Jong-Shin Couple: Seven Days in Daegu (Teaser)

Untitled-1

Daegu, day 1

“Aku bahkan tidak bisa menghitung berapa terowongan yang kita lewati untuk membelah bukit tadi. Meski bukan pertama kalinya pergi ke kampung halamannya Shin-Yeong, tapi aku masih tidak bisa berhenti merasakan takjubnya.” untuk mengurangi rasa kantuk, akhirnya aku mengobrol dengan Jong-Jin. Tanganku sudah pegal sekali rasanya. Continue reading

Jong-Shin : Experience Korea, Birthday Vacation

cats

Siang itu seusai istirahat Jong Woon kembali ke ruangan kerjanya, ia terlihat tidak bersemangat hari ini. Bagaimana tidak, baru saja satu minggu Shin Yeong ada di rumah tapi gadis itu harus kembali ke Daegu karena permintaan orang tuanya. Liburan musim panas masih belum berakhir, dan nampaknya ini menjadi ajang yang sangat tepat bagi keluarga Shin Yeong untuk membuat gadis itu pulang ke rumah seperti tahun-tahun sebelumnya. Setelah menikah, Shin Yeong benar-benar jarang sekali pulang ke kampung halamannya disana. Ya, risiko menjadi seorang istri dan tinggal bersama keluarga suaminya. Meskipun tidak ada tekanan dari pihak keluarga Jong Woon, tapi Shin Yeong juga sebisa mungkin meminimalisir keinginannya untuk pulang ke Daegu. Continue reading

Jong-Shin Couple : Chuseok Special (drabble)

Dobonggu, Daegu. 29 September 2012

Author’s POV

Jong Woon masih berusaha mengancingkan hanboknya yang sedikit kebesaran setelah sebelumnya dia merasa kesulitan menemukan baju tradisional yang pas di tubuhnya yang sekarang terlihat semakin kurus. Bukan karena dia sengaja melakukan program diet untuk menurunkan berat badan, tapi akhir-akhir ini pria itu memang sangat sibuk dengan semua pekerjaannya sampai-sampai dia kehilangan pipi berisi yang biasanya menjadi hal paling menarik ketika memandangi wajahnya yang tampan. Continue reading

Jong-Shin Side : Honeymoon In Paris

Thursday. March, 8. 2012

Airport, Canada 06.08 AM UTC

Jong Woon’s POV

“Hei bodoh. Cepat jalannya. Kenapa kau berjalan seperti siput? Astaga, Ya Tuhan. Untung aku masih bisa bersabar menghadapi gadis sepertimu”

Aku memutar balik langkahku untuk menarik Shin Yeong yang masih berjalan santai di belakangku. Kami harus memburu waktu untuk mengejar pesawat yang akan berangkat sekitar satu jam lagi. Seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Aku dan Shin Yeong akan menuju Paris hari ini. Kita akan menghabiskan sisa liburan sekitar 3 atau 4 hari. Ditambah dengan perjalanan pulang dari Prancis-Korea yang membutuhkan waktu belasan jam.

“Kau ini masih tidur ya? Cepatlah sedikit, pesawatnya akan berangkat, jadi jangan membuang-buang waktu” Continue reading

Jong-Shin Side : Honeymoon In Canada


Tuesday.  February 28, 2012

Handel And Gretel, Front of KBS Building, Seoul

Jong Woon’s POV

Hari ini, di tengah hari. Aku sibuk melayani pelanggan yang berdatangan di jam makan siang. Keuntungan membuka cafe di tempat ini adalah karena letaknya yang tepat berada di depan gedung KBS yang selalu ramai dikunjungi oleh orang-orang dari berbagi daerah. Tak jarang para fans dari luar negeri yang menyaksikan idola mereka tampil di KBS-pun ikut beristirahat di tempat ini sekedar menikmati ice coffe. Continue reading

Jong-Shin Couple : Honeymoon Intermezzo

Jong-Shin’s Private Room

02.08 PM KST

Jong Woon’s POV

Aku mengernyitkan dahiku sesaat setelah baru saja kembali sadar dari tidur siang yang membuat kepalaku terasa sedikit pusing. Masih berbaring di atas ranjang saat aku mencoba menyesuaikan mataku dengan cahaya terang matahari siang yang sangat kentara jelas menusuk saat mataku baru saja terbuka sedikit. Continue reading

JongShin Side : Royal Wedding (Traditional Version)

Handel and Gretel, Seoul

Wednesday, November 23, 2011

11.45 PM KST

Jong Woon’s POV

Aku masuk ke dalam Cafe milik ibuku dengan sedikit terburu-buru. Hari ini jadwalnya adalah membantu ibuku di Handel and Gretel sampai sore nanti. Setelah selesai, aku akan menjemput Shin Yeong di Bobtols Hongdae dan bersama dengannya pulang kerumah. Ini adalah minggu keduaku menjadi seorang suami, dan rasanya… eng… menyenangkan.

Bisa dibayangkan bagaimana rasanya ketika bangun tidur, maka yang pertama kali terlihat adalah wajah cantik yang sangat aku sukai. Seorang wanita yang telah sepenuhnya menjadi milikku. Dia jarang sekali bangun terlebih dahulu daripada aku, makanya aku selalu mengambil kesempatan untuk menatapnya sampai puas ketika dia terpejam. Atau jika memungkinkan, aku juga mencuri ciuman selamat pagi yang manis. Tanpa sepengetahuannya tentu saja. Continue reading