun hee kini berusaha meyakinkan Hyura bahwa dirinya nyaman bekerja disana.

“Mianhae, bukan maksudku menolak untuk kembali ke Caffe membantu Eonnie tapi __ ” Hyun hee menatap Hyura yang memegang tangannya.

“Araseo,  Syukurlah jika kau betah disana. Mianhae … Harusnya Eonnie meminta persetujuanmu dulu sebelum membuat keputusaan.”

“Gweancahana….”

“Istirahatlah. Mianhae jika Eonnie menganggumu tadi. Kalau begitu Eonnie pergi dulu. Jaga kesehatanmu.” Hyun hee hanya mengangguk pelan. Hyura beranjak akan pergi.

“Eonnie, jika aku ada waktu aku akan membantu Eonnie di Caffe.” Hyura hanya tersenyum “Lebih baik istirahat saja. Oh ya tadi Eonnie sudah membawakan makanan untukmu, tinggal kau hangatkana saja…” Hyura pun meninggalkan Hyun hee.

_oOo_

Drrtt … Drrrttt ….. ponsel milik Hyun hee bergetar. Dengan malas ia mengambil ponselnya itu.

“From : Eun Joo Eonnie

Jangan lupa ya, Hari kau belanja untuk keperluan member Super junior. Karena jadwal tak terlalu padat kau bisa istirahat setelah belanja nanti.”

Melihat pesan Eun Joo, Hyun hee kembali mendesah pelan mengingat baru saja Eonnienya yang menganggu istirahatnya sekarang tugasnya pun berlanjut mengurusi keperluan Super Junior. Ia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 10 pagi. “Lebih baik aku berbelanja sekarang dan setelah itu aku bisa istirahat.” Tanpa membuang waktu ia pun bergegas mandi dan bersiap untuk belanja.

Kini Hyun hee telah berpakain santai dengan sedikit make up tipis pada wajahnya. Tanpa make up sekalipun ia tetap terlihat cantik. Saat mengoleskan lipsgloss pada bibirnya, ia teringat sesuatu yang harusnya ia lupakan. Ciumannya dengan Kyuhyun tempo waktu. Entah mengapa saat ini pikirannya tertuju pada namja yang bernama Cho Kyuhyun itu. “Kenapa aku malah memikirkan dirimu yang menyebalkan” semenjak bekerja dengan Super Junior, Ia Sering bersama Kyuhyun. Itu tentu karena Kyuhyun juga member disitu.

Hari – harinya begitu menyebalkan jika harus berhadapan dengan Kyuhyun. Tak ada bedanya menjadi kekasihnya atau pun tidak, Namja itu selalu membuatnya susah. Tak ada bedanya pula saat dirinya masih bekerja dicaffe, Kyuhyun juga selalu menyulitkan dirinya jika ia datang bersama Yesung dulu. Dia ternyata tak kalah cerewet dengan Yesung, selalu mengomel tak jelas pada Hyun hee, Sikapnya sama sekali tak bersahabat dengan Hyun hee, Kebaikannya hanya sekali atau dua kali pula. Selalu saja begitu jika Hyun hee didekatnya. Hubunganya dengan Kyuhyun masih tak ada yang tahu kecuali dirinya, Kyuhyun dan keluarganya.

#FlashBack

Setelah perform, Kyuhyun langsung menarik Hyun hee menjauh dari semua Hyungnya. Tanpa sepengetahuan siapapun kini meraka sedang didalam ruang ganti dan Kyuhyun juga sudah mengunci ruangan yang hanya untuk mereka berdua.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Hyun hee dengan kesal. Kyuhyun dengan santainya kini menarik kursi dan duduk didepan Hyun hee yang berdiri .

“Ya …. Cho Kyuhyun..” Pekik Hyun hee pada Kyuhyun yang masih tak memperdulikannya.

“Bisakah kau mengulangi ucapanmu tadi?” Kyuhyun menatap Hyun hee yang berdiri tak jauh darinya

“Ucapan yang mana?” Nada bicara Hyun hee mulai meninggi karena ia tak suka hanya berdua dengan namja ini.

“Bisakah kau merahasiakan hubungan kita? Bukankah itu ucapanmu tadi ha?” Lanjut Kyuhyun dan kini ia mulai berdiri dan berjalan pelan menuju Hyun hee. Otomatis Hyun hee juga berjalan mundur karena Kyuhyun semakin mendekat padanya.

“I..iya. Aku memang bicara begitu tadi. Bisakah kau merahasiakan hubungan kita?” entah kenapa, ucapanya menjadi tak beraraturan. Mengapa ia selalu merasa gugup saat berhadapan dengan Kyuhyun seperti ini.

“Wae…?” tanya Kyuhyun penasaran. Kenapa malah harus dirahasiakan disaat seperti ini.

“Nde..? Ya … aku tak ingin mereka semua tahu.” Jawab asal Hyun hee. Sebenarnya bukan itu alasan yang ia ingin utarakan. “Ya .. kenapa kau semakin mendekat ha?” Protes Hyun hee,

“Hanya Itu?” Tanya Kyuhyun lagi yang tak puasa dengan jawaban Hyun hee.

Kyuhyun kini malah makin mendekat dengan Hyun Hee. Dan sialnya kini ia tak bisa melangkahkan kakinya untuk mundur lagi. Punggungnya sudah menempel pada dinding. Tangan kiri Kyuhyun juga berada disisi kepalanya yang membuat jatung Hyun hee tiba – tiba berdesir saat ini, padahal Kyuhyun tak melakukan apapun padanya, Hanya berhadapan sedekat ini bisa membuatnya berdebar – debar. Ada apa dengannya?

“Kenapa kau sama sekali tak berani melihatku ha?” Apa kau baru menyadari bahwa aku ini tampan begitu?” Sontak Hyun mengernyitkan dahinya dan mencibir omongan Kyuhyun.

“Dasar Namja Narsis.” Cibir Hyun hee dengan mengalihkan pandangannya ke sisi lain.

“Jika aku tak mau merahasiakannya kau mau apa ha?” tantang Kyuhyun dan Hyun hee kembali menoleh menatap Kyuhyun dengan ekspresi wajah Hyun hee kini begitu menggemaskan untuknya.

“Ya .. kau bilang ingin menuruti mau ku? Itu mau ku Cho Kyuhyun. Kau harus merahasiankannya.” Tegas Hyun hee dengan melipat kedua tanganya.

Kyuhyun hanya mengulum senyum tiba – tiba dan Hyun Hee jangan ditanya lagi ia hanya melongo dan tak berkedip melihat Kyuhyun yang tersenyum padanya. Senyuman Kyuhyun itu dapat membuat dadanya bergemuruh tak jelas. Senyuman itu tak ingin ia lewatkan. Karena itu kejadian langkah menurut Hyun Hee dan harus diabadikan.

Sebelum Hyun hee menyadarinya, salah satu tangan kyuhyun telah terjulur lebih dahulu untuk menarik pinggang Hyun hee agar berdekatan dengannya. Hyun hee hanya membulatkan matanya. Kedua pelupuk mata Hyun hee hanya menerjap tak beraturan saat Kyuhyun mulai menatapnya intens. Sebisa mungkin Hyun hee menetralisis degup jantungnya yang tak wajar ini. Tangan Hyun Hee yang satu menahan dada Kyuhyun agar tidak bergesekan dengannya.

“Ya.. Kyu..Kyuhyun-ah.. apa yang kau __ ” Hyun hee terdiam seketika saat Kyuhyun makin menarik pinggangnya untuk lebih dekat dengannya.

“Oke … aku menuruti maumu itu, untuk merahasiakan hubungan kita. Asal __ ” Hyun hee pun mendongak menatap Kyuhyun kembali dan masih menunggu lanjutan ucapannya. Menatap mata Kyuhyun adalah sebuah kesalahan terbesar karena pasti Hyun hee tak bisa melepaskan tatapan kedua bola mata coklat yang menurutnya menarik itu. Sejak kapan pula Hyun hee mulai menganggap anggota tubuh Kyuhyun menarik baginya. Benar benar otaknya telah bergesar dari tempat semula semenjak dirinya bersama Kyuhyun.

Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Hyun Hee, Tubuhnya menegang seketika, ini sama seperti kejadian di apartemen Kyuhyun. Aish .. benar – benar malapetaka untuk Hyun hee.

“Asal,  kau tak bermain gila dibelakangku dengan orang lain apalagi dengan salah satu Hyungku maksudku berselingkuh.” Bisik Kyuhyun tepat membuat Hyun hee menatap tajam Kyuhyun dari samping dan Kyuhyun juga melakukan hal yang sama.

“Kau !  apa yang kau katakan? Berselingkuh dibelakangmu? Kau benar – benar gila Cho Kyuhyuh. Apa kau fikir aku yeoja murahan yang akan menjalin hubungan dengan siapa pun? Aish … bagaimana bisa aku terjebak dalam permainanmu yang benar – benar menyiksaku.” Emosi Hyun hee mulai memuncak tatkala Kyuhyun tak mempercayainya.

Apa Kyuhyun mendengarkan ocehan Hyun hee itu? Tentu tidak, ia malah memperhatikan lekuk wajah Hyun hee yang memang manarik dan begitu dekat dengannya. Sejak pertama bertemu dengan hyun hee di caffe, bukan hanya wajahnya yang memang cantik, Kyuhyun tak memungkiri kalau Hyun Hee memang mempunyai suatu daya tarik sendiri yang membuat siapapun terutama namja tertaik padanya. Apa Kyuhyun juga merasakan hal itu, mulai tertarik pada Hyun hee.

Seakan sadar dengan tatapan Kyuhyun, Hyun hee mulai mendorong tubuh Kyuhyun menjauh darinya. Risih sekali sedari tadi Namja itu menatap dirinya.

“Bi..sakah kau melepaskan tubuhku.” Kata Hyun hee pelan dan mendorong tubuh Kyuhyun. Kyuhyun, dia hanya diam dan bola matanya kini tertuju pada bibir chery Hyun hee. Hyun hee hanya menelan salivanya sendiri saat pandangan mata Kyuhyun mengarah pada bibirnya. Akankah untuk kedua kalinya terulang.

“Andawae, Kau tak boleh menatapku begitu Kyuhyun-ah” batin Hyun hee dan Kyuhyun makin dalam menatap manik mata Hyun hee kemudian beralih ke semula.

“Wae Kau takut padaku sekarang?” Tanya Kyuhyun pelan dan dapat melihat ekspresi wajah Hyun Hee yang tak nyaman saat ia pandangi.

“Bu..buukaan begitu Kyu..! Lepaskan aku! Pinta Hyun Hee dengan nada memohon.

“Kyuhyun – ah, kau mendengarkanku? berseling …. Mmmppphh ….” Bingo dengan cepat Kyuhyun memiringkan kepalanya dan ia sudah menjangkau bibir Hyun hee dari samping. Mengunci bibir Hyun hee dengan bibirnya sebelum Yeoja itu melanjutkan perkataannya.

Yeoja yang bernama Han Hyun hee itu kini hanya membulatkan kedua bola matanya. Jatungnya mulai berdegup kencang, ada gejolak perasaan yang begitu memuncak yang dirasakan Hyun hee saat ini, tapi Hyun hee hanya bisa diam dan tubuhnya malah semakin dekat dengan Kyuhyun. Ia tak membalas ciuman Kyuhyun, bibirnya masih teratup rapat. Kyuhyun sendiri, entah apa yang ia pikirkan. Bagaimana bisa untuk yang kedua kalinya ialah yang memulai mencium Hyun hee. Salah satu tangan Kyuhyun, Kini tengah beralih kebelakang kepala Hyun hee. Semakin menekan bibir Hyun hee lebih.

Perlahan Kyuhyun mulai melumat bibir atas dan bawah Hyun hee dengan pelan. Kedua kalinya ia berhasil merasakan kembali bibir chery milik Hyun hee yang sepertinya memang tak ingin ia lewatkan jika berdua dengan Hyun hee. Sadar atau tidak kini Hyun hee tengah memejamkan matanya seperti Kyuhyun yang dari awal sudah memejamkan kedua matanya. Pasrah menikmati setiap kecupan bibir Kyuhyun yang kini begitu lincah menari – nari diatas bibirnya. Kedua tanganya meremas jas yang dikenakan Kyuhyun seperti menahan gejolak dalam hatinya. Kedua kalinya, ia kembali merasakan ciuman yang sama dengan orang ini pula.

Kyuhyun, perasaan apa yang sebenarnya ingin ia ungkapkan pada Hyun Hee melalui ciumannya. Kyuhyun bukanlah type namja mesum seperti salah satu Hyungnya, yang akan mencium yeoja tanpa alasan apapun. Perasaan Kyuhyun memang sulit untuk diartikan untuk sekarang.

Mengingat kini Hyun hee tengah membalas lumatan bibir Kyuhyun yang tak bisa ia pungkiri bisa membuatnya pasrah sekarang. Ciuman seorang Cho Kyuhyun bisa membuat otaknya tak waras dan jantungnya jangan ditanya, kembali berdesir begitu hebat dan dalam tubuhnya seperti ada sengatan – sengat listrik yang menjalar begitu cepat. Apa Kyuhyun juga merasakan hal yang sama. Harusnya sekarang yang ia lakukan mendorong tubuh Kyuhyun menjauh darinya.

Nafas keduanya semakin beradu dan kini ciuman Kyuhyun seakan mulai menuntut lebih dari sebelumnya. Kyuhyun sekali dua kali memiringkan kepalanya mencari posisi yang nyaman untuk menikmati setiap lekuk bibir Hyun hee yang kini mulai menjadi candu baginya. Menghisap bibir atas dan bawah Hyun hee bergantian, tak melewatkan satu inci pun dan Hyun hee malah mengimbangi ciuman Kyuhyun yang semakin menuntut lebih. Suara decakan dari ciuman mereka mulai terdengar indah ditelinga keduanya dan tentunya decakan ciuman keduanya itu memenuhi ruangan yang hanya ada mereka berdua.  Berapa lama mereka sudah berciuman, Serasa kekurangan oksigen dengan kesadaran yang ia berusaha kumpulkan, Hyun hee mendorong tubuh Kyuhyun dan tautan bibir mereka pun terlepas. Keduanya hanya terdiam dan menatap satu sama lain. Kyuhyun mengusap bibirnya yang memerah Karena ciuman keduanya. Lalu Hyun hee kemudian memutar tubuhnya membelakangi Kyuhyun.

Hyun hee tak berani menatap Kyuhyun karena kini wajahnya memanas setelah ciuman itu. Dalam batinnya Hyun Hee hanya menumpat tak jelas, merutuki kebodohannya yang larut akan ciuman Kyuhyun kedua kalinya. Dan dirinya juga membalas Ciuman itu  “Aish .. jinjja…!” Desah Hyun Hee dan menghelas nafas berat dan mengusap bibinya yang memerah.

“Hyun Hee-ya.. rapikan rambutmu yang berantakan itu.” Kata Kyuhyun dan Hyun hee kemudian melihat keadaannya di cermin. Memang rambutnya berantakan karena ulah tangan Kyuhyun.  Kemudian ia merapikan rambutnya yang berantakan dan Kyuhyun, dia juga tengah merapikan jasnya yang kusut akibat remasan tangan Hyun hee. Benar – benar keduanya kehilangan akal sehat jika sudah melakukan hal itu. Sekilas mata Hyun hee menatap Kyuhyun dari cermin. Tak ada raut wajah bersalah terpancar dari wajahnya yang begitu menyebalkan itu,  malahan ia menganggap tak terjadi apapun barusan. Menyebalkan sekali. Tiba – tiba pandangan mata mereka bertemu.

“Kenapa kau menatapku begitu?” Tanya Kyuhyun pada Hyun hee yang langsung mengalihkan padangannya ke arah lain. “Si.. siapa pula yang menatapmu. Jangan ke PD-an.” Bantah Hyun hee dan dirinya berusaha menormal mimik wajahnya, ucapanya pula agar tak terlihat gugup didepan namja ini. Hyun hee pun berjalan meninggalkan Kyuhyun dan rasa malu itu semakin muncul jika ketahuan ia mulai menatap Kyuhyun diam – diam.

“Ya .. kau mau kemana?” Hyun hee menghentikan langkahnya.

“Toilet ..”

“Kita belum selesai bicara Hyun hee-ya…” cegah Kyuhyun.

“Apalagi ha? Aku juga tak ingin lama – lama berdua denganmu disini.” Kata Hyun hee dan ia pun kembali melangkahkan kakinya.

“Ya .. apa maksudmu?” omongan Hyun hee membuat Kyuhyun berpikir bahwa dirinya mempunyai pikiran mesum pada Hyun hee. “Aish… kau ini, mana mungkin aku melakukan hal – hal aneh padamu bodoh. Apa kau pikir aku Namja mesum Ha?” Balas Kyuhyun tak terima perkataan Hyun hee.

“Lalu barusan apa ha?” tanya balik Hyun hee tetap dengan posisinya dan membuat Kyuhyun mengepal tangannyaa sendiri. Bukan maksud Kyuhyun untuk melakukan hal itu pada Hyun hee, ia hanya ingin yeoja didepannya mengetahui maksud Kyuhyun, Yaa … ternyata Kyuhyun salah melakukan hal itu padanya. -___-

“ Itu __” Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan perkatannya, ia melihat tubuh Hyun hee berbalik menghadapnya yang berdiri tak jauh darinya dengan ekspresi wajah yang begitu sulit untuk diartikan oleh seorang Cho Kyuhyun.

“Apa kau ingin bilang ini kecelakaan lagi ha seperti di apartemenmu?” tebak Hyun hee dan Kyuhyun hanya bisa diam dan tetap pada posisinya karena sepertinya yeoja didepannya mulai bisa membaca pikiran Kyuhyun.

“Buk __” Hyun hee kembali menyela omongan Kyuhyun.

“Ha .. kau tahu, apa kecelakaan yang sama seperti itu akan terulang untuk kedua kalinya tanpa sebab apapun?” terlihat manik mata Kyuhyun mulai memincing mendengar ucapan Hyun hee. Kyuhyun menarik nafas sejenak.

“Jangan menyela omonganku Hyun hee-ya.”

“Mwo…?”

“ Dasar Pabo… Harusnya kau mengerti kenapa aku menciummu. Cih.. bukankah kau tadi juga membalas ciumanku. Dasar….” Dengus Kyuhyun dan membuat Hyun hee memincingkan matanya dan dalam benaknya “bagaimana bisa ia mengungkitnya lagi”

“ Ya … Bagaimana bisa aku mengerti Cho Kyuhyun, Kau tiba – tiba saja men….menciumku.” balas Hyun Hee dengan mukanya yang tiba – tiba memanas saat mengucapkan kata ‘menciumku’

“Dan … dan … aku tadi hanya .. hanya terbawa suasana! Ng … Jadi .. aku tiba – tiba saja membalas cium…ciumanmu tadi.” Lanjut Hyun hee dan mengalihkan wajahnya. Percuma saja dia mengelak toh itu memang kenyataan dirinya malah membalas setiap kecupan Kyuhyun.

“Apa aku salah melakukan Ciuman itu pada Yeojachinguku sendiri?” Kata Kyuhyun dan Hyun hee hanya tertegun mendengar kata – kata itu terucap dari Namja yang begitu menyebalkan baginya. Ia pun kembali menatap Kyuhyun dengan Sorot mata Kyuhyun begitu menyakinkan dan pikirannya mulai menduga yang tidak tidak.

“Nde..? ah .. aku memang yeojamu Cho Kyuhyun. Keunde  __ ” Seketika Hyun hee menggantungkan ucapannya dan mengalihkan pandangannya kembali dari Kyuhyun. Pikirannya beradu tentang hubungan dengan Kyuhyun yang ia duga hanya sandiwara dan akan berakhir atau memang Kyuhyun serius dengan dirinya. Serius dalam arti memang mereka berpacaran tanpa dasar Cinta. Apa bedanya kalau begitu?

“Apa aku pernah mengatakan kalau hubungan ini hanya sandiwara ha?” Sela Kyuhyun dengan nada sedikit meninggi yang berhasil membuat Hyun hee melihat diri Kyuhyun yang masih berada didepannya.  Bagaimana bisa Kyuhyun mengerti maksud ucapannya.

“Aku tak pernah berkata kalau hubungan ini hanya sandiwara Hyun Hee-ya. Kau saja yang mengira begitu. Ne, awalnya aku memang berniat membuat hubungan ini hanya sandiwara.” Lanjut Kyuhyun dan kini ia yang tak menatap Hyun hee yang berdiri dihadapannya.

“DEG ….” Tiba – tiba terasa sesak didada Hyun mendengar itu, tapi sepertinya penjelasan Kyuhyun itu belum selesai.

Keheningan menyelimuti kedunya. Hanya terdengar dentingan jarum jam yang begitu jelas terdengar. Belum ada dari kedua insan itu untuk bersuara, Hyun Hee masih menunggu Kyuhyun untuk memberikan penjelasan selanjutnya.

“ Tapi aku merubah pemikiran ku itu.” Kyuhyun mulai bersuara kembali. “Maksudku aku masih memikirkan dampak dari segalanya. Seperti perasaan kedua orang tuaku jika mengetahui hubungan kita hanya sandiwara. Pastinya mereka akan kecewa karena sepertinya kedua orang tuaku begitu menginginkanmu sebagai bagian dari keluarga kami. Dan tentunya Kau. Aku tak ingin kau beranggapan aku hanya memanfaatkanmu saja untuk membatalkan pertunaganku dengan Seohyun. Aku tak mungkin menyakitimu setelah apa yang kau lakukan untukku selama ini” lanjut Kyuhyun dan berusaha menyakinkan Hyun hee tentang hubungannya. Sempat ada rasa khawatir dengan permintaan Hyun hee yang memintanya untuk merahasiakan hubungan mereka. Hyun hee hanya bisa menatap Kyuhyun dengan tatapan yang mengatakan ‘kau serius, apa kau baik – baik saja? Atau otakmu sedikit bergeser setelah ciuman tadi’

“ Jeongmal?” tanya balik Hyun hee sedikit tak percaya dengan penjelasan Kyuhyun. Tak bisa dipungkiri ada secercah rasa senang dalam hati Hyun hee mendengar penjelasan Kyuhyun dan penjelasan.

“Chakaman, soal hutangku eotthoke? Bukankah itu __ ” Kyuhyun melangkah mendekat pada Hyun hee.

“Lupakan, kau sudah menjadi Yeojachinguku seperti ….” Kyuhyun berhenti melangkah dan berpikir sejenak sebelum melanjutkan perkataannya.

“Ne.. seperti…?”

“Seperti permintaan Kedua orang tuaku.” Hyun hee hanya tersenyum ringan mendengarnya, sepertinya itu bukan jawaban yang ia ingiinkan.

“Dengarkan aku Hyun hee – ya. Lupakan segala sesuatu yang membuat kita sekarang begini. Anggaplah kita memang berpacaran sungguhan bukan hanya didepan kedua orang tuaku saja. Aku berterima kasih padamu telah membantuku membatalkan pertunagannku dengan Seohyun.” Kesekian kalinya Kyuhyun berusaha meyakinkan Yeoja didepannya. Dalam benak Kyuhyun, ia hanya ingin membuat Hyun Hee tidak berpaling darinya, mengingat Hyun hee akan bekerja dengannya dan itu tentu akan membuat Hyun hee dekat dengan semua Hyungnya, bisa – bisa Hyun hee berpaling darinya dan memutuskan hubugan mereka dan Kyuhyun pasti akan dijodohkan kembali. Kyuhyun tak mau hal itu terjadi. Lebih baik baginya menjalin hubungan dengan yeoja yang didepannya ini. Untuk kedepannya biarlah itu mengalir apa adanya.

Lalu sekarang perasaan apa yang tengah dirasakan Kyuhyuh saat mengucapkan kata – kata itu? dan bagaimana pula Kyuhyun dapat membuat Hyun hee tak bisa membalas apapun sekarang. Kyuhyun ternyata tak semenyebalkan pikirannya.

Hyun hee hanya tersenyum simpul mendengarkan pejelasan Kyuhyun yang cukup untuk membuatnya percaya bahwa Kyuhyun memang serius padanya! Walaupun tanpa ada rasa Cinta untuk saat ini. Itu sudah cukup membuat Hyun hee lega dengan status hubungan dengan Kyuhyun. Ya.. memang masih ia rahasiakan.

“Geure soal permintaamu, aku menyetujui untuk merahasiakan hubungan kita. Bukan karena hubungan ini akan berakhir seperti pikiran bodohmu itu. Ya.. hanya untuk tidak membuatmu malu nanti.” Ujar Kyuhyun dengan melipat kedua tangannya didada. Senyum Hyun hee pun memudar mendengar ucapan Kyuhyun.  Baru saja Hyun hee akan memujinya tapi ujung – ujung perkataan Kyuhyun selalu saja membuatnya sebal.

“Baiklah terserah apa katamu. Cih … baru saja aku berpikir bahwa kau itu memang tulus, dan memahamiku ternyata tak disangka ujung – ujung ucapanmu salalu menyakitkan.”

“Aku memang tulus. Apa kau tak mempercayaiku setelah ciuman tadi ha? Apa itu kurang meyakinkan dirimu? Sampai – sampai kau juga membalas setiap kecupanku tadi” ujar Kyuhyun dengan nada yang menggoda Hyun hee.

“Ya … berhenti membahas hal memalukan itu Kyu…” bentak Hyun hee dan wajahnya blushing untuk kesekian kalinya.

“Awas saja kalau kau ketahuan selingkuh atau bermain gila dengan salah satu Hyungku maka. Aku akan memberimu hukuman atau kau menggembalikan hutangmu 2 kali lipat.”

“Mwo? kau bilang tadi.. aish .. benar – benar kau ini plin plan sekali jadi orang. Ckk.. menyebalkan. Harusnya aku tak terbuai perkataanmu tadi. Dasar..” Kyuhyun hanya menahan senyum melihat tingkah Hyun hee sekarang.

#FlashBackEnd

 

_oOo_

 

Drrrtttt … Drrrttt….

Lamunan Hyun hee pun buyar seketika saat ponselnya bergetar. Astaga berapa lama ia melamunkan Kyuhyun. Benar – benar sudah otaknya tak beres sekarang. Ia mengambil ponsel didepannya dan seketika memincingkan matanya melihat nomer yang tak ia kenal mengubunginya.

“ Yeobseoyo … ”

“ …….” Tak jawaban. Hyun hee menjaukan ponsenya melihat nomer yang asing yang menghubunginya.

“Nuguya ….?”

“ ……..” Tetap tak ada jawaban.

“Aish … Jinjja. Ya .. bicaralah. Kalau tidak aku akan menutupnya. Dasar orang aneh.”

“Chakaman ….” Terdengar suara orang disebrang dan Hyun Hee kembali menempelkan ponselnya ditelinganya.

“ Nuguya …?”

“ Kau tidak mengenali suaraku ha?” tanya orang tersebut yang semakin membuat Hyun hee mulai binggung.

“ Aniya, aku tidak mengenali suaramu.” Balas Hyun hee dan ia mulai melangkahkan kakinya keluar apartemen untuk berbelanja.

“ Dasar yeoja pabo, bisa – bisa kau tak mengenali suaraku.”

“ Ya … neo benar – benar tak sopan. Nuguya eo?” balas Hyun hee dengan mengumpat tak jelas

“ Aigo Hyun hee sayang … kenapa kau marah – marah?” Hyun Hee hanya mengerutkan keningnya mendengar ucapan orang yang menghubunginya sekarang ini.

“ Ya .. neo gila ha?” sayang ..? dasar tak waras.” Cibir Hyun.

“ Yeoja pabo. Ini aku Namjachingumu aniya maksudku Calon suamimu Cho Kyuhyun.” Kata Kyuhyun dengan sedikit berteriak.

Seketika Hyun hee menghentikan langkahnya. “Kyuhyun” gumannya. Astaga baru beberapa menit yang lalu ia memikirkan Namja yang bernama Kyuhyun ini. Sekarang Hyun hee bisa mendengar suara Kyuhyun.

“ Yeobseoyo .. Kau masih hidupkan sayang?”

“ Ya … berhenti memanggilku Sayang, menjijikkan pabo.” Hyun hee pun melangkahkan kakinya lagi menuju halte bus. Tanpa ia sadari kedua sudut bibirnya kini menyinggungkan seulas senyuman mendengar suara Namja yang ia pikirkan tadi kini tengah menghubunginya. Entah mengapa ada perasaan senang dalam hatinya.

“ Araseo .. kau tak perlu mengomel begitu. Kau dimana?”

“ Apa aku perlu mengatakannya?” kata hyun hee datar.

“Neo … benar – benar menyebalkan Hyun hee-ya.” Kata Kyuhyun tak kalah dari Hyun hee.

“ Kenapa kau menghubungiku? Kau ada perlu denganku apa? Menganggu saja.” Kata Hyun hee tanpa basi basi, ini pertama kali Kyuhyun menelponnya.

“ Aniya, aku hanya ingin memastikan kau tak berselingkuh dibelakangku saat ini dan hanya ingin memastikan kau tak merindukanku.”

“Ya.. Cho Kyuhyun ..” Hyun hee masih menahan suaranya agar tak berteriak sekarang karena ini tempat umum.

“ Kapan kau belanja untuk keperluan kami?” tanya Kyuhyun dengan cueknya.

“ Apa urusanmu ha?” balas Hyun hee mulai ketus

“ Aku hanya bertanya pabo.”

“Astaga… bagaimana bisa ada seorang namja bermulut tajam sepertimu ha?” Dengus Hyun hee dan ia pun duduk dihalte bus menunggu  bus tujuannya datang.  “Kau tahu ha? Secerewet cerewetnya Yesung Oppa dia masih lebih baik daripada kau Cho Kyuhyun.” Lanjut Hyun hee.

“ Perlu kau tahu juga Hyun Hee sayang, aku jauh lebih baik darinya. Aku adalah magnae yang tampan, lead vocal, lead dancer, dan banyak yeoja yang pasti akan terpikat oleh ketampananku.  Beruntunglah kau memiliki NamjaChingu aniya maksudku Calon Suami sepertiku. Jika kau tak menyadari itu semua, berarti kewarasanmu patut dipertanyakan.”. Entah kenapa mendengar ocehan Kyuhyu barusana Hyun bergidik ngeri.

“Kau benar – benar Cho Kyuhyun.” Hyun hee menarik nafas sejenak. “Terserah kau mau bilang apapun aku tak peduli. Jika kau hanya ingin membuatku sebal dan marah – marah  lebih baik ku tutup saja telponmu ini..” Mereka berdua ujung2nya selalu bertengkar.  Jika berdebat dengan Kyuhyun seperti saat ini pun Hyun hee selalu tak bisa membalas ucapannya. Ia selalu kalah jika berdebat dengan Kyuhyun.

“Ah .. araseo, kau itu tak pandai berdebat denganku dan selalu kalah jika beradu mulut denganku Hee-ya.” Kyuhyun namja ini sudah membuat Hyun hee naik darah sekarang.

“Ya … Cho Kyuhyun. Kau selalu saja membuatku marah – marah. Apa sekarang itu hobi baru ha? Membuatku marah – marah. Menyebalkan sekali dirimu dan kau tahu aku membencimu bodoh. Cho Kyuhyun pabo.” Pekik Hyun hee yang sedari dari menahan emosinya yang sekarang telah memuncak mendengar semua ocehan Cho Kyuhyun. Beruntung hanya ada dirinya saja dihalte itu.

“Hyun hee sayang jangan marah – marah ne. Aku tak ingin calon istriku terkena tekanan darah tinggi karena marah – marah hum?” kata Kyuhyun dengan nada yang dibuat – buat.

“Akh … sudahalah capek aku bertengkar denganmu.” Ujar Hyun hee dengan nada frustasi.

“ Siapa suruh kau dari tadi marah – marah dan mengajakku untuk bertengar hum? Harusnya kau senang aku menelponmu pabo.”

“Geumanhae Kyu…” Kata Hyun hee dengan nada memohon.

“Haaahaa … araseo. Cepat kau ke dorm, Eun Joo Nuna menitipkan catatatan daftar belanja untukmu padaku. Jika kau tak datang dalam waktu 15 menit aku akan meninggalkan daftar itu dimeja. Kau ambil saja sendiri. Jangan lupa bawa kunci duplicat dorm. Arra?”

“Kliikkk….” Kyuhyun mendengar sambungannya diputus secara sepihak oleh Hyun hee. “Dasar Hyun hee pabo.” Dengus Kyuhyun.

Hyun Hee POV~

Astaga Cho Kyuhyun .. neo benar – benar menyebalkan sekali ha. Selalu saja membuatku naik darah. “Akh … geumanhae…” desahku dan memejamkan mata. “Tin .. tin….” Bus tujuanku sudah datang. Cho Kyuhyun benar – benar kau membuatku sakit kepala. Awas kau.

@Dorm

Apa namja itu sudah pergi? Sepi sekali disini. “Daftar belanjaannya aku taruh dimeja”

Dia bilang dimeja kan? Ini ya daftar belanjaanya. Kenapa disini panas sekali dan aku mulai merasa haus. Ini semua karena Cho Kyuhyun menyebalkan itu. Aku mengambil air minum didalam kulkas. “Ada jus strawberry  juga, ini pasti milik Eunhyuk Oppa.” Aku letakkan kembali jus itu pada tempatnya dan mulai meneguk air mineral yang begitu menyegarkan. Saat kututup kulkas itu,  mataku melihat sebuat note kecil menempel pada pintu kulkas tersebut. “Hyun hee-ya, setelah belanja kau langsung pulang saja ne? Member lain akan pulang malam. Jadi kau tak perlu menunggu mereka. Kim Eun Jo.”

Sebaiknya aku segera menyelesaikan tugasku dan pulang.

_oOo_

 

@Market

Huwaa … tak ada Eunhyuk oppa yang membantuku ini berat. Emmm … Yesung Oppa juga yang biasanya menemaniku belanja begini. Pasti mereka semua Sibuk dengan kegiatan Super Junior. Ya walaupun tak terlalu padat, tapi setiap member pasti punya kegiatan di luar SJ kan? Eumm .. apalagi yang belum ku dapatkan? Aku mulai mengecek daftar belanja ini satu persatu sebelum ke kasir. Harusanya aku mengajak salah satu orang untuk membantuku. Sepertinya semuanya sudah complete. Saatnya membayar ke kasir.

#Skippp

Astaga keperluan mereka begitu banyak… Haaaa .. pantas Eun Joo Eonnie membutuhkan seorang asisten. Ya, aku tahu sulitnya pekerjaanmu Eonnie. Lebih baik aku segera kedorm dan meletakkan semua barang ini disana.

“Hyun Hee – ya….” Saat kurasakan seseorang menepuk bahuku, aku pun berbalik ke arahnya. Dan betapa cengo nya aku saat melihat orang yang berdiri didepanku sekarang.

“Ahjummah …..”  Beliau kemudian tersenyum dan mengamatiku dan membawa belanjaan yang cukup banyak. Aku pun segera memberi salam padanya.

“A..annyeonghaseyo Ahjummah…”

“ Ne .. kau butuh tumpangan Chagi?” tanyanya yang membuatku sedikit binggung. “Nde?” tanyaku balik pada beliau. “Sepertinya barang belanjaanmu begitu banyak.” Ujar ahjummah dengan melirik barang belanjaanku.

“Kajja ….” Tanpa persetujuan, aku langsung ditarik masuk kedalam mobil miliknya dan semua barang belanjaanku langsung dimasukkan kedalam bagasi oleh sopir beliau.

“Ahjummah …..” panggilku dan beliau pun melihatku. “Wae?” tanyanya dan menyuruh sopirnya melajukan mobilnya. “Chuseonghamnida…” kataku dan menundukkan kepalaku.

“Jeongmal Chuseonghamnida .. Baru bertemu aku sudah merepotkan ahjummah…” lanjutku masih dengan menundukkan kepalaku. “Aniya .. Gweanchana..! Jangan Sungkan begitu. Aku baru pulang dari Rumah sakit tak sengaja melihatmu Chagi.” Rumah sakit apa beliau baru saja sakit. Haaa? Benarkah? Bagaimana bisa Cho Kyuhyun pabo itu tak memberi tahu keadaan orang tuanya padaku. Ndee tunggu dulu, kenapa ia harus memberitahukannya padaku?Aku kan bukan keluarganya. Sadarlah Hyun Hee-ya!

“Ahjummah …. Anda sakit?” Tanyaku dan kini aku mulai menatapnya. “Oh .. aniya.. hanya check up saja dirumah sakit.” Tuturnya dan membuatku sedikit lega mendengarnya. “Kau mau kemana dan kenapa barang belanjaanmu sebanyak itu?”

“Ah … The Sharp Star City Apartement, Gwangjin-gu…” (bener ndk itu alamat dorm sj? Author kurang tahu Heehee …)

“Gwangjin-gu?” Eumm bukankah itu daerah Dormnya Kyuhyun.”

“Ne .. Eun Joo Eonnie menyuruhku untuk belanja keperluan SUJU.”

“Kau bekerja dengan Eun Joo? Dia salah satu Manager Kyuhyun ne?”

“Ne ….”

“Ah … Syukurlah kalau begitu. Senangnya bisa tahu calon menantuku bekerja di Super Junior,  Dengan begitu hubungan kalian pasti baik – baik saja.” Entah mengapa aku merindukan Eommaku tiba – tiba. Ibunya Kyuhyun begitu menyambutku dengan baik. Tak peduli status atau apapun. Aku begitu nyaman denganya seperti ini.

“Aku bersyukur Kyuhyun dapat bertemu denganmu dengan begitu dia dapat melupakan orang itu.” Orang itu? Siapa yang dimaksud ibunya Kyuhyun ini? Mantan kekasihnya? Ah .. entahlah aku sama sekali tak tahu tentang Kyuhyun untuk sekarang. Haruskah aku mengetahui segala tentang Kyuhyun? Tiba- tiba kurasakan beliau tengah mengelus rambatuku yang ku biarkan tergerai itu.

“Selama dua tahun tanpa kedua orang tuamu. Apa kau tak merasa kesepian?” Eh … kenapa malah membahas kehidupanku?

Aku hanya tersenyum. “Ne, Kadang rasa kesepian itu muncul. Tapi Hyura Eonnie dan pegawai Caffe lainnya selalu bisa membuatku riang kembali. Mereka keluargaku yang berharga.” Kataku dan tiba – tiba Cho Ahjummah menggenggam tanganku dan aku pun menatapnya.

“Gweanchana .. sebentar lagi kau tak akan kesepian lagi…” Ucapan itu membuatku tertegun. “Sebentar lagi kami akan menjadi keluargamu juga, kau tak akan merasakan kesepian itu lagi Chagi.” Entah sejak kapan buliran air mata itu tengah menggenang di kedua pelupuk mataku. Beliau menarikku kedalam pelukannya. Pelukan ibunya Kyuhyun begitu nyaman. Aku selalu ingin merasakannya.

“Mulai sekarang jangan sungkan – sungkan untuk datang ke rumah bila kau merasa kesepian. Eomma dan Appa akan senang jika kau berkunjung nanti. Kami ini keluargamu Chagi. Mulai sekarang juga biasakan memanggilku dan suamiku nanti Eomma dan Appa ne?” Aku hanya mengangguk dalam pelukannya. Aku tak sanggup berbicara apapun hanya anggukan yg kulakukan. Pasti suaraku akan serak jika berbicara mengingat sadari tadi aku hanya menangis tertahan mendengar semua ucapan ibunya Kyuhyun. Yang begitu peduli kepadaku yang bukan siapa – siapanya ini. Rasa sayangnya begitu besar kepadaku. Beruntung kau Kyuhyun –ah memiliki Eomma sebaik dan seperhatian beliau. Aku iri padamu.

@Dorm

“Kamsahamnida Ahjumma telah repot – repot mengantarku.” Aku pun dari mobil milik beliau dan mengambil semua barang belanjaanku tadi. “Hyun hee –ya…” Panggil beliau dan turun dari mobilnya juga. Aku pun berbalik. Apa disini tak ada yang mengenali ibunya Kyuhyun. Haa .. aku sedikit takut jika ada Fans yang tahu.  “Eomma menunggu kunjunganmu nanti ne..” ujarnya dengan menyetuh pipiku dan aku hanya tersenyum. Beliau pun masuk kedalam mobilinya. Aku pun melangkahkan kakiku memasuki Dorm suju setelah Ibunya Kyuhyun pergi.

Author POV~

“Hyun Hee –ya …..” Panggil seseorang dan membuat Hyun Hee membalikkan badan. “Oppa…” Hyun hee hanya memandangi Yesung yang tiba – tiba saja berada dibelakangnya. Sejak kapan Yesung berada dibelakangnya. Apa Yesung melihatnya bersama Eommanya Kyuhyun tadi? Hyun hee mulai was was jika Yesung melihatnya dengan Ibunya Kyuhyun apa yang harus ia katakan.

“Yesung Oppa, Kau bukannya masih bersama yang lain?” Tanya Hyun Hee sewajar mungkin

“Oh .. aku hanya mengambil barangku yang tertinggal.” Kata Yesung dan membuat Hyun hee sedikit tenang. Yesung tak melihatnya bersama Ibunya Kyuhyun. “Kau belanja?” Tanya Yesung yang mengamati Hyun Hee.

“Ne .. Eun Joo Eonnie menyuruhku belanja hari ini.” Yesung pun membantu Hyun Hee membawa barang belanjaannya. Mereka berdua berjalan bersama

“Oh ya ada sesuatu yang ingin kutanyakan!” Seketika perasaan Hyun hee mulai was was kembali. Yang tadinya mereka berjalan beriringan kini Hyun hee malah berjalan dibelakang Yesung. Pertanyaan apa yang akan Yesung tanyakan padanya.

“Kalau tidak salah, Aku tadi melihatmu bersama ibunya Kyuhyun. Kau turun dari mobil beliau. Kau mengenal Ibunya Kyuhyun?”

“Bruukkk …..” tanpa sadar Hyun Hee tengah menjatuhkan barang belanjaannya mendengar pertanyaan Yesung. Yesung yang berada didepannya pun memutar badannya.

“Gweachana?” Tanya Yesung yang khawatir pada Hyun Hee. “Ne .. Gweachana..” Hyun Hee pun mengambil barang belanjaan dan kembali berjalan. Hyun hee makin gelisah saat Yesung menatap dirinya yang bertingah aneh itu.

“Ah .. mungkin tadi Yesung Oppa salah lihat, Aku tadi naik taxi kemari.” Elak Hyun Hee dan berjalan duluan

“Mana Mungkin aku salah lihat, aku jelas – jelas melihatmu bersama ibunya Kyuhyun didepan dan kalian begitu akrab.” Untuk saat ini tak ada kata – kata yang dapat Hyun Hee rangkai. Harus berbohong bagaimana Hyun hee untuk membuat Yesung berhenti bertanya dan mempercayainya.

“Kau mengenal ibunya Kyuhyun dimana?” Tanya Yesung lagi dan makin membuat Hyun hee binggung harus menjawab apa! Apa dia harus mengatakan yang sebenarnya tentang hubungannya dengan Kyuhyun. Apa harus terbongkar sekarang.

“Hyun Hee – ya, kau mendengarkanku..” Hyun hee belum menjawab menjawab pertanyaan Yesung dan itu membuat Yesung curiga padanya. “Yesung Oppa .. bukannya kau hanya kemari mengambil barangmu yang tertinggal?” Hyun hee mulai mengalihkan pembicaraan Yesung. Yesung mulai merasa dongsaengnya ini menyembunyikan sesuatu darinya. Setenang mungkin Yesung menghadapi sikap Hyun hee yang seperti ini.

“Aku tadi tak sengaja melihatmu turun dari mobil ibunya Kyuhyun didepan tadi dan kalian terlihat akrab. Apa kalian pernah bertemu sebelumnya?” Yesung mengulangi pertanyaannya yang makin membuat Hyun hee binggung dan takut pastinya. Takut Yesung akan marah jika Hyun hee mempunyai hubungan dengan Kyuhyun.

“Han Hyun Hee .. kau menyembunyikan sesuatu dariku?” Tebak Yesung yang kali ini membuat Hyun Hee makin terpojok. Dalam batin Hyun Hee ia harus membuat Yesung berhenti bertanya apaun padanya.

“Oppa .. bisakah kau tak bertanya apapun lagi untuk sekarang? Ujar Hyun hee tanpa melihat Yesung yang disampingnya. “Baik aku mengaku, kalau aku tadi bersama Ibunya Kyuhyun apa itu salah ha? Aku tak sengaja bertemu dengannya tadi saat belanja dan beliau memberi tumpangan kemari. Hanya itu saja. Jangan Curiga apapun padaku.” Lanjut Hyun hee dengan nada sedikit marah. Hyun hee pun mendahului Yesung. Penjelasan Hyun hee sama sekali belum membuat Yesung puas dengan jawaban Hyun Hee yang terkesan dengan nada bicara dipaksakan. Ada sesuatu yang mengganjal pikiran Yesung “Sejak kapan Hyun Hee mengenal Ibunya Kyuhyun dan mereka berdua begitu akrab?  Apa Kyuhyun sendiri yang mengenalkan Hyun hee pada Ibunya? Tapi untuk Apa? Bukankah mereka berdua tak terlihat akrab semenjak bertemu pertama kali di caffe!” Yesung hanya mendesah pelan dan menatap Hyun hee yang didepannya dan ia pun mengikuti Hyun Hee ke dorm.

Mereka berdua telah didepan dorm. Hyun hee merasa tak enak hati pada Yesung. Sejak tadi perkataanya pada Yesung, ia pun diam tak bertanya apapun lagi pada Hyun hee. Hyun hee pun berniat minta maaf  & berterima kasih pada Yesung!

“Gomawo Oppa telah membantuku. Secepatnya Yesung Oppa kembali setelah mengambil barang yang tertinggal. Yang lain pasti sedang menunggu dan Mianhae aku tadi marah pada Oppa.” Kata Hyun Hee dan mengambil barang belanjaan di tangan Yesung. Sebelum barang itu  berpindah dari tangan Yesung membuat kesimpulan dari sikap aneh dan nada bicara Hyun Hee sedari tadi.

“Hyun Hee –ya .. Kau memiliki hubungan dengan Kyuhyun?”

“DEG ….” Pertanyaan yang tepat sasaran yang membuat Hyun Hee kini menatap Yesung.

“Kalian memiliki hubungan special?” Lanjut Yesung dengan Sorot tajam kedua bola matanya yang membuat Hyun hee tak mengeluarkan pernyataan apapun. Hanya diam dengan menatap Yesung.

Hyun Hee tak bisa jika berbohong ataupun menyembunyikan sesuatu dari Yesung seperti sekarang.

“A..aku.. aku dan Kyu..Kyuhyun…..”

“Kami memang memiliki Hubungan……”

 

_oOo_

~TBC

Part 3 udah muncul dan ini cerintanya lumayan panjang ….

 Mungkin juga membosankan dan GJ …  -__- karena saya –ya sendiri yang rada – rada’ nyeleneh.

Aku tunggu RCLnya seIkhlasnya …  Yang udah comment – ThanKyu Soo Much J

Advertisements

5 comments on “(SHARE FF) I’m Falling In Love With You [Part 3/?]

  1. Tambah seru part 3 nya, ternyata yesung oppa tdk bs dibohongi Hyunhee berusaha u menutupi tp akhirnya tertebak jg oleh Yesung oppa.. Smg kali ini kyu oppa memang benar2 serius dgn Hyunhee

  2. belum tau kalo yeppa punya indra perasa
    yg setajam sileeettt…..wkwkwk

    kyu….
    selalu crazy
    tapi…
    kok unni juga suka sm gaya nya
    tapiiii…..
    Yesung more like it…..yyeeeee!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s